<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hardini &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hardini/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Nov 2023 10:49:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hardini &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Novita Hardini Sambut Baik Pemberian Anugerah Bunda PAUD Nasional Tahun 2023</title>
		<link>https://memontum.com/novita-hardini-sambut-baik-pemberian-anugerah-bunda-paud-nasional-tahun-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[hardini]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201189</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bunda PAUD Trenggalek, Novita Hardiny, menyambut baik pemberian penghargaan bagi Bunda PAUD secara nasional oleh Kementrian Pendidikan. Menurutnya, apresiasi ini tentunya memberikan dorongan semangat bagi Bunda PAUD yang ada di daerah bisa bekerja lebih baik lagi kedepannya. Apresiasi Bunda PAUD sendiri, merupakan bentuk penghargaan dari Kemendikbud Ristek untuk memotivasi Bunda PAUD dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bunda PAUD Trenggalek, Novita Hardiny, menyambut baik pemberian penghargaan bagi Bunda PAUD secara nasional oleh Kementrian Pendidikan. Menurutnya, apresiasi ini tentunya memberikan dorongan semangat bagi Bunda PAUD yang ada di daerah bisa bekerja lebih baik lagi kedepannya.</p>



<p>Apresiasi Bunda PAUD sendiri, merupakan bentuk penghargaan dari Kemendikbud Ristek untuk memotivasi Bunda PAUD dalam melakukan inovasi layanan pendidikan untuk anak usia dini. Sekaligus, mengumpulkan cerita praktik baik dari mitra-mitra dalam menyukseskan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, kita bisa bersilaturahmi dengan seluruh Bunda PAUD yang ada di Indonesia. Tentunya tidak semua, hanya beberapa yang mewakili yang telah mengirimkan administrasi berupa video dan beberapa yang menjadi syarat untuk kota hadir di sini,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi, Rabu (08/11/2023) siang.</p>



<p>Dirinya mengatakan, Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam mendorong upaya menciptakan penyelenggaraan PAUD berkualitas. Keberadaan Bunda PAUD, sangatlah penting untuk menggerakkan segenap komponen dan elemen masyarakat serta sumber daya yang ada di wilayah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Bunda PAUD, paparnya, juga merupakan sebuah kedudukan sukarela, yang dilandasi dengan rasa cinta dan kasih sayang, sehingga menjadi lokomotif untuk mendorong segenap elemen dalam masyarakat. Bunda PAUD diharapkan dapat membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayahnya masing-masing yang memiliki potensi untuk mengembangkan layanan PAUD.</p>



<p>&#8220;Kegiatan hari ini diadakan oleh Kementrian Pendidikan untuk bisa mengapresiasi kinerja Bunda-Bunda PAUD yang ada di Indonesia. Saya berterimakasih atas undangan ini. Artinya dari kementrian pusat memberikan apresiasi, dorongan, semangat agar kami selaku Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek tidak berhenti memberikan pendampingan yang baik untuk guru, anak, wali murid untuk bisa meningkatkan kualitas PAUD yang baik, yang menyenangkan bagi transisi PAUD ke SD,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Disinggung soal apa saja yang telah dilakukan dalam rangka mendukung kinerja Bunda PAUD, istri Bupati Trenggalek ini menyebut, yang pertama adalah pendampingan. &#8220;Kita mengajak guru-guru SD untuk berdialog berdiskusi guna menyamakan pandang bahwa dimasa transisi SD itu tidak harus ada Calistung (baca, tulis dan menghitung). Bahkan Kalau bisa ini ditiadakan dan alhamdulillah semua guru yang ada di SD di Trenggalek, semua sudah sepakat untuk Calistung ini ditiadakan,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Yang kedua, dirinya selalu memantau bahwa benar-benar di setiap sekolah sudah dipraktekkan. Anak-anak berangkat sekolah itu dalam kondisi senang tidak tertekan. Dan juga tidak dalam tekanan bullying, serta tidak ada tekanan orang tua untuk anak bisa membaca, menulis dan menghitung di usia-usia anak dari TK ke SD Kelas 1 atau Kelas 2.</p>



