<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hari bumi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hari-bumi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Apr 2022 13:40:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hari bumi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati Hari Bumi, Binus Malang Luncurkan Program Baru</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-bumi-binus-malang-luncurkan-program-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 13:40:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[binus]]></category>
		<category><![CDATA[hari bumi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Peringati Hari Bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memperingati Hari Bumi, Binus University Kampus Malang, meluncurkan program Binus Malang Sustainable Campus (Bimasuca). Peluncuran ini, sebagai bentuk kepedulian nyata yayasan atas isu lingkungan hidup. Kegiatan ini, dilakukan pada Jumat (22/04/2022) tadi. Program yang dilakukan ini, mendapat respon positif dari Campus Director Binus Malang, Dr Robertus Tang Herma SE MM. Dirinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memperingati Hari Bumi, Binus University Kampus Malang, meluncurkan program Binus Malang Sustainable Campus (Bimasuca). Peluncuran ini, sebagai bentuk kepedulian nyata yayasan atas isu lingkungan hidup. Kegiatan ini, dilakukan pada Jumat (22/04/2022) tadi.</p>



<p>Program yang dilakukan ini, mendapat respon positif dari Campus Director Binus Malang, Dr Robertus Tang Herma SE MM. Dirinya mengatakan, bahwa antusiasme dalam kegiatan tersebut sangat tinggi, dengan diikuti oleh Binusian Malang.</p>



<p>“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, lingkungan kampus semakin hijau dan bersih serta rasa tanggung jawab seluruh civitas akademika dalam merawat bumi semakin kuat,” ucap Robertus, Jumat (22/04/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan sebuah inisiatif, yang memiliki beberapa tujuan. Pertama, tentunya untuk mengedukasi pentingnya literasi lingkungan, lalu untuk penerapan pemilahan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan bank sampah dan sistem daur ulang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-dan-ketersediaan-bahan-pokok-pemkab-lumajang-gelar-pasar-ramadan">Stabilkan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, Pemkab Lumajang Gelar Pasar Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-banyuwangi-dukung-penuh-pembangunan-spbn-untuk-aktivasi-melaut-nelayan">Bupati Banyuwangi Dukung Penuh Pembangunan SPBN untuk Aktivasi Melaut Nelayan</a></li>
</ul>


<p>“Selain beberapa hal itu, tentunya juga sebagai penguatan branding Kampus, sebagai green campus yang dapat dijadikan contoh dalam pengembangan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” lanjutnya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut l, ada beberapa rangkaian acara. Seperti penanaman pohon, serta kegiatan workshop ecoprint, membuat batik dengan menggunakan pewarna alami dari dedaunan. Pelatihan tersebut diadakan secara gratis.</p>



<p>“Hal ini kami lakukan tentunya untuk mengedukasi seluruh civitas akademika tentang kegiatan ramah lingkungan yang menarik dan bisa dilakukan oleh semua kalangan,” terangnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Bumi, Dolanan Probolinggo Usung Tema Literasi Sejak Dini untuk Segarkan Bumi</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-bumi-dolanan-probolinggo-usung-tema-literasi-sejak-dini-untuk-segarkan-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Apr 2021 10:21:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hari bumi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan dringu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141116</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kegiatan Dolanan (Dongeng Keliling Anak-anak) yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo, menyapa anak-anak yang ada di Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Sabtu (24/04) tadi. Dolanan kali ini, mengambil tema &#8216;Literasi Sejak Dini untuk Segarkan Bumi&#8217;. Sengaja tema itu diusung, karena bersamaan dengan momentum Hari Bumi, yang jatuh pada 22 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kegiatan Dolanan (Dongeng Keliling Anak-anak) yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo, menyapa anak-anak yang ada di Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Sabtu (24/04) tadi.</p>



