<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>harga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/harga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 14:41:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>harga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Redam Gejolak Harga, Pemkab Lumajang Gencarkan Gerakan Pasar Murah</title>
		<link>https://memontum.com/redam-gejolak-harga-pemkab-lumajang-gencarkan-gerakan-pasar-murah</link>
					<comments>https://memontum.com/redam-gejolak-harga-pemkab-lumajang-gencarkan-gerakan-pasar-murah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gejolak]]></category>
		<category><![CDATA[gencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230184</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang kali ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Lumajang, Rabu (11/02/2026) tadi. Gerakan ini, terbukti menjadi instrumen efektif dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat akan bahan pangan terjangkau. Antusiasme warga yang tinggi, menunjukkan bahwa kebijakan intervensi pasar ini tidak hanya relevan, tetapi juga berdampak langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang kali ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Lumajang, Rabu (11/02/2026) tadi. Gerakan ini, terbukti menjadi instrumen efektif dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat akan bahan pangan terjangkau.</p>



<p>Antusiasme warga yang tinggi, menunjukkan bahwa kebijakan intervensi pasar ini tidak hanya relevan, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan daya beli dan stabilitas konsumsi rumah tangga. Pada pelaksanaan GPM ini, Pemkab Lumajang menyalurkan puluhan ton bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasar. Sementara komoditas yang disediakan, mencakup beras 5 ton, minyak goreng 1.200 liter, gula pasir 1 ton, telur ayam 1 ton, bawang putih 200 kilogram, bawang merah 200 kilogram, cabai rawit 150 kilogram, serta cabai merah besar 150 kilogram.</p>



<p>Volume tersebut dirancang, untuk menjangkau kebutuhan masyarakat luas sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di tingkat konsumen. Respons positif masyarakat ini, menegaskan bahwa selisih harga yang ditawarkan GPM memiliki dampak nyata terhadap pengeluaran harian warga, terutama pada komoditas strategis yang kerap mengalami fluktuasi. Dengan harga yang lebih terkendali, masyarakat memperoleh ruang ekonomi untuk memenuhi kebutuhan lain, sehingga tekanan inflasi di tingkat rumah tangga dapat ditekan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Retno Wulan Andari, menegaskan bahwa penyaluran pangan murah dalam jumlah besar merupakan langkah terukur pemerintah daerah untuk menyeimbangkan sisi pasokan dan permintaan. Menurutnya, GPM tidak sekadar kegiatan jual beli, melainkan intervensi kebijakan yang berdampak sistemik.</p>



<p>“Penyediaan bahan pangan pokok dalam volume besar dan harga terjangkau ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus meredam gejolak harga di pasar. Antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa kebijakan ini tepat sasaran,” ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, GPM juga berfungsi sebagai mekanisme pengendalian harga secara tidak langsung. Dengan masuknya pasokan tambahan ke tingkat konsumen, tekanan kenaikan harga di pasar dapat dikurangi, sehingga stabilitas harga pangan daerah lebih terjaga.</p>



<p>Pemkab Lumajang menegaskan komitmennya, untuk menjadikan GPM sebagai program berkelanjutan yang adaptif terhadap dinamika harga dan kebutuhan masyarakat. Dengan memperluas jangkauan dan memperkuat volume distribusi, GPM diharapkan terus menjadi penopang ketahanan pangan daerah sekaligus instrumen perlindungan sosial yang konkret bagi masyarakat Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/redam-gejolak-harga-pemkab-lumajang-gencarkan-gerakan-pasar-murah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Malang Lakukan Gerakan Pangan Murah di Tunggulwulung</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-stabilitas-harga-pemkot-malang-lakukan-gerakan-pangan-murah-di-tunggulwulung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[stabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[tunggulwulung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225785</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM), di Kelurahan Tunggulwulung, Minggu (07/09/2025) tadi. Seperti gelaran sebelumnya, pelaksanaan ini disambut antusias warga, dengan langsung memburu sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga telur. Pelaksanaan ini, komparasi harga menjadi alasan utama dalam kegiatan tersebut. Seperti beras, dijual lebih murah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM), di Kelurahan Tunggulwulung, Minggu (07/09/2025) tadi. Seperti gelaran sebelumnya, pelaksanaan ini disambut antusias warga, dengan langsung memburu sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga telur.</p>



