<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Hari Pangan se Dunia &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hari-pangan-se-dunia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Nov 2018 15:54:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Hari Pangan se Dunia &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Malang Hatrik Prestasi di Ajang Hari Pangan Se Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-hatrik-prestasi-di-ajang-hari-pangan-se-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2018 15:54:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pangan se Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62969-kota-malang-hatrik-prestasi-di-ajang-hari-pangan-se-dunia</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bak gayung bersambut, setelah Walikota Sutiaji raih penghargaan bidang keamanan pangan, kembali prestasi apik ditorehkan wakil kota Malang dalam ajang peringatan Hari Pangan se Dunia ke &#8211; 38 Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di hall JX international Convention Exhibition Surabaya (5/11/2018). Tak tanggung tanggung, 2 (dua) penghargaan langsung direngkuh kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Bak gayung bersambut,  setelah Walikota Sutiaji raih penghargaan bidang keamanan pangan,  kembali prestasi apik ditorehkan wakil kota Malang dalam ajang peringatan Hari Pangan se Dunia ke &#8211; 38 Tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di hall JX international Convention Exhibition Surabaya (5/11/2018).</p>
<p>Tak tanggung tanggung,  2 (dua)  penghargaan langsung direngkuh kota Malang.  Pada festival (lomba)  jajanan sekolah,  SD islam Plus Al Kautsar mampu meraih juara I (Pertama).  Sementara untuk lomba cipta menu, kota Malang yang diwakili PKK kelurahan Tulusrejo (red.  selaku juara I tingkat kota Malang), mampu meraih juara ke &#8211; 2.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0076-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-62971" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0076-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0076-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0076-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi warga kota Malang makin variatif dan makin sadar kualitas serta hieginitas menu,  &#8220;respon Walikota Sutiaji atas raihan prestasi tersebut. Bahkan optimisme prestasi sudah diutarakan Sutiaji saat &#8220;sambang&#8221; ke stand jajanan sekolah yang disajikan SD Islam Plus Al Kautsar dan di stand lomba cipta menu yang diwakili PKK kelurahan Tulusrejo. </p>
<p>&#8220;Yang pasti variatif,  kemasan yang menarik, mampu meng eksplore menu non beras dan kandungan gizinya juga terjaga. Sehingga tadi saya sampaikan ke Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (red. Sri Winarni), kota Malang pasti masuk nominasi dan meraih prestasi,  &#8220;imbuh Pak Ji sambil tersenyum. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0073-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-62970" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0073-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0073-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0073-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bagi Sri Winarni, Kadisperta kota Malang,  prestasi ini merupakan buah kerjabersama sekaligus komitmen yang selalu dijaga dalam mewujudkan keanekaragaman pangan yang sehat. &#8220;Selama ini kita tiada henti melakukan sosialisasi ke sekolah sekolah,  termasuk menggandeng aktif peran PKK dalam mewujudkan program ketahanan pangan di kota Malang,  &#8220;ujar Winarni. </p>
<p>Program pengembangan makanan olahan maupun produk pasca panen,  akan terus fokus digarap kota Malang. Ini memperhatikan, di Jawa Timur ada sekitar 7,5 juta UKM yang bergerak di usaha olahan makanan. </p>
<p>&#8220;Selain segmen pasar yang potensial,  itu juga mendasarkan atas keterbatasan lahan pertanian yang dimiliki kota Malang,  sehingga kita lebih berfokus pada olahan pangan dan pengembangan teknologi pasca panen,  &#8220;imbuh perempuan ramah yang sebelumnya menjabat Kabag Pemerintahan Kota Malang itu. <strong>(hms/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62969</post-id>	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Talames&#8221; Kota Malang Raih Penghargaan Bidang Keamanan Pangan</title>
		<link>https://memontum.com/talames-kota-malang-raih-penghargaan-bidang-keamanan-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2018 13:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pangan se Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62963-talames-kota-malang-raih-penghargaan-bidang-keamanan-pangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peringatan Hari Pangan Se Dunia ke 38 Tingkat Jawa Timur yang dihelat di JX International Convention Exhibition Surabaya (5/11 &#8217;18), menjadi saksi keberhasilan kota Malang dalam meraih penghargaan kategori bidang Keamanan Pangan. Penghargaan diberikan kepada Walikota Malang Sutiaji oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Selain walikota Malang, ikut meraih penghargaan Ketua TP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Peringatan Hari Pangan Se Dunia ke 38 Tingkat Jawa Timur yang dihelat di JX International Convention Exhibition Surabaya (5/11 &#8217;18),  menjadi saksi keberhasilan kota Malang dalam meraih penghargaan kategori bidang Keamanan Pangan. Penghargaan diberikan kepada Walikota Malang Sutiaji oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo. </p>
