<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hardiny &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hardiny/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Dec 2024 13:11:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hardiny &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bunda PAUD Novita Hardiny Buka Trenggalek Education Fest 2024</title>
		<link>https://memontum.com/bunda-paud-novita-hardiny-buka-trenggalek-education-fest-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[education]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217703</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, membuka kegiatan Trenggalek Education Fest tahun 2024 di Alun-alun Kabupaten Trenggalek. Trenggalek Education Fest sendiri, merupakan festival pendidikan yang bertujuan untuk mengasah kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Trenggalek. Tentunya, melalui kegiatan ini agar mampu menghadapi tantangan pendidikan ke depan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, membuka kegiatan Trenggalek Education Fest tahun 2024 di Alun-alun Kabupaten Trenggalek. Trenggalek Education Fest sendiri, merupakan festival pendidikan yang bertujuan untuk mengasah kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Trenggalek. Tentunya, melalui kegiatan ini agar mampu menghadapi tantangan pendidikan ke depan yang semakin maju dan berkembang.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan sebuah simbol kebersamaan, dimana energi kebersamaan ini salah satu mode utama menghadapi tantangan ke depan yang pastinya tidak mudah,&#8221; kata Novita, Kamis (19/12/2024) tadi.</p>



<p>Tidak lupa, istri Bupati Trenggalek ini mengucapkan terima kasih kepada Disdikpora dan seluruh jajaran. Dalam kegiatan ini, terlihat totalitas guru-guru yang menari, meskipun kondisi saat itu di bawah guyuran hujan.</p>



<p>&#8220;Keikhlasannya, keceriaannya, ini menjadi satu energi bagi kami tentunya yang akan kami report ke bapak bupati beserta juga DPRD Kabupaten Trenggalek,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya untuk membangun Trenggalek, hal utama yang harus diperhatikan adalah bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di tahun-tahun mendatang. Tentu, melalui berkualitasnya lembaga-lembaga PAUD di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Pesan saya, jangan mudah menyerah. Terus mengasah diri, beradaptasi dengan dunia tekhnologi. Kemudian jangan lupa untuk mengajar dan mendidik anak-anak tanpa meninggalkan nilai-nilai sejarah. Bagaimana anak itu harus dibersamai dan disiapkan etika moralnya diantara gempuran-gempuran era digitalisasi saat ini,&#8221; ujar wanita yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI ini.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Trenggalek, Agus Setiyono, menambahkan kegiatan Trenggalek Education Fest kali ini dalam rangka memperingati Hari Guru tahun 2024 serta Hari Ibu ke-96. Dirinya juga menegaskan, kegiatan ini juga ditujukan untuk mengasah kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Termasuk, sebagai ajang silaturahmi serta ajang mensosialisasikan dan melestarikan kearifan lokal Trenggalek Penganten Menak Sopal. Menginspirasi dan memberdayakan komunitas belajar dan juga kegiatan Gugus PAUD, PKD, PAUD dan Kelompok Kerja Guru.</p>



<p>&#8220;Tujuan lainnya juga memberikan wadah bagi guru untuk menunjukkan potensi, melalui kegiatan tari masal yang diadakan pada hari ini,&#8221; imbuhnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217703</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Pendidikan Inklusi, Novita Hardiny Siap Mengawal Penyandang Disabilitas Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/wujudkan-pendidikan-inklusi-novita-hardiny-siap-mengawal-penyandang-disabilitas-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2024 05:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[inklusi]]></category>
		<category><![CDATA[mengawal]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[penyandang]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208865</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menghadiri kegiatan halal bihalal bersama penyandang disabilitas PPD Suara Insani se-Kabupaten Trenggalek di Kecamatan Watulimo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, mengingatkan tantangan hidup ke depan. Seperti diketahui, saat ini iklim politik yang tidak menentu mengakibatkan tantangan hidup juga semakin tidak menentu. &#8220;Mungkin saat ini mulai kita rasakan harga-harga kebutuhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Menghadiri kegiatan halal bihalal bersama penyandang disabilitas PPD Suara Insani se-Kabupaten Trenggalek di Kecamatan Watulimo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, mengingatkan tantangan hidup ke depan. Seperti diketahui, saat ini iklim politik yang tidak menentu mengakibatkan tantangan hidup juga semakin tidak menentu.</p>