<p>Pelaksanaan ini, komparasi harga menjadi alasan utama dalam kegiatan tersebut. Seperti beras, dijual lebih murah hingga Rp 8 ribu perkilogram dibanding harga pasaran. Tidak heran, bila lapak beras menjadi yang paling ramai diserbu warga.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang hadir bersama dengan jajaran Forkopimda, Sekda Kota Malang, Kepala Perangkat Daerah, hingga perwakilan Bank Indonesia dan OJK, menegaskan bahwa GPM merupakan kebijakan nasional yang diterjemahkan ke daerah. “Ini bentuk respon cepat pemerintah atas kondisi yang dihadapi masyarakat. Sesuai instruksi Presiden melalui Mendagri, kegiatan ini akan terus digelar. Setelah di Mulyorejo, ini yang kedua, dan masih ada sembilan titik lagi di Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, GPM bukan sekadar penjualan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Namun, juga bagian dari upaya menjaga inflasi sekaligus stabilitas ekonomi.</p>



<p>“Saya melihat animo masyarakat tinggi, antusias sekali. Tentu kami akan mendukung penuh kebijakan yang berdampak baik bagi masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu juga menekankan, akan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, kestabilan ekonomi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondusifitas wilayah.</p>



<p>“Harapannya ini jadi stimulus yang baik. Kolaborasi pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus berjalan harmonis. Kalau ekonomi masyarakat stabil, otomatis wilayah juga akan lebih kondusif,” imbuh Wahyu. <strong>(kom/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225785</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Malang Gelar Gerakan Pangan Murah demi Indonesia Damai</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-inflasi-dan-jaga-stabilitas-harga-pemkab-malang-gelar-gerakan-pangan-murah-demi-indonesia-damai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[stabilitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225702</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus menunjukkan komitmennya dalam menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Adalah gerakan Gerakan Pangan Murah (GPM) demi Indonesia Damai, yang dilakukan Pemkab Malang, Rabu (03/09/2025) tadi. Gerakan ini, menghadirkan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi warga. Bupati Malang, HM Sanusi, mengatakan bahwa ketahanan pangan memiliki peran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus menunjukkan komitmennya dalam menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Adalah gerakan Gerakan Pangan Murah (GPM) demi Indonesia Damai, yang dilakukan Pemkab Malang, Rabu (03/09/2025) tadi. Gerakan ini, menghadirkan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi warga.</p>



<p>Bupati Malang, HM Sanusi, mengatakan bahwa ketahanan pangan memiliki peran penting dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di tengah masyarakat. &#8220;Keamanan bukan hanya soal menjaga ketertiban, tapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tercukupi. Jika pangan terjamin, maka ketenteraman dan kedamaian akan terwujud,&#8221; kata Bupati Sanusi, dalam rangkaian pelaksanaan &#8216;Apel Jogo Kabupaten Malang, sekaligus Doa bersama dan Peringatan Maulid Nabi serta Gerakan Pangan Murah demi Indonesia Damai&#8217;.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Program Gerakan Pangan Murah yang dilakukan Pemkab Malang, ini diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, dengan menghadirkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp 55 ribu perkemasan atau Rp 11 ribu perkilogram, minyak goreng subsidi Rp 15 ribu perliter, minyak non subsidi Rp18.500 perliter, serta telur ayam dengan harga Rp 24 ribu perkilogram.</p>