<p>Dolanan kali ini, mengambil tema &#8216;Literasi Sejak Dini untuk Segarkan Bumi&#8217;. Sengaja tema itu diusung, karena bersamaan dengan momentum Hari Bumi, yang jatuh pada 22 April 2021. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, diisi dengan aktifitas mendongeng tentang satwa, mewarnai gambar bertema lingkungan hidup, membaca buku bergambar dan games anak-anak.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
</ul>


<p>Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo, Abdul Halim, melalui Kepala Bidang Perpustakaan, Suryana Nuring Perbawani, mengatakan kegiatan dolanan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan literasi pada anak-anak dengan aktifitas komunikasi 2 arah.</p>



<p>“Selama ini anak-anak sering melakukan komunikasi dengan gudget. Namun komunikasi yang dilakukan ini hanya berlangsung satu arah. Jika dibiarkan lama, maka IQ anak akan stagnan,” katanya.</p>



<p>Namun dengan kegiatan dolanan, jelas Nuring, anak-anak akan ada interaksi karena aktifitas komunikasi dilakukan dua arah. Misalnya melalui kegiatan dongen, games dan lain sebagainya.</p>



<p>“Dengan kegiatan dolanan ini, anak-anak diajari kemampuan untuk menyerap informasi yang diterimanya. Kemudian bisa menceritakan kembali apa yang didengarnya melalui bahasanya sendiri,” jelasnya.</p>



<p>Sehubungan masih dalam suasana pandemi Covid-19, kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau handsanitizer serta menjaga jarak.</p>



<p>“Melalui kegiatan dolanan ini harapannya anak-anak terasah kemampuannya dalam mendengar, mengamati, membaca, mencerna informasi dan kemudian menceritakan kembali dengan bahasa yang verbal sesuai kemampuan masing-masing,” harapnya.<strong> (geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141116</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sutiaji Bagikan Sembako Gratis di Klenteng Eng An Kiong</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-bagikan-sembako-gratis-di-klenteng-eng-an-kiong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Aug 2018 13:05:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[hari bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Eng An Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[Kong Hu Cu]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako Gratis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=52964</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; “Saya tanya persediannya bertambah, tapi mohon mungkin yang daftar jangan tambah terus, ketika tambah terus berarti ada indikasi kemiskinan kita semakin bertambah. Jadi kalo bisa yang datang ngak banyak tapi bingkisannya yang banyak” ujar Sutiaji (25/8/2018) mengawali pembagian sembako gratis di Klenteng Eng An Kiong. Dalam rangka perayaan hari bumi umat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; “Saya tanya persediannya bertambah, tapi mohon mungkin yang daftar jangan tambah terus, ketika tambah terus berarti ada indikasi kemiskinan kita semakin bertambah. Jadi kalo bisa yang datang ngak banyak tapi bingkisannya yang banyak” ujar Sutiaji (25/8/2018) mengawali pembagian sembako gratis di Klenteng Eng An Kiong.  </p>
<p>Dalam rangka perayaan hari bumi umat Kong Hu Cu, Yayasan Klenteng Eng An Kiong Kota Malang seperti tahun-tahun sebelumnya mengadakan pembagian Sembako gratis yang merupakan bagian dari sedekah bumi. Plt. Walikota Malang Sutiaji bersama Forpimda Kota Malang hadir dan turut membagikan bingkisan yang berisikan satu paket sembako. Masyarakat dari anak-anak sampai lansia yang berjumlah ribuan hadir dalam acara ini, bukan hanya dari Kota Malang, tapi juga berasala dari Kabupaten Malang, Pasuruan bahkan ada yang berteriak mengaku dari Madura.</p>