<p>&#8220;Mungkin saat ini mulai kita rasakan harga-harga kebutuhan semakin mahal. Tidak ada apa-apa kemudian sakit dan seterusnya. Tantangan-tantangan seperti ini, akan dihadapi nantinya,&#8221; kata Novita, Selasa (30/04/2024) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa siap berjuang bersama-sama untuk menstabilkan hal tersebut. Mulai dari pandemi Covid-19, kemudian krisis ekonomi menjadikan tantangan yang sangat luar biasa. Terlebih, saat menjadi wakil rakyat yang duduk di kursi DPR RI November 2024 nanti. Istri Bupati Trenggalek ini mengaku siap berjuang bersama-sama kedepannya.</p>



<p>&#8220;Kita tahu pandemi Covid-19, kemudian krisis ekonomi menjadikan tantangan yang sangat luar biasa. Harga bawang sekarang ini naik, kemudian stok beras yang terbatas menjadikan harga beras mahal dan masih banyak yang lainnya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Novita juga merasa iri pada satu kelompok yang kuat kesabaran dan keikhlasannya, yakni teman-teman difabel. Mereka sangat sabar dan ikhlas, dalam menghadapi semua tantangan hidup dan Allah SWT disebutnya cinta pada mereka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya sangat iri pada satu kelompok yang sangat kuat kesabaran dan keikhlasannya, yaitu teman-teman difabel. Mereka sangat sabar ikhlas, menghadapi semua tantangan hidup dan saya meyakini Allah cinta pada mereka. Mereka yang memiliki kesabaran dan keikhlasan yang sangat kuat,&#8221; ujar Master of Economic UIN SATU itu.</p>



<p>Tentunya, sambung ibu tiga anak ini, dirinya sangat siap berjuang bersama-sama dengan teman difabel. Terlebih, dirinya mempunyai yayasan yang siap membersamai para penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Selain tantangan hidup, Ketua TP PKK Trenggalek itu juga menyinggung mengenai pendidikan inklusi. Penggiat perempuan itu menginginkan pendidikan inklusi bisa merata di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek, karena dianggap olehnya belum merata.</p>



<p>&#8220;Selain pendidikan inklusi, juga mengenai jaminan kesehatan dan juga jaminan sosial. Masih terdapat bantuan yang tidak tepat sasaran dan saya harapkan hal seperti itu tidak terjadi lagi,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam kesempatan sama, dirinya juga menyinggung beberapa upaya mengenai penyediaan air bersih untuk masyarakat. &#8221; Kita patut bersyukur, Trenggalek mendapatkan instalasi air bersih sebanyak 60 titik, atau terbanyak se tanah air. Bahkan air yang dihasilkan, itu siap minum dan lebih baik dibandingkan dengan air rebusan,&#8221; papar Novita. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208865</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Pondok Ramadan untuk Organisasi Wanita Trenggalek, Ini Pesan Novita Hardiny</title>
		<link>https://memontum.com/buka-pondok-ramadan-untuk-organisasi-wanita-trenggalek-ini-pesan-novita-hardiny</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pondok]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207672</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, membuka kegiatan Pondok Ramadan bagi organisasi-organisasi wanita di Kota Keripik. Bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha, istri Bupati Trenggalek ini menyampaikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan guna memberi pelajaran agama kepada masyarakat. Terlebih, sebelumnya juga telah dilaksanakan Pondok Ramadan bagi seluruh pelajar di Kabupaten Trenggalek. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, membuka kegiatan Pondok Ramadan bagi organisasi-organisasi wanita di Kota Keripik. Bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha, istri Bupati Trenggalek ini menyampaikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan guna memberi pelajaran agama kepada masyarakat. Terlebih, sebelumnya juga telah dilaksanakan Pondok Ramadan bagi seluruh pelajar di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Sehingga, hal ini tentu diharapkan bisa menumbuhkan kecintaan akan agama, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus. &#8220;Ramadan adalah Bulan Penuh Rahmat, tempat kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Bulan yang selalu dinantikan, karena rahmat yang melimpah ini, PKK Kabupaten Trenggalek menggelar kegiatan Pondok Ramadan bagi organisasi-organisasi wanita di Trenggalek,&#8221; kata Novita, saat dikonfirmasi, Senin (25/03/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga menegaskan akan pentingnya senantiasa menyambung silaturahmi di Bulan Ramadan. Tidak lupa, inisiator Sepeda Keren ini turut mengucapkan terima kasih kepada perwakilan perempuan yang hadir dalam kesempatan itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Terima kasih kepada seluruh ibu yang hari ini hadir. Matur nuwun sanget (Terima kasih banyak, red),&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, menurutnya kehadiran anak-anak yatim piatu yang membersamai, diharapkan membawa berkah dan menjadikan Lendopo Manggala Praja Nugraha, sebagai rumah kebaikan dan perjuangan bagi pembangunan Kabupaten Trenggalek. Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita mengajak keriangan dalam mengisi bulan suci dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan perkumpulan-perkumpulan yang positif. &#8220;Kita yakin siapa teman kita. Siapa perkumpulan kita dan apa yang senantiasa kita bicarakan itu berpengaruh sangat besar terhadap seluruh aspek kehidupan kita. Siapa teman kita, pasti berpengaruh kepada apa yang selalu kita ucapkan atau lisan yang selalu kita ucapkan. Maka dari itu, saya sebagai muslimah sangat mewanti-wanti betul siapa saja yang ada di sekitar saya, agar tidak menjadi mudharat di dalam mengisi setiap waktu yang Allah berikan kepada kita,&#8221; paparnya.</p>