<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, menjelaskan bahwa ketersediaan komoditas di kabupaten cukup memadai. &#8220;Untuk beras kami siapkan 5 ton, minyak goreng masing-masing 150 liter dan telur 50 kilogram. Harapannya, gerakan pangan murah ini bisa membantu menstabilkan harga di pasaran serta mengurangi potensi kelangkaan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Program GPM ini, ujarnya, juga menjadi langkah nyata Pemkab Malang dalam mengantisipasi gejolak harga menjelang akhir tahun. &#8220;Selain menjaga keterjangkauan harga, kegiatan tersebut sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga. Kami optimistis inflasi dapat dikendalikan sekaligus menjaga daya beli masyarakat tetap stabil,&#8221; paparnya. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Stabilitas Harga, Bupati Jombang Tinjau Pelaksanaan Pasar Murah untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-stabilitas-harga-bupati-jombang-tinjau-pelaksanaan-pasar-murah-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[stabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219985</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Bupati Jombang, H Warsubi, bersama Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, Sekda, Agus Purnomo, Kepala Kantor Cabang Bulog, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, melakukan peninjauan pelaksanaan Pasar Murah di Balai Desa Dapurkejambon, Kecamatan Jombang, Jumat (07/03/2025) tadi. Di Pasar Murah ini, masyarakat dapat mendapatkan bahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Bupati Jombang, H Warsubi, bersama Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, Sekda, Agus Purnomo, Kepala Kantor Cabang Bulog, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, melakukan peninjauan pelaksanaan Pasar Murah di Balai Desa Dapurkejambon, Kecamatan Jombang, Jumat (07/03/2025) tadi. Di Pasar Murah ini, masyarakat dapat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau.</p>



<p>Bupati Warsubi mengatakan bahwa Pasar Murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. &#8220;Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran,&#8221; kata Bupati Jombang.</p>



<p>Dalam pelaksanaan ini, berbagai komoditi dijual untuk masyarakat. Diantaranya, seperti beras medium lokal Rp 62.500 per 5 kg, beras medium SPHP Rp 56 ribu per 5 kg, Minyakita Rp 13.500 per 800 ml, gula pasir Rp 16.500 per kg serta telur ayam Rp 27 ribu per kg.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui pelaksanaan ini, Bupati Warsubi berharap dapat meringankan beban masyarakat dan membantu menjaga daya beli mereka. Terutama, selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Suwignyo, menambahkan bahwa Pasar Murah ini merupakan salah satu strategi untuk menekan harga bahan pokok yang cenderung naik menjelang hari besar keagamaan. &#8220;Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, agar stok bahan pokok tetap terjaga dan dapat dijual dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain itu, dengan adanya Pasar Murah ini, pihaknya berharap masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan lebih mudah. &#8220;Masyarakat yang hadir pun mengapresiasi Pasar Murah ini dan berharap kegiatan serupa dapat rutin diadakan kembali guna membantu perekonomian masyarakat kecil,&#8221; imbuhnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219985</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Stabilisasi Harga, Pemkot Malang Targetkan Kios Pangan Tersebar di 57 Kelurahan dan Pasar</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-stabilisasi-harga-pemkot-malang-targetkan-kios-pangan-tersebar-di-57-kelurahan-dan-pasar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[stabilisasi]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<category><![CDATA[tersebar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210592</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kios pangan yang telah diresmikan di Pasar Dinoyo, pada Sabtu (08/06/2024) lalu, ditargetkan akan dibuka dan tersebar di 57 kelurahan yang ada di Kota Malang. Rencana itu, nantinya akan dikonsep secara bertahap. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dengan adanya kios pangan tersebut tentunya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kios pangan yang telah diresmikan di Pasar Dinoyo, pada Sabtu (08/06/2024) lalu, ditargetkan akan dibuka dan tersebar di 57 kelurahan yang ada di Kota Malang. Rencana itu, nantinya akan dikonsep secara bertahap.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dengan adanya kios pangan tersebut tentunya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan membeli. Terlebih, harga yang dijual juga relatif lebih murah dibandingkan dengan lainnya.&nbsp;</p>



<p>“Jadi, kios pangan ini untuk mempermudah orang-orang yang akan beli. Sehingga, nanti diharapkan mereka tidak perlu pergi ke pasar, karena di tiap-tiap kelurahan itu ada kios pangan. Nanti secara bertahap, diupayakan akan ada di 57 kelurahan,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Selasa (11/06/2024) tadi.</p>



<p>Kios pangan ini, menurut Wahyu, berbeda dengan Warung Tekan Inflasi (WTI). Walaupun konsepnya, memang sama-sama yaitu untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan. Untuk kios pangan sendiri, tujuannya memang untuk memperpendek rantai pasok, yakni dari petani langsung ke kios pangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau WTI, itukan agar harga di pasaran yang dijual dengan tinggi ini bisa mengikuti Harga Eceran Tinggi (HET), untuk menekan harga di pasaran,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan bahwa kios pangan yang berada di Pasar Dinoyo itu terdiri dari lima kios pangan sayuran, dua kios daging dan dua kios sembako. Selain itu, juga ada gudang yang berfungsi untuk menampung seluruh komoditi dari produsen, yang kemudian disebarkan ke kios-kios pangan yang ada di Pasar Dinoyo.</p>



