<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>harga bawang merah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/harga-bawang-merah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Aug 2021 08:44:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>harga bawang merah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Harga Bawang Merah Anjlok, Petani Probolinggo Mengeluh</title>
		<link>https://memontum.com/harga-bawang-merah-anjlok-petani-probolinggo-mengeluh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2021 08:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anjlok]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[harga bawang merah]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152034</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Harga bawang merah di tingkat petani di Kabupaten Probolinggo, merosot tajam. Per kilogramnya, hanya bawang merah hanya dihargai Rp 9 ribu hingga Rp10 ribu. Merosotnya harga merah, diduga akibat sejumlah daerah yang tengah melakukan panen raya secara bersamaan. Salah seorang petani bawang merah di Desa Tegalrejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Wiwit Hariyadi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Harga bawang merah di tingkat petani di Kabupaten Probolinggo, merosot tajam. Per kilogramnya, hanya bawang merah hanya dihargai Rp 9 ribu hingga Rp10 ribu. Merosotnya harga merah, diduga akibat sejumlah daerah yang tengah melakukan panen raya secara bersamaan.</p>



<p>Salah seorang petani bawang merah di Desa Tegalrejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Wiwit Hariyadi, mengatakan jika merosotnya harga bawang merah tersebut sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. &#8220;Untuk sekarang murah, karena pasokan dari petani sangat banyak. Biasa, kalau barangnya banyak pasti harganya akan murah,&#8221; ucapnya, Sabtu (28/08) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-dorong-penerapan-dashboard-monitoring-di-rsud-dr-mohammad-saleh">Wali Kota Probolinggo Dorong Penerapan Dashboard Monitoring di RSUD dr Mohammad Saleh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-ekosistem-perairan-wali-kota-probolinggo-4-tebar-bibit-ikan-di-ranu-sentong">Jaga Ekosistem Perairan, Wali Kota Probolinggo 4 Tebar Bibit Ikan di Ranu Sentong</a></li>
</ul>


<p>Wiwit menyebut dengan harga yang hanya Rp 9 ribu sampai Rp10 ribu perkilogram, petani tidak mendapat keuntungan. Bahkan, bisa dikatakan merugi.</p>



<p>“Kami hanya bisa berharap, masalah seperti ini juga menjadi perhatian wakil rakyat dan pemerintah. Apalagi, kondisi sekarang di tengah pandemi juga PPKM, ”terangnya dengan wajah lesu.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Kota Probolinggo, Fitriawati, membenarkan harga bawang merah di tingkat petani mengalami kemerosotan sejak beberapa bulan yang lalu. Harga tersebut jauh dari harga Break Event Point (BEP) atau harga impas.</p>



<p>&#8220;BEP-nya itu Rp 12.900 per kilogram. Harga mulai turun sejak satu bulan setengah ini. Sebelumnya, harga bawang merah masih bertahan dikisaran harga Rp 25 ribu perkg. Hingga memasuki Juli dan Agustus, harga terus turun menjadi Rp 10 ribu perkg,&#8221; terangnya. Dirinya menyebut, merosotnya harga bawang merah, karena saat ini sedang terjadi panen raya termasuk di daerah lainnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah. &#8220;Ada beberapa daerah kabupaten dan kota, yang saat ini sedang panen raya. Seperti Kendal, Demak dan NTT juga,&#8221; jelasnya. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152034</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuki Musim Penghujan Harga Bawang Merah dan Putih Meroket</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-musim-penghujan-harga-bawang-merah-dan-putih-meroket</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 13:28:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bawang putih]]></category>
		<category><![CDATA[harga bawang merah]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Komoditas harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Tradisional Kota Probolinggo cenderung naik. Kenaikan tersebut diduga, terlambatnya pasokan dari pihak distributor. Seperti pengakuan Harto (33), seorang pedagang pasar tradisional di pasar PPI Mayangan Kecamatan Mayangan. Dirinya menjual bawang merah perkilogram mencapai RP 30 ribu, sebalumnya hanya Rp 27.500,- saja. ”Bawang putih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Komoditas harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Tradisional Kota Probolinggo cenderung naik. Kenaikan tersebut diduga, terlambatnya pasokan dari pihak distributor.</p>
<p>Seperti pengakuan Harto (33), seorang pedagang pasar tradisional di pasar PPI Mayangan Kecamatan Mayangan. Dirinya menjual bawang merah perkilogram mencapai RP 30 ribu, sebalumnya hanya Rp 27.500,- saja. ”Bawang putih juga naik, dari seharga Rp 17.500 ribu sekarang Rp 20 ribu per kilogram,” katanya, Minggu (25/10/2020).</p>
<p>Meski pasokan awal berlimpah, kenaikan harga bawang tersebut terjadi karena adanya keterlambatan pengiriman ke pasar dalam dua pekan terakhir. ”Kita dapat kabar dari beberapa distributor, kenaikannya diakibatkan memasuki hujan juga pasokan dari sejumlah daerah terjadi keterlambatan pengiriman barang, namun tidak tahu karena faktor apa,” jelasnya</p>
<p>Namun demikian, kata Harto untuk daya beli masyarakat masih stabil meski ada kenaikan yang didominasi pembeli dari ibu rumah tangga. ”Alhamdulillah, penjualan masih bagus meski kadang dipertanyakan pembeli kenapa ada kenaikan,” ucapnya.</p>
<p>Sementara, Lia ( 27), pedagang sayuran lainnya di pasar tersebut mengatakan, pemerintah atau dinas terkait untuk segera mengantisipasi lonjakan harga bawang, meski perlahan sudah mulai merangkak naik. Apalagi saat ini mulai memasuki musim penghujan.</p>
<p>”Biasanya, pada musim hujan daerah-daerah penghasil bawang mengalami gagal panen karena banjir. Tentunya, akan mempengaruhi harga, bahkan bisa terjadi kelangkaan,” tandasnya.</p>
<p>Salah satu pembeli, Ida (50) mengatakan, untuk bawang merah juga bawang putih ada kenaikan Rp 1000. “Sebelumnya hanya Rp 19.00. Ini kami beli agak banyak takut harganya naik terus,” ucapnya. <strong>(geo/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126444</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