<p>Masih menurut ibu tiga anak ini, Bulan Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah. Dirinya meyakini, masing-masing dari peserta yang hadir memiliki cerita tersendiri dan tidak terkecuali dirinya disaat Bulan Ramadan. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207672</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Pemeran di Film Horor Sinden Gaib, Ini Ungkapan Pengalaman Novita Hardiny</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-pemeran-di-film-horor-sinden-gaib-ini-ungkapan-pengalaman-novita-hardiny</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2024 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[pemeran]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sinden]]></category>
		<category><![CDATA[ungkapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204425</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menjadi salah satu pemeran dalam film jagad alam gaib yang berjudul Sinden Gaib, istri Bupati Trenggalek, Novita Hardiny, mengungkapkan pengalamannya selama menjalani proses syuting. Diketahui, film genre horor yang diangkat oleh rumah produksi Starvision ini menyedot perhatian warganet karena diangkat dari kisah nyata di Trenggalek. Dalam film Sinden Gaib, Novita Hardiny memerankan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Menjadi salah satu pemeran dalam film jagad alam gaib yang berjudul Sinden Gaib, istri Bupati Trenggalek, Novita Hardiny, mengungkapkan pengalamannya selama menjalani proses syuting. Diketahui, film genre horor yang diangkat oleh rumah produksi Starvision ini menyedot perhatian warganet karena diangkat dari kisah nyata di Trenggalek.</p>



<p>Dalam film Sinden Gaib, Novita Hardiny memerankan tokoh guru sekolah Ayu yang menjadi tokoh utama dalam film ini. Dalam trailer film yang diunggah di akun Instagram pribadinya, tampak memperlihatkan scene saat dirinya menggunakan pakaian batik berwarna merah muda di salah satu sekolah.</p>



<p>Di sisi lain, dirinya juga memberikan kesannya ketika bermain di film Sinden Gaib. Diungkapkannya, jika film Sinden Gaib merupakan film horor pertamanya, setelah sebelumnya dirinya juga turut terlibat dalam produksi film berjudul Buya Hamka.</p>



<p>&#8220;Jujur, saya merasa tertantang untuk terlibat dalam film Sinden Gaib ini. Di film ini saya bisa lebih mengenal sosok Ayu yakni seorang wanita yang jiwanya bersatu dengan entitas sinden dari dunia gaib,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi, Sabtu (13/01/2024) tadi.</p>



<p>Terlebih selama ini, dirinya hanya mengenal kisah yang terjadi di Watu Kandang, Kecamatan Dongko, dari cerita orang-orang. Namun dari film tersebut, Novita mengaku bisa lebih jelas mengetahui cerita itu lebih dalam.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya saya sempat kesulitan membagi waktu, antara syuting film dengan mengerjakan tugas-tugas saya sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek. Tapi alhamdulillah, keduanya bisa saya lakukan beriringan hingga mampu menyelesaikan syutingnya dengan baik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, ibu tiga anak ini mengatakan sempat mengalami kejadian mistis selama syuting film berlangsung. Disela-sela proses syuting pun, dirinya menyaksikan sendiri salah satu pemain yang kerasukan penunggu pantai selatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi selama proses syuting itu, ada hawa dan energi yang sangat kental aura mistisnya. Bahkan, itu tidak saya alami sendiri melainkan beberapa pemain dan crew juga merasakan hal yang sama,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Ketua PKK Trenggalek ini menerangkan, ketika break syuting tepatnya saat makan di kawasan Pantai Selatan, dirinya merasakan ada energi mistis yang kental. Kala itu, si Ayu juga merasa disapa oleh sosok gaib yang bukan si penunggu tubuh Ayu.</p>



<p>&#8220;Di film inikan Ayu itu kerasukan sosok sinden yang tak mau keluar dari tubuhnya. Tapi saat makan di pantai, Ayu seperti disapa oleh sosok perempuan yang menunggu Pantai Selatan. Dari sini kita bisa lebih memahami jika jagat alam gaib itu memang dekat dengan kita,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari film Sinden Gaib ini, istri Bupati Trenggalek berharap dapat menjadi sarana mengenalkan budaya dan sejarah Trenggalek kepada masyarakat Indonesia.</p>



