<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Harga Sayuran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/harga-sayuran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Dec 2022 11:27:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Harga Sayuran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok dan Sayur Mayur di Situbondo Mulai Naik</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-harga-bahan-pokok-dan-sayur-mayur-di-situbondo-mulai-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2022 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[harga naik]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[jelang natal dan tahun baru]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Natal dan Tahun Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru (Natarul) 2023, harga sejumlah kebutuhan pokok dan sayur mayur di pasar tradisional di Situbondo, terus merangkak naik. Salah satunya, seperti di Pasar Tradisional Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Beberapa bahan pokok, seperti diantaranya bawang merah yang sebelumnya harganya sebesar Rp 28 ribu naik menjadi Rp 35 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru (Natarul) 2023, harga sejumlah kebutuhan pokok dan sayur mayur di pasar tradisional di Situbondo, terus merangkak naik. Salah satunya, seperti di Pasar Tradisional Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Beberapa bahan pokok, seperti diantaranya bawang merah yang sebelumnya harganya sebesar Rp 28 ribu naik menjadi Rp 35 ribu perkilogram dan bawang putih harga sebelumnya Rp 17 ribu, naik menjadi sebesar Rp 21 ribu perkilogram. Hal serupa, juga pada harga minyak goreng curah juga ikut naik dari harga sebesar Rp 14 ribu naik menjadi sebesar Rp 16.500 perkilogram. Lalu, telur naik menjadi Rp 30 ribu dari harga sebelumya yang hanya sebesar Rp 27 ribu.</p>



<p>Tidak hanya itu, harga cabe kecil yang harganya sebesar Rp 28 ribu, saat ini naik drastis menjadi sebesar Rp 40 ribu perkilogram. Harga beras jenis 64 harganya ikut naik dari harga sebesar Rp 12 ribu menjadi Rp 13 ribu perkilogram.</p>



<p>Yang menarik, harga sayur mayur turut naik dalam sepekan terakhir ini. Diantaranya, kentang yang sebelumnya harga berkisar Rp 14 ribu naik menjadi sebesar Rp 16 ribu perkilogram dan kubis yang harga sebesar Rp 4 ribu naik menjadi Rp 8 ribu perkilogram serta harga seledri naik sebesar 50 persen dari harga sebelumnya Rp 25 ribu menjadi Rp 50 ribu perkilogram.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Salah seorang pedagang pracangan di Pasar Mimbaan, Badriya, mengaku sejak seminggu terakhir ini harga kebutuhan pokok harga mulai naik. Meski kenaikan harganya tidak terlalu besar, namun cukup dirasakan oleh para pelanggan.</p>



<p>&#8220;Naiknya berkisar Rp 2 ribu hingga Rp 4 ribu,&#8221; ujarnya, saat ditemui di Pasar Mimbaan, Selasa (13/12/2022) tadi.</p>



<p>Badriya sendiri, mengaku kaget dengan kenaikan harga sayur mayur yang cukup tinggi. Padahal, kenaikan harga sayur mayur kenaikannya harganya tidak terlalu mahal. &#8220;Contohnya harga daun seledri yang bisanya Rp 20 hingga 25 ribu, sekarang harga naik drastis menjadi sebesar Rp 50 ribu per kilogramnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, pedagang yang lain, Purwati, juga mengaku terjadinya kenaikan beberapa bahan pokok tersebut. &#8220;Harga bawang merah dan cabe yang naiknnya tinggi. kalau yang lain naiknya hanya sebesar Rp 2 hingga Rp ribu per kilogramnya,&#8221; kata Purwati.</p>



<p>Mengenai kenaikan tersebut, Purwati mengaku, tidak mengetahui penyebab melonjaknya sejumlah bahan pokok dan sayur mayur di pasaran. &#8220;Mau gimana lagi, meski harga naik, kami tetap membeli agar konsumen saya tidak kecewa,&#8221; ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pantau Harga Sayuran Jelang Nataru, DKUPP Bersama DPKPP Sidak Pasar Tradisional</title>
		<link>https://memontum.com/pantau-harga-sayuran-jelang-nataru-dkupp-bersama-dpkpp-sidak-pasar-tradisional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2020 16:46:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DKUPP]]></category>
		<category><![CDATA[DPKPP]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Natal dan Tahun Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sidak Pasar Tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130139</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo bersama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional, Rabu (16/12) tadi. Hal itu dilakukan, untuk mengecek sekaligus mengantisipasi lonjakan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala DKUPP Kota Probolinggo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://memontum.com/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo bersama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional, Rabu (16/12) tadi. Hal itu dilakukan, untuk mengecek sekaligus mengantisipasi lonjakan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).</p>
<p>Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan untuk persediaan bahan pokok di wilayah Kota Probolinggo, masih relatif stabil. Persediaan Sembako yang telah dilakukan pemantauan dibeberapa pasar baru serta pasar tradisional, dirasa masih bisa mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Nataru.</p>
<p>“Untuk ketersediaan bahan pokok, cukup. Ter, ketersediaan di Bulog, juga sudah mencukupi. Jadi, untuk Nataru nanti, Insya Allah aman,” katanya.</p>
<p>Ditambahkan, upaya pengendalian harga kebutuhan pokok jelang Nataru, sudah setiap hari dilakukan pemantauan. Bahkan, pihaknya telah bekerja sama dengan tim Satgas Pangan setempat. Sehingga, akan langsung memproses jika ditemui kecurangan dalam penetapan harga bahan pokok di pasar tradisional.</p>
<p>“Kami juga akan melihat di kantong-kantong pemasok bahan pokok. Kira-kira ada kesulitan apa, sehingga menyebabkan harganya naik. Seperti sayur, apakah karena faktor cuaca, harga telur yang tinggi, apakah karena kenaikan pakan ayam. Bila ada pedagang yang melakukan penyimpangan, seperti berupa penimbunan dan menaikkan harga dengan tidak wajar, maka pasti akan kami tindak,” ujarnya.</p>
<p>Sekretaris DPKPP Kota Probolinggo, Yoyok, menyebutkan bahwa dengan adanya sidak, diharapkan dapat mengetahui permasalahan di lapangan. Sehingga, lonjakan harga dapat dikendalikan dan tidak terjadi kenaikan harga bahan pokok menjelang Nataru.</p>
<p>&#8220;Untuk meredam gejolak harga di masyarakat saat Natal dan tahun baru nanti, kami rutin menggelar sidak kesejumlah pasar tradisional dan modern,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski dalam sidak belum ditemukan harga-harga yang melonjak drastis, namun beberapa kebutuhan diprediksi akan mengalami kenaikan. Seperti, gula pasir, terigu dan telor ayam.</p>
<p>&#8220;Ketika Natal dan tahun baru, biasanya saudara-saudara kita yang beragama Nasrani banyak membuat kue Natal. Sehingga, wajar bila jenis komoditas gula pasir, terigu dan telor ayam sebagai bahan baku kue, akan terjadi kenaikan,&#8221; imbuh Yoyok. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130139</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
