<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Hari Jadi Kota Probolinggo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hari-jadi-kota-probolinggo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2021 13:17:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Hari Jadi Kota Probolinggo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Malam Perayaan Hari Jadi Kota Probolinggo, Wali Kota Luncurkan Empat Aplikasi Layanan Masyarakat Berbasis Digital</title>
		<link>https://memontum.com/malam-perayaan-hari-jadi-kota-probolinggo-wali-kota-luncurkan-empat-aplikasi-layanan-masyarakat-berbasis-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2021 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Kota Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152707</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo menggelar malam perayaan Hari Jadi ke 662 Kota Probolinggo di Puri Manggala Bakti, Sabtu (04/09) malam. Meski dirayakan di tengah pandemi Covid-19, namun inovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat selama masa pandemi, terus dilakukan. Tidak ketinggalan, dalam gelaran itu juga dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan disaksikan secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo menggelar malam perayaan Hari Jadi ke 662 Kota Probolinggo di Puri Manggala Bakti, Sabtu (04/09) malam. Meski dirayakan di tengah pandemi Covid-19, namun inovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat selama masa pandemi, terus dilakukan. Tidak ketinggalan, dalam gelaran itu juga dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan disaksikan secara virtual melalui media sosial Pemerintah Kota Probolinggo.</p>



<p>Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, yang hadir bersama istri, Aminah Hadi Zainal Abidin, Forkopimda, Sekda Kota, drg Ninik Ira Wibawati, serta sejumlah undangan, terlihat antusias menyaksikan penampilan tarian pembuka yakni Jaran Bodhag sebagai kesenian khas Kota Probolinggo. Berikutnya, acara diisi dengan pembacaan puisi dan pantun oleh siswi yang memenangkan lomba.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-dorong-penerapan-dashboard-monitoring-di-rsud-dr-mohammad-saleh">Wali Kota Probolinggo Dorong Penerapan Dashboard Monitoring di RSUD dr Mohammad Saleh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-ekosistem-perairan-wali-kota-probolinggo-4-tebar-bibit-ikan-di-ranu-sentong">Jaga Ekosistem Perairan, Wali Kota Probolinggo 4 Tebar Bibit Ikan di Ranu Sentong</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/deteksi-dini-ptm-pemkot-probolinggo-gelar-cek-kesehatan-gratis-bagi-seluruh-asn">Deteksi Dini PTM, Pemkot Probolinggo Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Seluruh ASN</a></li>
</ul>


<p>Ketua Panitia Hari Jadi ke 622 Kota Probolinggo, Budi Krisyanto, dalam laporannya menyampaikan peringatan hari jadi sebagai wahana dan media untuk mengucap syukur atas terselenggaranya roda pemerintahan di Kota Probolinggo, yang telah berjalan baik serta didukung kondisi masyarakat yang aman, guyub dan rukun.</p>



<p>“Tujuannya untuk menggerakkan segala kebersamaan dalam upaya peningkatan kinerja untuk mewujudkan Kota Probolinggo hebat dan handal. Merawat komitmen dan menjunjung kebersamaan budaya masyarakat Kota Probolinggo, meningkatkan edukasi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan mewujudkan upaya percepatan ekonomi Kota Probolinggo,” terang Budi Krisyanto.</p>



<p>Malam perayaan Hari Jadi Kota Probolinggo, pun semakin semarak dengan pembacaan surat terbuka yang dibawakan oleh Aimar Fitrah PS dan penayangan ucapan selamat oleh Menteri, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jatim dan sejumlah kepala daerah di Pulau Jawa.</p>



<p>Sebagai puncak acara, Wali Kota Habib Hadi, melaunching empat aplikasi berbasis digital yang dapat memudahkan pelayanan masyarakat untuk mengakses pelayanan publik yaitu Portal Emas (Probolinggo Smart Digital Melayani Mayarakat), Si Ijol (Sistem Informasi Ijazah Online), ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri), dan aplikasi screening jantung di RSUD dr Mohammad Saleh.</p>



<p>Aplikasi Portal Emas yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika ini, merupakan aplikasi pemrosesan permohonan terpadu yang digunakan oleh kelurahan, kecamatan dan dinas terkait secara relevan serta diakses secara online. Portal emas dilaksanakan secara serentak di lima kecamatan dengan tujuan untuk menciptakan proses pelayanan administrasi yang mudah, cepat, transparan, akuntabel, dan terintegrasi secara real time dari tingkat Rt, Rw, kelurahan dan kecamatan.</p>