<p>Sebagai informasi, film horor yang disutradarai oleh Faozan Rizal ini dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Sara Fajira sebagai Ayu, Riza Syah, Dimas Aditya, Yeyen Lidya, Rizky Hanggono dan Novita Hardiny. Film Sinden Gaib sendiri menceritakan tentang seorang pemuda yang mengambil batu keramat saat syuting tarian Ayu dan Rara di Watu Kandang, Trenggalek.</p>



<p>Setelah kejadian itu, Ayu terus didatangi oleh sosok sinden dari jagat alam gaib bernama Sarinten. Jiwa Ayu dan arwah Sarinten yang terusir dari Banyuwangi dan menetap di Waktu Kandang Trenggalek, kemudian menyatu dan membuat kepribadian Ayu menjadi berbeda dari sebelumnya.</p>



<p>Meski sudah berbagai cara dilakukan untuk menyembuhkan Ayu dari gangguan Sarinten, tapi sinden gaib tersebut tetap bersemayam di dalam raga Ayu dan membuatnya semakin menjadi-jadi. Film Sinden Gaib ini akan di rilis dan tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada 22 Februari 2024 mendatang. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204425</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Novita Hardiny Jadi Salah Satu Bunda PAUD yang Terima Apresiasi Kementerian Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/novita-hardiny-jadi-salah-satu-bunda-paud-yang-terima-apresiasi-kementerian-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Nov 2023 03:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201220</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Istri Bupati Trenggalek, Novita Hardiny, menjadi salah satu Bunda PAUD yang menerima apresiasi dari Kementerian Pendidikan. Diketahui, apresiasi yang diterima Bunda PAUD Trenggalek itu, tidak semua Bunda PAUD menerima. Karenanya, mendapat apresiasi tersebut, Novita mengaku bersyukur atas apa yang didapatkan dan bisa menjadi pemicu dan pemacu untuk bisa bekerja lebih baik lagi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Istri Bupati Trenggalek, Novita Hardiny, menjadi salah satu Bunda PAUD yang menerima apresiasi dari Kementerian Pendidikan. Diketahui, apresiasi yang diterima Bunda PAUD Trenggalek itu, tidak semua Bunda PAUD menerima.</p>



<p>Karenanya, mendapat apresiasi tersebut, Novita mengaku bersyukur atas apa yang didapatkan dan bisa menjadi pemicu dan pemacu untuk bisa bekerja lebih baik lagi.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, apresiasi Bunda PAUD sendiri merupakan bentuk penghargaan dari Kemendikbud Ristek untuk memotivasi Bunda PAUD dalam melakukan inovasi layanan pendidikan untuk anak usia dini. Sekaligus, mengumpulkan cerita praktik baik dari mitra-mitra dalam menyukseskan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, Kabupaten Trenggalek adalah salah satu kabupaten yang terpilih mendapatkan apresiasi dari Kementrian Pendidikan untuk kinerja Bunda PAUD selama kurun kurang lebih satu tahun,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi, Kamis (09/11/2023) siang.</p>



<p>Ditanya mengenai kendala yang dihadapi saat mendorong terwujudnya transisi PAUD menyenangkan, dirinya menegaskan bahwa banyak kendala yang dihadapi. Itu karena, diperlukan adaptasi dengan ajaran baru.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Biasanya dahulu anak yang masuk SD, itu sudah dipastikan bisa membaca. Jadi, ini menjadi tekanan yang sangat luar biasa bagi setiap orang tua untuk bisa mengajari anaknya langsung bisa membaca secara instan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Ibu tiga anak ini menambahkan, ditiadakan Calistung (membaca, menulis dan berhitung) dinilai tidak akan membebani anak-anak yang akan masuk ke Sekolah Dasar. Artinya, perpindahan dari Taman Kanak Kanak ke SD tidak bergantung kepada kemampuan anak untuk Calistung.</p>



<p>&#8220;Saya sendiri selaku Bunda PAUD sangat-sangat berterimakasih dan bersyukur dengan adanya ajaran baru, bahwa Calistung ditiadakan ketika anak-anak masuk SD. Merdeka belajar ini sangat mensupport anak-anak PAUD di setiap daerah, bisa mengerti bahwa setiap proses belajar itu sangat-sangat menyenangkan. Hal yang terpenting dalam pembelajaran itu bukan mereka bisa membaca, menulis dan menghitung, namun mereka mencintai proses belajar itu sendiri,&#8221; terang Novita.</p>



