<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Harian Pagi Memo X &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/harian-pagi-memo-x/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Dec 2022 13:33:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Harian Pagi Memo X &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terus Ciptakan Hal Baru</title>
		<link>https://memontum.com/terus-ciptakan-hal-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2022 15:47:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ngopi pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Harian Pagi Memo X]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Memo X]]></category>
		<category><![CDATA[Memo x Group]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177963</guid>

					<description><![CDATA[KEBERHASILAN sebuah lembaga ataupun organisasi tidak lepas dari pemimpinnya. Demikian pula, dengan Memo X Grup yang terus berkembang positif sampai pada usia ke 7 tahun. Membahas Memo X Grup sebagai perusahaan yang bergerak pada bidang media pemberitaan dan publikasi, tidak lepas dari Prayogi Pangestu. Seorang direktur atau pemimpin yang telah melahirkan media cetak Harian Pagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>KEBERHASILAN sebuah lembaga ataupun organisasi tidak lepas dari pemimpinnya. Demikian pula, dengan Memo X Grup yang terus berkembang positif sampai pada usia ke 7 tahun.</p>



<p>Membahas Memo X Grup sebagai perusahaan yang bergerak pada bidang media pemberitaan dan publikasi, tidak lepas dari Prayogi Pangestu. Seorang direktur atau pemimpin yang telah melahirkan media cetak Harian Pagi Memo X serta media online Memontum.com dan Seru.co.id.</p>



<p>Setahun terakhir telah membuka media online yang diberi nama blok A.com. Jadi, tidak berlebihan ketika Proyogi Pangestu yang akrab disapa Yogi ini mendapat sebutan pengrajin media. Tidak sampai di situ, awal tahun 2023 nanti bakal meluncurkan sebuah media online yang baru.</p>



<p>&#8220;Insyaallah, awal tahun depan akan ada media baru yang akan kami luncurkan. Yang jelas, media itu akan menjadi trend dan lebih kekinian,&#8221; terangnya dengan penuh semangat.</p>



<p>Menurut Yogi, media yang dibuat itu bukan karena ingin mendapat pujian ataupun sekadar gaya. Dan, dirinya juga tidak memungkiri itu sebuah sebagai sawah ladangnya. Tetapi ada banyak alasan yang cukup kuat terus membuat media baru.</p>



<p>Diantaranya panggilan jiwa, yang ingin memberikan informasi yang akurat dan terbuka kepada publik. Juga ingin membuka lapangan kerja di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat seperti saat ini.</p>



<p>&#8220;Intinya, alasan kemanusiaan yang menjadi latar belakang semua ini. Karena hidup itu akan lebih bermanfaat saat bisa membantu sesama,” tutur Yogi yang mempunyai banyak pengalaman kerja sebelum masuk dalam bisnis media.</p>



<p>Ditanya tentang sebutan pengrajin media, dirinya tidak keberatan. Sebutan itu, kata Yogi, tidak masalah. ”Orang lain memang berhak menyebut apa saja. Tetapi yang saya perbuat ini, bukan sesuatu yang merugikan orang lain,” sebut pria yang berdarah Madura ini.</p>



<p>Dirinya mengakui, tidak mempunyai pendidikan khusus yang berhubungan dengan media. Meski demikian tidak menjadi halangan.</p>



<p>Setiap orang bisa menjadi apa saja sepanjang mau belajar, bekerja cerdas dan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. ”Iya saya melakukan itu semua,” terang pria kelahiran 54 tahun lalu itu.</p>



<p>Sekadar diketahui, dalam menjalankan media, seorang Yogi banyak melibatkan tenaga-tenaga muda atau fresh graduate. Hal itu dilakukan, bukan sekadar buka lapangan kerja. Tetapi melatih mental para pendatang baru di dunia nyata.</p>



<p>&#8220;Anak muda itu secara skil keilmuan atau teknis memang ahlinya. Tetapi masuk di dunia nyata pekerjaan kan bukan hanya itu,&#8221; terang Yogi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, setelah anak-anak muda itu siap mental dan lainnya, mereka dibebaskan memilih. Paling tidak, bebas memilih bekerja di tempat lain yang lebih baik.</p>



<p>&#8220;Harapan saya, apa yang sudah saya perbuat ini menjadi amal. Juga bisa menginspirasi siapa saja,&#8221; paparnya. <strong>(*)</strong></p>



<p><strong>Penulis adalah Dirut Memo X Grup, Prayogi Pangestu.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tujuh Jurnalis Memo X Grup Lolos FJPP</title>
		<link>https://memontum.com/tujuh-jurnalis-memo-x-grup-lolos-fjpp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 16:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[fjpp]]></category>
		<category><![CDATA[Harian Pagi Memo X]]></category>
		<category><![CDATA[memox grup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125811</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak tujuh jurnalis Memo X Grup lolos Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) Gelombang I yang pendaftarannya ditutup pada 11 Oktober 2020. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 3.517 jurnalis lolos seleksi untuk mengikuti fellowship secara nasional. Salah satu syaratnya harus sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Anggota Dewan Pers yang juga Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak tujuh jurnalis Memo X Grup lolos Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) Gelombang I yang pendaftarannya ditutup pada 11 Oktober 2020. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 3.517 jurnalis lolos seleksi untuk mengikuti fellowship secara nasional. Salah satu syaratnya harus sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).</p>
<p>Anggota Dewan Pers yang juga Ketua Tim Kerja FJPP, Agus Sudibyo, mengatakan, animo jurnalis untuk mengikuti program ini sangat tinggi, terlihat dari pendaftar yang mencapai 4.963 orang sejak registrasi dibuka pada 3 Oktober 2020, lalu.</p>
<p>“Sampai pendaftaran gelombang pertama ditutup pada 11 Oktober,peminat masih bertambah. Kami memutuskan untuk membuka pendaftaran gelombang kedua, dibuka mulai hari ini dan ditutup pada Minggu 18 Oktober 2020,“ terang Agus Sudibyo, dikutip dari laman kabar24bisnis.com, Rabu 14 Oktober 2020.</p>
<p>Diketahui, FJPP diselenggarakan Dewan Pers dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. FJPP merupakan program dengan tiga kegiatan utama. Pertama, menggalakkan pemberitaan pers berperspektif perubahan perilaku guna pencegahan penularan Covid-19.</p>
<p>Kedua, memperkaya konten berita media yang menekankan pentingnya kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, dan ketiga melibatkan wartawan sebagai agen perubahan perilaku melalui peningkatan peran pers sebagai institusi dengan fungsi edukasi publik dalam menghadapi bencana nasional.</p>
<p>Sementara itu, Redaktur Pelaksana Harian Pagi Memo X, Maman Adi Saputra mengaku bersyukur sebanyak tujuh jurnalis di Memo X Grup lolos dalam FJPP ini. Pada pendaftaran gelombang kedua nanti kemungkinan masih akan bertambah lagi.</p>
<p>&#8220;Pastinya, program ini akan kami ikuti dan kemungkinan bagian dari Grup kami akan mendaftar. Program ini bagi kami merupakan sebuah kebesaran hati dalam mengembangkan jurnalisme kemanusiaan dalam penanganan Covid-19,&#8221; kata Maman.</p>
<p>Sekadar diketahui, sebanyak tujuh jurnalis Memo X Grup yang dinyatakan lolos dalam FJPP tersebut antara lain : Endik Junaedi, Maman Adi Saputra, Gumilang Setiawan, Rahadi, Sudarmawan, Yulian Isna Sri Astuti dan Rio Chrestiawan. <strong>(red/gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125811</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