<p>Pada aplikasi ini, masyarakat dapat mengajukan permohonan surat keterangan kelahiran, surat kematian, surat keterangan usaha hingga surat keterangan berkelakuan baik hingga lainnya yang berada dalam satu wadah secara online. &#8220;Akselerasi waktu pelayanan menjadi keunggulan dari aplikasi ini. Jika sebelumnya proses permohonan membutuhkan waktu 2-3 hari maka dengan aplikasi ini permohonan yang diajukan hanya membutuhkan waktu 40 menit. Rencananya sebanyak 1.228 Ketua Rt dan Rw memperoleh bantuan paket data sebesar 8 GB setiap bulan mulai bulan Oktober hingga Desember,” urai Wali Kota.</p>



<p>Lalu, ada Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yaitu mesin pencetak dokumen kependudukan secara otomatis seperti kartu keluarga, akte kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, kartu identitas anak dan KTP elektronik. Dengan hanya memindai QR code atau memasukkan pin yang didapatkan melalui aplikasi go online atau SMS dan email Dukcapil Kota Probolinggo. ADM diharapkan menjadi terobosan inovasi pelayanan publik guna memudahkan pelayanan masyarakat dalam memproses dokumen kependudukan.</p>



<p>Aplikasi ketiga yang diresmikan adalah Si Ijol (Sistem Informasi Ijazah Online) sebagai inovasi sistem berbasis digital, web dan android yang mengendalikan proses penerbitan ijazah mulai dari pendataan, penulisan, pengarsipan hingga pendistribusian ijazah sehingga pemantauan progresnya dapat diakses oleh siswa, orang tua, sekolah, pengawas dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara online guna mencegah penyelewengan dan pelanggaran terhadap dokumen ijazah.</p>



<p>Keempat adalah aplikasi screening jantung oleh RSUD dr Mohammad Saleh yang merupakan aplikasi berbasis digital yang memberikan layanan kegawatan jantung dan mudah diakses dengan akurasi dan diagnosis yang tepat serta cermat. Masyarakat dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan tentang gejala yang dialami terkait jantung.</p>