<p>Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, dirinya sangat mensupport dan semangat bisa menggali tahu adanya kebijakan baru ini. Kepada seluruh wali murid, guru-guru untuk punya komitmen yang sama mendidik anak anak dengan karakter yang bahagia.</p>



<p>&#8220;Ada enam pondasi penting bagi anak-anak yang harus terpenuhi. Salah satunya, bagaimana anak-anak punya keberanian, kemandirian dan karakter yang percaya diri. Trus mau mencoba dan suka belajar yang harus ditangkapkan oleh anak-anak sejak dini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Jadi, ketika anak-anak itu mandiri dan percaya diri, maka sebagai orang tua sangat percaya proses pembelajaran akan lebih mudah. Sebagai Bunda PAUD Trenggalek, dirinya juga memastikan, bagaimana Bunda PAUD Kecamatan bisa melindungi anak-anak dari potensi bullying. Karena, meskipun anak sekolahnya senang bullying ini harus bisa dihindari. Apakah dari teman ke teman. Atau guru ke anak, guru sesama guru atau orang tua ke anak.</p>



<p>&#8220;Ini yang terus kita advokaai agar anak senantiasa terlindungi dari potensi bullying. Dengan begitu harapan saya anak anak bisa mendapatkan haknya dengan baik seperti pendidikan, hak untuk bisa bersuara meskipun mereka masih anak anak. Dan mereka terlindungi dari segala bentuk kekerasan,&#8221; papar Novita. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201220</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anugrah Bunda PAUD Kecamatan, Novita Hardiny Tekankan Kerja Sama dan Kolaborasi</title>
		<link>https://memontum.com/anugrah-bunda-paud-kecamatan-novita-hardiny-tekankan-kerja-sama-dan-kolaborasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[anugrah]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200848</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, menggelar anugerah Bunda PAUD Kecamatan. Penghargaan untuk Bunda PAUD Kecamatan, ini sendiri digelar tentunya untuk memberikan apresiasi atas jerih payah Bunda PAUD, yang tidak kenal lelah mengukir calon-calon penerus selanjutnya. &#8220;Alhamdulillah, sudah diumumkan dari proses administrasi. Masing-masing kecamatan semuanya baik, tapi yang kita beri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, menggelar anugerah Bunda PAUD Kecamatan. Penghargaan untuk Bunda PAUD Kecamatan, ini sendiri digelar tentunya untuk memberikan apresiasi atas jerih payah Bunda PAUD, yang tidak kenal lelah mengukir calon-calon penerus selanjutnya.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, sudah diumumkan dari proses administrasi. Masing-masing kecamatan semuanya baik, tapi yang kita beri apresiasi Juara I Durenan, Juara II Tugu, Juara III Kecamatan Trenggalek. Dan semua 14 kecamatan, mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Utamanya yang ada di Pokja Bunda PAUD Kabupaten,&#8221; perempuan yang juga sebagai Bunda PAUD Trenggalek, saat dikonfirmasi, Kamis (02/11/2023) tadi.</p>



<p>Dikatakan istri Bupati Trenggalek ini, Bunda PAUD kecamatan adalah ujung tombak keberhasilan dari kinerja pemerintah Kabupaten Trenggalek. Utamanya, yang menaungi pendidikan anak usia dini.</p>



<p>&#8220;Dan lagi-lagi, apresiasi Bunda PAUD ini adalah stimulasi yang kita berikan agar mereka lebih semangat lagi depannya. Berlomba untuk memberikan yang terbaik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Karena menjadi mereka, paparnya, tidak ada upahnya. Tetapi pekerjaannya, itu 24 jam nonstop. Jadi, ini tidak sebanding dengan keringat dan kerja keras yang dilakukan untuk mendidik anak anak usia dini.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, hari ini berjalan dengan lancar dan kami melihat tidak ada kesuksesan tanpa kerja sama dan gotong royong. Baik dari stakeholder yang ada di pemerintah daerah sampai turun ke Kecamatan, hingga turun ke desa akan membuahkan hasil yang baik,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Ibu tiga anak ini menegaskan, pemenang kegiatan ini diraih oleh Kecamatan Durenan. Bukan tanpa alasan, Kecamatan Durenan menjadi pemenang karena ada kerja sama yang baik antar pihak.</p>