<p>&#8220;Yang paling penting bagi saya adalah, komitmen dan kerja sama antara guru dan orang tua. Karena mereka ujung tombak dari keberhasilan apakah anak-anak kita itu menjadi anak-anak yang cinta belajar tidak kedepannya,&#8221; papar ibu tiga anak ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201189</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Novita Hardini Bagi Ilmu Berwirausaha dan Tips Jadi Generasi Milenial Tangguh</title>
		<link>https://memontum.com/novita-hardini-bagi-ilmu-berwirausaha-dan-tips-jadi-generasi-milenial-tangguh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berwirausaha]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[hardini]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[tangguh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200712</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, menjadi dosen tamu di STKIP PGRI. Diundang untuk mengisi sekolah tamu pada STKIP, Master of Economic UIN SATU itu tidak sungkan berbagi ilmu berwirausaha kepada ratusan mahasiswa. Getol berbagi tips berwirausaha, Novita ingin mendorong mahasiswa di Kabupaten Trenggalek, supaya menjadi generasi milenial tangguh. Menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, menjadi dosen tamu di STKIP PGRI. Diundang untuk mengisi sekolah tamu pada STKIP, Master of Economic UIN SATU itu tidak sungkan berbagi ilmu berwirausaha kepada ratusan mahasiswa.</p>



<p>Getol berbagi tips berwirausaha, Novita ingin mendorong mahasiswa di Kabupaten Trenggalek, supaya menjadi generasi milenial tangguh. Menjadi generasi digital (Gen C), Novita berharap kepada para mahasiswa yang ditemuinya bisa membaca moment, memanfaatkan peluang dan bijak mengisi perjalanan hidupnya dengan baik. Sehingga, sukses menapaki hidup di kemudian hari</p>



<p>&#8220;Hari ini kami mengisi sekolah tamu yang diadakan STKIP PGRI Kabupaten Trenggalek dan alhamdulillah, saya bisa membagikan beberapa point of view tentang bagaimana berwirausaha dan menjadi generasi z serta generasi milenial yang tangguh kepada seluruh mahasiswa mahasiswi,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi seusai kegiatan, Selasa (31/10/2023) pagi.</p>



<p>Generasi milenial, sambungnya, tidak boleh mager, nggak boleh rasan-rasan serta fokuslah bekerja.</p>



<p>Disampaikan Novita, bahwa saat ini masyarakat memasuki era disrubsi digital. Kemajuan teknologi, memicu berbagai inovasi besar-besaran di ranah bisnis dan juga industri secara universal. Semua serba tekhnologi, sehingga generasi muda saat ini harus mampu mempersiapkan diri menghadapi disrubsi tekhnologi.</p>



<p>&#8220;Kecanggihan teknologi, itu harus diakui telah mengubah kondisi persaingan di masa sekarang. Beberapa profesi tergantikan oleh mesin, makanya perempuan energik itu mengingatkan kembali untuk mawas dan bijak membaca peluang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Menceritakan pengalaman mendapat tugas belajar di China beberapa waktu yang lalu, banyak harapan dibenak Ketua Dekranasda Trenggalek, itu untuk bisa memajukan UMKM di daerah. Selain peningkatan kapasitas melalui pendampingan dan pelatihan, saat ini pendekatan pendekatan dilakukan agar pelaku UMKM merambah Platform digital.</p>



<p>&#8220;Diera transformasi digital ini, ayo fokus bekerja, fokus belajar. Kita tahu bahwa transformasi digital merupakan proses yang diterapkan organisasi untuk mengintegrasikan teknologi digital di semua bidang bisnis. Proses ini secara mendasar mengubah cara organisasi memberikan nilai kepada pelanggan,&#8221; jelas Novita.</p>



<p>Transformasi digital ini, ujarnya, juga telah menjadi elemen krusial dalam dunia bisnis saat ini. Bukan hanya sekadar tren sementara, melainkan suatu keharusan bagi perusahaan yang berambisi untuk unggul dalam persaingan bisnis yang semakin sengit.</p>



<p>Dari berbagai data dan perkembangan, lanjutnya, dapat disimpulkan bahwa transformasi digital di Indonesia sedang berkembang pesat. &#8220;Dengan komitmen pemerintah dan semangat inovasi perusahaan, diharapkan transformasi digital akan membawa dampak positif yang signifikan di berbagai sektor, mengubah cara berbisnis menjadi lebih efisien, mudah diakses oleh masyarakat, dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar,&#8221; papar istri Bupati Trenggalek ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Monev Transisi PAUD ke SD, Novita Hardini Berharap Pendidikan Bisa Lebih Fun</title>
		<link>https://memontum.com/monev-transisi-paud-ke-sd-novita-hardini-berharap-pendidikan-bisa-lebih-fun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 13:11:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bisa]]></category>
		<category><![CDATA[hardini]]></category>
		<category><![CDATA[lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Monev]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194324</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) transisi sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD). Perempuan yang sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, ini mengaku mempunyai kewajiban untuk mendampingi dan mengawal kemajuan pendidikan di Bumi Minak Sopal. &#8220;Jadi, anak yang sebelumnya bermain sambil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim TP PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) transisi sekolah dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD). Perempuan yang sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, ini mengaku mempunyai kewajiban untuk mendampingi dan mengawal kemajuan pendidikan di Bumi Minak Sopal.</p>