<p><a href="https://memontum.com/52964-sutiaji-bagikan-sembako-gratis-di-klenteng-eng-an-kiong/img-20180825-wa0103-copy" rel="attachment wp-att-52967"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0103-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-52967" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0103-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0103-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Tradisi sedekah bumi merupakan tradisi turun-temurun di Kelenteng Eng An Kiong, bahkan sejak Klenteng ini berdiri pada tahun 1825. Pembagian Sembako tahun 2018 ini berjumlah 7.000 paket yang berisi beras 4 kilogram dan mie bihun. </p>
<p><a href="https://memontum.com/52964-sutiaji-bagikan-sembako-gratis-di-klenteng-eng-an-kiong/img-20180825-wa0108-copy" rel="attachment wp-att-52968"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0108-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-52968" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0108-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0108-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>“Ini hari kita mengadaakan sembahyang untuk arwah, kepada leluhur kita, kepada teman-teman kita, kawan-kawan kita yang sudah mendahului kita. Berikutnya kita juga membagikan sembako kepada tetangga-tetangga kita yang membutuhkan. Mohon dengan sangat jangan dilihat dari nilainya ato barangnya, yang penting silahturahmi kita lebih akrab, lebih kepada persaudaraan kita, Kita itu semua sama, kita adalah adalah saudara. Kita adalah satu jiwa, Arema” tegas Edy, salah satu pengurus Kelenteng Eng An Kiong. </p>
<p><a href="https://memontum.com/52964-sutiaji-bagikan-sembako-gratis-di-klenteng-eng-an-kiong/img-20180825-wa0102-copy" rel="attachment wp-att-52969"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0102-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-52969" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0102-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180825-WA0102-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a> </p>
<p>Pemerintah Kota Malang mengapresiasi positif kegiatan yang dilakukan Klenteng Eng An Kiong, keperdulian pengurus mulai dari dulu sampai sekarang tetap terjaga.  Kegiatan seperti ini membantu pemerintah dalam mengentas kemiskinan tidak hanya Kota Malang tapi juga Kota dan Kabupaten sekitar Malang Raya. </p>
<p>Selanjutnya dalam pembagian sembako gratis ini tidak lupa Plt. Walikota Malang Sutiaji mengajak berdoa untuk saudara-saudara kita yang ditimpa musibah di Lombok. “Kita berdoa menurut agama dan keyakinan kita masing-masing. Kalo hari ini kita bisa hadir, tapi saudara di lombok juga lagi dalam kegelisahan, maka kita perlu bersyukur, artinya masih dalam suasana kenikmatan” pungkas Sutiaji.<strong>(hms/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52964</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Mojokerto Ajak Masyarakat Buang Sampah pada Tempatnya</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-mojokerto-ajak-masyarakat-buang-sampah-pada-tempatnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2018 14:50:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[hari bumi]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=38866</guid>