<p>&#8220;Tadi, kenapa Durenan menang. Karena, ada kerja sama antara Bu camat dengan Pak Camatnya. Ini yang menjadi inspirasi bagi kita semua Bunda PAUD kabupaten, kecamatan dan desa, bahwa setiap keberhasilan tidak bisa dilakukan seorang diri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Disinggung mengenai tujuan terselenggaranya kegiatan ini, yaitu adalah agar bisa menyiapkan kualitas pendidikan anak usia dini dengan baik melalui sentuhan-sentuhan Bunda PAUD. Tetapi yang perlu diketahui terkait masalah-masalah infrastruktur dan fasilitas sarana dan prasarana seperti sertifikasi guru, kesejahteraan guru, bisa diketahui dari turunnya Bunda PAUD yang kemudian memberikan laporan.</p>



<p>&#8220;Ini sangat signifikan menjadi masukan kami di Bunda PAUD Trenggalek dan menjadi acuan untuk memperjuangkan di tahun depan,&#8221; papar Novita.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200848</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Kader Posyandu Trenggalek Masuk Jadi Kandidat Kader Berprestasi Nasional, Novita Hardiny: Saya Bangga</title>
		<link>https://memontum.com/satu-kader-posyandu-trenggalek-masuk-jadi-kandidat-kader-berprestasi-nasional-novita-hardiny-saya-bangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bangga]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[Kandidat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200793</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, mengaku bangga ada salah satu kader Posyandu di daerahnya masuk sebagai kandidat kader berprestasi tingkat nasional. Kali ini, Tim verifikasi lapang dari Kementerian Kesehatan dan Kementrian Desa, melakukan tinjauan ke lapangan di Trenggalek. Meiliana Ruli Susanti, nama kader yang berprestasi, yang merupakan wakil dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, mengaku bangga ada salah satu kader Posyandu di daerahnya masuk sebagai kandidat kader berprestasi tingkat nasional. Kali ini, Tim verifikasi lapang dari Kementerian Kesehatan dan Kementrian Desa, melakukan tinjauan ke lapangan di Trenggalek.</p>



<p>Meiliana Ruli Susanti, nama kader yang berprestasi, yang merupakan wakil dari Jawa Timur untuk diusulkan ke tingkat pusat, itu karena perempuan ini merupakan kader berprestasi Jawa Timur tahun 2023. &#8220;Alhamdulillah, saya sangat bangga sekali dan merasa sangat terhormat karena tidak semua yang terpilih di pusat atau di nasional, dikunjungi oleh tim verifikasi lapang dari Kementerian Kesehatan maupun dari Kementrian Desa,&#8221; kata Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, seusai mendampingi Tim meninjau lapang di Posyandu Krebet Desa Wonoanti Kecamatan Gandusari, Rabu (01/11/2023) sore.</p>



<p>Bahkan, ujarnya, Trenggalek menjadi salah satu yang dipertimbangkan untuk dikunjungi langsung. Ini sebuah penghormatan besar, karena menjadi pemimpin yang masih muda juga tidak mudah.</p>



<p>&#8220;Karena tidak dipungkiri, setiap lini pemberdayaan masyarakat atau masyarakat itu sendiri pasti melihat top pemimpinnya bisa jadi panutan bagi mereka,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Di satu sisi itu, sebagai Tim Penggerak PKK tentunya harus terus berperan memberikan semangat baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai contoh, aktivitasnya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK agar bisa menjadi energi booster bagi mereka.</p>



<p>&#8220;Hari ini, Mbak Meilanipun menginspirasi bagi saya. Sebagai perempuan, sebagai penggerak masyarakat bahwa beliau mampu berkarir di tengah keterbatasan yang tidak pernah dilihat. Tetapi bisa memberikan sebuah prestasi,&#8221; tutur Novita.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Tim Verifikasi Lapang Kader Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2023, Luci Fransisca Situmorang, menjelaskan bahwa dalam penilaian kader berprestasi nasional ini tidak semua provinsi di didatangi. Semua provinsi mengirimkan dutanya, namun tidak semuanya 38 provinsi lantas lolos verifikasi.</p>



<p>&#8220;Data yang dikirim provinsi kita rekap, kemudian kita rekap lagi mana-mana yang terbaik untuk dilakukan verifikasi untuk dinilai seperti apa,&#8221; kata Luci.</p>



<p>Di luar itu, perempuan ini juga mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Pemkab Trenggalek, dalam menjaga yang sehat tetap sehat melalui program yang sehat yang dibayar. Pemberian insentif bagi keluarga yang mau berperan aktif menjaga kesehatannya, ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat.</p>



