<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Hari Batik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hari-batik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2022 02:25:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Hari Batik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati Hari Batik, UMKM Probolinggo Gelar Pelatihan Membatik di Segelas Kopi</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-batik-umkm-probolinggo-gelar-pelatihan-membatik-di-segelas-kopi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan batik]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176180</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Umumnya, pembuatan motif batik selalu dilakukan di atas kain dengan menggunakan canting serta malam atau lilin. Namun, berbeda dengan UMKM Kota Probolinggo, pada peringatan Hari Batik Nasional, Minggu (02/10/2022) tadi. UMKM Batik Manggur Kelurahan Triwung Kidul, bekerja sama dengan Aphrodite Coffee Turkish, menggelar pelatihan membatik di atas segelas kopi. Pelatihan yang baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Umumnya, pembuatan motif batik selalu dilakukan di atas kain dengan menggunakan canting serta malam atau lilin. Namun, berbeda dengan UMKM Kota Probolinggo, pada peringatan Hari Batik Nasional, Minggu (02/10/2022) tadi. UMKM Batik Manggur Kelurahan Triwung Kidul, bekerja sama dengan Aphrodite Coffee Turkish, menggelar pelatihan membatik di atas segelas kopi.</p>



<p>Pelatihan yang baru pertama kali digelar di Kota Probolinggo, ini pun disambut antusias oleh peserta pelatihan. Penggagas acara sekaligus pemilik Batik Manggur, Siti Malikha, mengungkapkan bahwa agenda ini bertujuan untuk merubah kesan masyarakat bahwa membatik itu sulit dan membosankan.</p>



<p>“Karena tidak semua orang memahami batik, bahkan kadang kesannya mau belajar batik itu sulit, maka, kami membatiknya tidak cuma di kain. Namun, bisa melukis di kopi, terutama untuk pecinta kopi,” jelas Siti Malikha.</p>



<p>Proses membatik di kopi ini, ujarnya, harus menggunakan kopi jenis latte. Yakni, kopi hitam yang dicampur dengan susu dengan lapisan busa susu atau foam diatasnya. Selanjutnya, motif, gambar atau pola dilukis menggunakan bantuan pensil kopi di atas lapisan foam. Sehingga didapatkan sebuah gambar dengan gradasi warna putih dari foam dan warna coklat dari kopi.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Diungkapkan oleh barista (peracik kopi) dari Aphrodite Coffee Turkish, Daryl Alifian, kunci dari proses membatik di atas kopi ini adalah imajinasi dari pembuatnya. “Sebenarnya itu fokus sama imajinasinya harus dikuatin lagi. Karena, sering referensi lihat-lihat di media sosial itu juga bisa untuk gambar batik yang ada di kopinya itu nanti,” kata barista yang sudah bertahun-tahun menekuni dunia pembuatan kopi itu.</p>



<p>Dalam pelatihan membatik di atas kopi ini, dirinya mengajarkan motif gambar-gambar sederhana kepada peserta pemula itu. “Sementara ini masih gambar yang pemula banget, seperti gambar kucing, anjing, sama rata-rata beruang juga bisa,” terang Daryl.</p>



<p>Salah satu peserta pelatihan, Husnul, turut membuktikan bahwa membatik di atas kopi itu bisa dilakukan. “Namanya belajar, susah-susah gampang, ternyata membatik di atas kopi itu memang bisa, bukan hanya di kain saja,” kata Husnul yang saat itu fokus berlatih menggambar motif kucing.</p>



<p>Selain membatik di atas kopi, pelaksana acara juga menyertakan pelatihan membatik menggunakan media kain. Dengan pilihan teknik membatik cap, teknik batik Ecoprint dan batik Sibori.</p>