<p>&#8220;Jadi, anak yang sebelumnya bermain sambil belajar di bangku pendidikan usia dini, diharapkan tidak serta merta dipaksakan dengan pengetahuan baca, tulis dan hitung (Calistung) di bangku sekolah dasar. Namun, saya menghimbau lembaga SD untuk bisa mematuhi peraturan dari Kementrian Pendidikan,&#8221; kata Novita, Rabu (26/07/2023) siang.</p>



<p>Dijelaskan istri Bupati Trenggalek ini, awal masuk SD, anak-anak diminta lebih menekankan pada penanaman karakter, ketrampilan sehari hari maupun kemandirian. Dengan begitu, harapannya pendidikan kedepan bisa lebih menyenangkan.</p>



<p>&#8220;Makanya, hari ini saya melakukan monev evaluasi transisi PAUD ke SD. Rencananya ke beberapa sekolah sampai seminggu kedepan untuk benar-benar memastikan setiap sekolah SD mematuhi atau menerapkan peraturan dari Kementerian Pendidikan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Intinya, lanjut Novita, anak-anak bisa happy (senang, red). Jangan terlalu ditekankan Calistung dan lebih menekankan kepada penanaman karakter, keterampilan sehari-hari, kemandirian, enam pondasi penting bagi tumbuh kembang anak yang harus ditekankan.</p>



<p>&#8220;Salah satunya adalah kemandirian character building sehingga anak-anak bertumbuh dengan bahagia,&#8221; kata ibu tiga anak ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Novita melakukan monitoring tiga sekolah sekaligus. Bahkan, dirinya merasa tidak canggung berinteraksi dengan anak-anak dan juga tidak canggung untuk menggali kehidupan keseharian mereka, sekaligus menitipkan pesan pesan baik kepada mereka. Naluri keibuan dan kasih sayangnya dicurahkan kepada generasi penerus bangsa.</p>



<p>Dengan dilakukan monitoring dan evaluasi transisi Pendidikan PAUD ke Sekolah Dasar, dirinya berharap pendidikan ke depan menjadi lebih fun (menyenangkan, red). &#8220;Anak-anak tidak menjadi tertekan. Bisa tumbuh, mencintai dan haus akan pelajaran tanpa dipaksa oleh pihak sekolah maupun orang tua,&#8221; pesannya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Trenggalek, Agus Setiyono, menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bunda PAUD Trenggalek itu. Merasa punya tanggung jawab sebagai Perangkat Daerah pengampu, Agus sepakat dengan petuah yang disampaikan oleh Bunda PAUD Trenggalek. Masa transisi atau awal pembelajaran diharapkannya murid tidak dipaksa untuk lebih kepada pelajaran Calistung.</p>



<p>&#8220;Untuk mengisi masa transisi ini, upaya untuk pengenalan suasana baru, lingkungan baru, teman baru dan guru baru dapat berjalan baik. Supaya keadaan yang baru itu tidak membuat siswa jenuh, enggan atau takut. Tetapi justru terasa nyaman dan menyenangkan sehingga membuat semangat belajarnya tinggi,&#8221; tutur Agus.</p>



<p>Masih terang mantan Kadis Komindag ini, terkait konsep fun learning pada dasarnya hal itu memang bertujuan untuk melatih agar anak mencintai belajar. Oleh karena itu, konsep ini memang perlu dikenalkan sejak dini. Di usia TK sampai SD itu belajar memang mesti bermain, jadi anak lebih atentif dan mau terlibat dalam proses belajar.</p>



<p>&#8220;Ketika anak-anak sudah belajar sesuatu, lama kelamaan akan berkembang kebutuhan untuk belajar. Karena fun learning itu tujuannya agar anak mencintai belajar dan belajar itu hal yang menyenangkan,&#8221; papsrnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194324</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