<p>&#8220;Kemudian juga beberapa upaya yang dilakukan PKK Trenggalek seperti program dapur cinta, upaya mencegah stunting dan kemiskinan ekstrem dengan memberikan makanan kepada balita stunting, ibu hamil beresiko tinggi dan lansia. Menurutnya memang kegiatan Posyandu atau kesuksesan Posyandu tidak bisa lepas dari peran aktif PKK,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Memang pantas, ujarnya, bilamana Meiliana Ruli Susanti kader Posyandu Krebet Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, ini menjadi kader berprestasi Jatim dan mewakili Trenggalek dan Jatim di kompetisi tingkat nasional.</p>



<p>Perlu diketahui, Meiliana pernah menyabet Juara I lomba demo modul ASI saja cukup tingkat Kabupaten Trenggalek tahun 2010. Lalu Juara I kreasi kader Posyandu dalam mendukung program imunisasi tingkat Kabupaten Trenggalek tahun 2022, Juara II lomba kader Posyandu dalam rangka pelaksanaan pekan imunisasi dunia Tingkat Provinsi Jatim.</p>



<p>Juara II lomba penyuluh dengan tema cuci tangan pakai sabun dalam jambore kader tahun 2022, Juara I kader berprestasi tingkat Kabupaten Trenggalek dan Tingkat Provinsi Jatim dan masih banyak prestasi lainnya. &#8220;Sedangkan, beberapa inovasi yang dilahirkan antara lain Butik Bu Lis yang merupakan akrt dari Ibu Aktif Kreatif Mendukung Tumbuh Balita Sehat. Kemudian ada lagi Capung Dutaku, akronim dari Caping Payung Kehidupan Bayi Balitaku. Terus Gema Dassanti yang merupakan akronim dari Gerakan Masyarakat Mendukung Imunisasi Dasar Lengkap Desa Wonanti,&#8221; papar Luci. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200793</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Kunjungan Ibu Negara Iriana, Novita Hardiny Pamerkan Produk Unggulan Khas Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-kunjungan-ibu-negara-iriana-novita-hardiny-pamerkan-produk-unggulan-khas-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Oct 2023 07:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[iriana,]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[pamerkan]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200455</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, pamerkan produk produk unggulan daerahnya saat menyambut kunjungan kerja (Kunker) Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, di Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola. Dalam kesempatan itu, Dekranasda Trenggalek bersama dengan Dekranasda se-Jawa Timur difasilitasi untuk mengenalkan produk unggulannya di ruang pamer UMKM binaan Kota Surabaya. &#8220;Hari ini kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, pamerkan produk produk unggulan daerahnya saat menyambut kunjungan kerja (Kunker) Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, di Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Dekranasda Trenggalek bersama dengan Dekranasda se-Jawa Timur difasilitasi untuk mengenalkan produk unggulannya di ruang pamer UMKM binaan Kota Surabaya. &#8220;Hari ini kita pameran, yang alhamdulillah bisa bersilaturahmi dengan ibu ibu Oase. Tentunya juga, kita menyambut kedatangan Ibu Presiden, Ibu Iriana Joko Widodo,&#8221; kata Novita Hardiny, Kamis (26/10/2023) tadi.</p>



<p>Adapun produk-produk yang dipamerkan ini, ujarnya, merupakan khas dari Kota Keripik Tempe, yang salah satunya kain batik. &#8220;Kita memamerkan beberapa produk hasil Kabupaten Trenggalek dan beberapa kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Jawa Timur. Menariknya, kita di sini harus kurasi lagi produk-produk premium yang masing-masing kabupaten dan kota miliki,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Bukan tanpa alasan, suami Bupati Trenggalek ini membawa atau memamerkan produk unggulannya yakni batik. Tentunya, batik adalah kebanggaan Kabupaten Trenggalek, karena batik ini sudah menguasai pasar nasional dengan terbukanya toko yang ada di Sarinah.</p>



<p>&#8220;Selain membawa batik, kita juga membawa beberapa makanan khas Trenggalek juga,&#8221; tutur ibu tiga anak ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Harapan ke depan, tambahnya, baik dari pusat, maupun provinsi, jika ada kegiatan event-event seperti ini bisa punya sedikit waktu longgar untuk mengundang. Sehingga, kita yang ada di kabupaten dan mota ini punya waktu persiapan lebih banyak.</p>



<p>&#8220;Mengingat di moment yang sama ini, mita membagi ada beberapa UMKM yang promosi atau ikut event di beberapa tempat, di luar kabupaten kita,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selanjutnya, sambung Novita, dengan adanya promosi ini, pihaknya bisa terkoneksi dengan pemerintah pusat, membangun kerja sama bagaimana meningkatkan koneksi UMKM yang ada di daerah. Dirinya juga berharap, agar kedepannya masyarakat Indonesia lebih mencintai dan menggunakan produk karya anak bangsa. Utamanya, mempromosikan produk lokal daerah yang berkualitas, meningkatkan daya beli serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan UMKM termasuk industri kecil dan menengah.</p>