<p>Selain walikota Malang,  ikut meraih penghargaan Ketua TP PKK provinsi Jawa Timur,  Nina Soekarwo untuk bidang Pemanfaatan Lahan untuk Peningkatan Ketersediaab Pangan dan Gizi Keluarga,  bupati Ngawi untuk bidang Peningkatan Ketersediaan Pangan, bupati Banyuwangi untuk bidang Distribusi Hasil Pertanian,  bupati Lumajang untuk bidang Diversifikasi Pangan,  bupati Ponorogo untuk bidang Pemanfaatan Lahan Marginal/Kritis serta untuk kategori bidang Inovasi Konsumsi Pangan Lokal diraih bupati Lamongan. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0065-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-62964" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0065-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181105-WA0065-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Usai meraih penghargaan,  Sutiaji Walikota Malang menegaskan pemenuhan kebutuhan pangan, sebagaimana amanat UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan; merupakan hal substansial kebutuhan dasar masyarakat. Untuk itu Pemerintah Daerah berkewajiban mewujudkan keamanan pangan agar tersedianya asupan nutrisi yang tepat bagi masyarakat luas dan aman bagi segenap anggota masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kota Malang, dengan jumlah lahan yang semakin menyempit akibat alih fungsi, maka pemenuhan kebutuhan akan pangan masyarakat terbanyak dari luar daerah. Mencermati hal itu,  Pemkot Malang memandang penting untuk meng-edukasi tentang pengetahuan keamanan pangan dikalangan anggota masyarakat baik di tingkat produsen, pedagang, maupun konsumen. Hal ini berlaku untuk pangan segar baik yang berasal dari tumbuhan, hewan, dan ikan maupun hasil pangan olahan, &#8220;ujar suami Hj.  Widayati tersebut. </p>
<p>Terlebih,  konsumsi pangan dan kebanyakan UKM di kota Malang didominasi oleh produk olahan maupun produk teknologi hasil pertanian dan pasca panen. Untuk itu,  secara masive Pemkot Malang melakukan upaya pengelolaan pangan yang aman untuk mencegah kemungkinan dari cemaran bahaya biologis, fisik, dan kimia yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia misalnya residu pestisida, mikotoksin , logam berat, penggunaan bahan tambahan pangan yang tidak diperbolehkan seperti formalin, boraks, rodamin B, maupun metanil yellow telah banyak dilakukan di wilayah Kota Malang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Dorong Produk Olahan Hasil Pertanian</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-dorong-produk-olahan-hasil-pertanian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Oct 2018 12:31:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pangan se Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[produk olahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60566-kota-malang-dorong-produk-olahan-hasil-pertanian</guid>

					<description><![CDATA[* Unjuk Diri di Barito Kuala, Hari Pangan se Dunia ke-38 Tingkat Nasional &#160; Memontum Kota Malang &#8211; Dipusatkan di kabupaten Banjarbaru dan kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan, Hari Pangan se Dunia ke-38 Tingkat Nasional digelar (18-21/10/2018). Mengangkat tema &#8220;Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Lebak dan Pasang Surut Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045&#8221;, peringatan dibuka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* Unjuk Diri di Barito Kuala, Hari Pangan se Dunia ke-38 Tingkat Nasional</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dipusatkan di kabupaten Banjarbaru dan kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan,  Hari Pangan se Dunia ke-38 Tingkat Nasional digelar (18-21/10/2018). Mengangkat tema &#8220;Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Lebak dan Pasang Surut Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045&#8221;, peringatan dibuka dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Ikut hadir Walikota Malang Sutiaji, Ketua TP PKK Kota Malang,  Hj. Widayati Sutiaji dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang Sri Winarni. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181019-WA0003-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-60568" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181019-WA0003-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181019-WA0003-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kota Malang memang bukan daerah pertanian,  karena lahan yang kita miliki hanya  lebih kurang 1.104 Ha. Namun aspek ketahanan pangan menjadi salah satu fokus perhatian kota Malang,&#8221; ujar Sutiaji disela sela meninjau stand produk pertanian kota Malang. Data dari Disperta kota Malang, untuk 1 kali musim tanam di kota Malang, produksi padi dihasilkan 6-7 ton per hektar. Ada pun koefisien tanam di kota Malang ada pada kisaran 2,3 per tahun.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181019-WA0011-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-60567" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181019-WA0011-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181019-WA0011-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Urban farming (pertanian perkotaan)  dan pengolahan hasil produk pertanian menjadi salah satu garapan yang dititipkan Walikota Malang kepada Disperta bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK kota Malang. Sri Winarni, Kadisperta Kota Malang menguatkan, bahwa produk produk olahan pertanian kota Malang telah masuk dalam IKM dan UMKM. Seperti dawet lele,  crispy kemangi,  kripik bayem,  permen kayu putih,  manisan kering kencur,  dan yang lainnya. Sementara itu,  Widayati Sutiaji akan menggandeng perguruan tinggi.</p>
<p> &#8220;Kita (kota Malang) ada lebih 60 perguruan tinggi. Itu harus kita manfaatkan secara optimal, khususnya di bidang riset. Agar makin banyak lagi produk olahan makanan dari hasil pertanian yang dimininati sekaligus kompetitive di pasaran, &#8220;ujar Widayati. Keinginan dan ketertarikan Ketua TP PKK Kota Malang yang juga istri Walikota Malang tersebut, makin kuat saat melihat banyaknya pengunjung yang tertarik sekaligus berbelanja produk olahan hasil pertanian kota Malang yang digeber pada ajang pameran produk pertanian se Indonesia.<strong>(hms/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60566</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