<p>Agenda pelatihan ini, juga sekaligus mempromosikan kampanye persahabatan global yang diikuti oleh Kota Probolinggo pada ajang We Love Cities. Pelatihan batik di Hari Batik Nasional, juga sebagai upaya melestarikan batik motif kearifan lokal agar terus dipakai dan dicintai pemakainya. Hal tersebut, diungkapkan oleh Siti Malikha di sela-sela pelatihan. “Untuk melestarikan budaya ini, semua teman-teman lebih semangat untuk membatik dan juga untuk memakai hasil produk daerah sendiri, yakni batik khas Kota Probolinggo,” ungkap Siti Malikha. <strong>(pro/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komunitas Batik Peringati Hari Jadi</title>
		<link>https://memontum.com/komunitas-batik-peringati-hari-jadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 09:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik]]></category>
		<category><![CDATA[karangploso]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran Batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124837</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Komunitas batik di Kecamatan Karangploso, menggelar pameran batik yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Karangploso, Jumat (2/10) pagi. Kegiatan ini digelar, dalam rangka memperingati hari batik nasional, sekaligus untuk mengembangkan potensi batik yang dimiliki masyarakat Karangploso. &#8220;Pameran batik ini dilakukan oleh komunitas batik Kecamatan Karangploso, dalam rangka memperingati hari batik 2020,&#8221; kata Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Komunitas batik di Kecamatan Karangploso, menggelar pameran batik yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Karangploso, Jumat (2/10) pagi. Kegiatan ini digelar, dalam rangka memperingati hari batik nasional, sekaligus untuk mengembangkan potensi batik yang dimiliki masyarakat Karangploso.</p>
<p>&#8220;Pameran batik ini dilakukan oleh komunitas batik Kecamatan Karangploso, dalam rangka memperingati hari batik 2020,&#8221; kata Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Komunitas Batik Karangploso, Ita Fitria.</p>
<p>Agar pelaksanaan berjalan lancar, tambahnya, kegiatan tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Sehingga, tidak menimbulkan penularan covid-19, saat pameran berlangsung.</p>
<p>Ditambahkan, pelaksanaan acara diikuti pengrajin batik dari sembilan desa di Kecamatan Karangploso. Kesemuanya, memamerkan potensi batik yang dimiliki dengan ciri kas masing-masing desa.</p>
<p>Potensi batik yang dimiliki oleh Kecamatan Karangploso, ujarnya, memiliki karakter yang berbeda-beda. Sedangkan untuk potensinya, itu sangat luar biasa. Karena, bisa dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Perkembangan batik di sini, memiliki khasnya sendiri. Seperti, motif Bunga Ploso dan dibatik dengan metode canting,&#8221; terangnya. <strong>(mg2/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124837</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Batik, Puluhan Siswa SDI Aulia Lomba Mewarna</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-batik-puluhan-siswa-sdi-aulia-lomba-mewarna</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2018 13:15:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58643-peringati-hari-batik-puluhan-siswa-sdi-aulia-lomba-mewarna</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Puluhan siswa Sekokah Dasar Islam (SDI) Aulia, Kecamatan Prambon, Sidoarjo mengikuti lomba mewarnai batik. Lomba yang digelar di depan kelas ini, selain untuk memperingati Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, juga untuk melestarikan budaya bangsa. Kepala SDI Aulia Prambon, Ali Murtadho mengatakan kegiatan ini digelar agar anak-anak bisa mengenal budaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Puluhan siswa Sekokah Dasar Islam (SDI) Aulia, Kecamatan Prambon, Sidoarjo mengikuti lomba mewarnai batik. Lomba yang digelar di depan kelas ini, selain untuk memperingati Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, juga untuk melestarikan budaya bangsa.</p>
<p>Kepala SDI Aulia Prambon, Ali Murtadho mengatakan kegiatan ini digelar agar anak-anak bisa mengenal budaya bangsa Indonesia, salah satunya batik. Tujuannya, muncul rasa cinta dan bangga terhadap budaya sendiri.</p>
<p>&#8220;Kami berharap anak-anak punya semangat untuk mempertahankan dan melestarikan budaya asli Indonesia itu,&#8221; kata Ali Murtadho kepada Memo X, Rabu (03/10/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181003-WA0026-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-58644" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181003-WA0026-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181003-WA0026-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Salah seorang guru SDI Aulia, Atik Nurifatul Ula menguraikan meski masih dalam masa penilaian tengah semester, tidak menyurutkan niat siswa SDI Aulia untuk memperingati Hari Batik. Semua warga sekolah termasuk guru dan peserta didik memakai baju batik.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini untuk menambah semaraknya peringatan hari Batik, di depan kelas terhampar batik dengan motif dan kemasan yang berbeda. Peringatan ini bertujuan untuk memperkenalkan batik sejak dini kepada siswa,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Atik menguraikan sejarah batik dan kedudukan batik merupakan ciri khas bangsa Indonesia. Batik sudah diakui internasional, maka sebagai bangsa Indonesia wajib bangga.</p>
<p>&#8220;Kami juga mengenalkan sejarah batik, alat-alat yang digunakan untuk membuat batik, seperti canting. Siswa juga mengikuti dengan sangat antusias. Karena kegiatan ini hal baru bagi mereka (siswa),&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara rangkaian terakhir dari acara ini, siswa diajak berkompetisi berkreasi, berekspresi dan menuangkan imajinasi dengan mewarnai motif batik yang diberikan pihak sekolah. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58643</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