<p>&#8220;Kita juga terus berusaha untuk mendorong penguatan UMKM dengan kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan lokal, dan terus konsisten mendukung UMKM lokal melalui berbagai program pembinaan,&#8221; papar Novita. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ini Alasan Novita Hardiny Getol Cegah Perkawinan Anak di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/ini-alasan-novita-hardiny-getol-cegah-perkawinan-anak-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Oct 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[hardiny]]></category>
		<category><![CDATA[novita]]></category>
		<category><![CDATA[perkawinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200349</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, mengungkapkan alasannya yang getol cegah perkawinan anak. Dalam sosialisasi di Kecamatan Dongko, Founder UPRINTIS Indonesia itu, dirinya mendorong santri dan Gen C (generasi yang terkoneksi internet) menjadi agent of change atau bahkan pelopor bagi teman sebaya untuk menghindari menikah diusia anak. &#8220;Harapan sebenarnya sederhana. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, mengungkapkan alasannya yang getol cegah perkawinan anak. Dalam sosialisasi di Kecamatan Dongko, Founder UPRINTIS Indonesia itu, dirinya mendorong santri dan Gen C (generasi yang terkoneksi internet) menjadi agent of change atau bahkan pelopor bagi teman sebaya untuk menghindari menikah diusia anak.</p>



<p>&#8220;Harapan sebenarnya sederhana. Santri itu tahu, kenapa sosialisasi ini harus diadakan. Kenapa pernikahan usia anak itu membahayakan bagi mereka. Sehingga mereka itu tahu alasannya itu apa,&#8221; kata Novita, Selasa (24/10/2023) siang.</p>



<p>Dirinya berharap, agar santriwan santriwati bisa menjadi agen pelopor teman sebayanya akan ruginya menikah dini. Terlebih, menikah hanya dengan alasan cinta atau keterpaksaan.</p>



<p>&#8220;Yang kedua, saya berharap untuk santriwan santriwati, mereka tidak hanya menjadi agen perubahan tapi juga menjadi agen pelopor teman teman sebaya mereka. Untuk tahu menikah itu tidak hanya karena cinta atau dipaksa oleh orang tuanya. Tapi memang kesadaran membangun keluarga di masa depannya dengan basis ilmu pengetahuan yang cukup,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Istri Bupati Trenggalek ini juga turut mengajak peserta sosialisasi, agar lebih berani membuka hati dan pikiran. Bahwa pernikahan itu hanya untuk orang-orang yang cukup usia dan cukup bekal untuk menapaki kehidupan rumah tangga.</p>



<p>&#8220;Saya tadi mengajak para pemuda yang ranahnya adalah masyarakat Gen C dari pondok-pondok pesantren. Kita harus berani untuk membedah cakrawala pikiran mereka, bahwa usia matang untuk menikah itu sangat baik bagi kehidupan di masa depannya,&#8221; terang Novita.</p>



<p>Tidak di usia matang saja, sambungnya, tetapi keuangan yang matang dan mental yang benar-benar matang pula. &#8220;Selain itu, saya juga mengajak santriwan santriwati untuk sibuk berwirausaha, sibuk untuk aktivitas yang positif, berdakwah melalui sosial media sehingga mereka tidak terpikirkan untuk menikah muda,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Novita menambahkan, terjadinya stunting atau gagal tumbuh kembang anak terjadi akibat beberapa faktor. Salah satunya adalah belum ideal atau cukup usianya seseorang saat menikah, sehingga berpotensi melahirkan bayi dalam kondisi stunting.</p>



<p>Keadaan tersebut, paparnya, terjadi akibat kurangnya wawasan dan pengetahuan seseorang terkait gizi serta kesehatan. Bahkan dari sebelum menikah, saat hamil, hingga melahirkan.</p>



<p>Ibu tiga anak ini berharap para santriwan santriwati dapat ikut mensosialisasikan program-program pemerintah dalam upaya penanganan stunting. Sebab, perihal bahaya stunting, penyebab, bahkan pencegahannya masih belum banyak diketahui oleh masyarakat.</p>



<p>&#8220;Intinya pernikahan anak maupun kasus stunting yang terjadi ini tidak hanya bisa diselesaikan oleh Dinas terkait. Namun harus kerja bersama, baik antara semua lapisan masyarakat dan pemerintah daerah. Dengan demikian, menikah di usia yang benar-benar matang itu adalah kunci keharmonisan dalam sebuah rumah tangga,&#8221; tambah Novita.<strong> (mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200349</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