<p>“Saya nyatakan keempat aplikasi resmi diluncurkan dan dapat digunakan oleh masyarakat. Semoga dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat demi terwujudnya Probolinggo hebat dan handal,” ujar Habib Hadi. Di akhir sambutannya, Wali Kota Probolinggo, tetap mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama bergandengan tangan dalam menghadapi pandemi Covid-19. “Solusi dalam menghadapi pandemi ini adalah disiplin protokol kesehatan. Selain itu warga Kota Probolinggo jangan takut untuk divaksin. Capaian vaksin di Kota Probolinggo sudah mencapai 55 persen untuk tahap pertama dan 38 persen untuk tahap kedua. <strong>(kom/pix/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152707</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lima Puluh Kerap Sapi Brujul Ramaikan Rangkaian Semipro 2019</title>
		<link>https://memontum.com/lima-puluh-kerap-sapi-brujul-ramaikan-rangkaian-semipro-2019</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Sep 2019 01:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kerap sapi brujul]]></category>
		<category><![CDATA[Semipro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92059-lima-puluh-kerap-sapi-brujul-ramaikan-rangkaian-semipro-2019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Salah satu yang menjadi icon kota Probolinggo adalah kerap sapi brujul. Ada sebanyak 50 peserta mengikuti karapan sapi brujul yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo dan Semipro ke XI tahun 2019. Kerap sapi Brujul sendiri telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda milik Kota Probolinggo, karapan sapi brujul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Salah satu yang menjadi icon kota Probolinggo adalah kerap sapi brujul. Ada sebanyak 50 peserta mengikuti karapan sapi brujul yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo dan Semipro ke XI tahun 2019. Kerap sapi Brujul sendiri telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda milik Kota Probolinggo, karapan sapi brujul diharapkan lebih meningkatkan gaungnya sampai ke regional hingga nasional.</p>
<p>Karapan sapi brujul sebenarnya merupakan kebiasaan para petani yang hendak membajak sawah. Untuk menghilangkan kejenuhan, kepenatan, meski tidak ada hadiah pada waktu itu karapan ini tetap menarik masyarakat hingga sekarang.</p>
<p><div id="attachment_92060" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-92060" decoding="async" class="size-full wp-image-92060" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190907_103840-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Habib Hadi Zainal Abidin saat membuka kerap sapi brujul di rangkaian semipro 2019 (Pix)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190907_103840-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190907_103840-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190907_103840-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190907_103840-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190907_103840-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-92060" class="wp-caption-text"><strong>Habib Hadi Zainal Abidin saat membuka kerap sapi brujul di rangkaian semipro 2019 (Pix)</strong></p></div></p>
<p>“Kerap sapi Brujul ini sudah menjadi hak paten milik Kota Probolinggo. Mari kita jaga jangan sampai kegiatan yang sudah baik dimanfaatkan dengan kegiatan yang tidak baik. Jaga tradisi dengan baik, karena ini sebagian dari budaya yang dimiliki warga Kota Probolinggo,” ujar Habib Hadi Zainal Abidin, saat membuka karapan sapi brujul, Sabtu (7/9/2019) siang.</p>
<p>Kerap sapi brujul yang digelar di lapangan Jalan Kiai Syafi, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih itu juga dihadiri Kepala Bakorwil V Jember Tjahjo Widodo, Ketua Semipro Gogol Sudjarwo, Kepala DPMPTSP Dwi Hermanto, Camat Wonoasih Deus Nawandi dan Camat Mayagan M.Abas.</p>
<p>Ditambahkan Wali Kota Habib Hadi mengajak masyarakat, khususnya pecinta karapan sapi brujul untuk melestarikan budaya yang menjadi tanggung jawab bersama. Karapan dilaksanakan lima kali dalam setahun, baik yang diselenggarakan pemerintah atau paguyuban.</p>
<p>“Mari bagi masyarakat pecinta sapi Brujul untuk menjaga kelestarian budaya ini, mudah-mudahan tahun ini lebih meriah lagi karena tanggal 20 Oktober nanti, jika disetujui oleh Bu Gubernur Jawa Timur, akan mengundang seluruh daerah di Jawa Timur melihat karapan sapi brujul dalam rangka Hari Jadi Provinsi Jawa Timur. OPD terkait siapkan anggaran agar bisa terselenggara di Kota Probolinggo. Jadilah tuan rumah yang baik,” tambah Habib Hadi.</p>
<p>Melalui karapan ini, dapat menyambung silaturahim komunitas dan pemerintah. Sekaligus menjalin kebersamaan dan bekerjasama dalam membangun Kota Probolinggo lebih baik, imbuh wali kota.</p>
<p>Sementara Kepala Bakorwil V Jember Tjahjo Wibowo mengatakan, ditetapkannya karapan sapi brujul ini sebagai warisan tak benda merupakan kado yang luar biasa untuk Kota Probolinggo. Ia pun mendukung event ini harus ditingkatkan lebih tinggi lagi.</p>
<p>“Saat Hari Jadi Provinsi, karapan sapi brujul harus terangkat menjadi event provinsi dan nasional. Bahkan bisa menjadi agenda wisata regional atau nasional,” jelas Tjahjo Wibowo.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa kerap sapi brujul kali ini diikuti 50 peserta yang pemenangnya akan dibagi menjadi dua kategori. Kategori A untuk hasil sapi yang menjadi juara, sedangkan yang kalah dan dilombakan lagi menjadi kategori B. Total juara yang diambil ada enam juara untuk dua kategori.</p>