<p>“Kios pangan ini aktif setiap hari. Yang dijualkan pun itu berasal dari petani langsung, dari peternak ikan langsung, dan sebagainya. Jadi tidak melalui beberapa pengusaha yang bergerak di pedagangan yang akhirnya berakibat pada tingginya harga yang diterima oleh konsumen,” jelasnya.</p>



<p>Slamet juga menargetkan, agar kios pangan tersebut nantinya selain ada di 57 kelurahan, juga tersebar di semua pasar yang ada di Kota Malang. Sebagai informasi, selain launching di Pasar Dinoyo, ada sekitar tiga sampai empat kelurahan yang juga telah memiliki kios pangan tersebut.</p>



<p>“Salah satunya kemarin juga di Al Hikam Jalan Cengger Ayam, Kelurahan Tulusrejo. Minimal nanti di masing-masing kelurahan ada 10 Kios Pangan,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Komoditi Pangan di Kota Malang Alami Kenaikan Harga, Daya Beli Masyarakat Tetap Stabil</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-komoditi-pangan-di-kota-malang-alami-kenaikan-harga-daya-beli-masyarakat-tetap-stabil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[komoditi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[stabil,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206733</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang Puasa Ramadan, beberapa komoditi bahan pokok yang dijual di beberapa pasar Kota Malang, kini mengalami kenaikan harga. Mulai dari telur, gula, daging ayam dan beberapa sayuran lain. Salah satu pedagang Pasar Tawangmangu, Wiwin Indayani, menyampaikan jika harga sayuran yang mengalami lonjakan yakni buncis dan jagung. Jika sebelumnya perkg hanya Rp [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang Puasa Ramadan, beberapa komoditi bahan pokok yang dijual di beberapa pasar Kota Malang, kini mengalami kenaikan harga. Mulai dari telur, gula, daging ayam dan beberapa sayuran lain.</p>



<p>Salah satu pedagang Pasar Tawangmangu, Wiwin Indayani, menyampaikan jika harga sayuran yang mengalami lonjakan yakni buncis dan jagung. Jika sebelumnya perkg hanya Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu, kini melonjak Rp 12 ribu. “Baru hari ini buncis dan jagung itu mengalami kenaikan. Kalau cabai merah besar, cabai rawit, cabai keriting, bawang merah dan bawang putih, itu memang sudah mahal dari beberapa hari yang lalu dan tidak mengalami kenaikan,” kata Wiwin, Rabu (06/03/2024) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, untuk harga cabai merah besar saat ini yaitu Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu perkgnya. Sementara, untuk cabai rawit saat ini yaitu Rp 45 ribu hingga Rp 52 ribu. Harga tersebut tentu tergantung kualitas barang yang dijualkan.</p>



<p>“Harga cabai ini sudah turun meskipun masih mahal. Karena sebelum Pemilu kemarin itu sampai Rp 100 ribu harganya, bahkan yang cabai Rawit itu sampai Rp 110 ribu. Kalau bawang merah dan bawang putih itu masih normal,” ujarnya.</p>



<p>Dengan kenaikan harga tersebut, menurutnya juga tidak ada keluhan dari para pembeli. Sebab, itu juga termasuk kebutuhan pangan sehari-hari yang dibutuhkan oleh masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Alhamdulillah, tidak ada keluhan dari pembeli. Jadi ya jalan seperti biasanya saja. Barang-barang ini kita ngambilnya dari Pasar Karangploso dan Pasar Madyopuro,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk harga daging sapi yang ada di Pasar Tawangmangu masih tetap stabil yaitu Rp 120 ribu. Berbeda halnya dengan daging ayam yang mengalami kenaikan harga hingga Rp 40 ribu dari yang sebelumnya Rp 35 ribu. Kemudian, harga telur dari yang sebelumnya Rp 29 ribu kini meningkat hingga Rp 30 ribu.</p>



<p>Menanggapi kondisi di pasar, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dengan kenaikan harga bahan pokok tersebut nantinya akan dikoordinasikan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang. Sehingga, diharapkan nantinya bisa mengendalikan dan menekan harga.</p>