					<description><![CDATA[Disampaikan Pada Peringatan Hari Bumi di WWT &#160; Memontum Mojokerto &#8211; Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Phasa(MKP) mengajak seluruh lapisan masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Ajakan Bupati itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Bumi di Wisata Waduk Tanjungan (WWT) Kemlagi Mojokerto, Minggu (22/04/2018). Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kepala DLH Zainul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Disampaikan Pada Peringatan Hari Bumi di WWT</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Phasa(MKP) mengajak seluruh lapisan masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Ajakan Bupati itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Bumi di Wisata Waduk Tanjungan (WWT) Kemlagi Mojokerto, Minggu (22/04/2018).</p>
<p>Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kepala DLH Zainul Arifin, Asisten Perekonomian Pembangunan, Camat Se- Kabupaten Mojokerto, Kepala Desa se-Kecematan Kemlagi, Para UPT, Ketua Tim Pengurus PKK Kabupaten Mojokerto dan Siswa SMP se Kabupaten Mojokerto.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto Zainul Arifin, pentingnya diperingati Hari Bumi adalah untuk menyadarkan manusia akan pentingnya menjaga dan melestarikan bumi ini dengan kesadaran masing-masing. Di mulai dari pribadi, anak-anak, Komunitas dan sampai usia dewasa.</p>
<p>&#8220;Hari Bumi ini diciptakan agar mampu menyadarkan manusia akan pentingnya menjaga bumi kita dari segala adat yang bisa merusak akibat tangan manusia sendiri,&#8221; terang Zainul.</p>
<p>Ditambahkannya, acara Hari Bumi kali ini juga diadakan beberapa perlomba&#8217;an, diantaranya, lomba melukis poster hari bumi dengan tema END PLASTIC POLUTION yang diikuti oleh sekitar 142 anak SMP se Kabupaten Mojokerto.</p>
<p>&#8220;Pemenang lomba lukis juara 1,2 dan 3 dan juara harapan 1,2 dan 3 serta berhak mendapatkan uang, tropi dan piagam penghargaan,&#8221; jelas Zainul. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">38866</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembangunan di Kota Batu Tak Pedulikan Ekologi</title>
		<link>https://memontum.com/pembangunan-di-kota-batu-tak-pedulikan-ekologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2018 11:40:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Gemulo]]></category>
		<category><![CDATA[hari bumi]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=38542</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8212; Peringati Hari Bumi, Komunitas Nawakalam Gemulo tak hentinya menyoroti eksploitasi secara berlebihan hingga menimbulkan masalah-masalah ekologis di Kota Batu. Terbukti yakni turunnya daya dukung lingkungan yang mengakibatkan bencana alam seperti longsor, banjir, perubahan iklim yang tidak teratur, bahkan hilangnya sumber mata air. Dalam satu dawasarsa terakhir, ungkap Pradipta Indra Ariono perwakilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8212; Peringati Hari Bumi, Komunitas Nawakalam Gemulo tak hentinya menyoroti eksploitasi secara berlebihan hingga menimbulkan masalah-masalah ekologis di Kota Batu. Terbukti yakni turunnya daya dukung lingkungan yang mengakibatkan bencana alam seperti longsor, banjir, perubahan iklim yang tidak teratur, bahkan hilangnya sumber mata air.</p>
<p>Dalam satu dawasarsa terakhir, ungkap Pradipta Indra Ariono perwakilan Nawakalam Gemulo, penurunan daya dukung lingkungan terjadi. Penurunan daya dukung lingkungan yang terjadi diakibatkan perubahan status Kota Batu dari kultur yang agraris menjadi kota pariwisata. Banyaknya pembangunan wisata dan industri di Kota Batu membuat hilangnya sumber mata air hingga 50 persen.</p>
<p>&#8220;Naiknya suhu di Kota Batu sehingga tidak lagi menyimpan udara yang sejuk, kemacetan yang terjadi akibat wisatawan berdatangan dan masih banyak kerusakan-kerusakan diakibatkan pembangunan yang tidak memperhatikan sisi ekologis, &#8221; keluhnya, Minggu (22/4/2018).</p>
<p>Keluhan pegiat lingkungan ini dibuktikan dengan menggelar acara ‘Ngeresiki Bumi’, warga serta komunitas Nawakalam Gemulo mengawali acara dengan kerja bakti. Area sumber dibersihkan dari semak belukar dan sampah. Beberapa tembok juga dicat ulang agar terlihat sedap dipandang. Usai kerja bakti, digelar doa bersama dengan tumpengan adat Jawa. Doa dipimpin langsung sesepuh desa.</p>
<p>&#8221; Tujuan momen peringatan hari bumi ini kami lakukan sebagai wujud syukur atas alam yang masih bisa menghidupi. Kami juga mendo’akan bagi mereka yang telah mengeksploitasi lingkungan demi kepentingan segelintir agar segera sadar,&#8221; kata Pradipta.</p>
<p>Bukan hanya itu, doa juga memohon kepada Sang Pencipta agar warga Kota Batu semakin kuat melestarikan lingkungan. Sebab, hal ini juga sebagai warisan untuk anak -cucu kelak. Memohon agar Tuhan terus memberikan kesadaran betapa sangat berharganya alam dan sumber air di Kota Batu. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">38542</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