<p>Beberapa juara bertahan ikut dalam karapan tahun ini. Yaitu, kategori A Joker milik Aying dari Kelurahan Triwung Lor dan kategori B ada Macan Gila milik Ebut dari Kelurahan Triwung Kidul. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan usai final di hari Minggu (8/9/2019) sore. <strong>(Pix/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HUT ke-660 Kota Probolinggo Diperingati Dengan Apel Menggunakan Enam Bahasa dan Pakaian Bhineka Tunggal Ika</title>
		<link>https://memontum.com/hut-ke-660-kota-probolinggo-diperingati-dengan-apel-menggunakan-enam-bahasa-dan-pakaian-bhineka-tunggal-ika</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 08:18:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91838-hut-ke-660-kota-probolinggo-diperingati-dengan-apel-menggunakan-enam-bahasa-dan-pakaian-bhineka-tunggal-ika</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tepat pada tanggal 4 September 2019 adalah hari yang bersejarah bagi masyarakat Kota Probolinggo. Karena tepat hari ini, Kota Probolinggo berulang tahun ke 660. Untuk memeringatinya Pemerintah Kota Probolinggo mengelar upacara yang berlangsung unik dan berwarna. Yaitu dengan menggunakan enam bahasa dan pakaian adat Bhinneka Tunggal Ika. Upacara Ngenga’eh Areh Kadaddiyanepon Kottah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Tepat pada tanggal 4 September 2019 adalah hari yang bersejarah bagi masyarakat Kota Probolinggo. Karena tepat hari ini, Kota Probolinggo berulang tahun ke 660. Untuk memeringatinya Pemerintah Kota Probolinggo mengelar upacara yang berlangsung unik dan berwarna. Yaitu dengan menggunakan enam bahasa dan pakaian adat Bhinneka Tunggal Ika.</p>
<p>Upacara Ngenga’eh Areh Kadaddiyanepon Kottah Probolinggo Sekapeng 660 (bahasa Madura) di halaman kantor wali kota dipimpin langsung oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin yang mengenakan baju etnis Arab. Wawali Mochammad Soufis Subri memakai kostum etnis Tionghoa. Pj Sekda Achmad Sudiyanto berbaju Jawa Timuran. Anggota Forkopimda pun hadir dalam upacara tersebut dengan berbagai macam busana Nusantara.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22487" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2019/09/IMG_20190904_083452-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tak ketinggalan kepala OPD di lingkungan pemkot, undangan bahkan para jurnalis pun menggunakan pakaian adat berbagai etnis. Rangkaian upacara pagi itu juga menggunakan bahasa Madura. Pembukaan upacara ada lima bahasa yang diwakili masing-masing etnis seperti Bahasa Indonesia, Jawa, Madura, Tionghoa, Inggris dan Arab.</p>
<p>Suasana apel berlangsung menarik dan penuh warna. Beberapa kali saat menyampaikan sambutannya, Wali Kota Habib Hadi menggunakan Bahasa Madura, bahasa yang biasa digunakan sehari-hari oleh masyarakat Kota Probolinggo.</p>
<p>Selain mengupas tentang sejarah Kota Probolinggo, Habib Hadi menyampaikan tentang program pemerintahan di masa kepemimpinannya, penghargaan yang diraih selama tahun 2019 dan harapan-harapannya kepada masyarakat.</p>
<p>Saat upacara, wali kota sengaja membuat konsep menggunakan bahasa dan pakaian yang beragam. Ia ingin menyampaikan kepada masyarakat, bahwa di Kota Probolinggo ada beberapa etnis yang menjadi keluarga besar.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22488" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2019/09/IMG_20190904_083353-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Kami ingin menunjukkan Kota Probolinggo yang luar biasa, bisa menjaga kebersamaan dan kerukunan yang tinggi. Saya memakai baju etnis Arab, dan wakil (Subri) memakai baju etnis Tionghoa merupakan gambaran kekompakan supaya menjadi contoh daerah lain,” ujar Habib Hadi.</p>
<p>Habib Hadi mengibaratkan etnis yang ada di Kota Probolinggo sama halnya dengan tangan kanan dan kiri yang saling membantu dan membutuhkan.</p>
<p>“Perbedaan di Kota Probolinggo luar biasa, jangan sampai terpecah belah, itu yang menjadi keinginan kita bersama,” imbuhnya.</p>
<p>Habib Hadi juga berharap, di Hari Jadi ke 660 ini adalah titik nol pemerintahannya, ia mengajak semua pihak saling menjaga kekuatan, saling mengisi, bisa berkolaborasi membangun Kota Probolinggo bersama rakyat.</p>
<p>Usai upacara, Wali Kota Habib Hadi, Wawali Subri dan forkopimda serta sejumlah kepala OPD menuju ke depan kantor untuk membagikan nasi kotak ke masyarakat yang melintas. “Bentuk rasa syukur dan kami berbagai kebahagiaan ke masyarakat,” tutur Habib Hadi.</p>
<p>Tidak hanya itu, prajurit Kodim 0820 Probolinggo ikut ambil bagian di acara pamungkas Apel Hari Jadi ke 660 Kota Probolinggo. Satu pleton prajurit berjumlah 30 personil unjuk gelar kolone senapan.</p>
<p>Kolone senapan adalah keterampilan TNI dalam menggunakan senapan. Bukan tata upacara, tetapi baris-berbaris yang dimodifikasi dengan penggunaan senapan. Tahap per tahapnya sudah dimodifikasi. Ada hormat senjata, periksa kelengkapan, kosongkan senjata. Yang sempat bikin heboh saat komandan pleton berjalan moon walk ala Michael Jackson.</p>
<p>Unjuk gelar kolone senapan ini sengaja ditampilkan saat apel hari jadi, Rabu (4/9/2019) pagi. “Ini sebenernya sesuai. Kami berencana mau menampilkan ini, pak wali minta ada aksi, jadi pas. Sehingga kami ikut memeriahkan hari jadi,” jelas Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo.</p>
<p>Dengan keterlibatan TNI, Dandim ingin menunjukkan bahwa TNI memberikan penghormatan yang tinggi khususnya kepada Kota Probolinggo yang kini berusia 660 tahun.</p>
<p>“Harapannya sinergitas lebih baik lagi dalam segala hal, salah satunya stabilitas keamanan,” ujar Dandim 0820. <strong>(Pix/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91838</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