<p>“Mudah-mudahan dengan kita koordinasi nanti, pada awal Ramadan besok harga-harga sudah mulai terkendali dan juga masyarakat bisa menjangkau untuk membeli bahan pangan pokok,” terang Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika daya beli masyarakat saat ini masih dalam kewajaran (stabil, red). Sebab, menjelang Ramadan kenaikan harga komoditi tersebut dirasa hal yang biasa. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Komoditi Pangan di Kota Malang Alami Kenaikan Harga, Daya Beli Masyarakat Tetap Stabil</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-komoditi-pangan-di-kota-malang-alami-kenaikan-harga-daya-beli-masyarakat-tetap-stabil-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[komoditi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[stabil,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207305</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang Puasa Ramadan, beberapa komoditi bahan pokok yang dijual di beberapa pasar Kota Malang, kini mengalami kenaikan harga. Mulai dari telur, gula, daging ayam dan beberapa sayuran lain. Salah satu pedagang Pasar Tawangmangu, Wiwin Indayani, menyampaikan jika harga sayuran yang mengalami lonjakan yakni buncis dan jagung. Jika sebelumnya perkg hanya Rp [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang Puasa Ramadan, beberapa komoditi bahan pokok yang dijual di beberapa pasar Kota Malang, kini mengalami kenaikan harga. Mulai dari telur, gula, daging ayam dan beberapa sayuran lain.</p>



<p>Salah satu pedagang Pasar Tawangmangu, Wiwin Indayani, menyampaikan jika harga sayuran yang mengalami lonjakan yakni buncis dan jagung. Jika sebelumnya perkg hanya Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu, kini melonjak Rp 12 ribu. “Baru hari ini buncis dan jagung itu mengalami kenaikan. Kalau cabai merah besar, cabai rawit, cabai keriting, bawang merah dan bawang putih, itu memang sudah mahal dari beberapa hari yang lalu dan tidak mengalami kenaikan,” kata Wiwin, Rabu (06/03/2024) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, untuk harga cabai merah besar saat ini yaitu Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu perkgnya. Sementara, untuk cabai rawit saat ini yaitu Rp 45 ribu hingga Rp 52 ribu. Harga tersebut tentu tergantung kualitas barang yang dijualkan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Harga cabai ini sudah turun meskipun masih mahal. Karena sebelum Pemilu kemarin itu sampai Rp 100 ribu harganya, bahkan yang cabai Rawit itu sampai Rp 110 ribu. Kalau bawang merah dan bawang putih itu masih normal,” ujarnya.</p>



<p>Dengan kenaikan harga tersebut, menurutnya juga tidak ada keluhan dari para pembeli. Sebab, itu juga termasuk kebutuhan pangan sehari-hari yang dibutuhkan oleh masyarakat.</p>



<p>“Alhamdulillah, tidak ada keluhan dari pembeli. Jadi ya jalan seperti biasanya saja. Barang-barang ini kita ngambilnya dari Pasar Karangploso dan Pasar Madyopuro,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk harga daging sapi yang ada di Pasar Tawangmangu masih tetap stabil yaitu Rp 120 ribu. Berbeda halnya dengan daging ayam yang mengalami kenaikan harga hingga Rp 40 ribu dari yang sebelumnya Rp 35 ribu. Kemudian, harga telur dari yang sebelumnya Rp 29 ribu kini meningkat hingga Rp 30 ribu.</p>



<p>Menanggapi kondisi di pasar, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dengan kenaikan harga bahan pokok tersebut nantinya akan dikoordinasikan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang. Sehingga, diharapkan nantinya bisa mengendalikan dan menekan harga.</p>



<p>“Mudah-mudahan dengan kita koordinasi nanti, pada awal Ramadan besok harga-harga sudah mulai terkendali dan juga masyarakat bisa menjangkau untuk membeli bahan pangan pokok,” terang Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika daya beli masyarakat saat ini masih dalam kewajaran (stabil, red). Sebab, menjelang Ramadan kenaikan harga komoditi tersebut dirasa hal yang biasa.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207305</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Harga di Pasar Bululawang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-dampingi-presiden-jokowi-tinjau-harga-di-pasar-bululawang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bululawang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194136</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo serta Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, Menteri BUMN, Erick Thohir, Pasar Rakyat Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (24/07/2023) pagi. Kedatangan Presiden Jokowi, pun disambut meriah warga masyarakat Bululawang dan para pengunjung Pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, mendampingi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo serta Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, Menteri BUMN, Erick Thohir, Pasar Rakyat Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (24/07/2023) pagi. Kedatangan Presiden Jokowi, pun disambut meriah warga masyarakat Bululawang dan para pengunjung Pasar Rakyat tersebut.</p>



<p>Selain memastikan perkembangan sejumlah harga bahan pokok, Presiden juga membagikan sejumlah paket bantuan dan hadiah kepada sejumlah warga masyarakat, pedagang dan tukang becak. &#8220;Pagi hari ini saya mengecek juga harga-harga (bahan pokok) di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang. Saya melihat, harga-harga di sini sangat bagus. Saya melihat daging ayam, bisa harganya Rp 34 ribu. Bawang merah juga di harga Rp 26 ribu. Murah sekali di sini. Saya kira ini baik, karena sebagian besar produksinya di Kabupaten Malang. Untuk inflasi, artinya terkendali,&#8221; jelas Presiden Jokowi kepada awak media.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat mendekati pintu depan Pasar Bululawang, Presiden dan Ibu Negara menyapa warga masyarakat yang berbaris rapi di pinggir jalan. Termasuk, saat presiden masih di dalam kendaraan kepresidenan, maupun setiba atau usai turun dari kendaraan.</p>



<p>Didampingi Bupati Malang, selama di pasar nampak berulang kali berjabat tangan membalas warga masyarakat yang menyapa. Setelahnya, lanjut ke dalam area pasar dengan menyapa para pedagang sembari menanyakan harga barang dagangan, seperti bahan Sembako.</p>



<p>Tak ketinggalan, Presiden Jokowi dengan khasnya juga memberikan hadiah kaos kepada mereka yang beruntung. Kemudian, presiden bergeser lanjut berkunjung ke PT Pindad di Kecamatan Turen. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194136</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Harga Bahan Pokok Aman, Presiden RI Tinjau Pasar Bululawang</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-harga-bahan-pokok-aman-presiden-ri-tinjau-pasar-bululawang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aman]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[bululawang]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194061</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pastikan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Malang, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, melakukan kunjungannya ke Pasar Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (24/07/2023) pagi. Dalam kunjungannya, pria yang kerap disapa Jokowi, datang bersama dengan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pastikan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Malang, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, melakukan kunjungannya ke Pasar Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Senin (24/07/2023) pagi. Dalam kunjungannya, pria yang kerap disapa Jokowi, datang bersama dengan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, serta didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Malang, HM Sanusi.</p>



<p>“Pagi hari ini, saya ingin cek harga bahan pokok di Pasar Kabupaten Malang, seperti di pasar-pasar daerah lain. Saya melihat harga-harga di sini sangat bagus,” ujar Presiden Jokowi.</p>



<p>Ditambahkannya, dengan harga yang sudah cukup stabil tersebut, maka menurutnya inflasi di Kabupaten Malang sudah dapat terkendali dengan baik. Terlebih, sebagian besar produksi bahan pokok ada di wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Tadi ada daging ayam di harga Rp 34 ribu, bawang merah juga di harga Rp 26 ribu dan ini murah sekali di sini. Sehingga, untuk inflasi di sini terkendali dengan baik&#8221; katanya.</p>



<p>Kemudian, saat disinggung mengenai LPG subsidi 3 kg yang masih mengalami kelangkaan, pihaknya menyampaikan bahwa akan meninjau langsung ke lapangan. Sebab, menurutnya LPG 3 kg diperebutkan dan seharusnya memang bagi warga yang kurang mampu.</p>



<p>“LPG yang bersubsidi itu memang diperebutkan di lapangan dan itu memang untuk yang kurang mampu, nanti akan kita tinjau,” tambahnya.</p>



<p>Usai melakukan kunjungannya ke Pasar Bululawang, pihaknya melakukan kunjungan selanjutnya ke Gudang Utama Pindad, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Lalu, menuju ke Lapangan Rampal untuk mengujungi Pasar UMKM, Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194061</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
