<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Harjaba &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/harjaba/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Dec 2025 12:38:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Harjaba &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Konser Kemanusiaan Harjaba Suguhkan Kolaborasi Apik Kotak Band dan Seniman Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/konser-kemanusiaan-harjaba-suguhkan-kolaborasi-apik-kotak-band-dan-seniman-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Harjaba]]></category>
		<category><![CDATA[kemanusiaan,]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Konser]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228917</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Konser Kemanusiaan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254, menampilkan drama musikal hasil kolaborasi apik antara Kotak Band dan seniman Banyuwangi, yang berlangsung di Gedung Seni dan Budaya (Gesibu) Banyuwangi, Sabtu (20/12/2025) tadi. Drama musikal tersebut, mengangkat kisah heroik perjuangan rakyat Banyuwangi melawan penjajah. Drama musikal bertajuk &#8216;Bayu Tak Pernah Padam&#8217;, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Konser Kemanusiaan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254, menampilkan drama musikal hasil kolaborasi apik antara Kotak Band dan seniman Banyuwangi, yang berlangsung di Gedung Seni dan Budaya (Gesibu) Banyuwangi, Sabtu (20/12/2025) tadi. Drama musikal tersebut, mengangkat kisah heroik perjuangan rakyat Banyuwangi melawan penjajah.</p>



<p>Drama musikal bertajuk &#8216;Bayu Tak Pernah Padam&#8217;, itu mengangkat perjuangan tokoh sentral sejarah Banyuwangi yakni Mas Rempeg Jogopati dan Sayu Wiwit, sang pahlawan perempuan daerah dalam berjuang membebaskan Tanah Blambangan dari penjajah. Para penonton sendiri, disuguhkan sajian drama apik yang memadukan tari, teater dan musik yang dibawakan musisi legendaris hingga musisi muda Banyuwangi. Sebut saja, Yon DD, Sumiati, Wandra hingga Maestro Gandrung Mbok Temuk.</p>



<p>Penampilan semakin seru, saat vokalis Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari, berkolaborasi grup musik tradisional Dmar Art. Tantri mengenakan omprog dan selendang merah, khas Gandrung saat membawakan lagu Satu Indonesia.</p>



<p>“Hari ini terasa magis sekali, karena Kotak bisa terlibat langsung dalam pertunjukkan drama ini. Apalagi bisa langsung mendengarkan legend Mak Temuk yang melantunkan lagu Gandrung,” kata Tantri.</p>



<p>Tantri mengungkapkan, Kotak terlibat langsung dalam merancang pertunjukkan drama musikal ini. “Sejak sebulan sebelum konser, kami terlibat merancang pertunjukkan kolosal ini khusus untuk Banyuwangi. Kita juga selalu menyelipkan musik Gandrung, untuk menjadi opening pertunjukkan Kotak dimanapun berada,” imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui, gitaris Kotak, Mario Marcella Handika Putra atau tang akrab disapa Cella, merupakan putra daerah asal Banyuwangi.</p>



<p>Sementara dari konser kemanusiaan tersebut, disampaikan bahwa program &#8216;Banyuwangi Berbagi&#8217;, Pemkab Banyuwangi berhasil menghimpun dana sebesar Rp 500 juta yang berasal dari partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi. Dana tersebut, akan disalurkan untuk warga miskin Banyuwangi dan korban bencana, termasuk bencana Sumatera.</p>



<p>Dari penonton yang hadir, juga berhasil dikumpulkan donasi senilai Rp 8,5 juta dan disalurkan untuk korban bencana Sumatera. Selain itu, Kotak juga mendonasikan sebagian pendapatannya saat tampil di Banyuwangi, untuk disalurkan membantu para korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.&nbsp;</p>



<p>Sebagai informasi, Hari Jadi Banyuwangi ke-254 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Sebelumnya, Pemkab mengumpulkan lebih 1.000 paket sembako dari pengganti karangan bunga ucapan Harjaba.</p>



<p>&#8220;Di tengah peringatan Harjaba, Banyuwangi masih memikirkan saudara-saudara kita yang terkena bencana. Terima kasih untuk Pemkab Banyuwangi dan seluruh masyarakat Banyuwangi, atas konser kemanusiaan ini,” kata Cella, gitaris asal Banyuwangi yang sudah 20 tahun membersamai Kotak. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228917</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harjaba Ke-254, Bupati Ipuk Ajak Forkopimda Ziarah ke Makam Bupati Banyuwangi Pendahulu</title>
		<link>https://memontum.com/harjaba-ke-254-bupati-ipuk-ajak-forkopimda-ziarah-ke-makam-bupati-banyuwangi-pendahulu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Harjaba]]></category>
		<category><![CDATA[ke-254,]]></category>
		<category><![CDATA[pendahulu]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Momen Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, ziarah ke makam Bupati Banyuwangi pendahulu, Kamis (18/12/2025) tadi. Ziarah ini dilakukan, sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengingat kembali jasa para pendahulu yang telah memberikan pondasi yang kokoh bagi berdirinya Banyuwangi. Seusai upacara peringatan Harjaba, Bupati Ipuk berziarah ke kompleks makam Bupati Banyuwangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Momen Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, ziarah ke makam Bupati Banyuwangi pendahulu, Kamis (18/12/2025) tadi. Ziarah ini dilakukan, sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengingat kembali jasa para pendahulu yang telah memberikan pondasi yang kokoh bagi berdirinya Banyuwangi.</p>



<p>Seusai upacara peringatan Harjaba, Bupati Ipuk berziarah ke kompleks makam Bupati Banyuwangi terdahulu di Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, yang letaknya tidak jauh dari Pendopo Banyuwangi. Ziarah itu juga diikuti Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Kajari Banyuwangi, Agustinus Octovianus Mangotan, Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Teguh Priyo Wasono dan Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa.</p>



<p>Diketahui, bahwa di kompleks pemakaman tersebut bersemayam para Bupati Banyuwangi pendahulu, yaitu Bupati Banyuwangi II (1782-1818), Kanjeng RT Wiroguno II (Mas Thalib), Bupati Banyuwangi ke III (1818-1832), Kanjeng RT Suronegoro, Bupati Banyuwangi IV (1832-1867), Kanjeng Raden Adipati Wiryodanu Adiningrat, Bupati Banyuwangi V (1867-1881), Kanjeng RT Pringgo Kusumo. Kemudian, Bupati Banyuwangi VII (1888-1889), Kanjeng RT Astro Kusumo, Bupati Banyuwangi XI (1920-1930), Kanjeng RT Achmad Noto Adisoerjo, Bupati Banyuwangi XXV (2000-2005), H Samsul Hadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk mengatakan, bahwa ziarah ini sebagai wujud penghormatan mendoakan atas jasa para pendahulu yang telah mengabdikan hidupnya untuk Banyuwangi. Serta, menjadi pengingat bahwa kemajuan yang saat ini digapai adalah hasil dari fondasi yang dibangun oleh para pendahulu.</p>



<p>&#8220;Ziarah ini bukan hanya meneruskan tradisi tapi bentuk penghormatan kepada para bupati terdahulu dan pengingat bagi kita semua bahwa Banyuwangi berdiri kokoh juga berkat perjuangan dan pengabdian para pendahulu,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pada ziarah tersebut, Bupati Ipuk dan semua yang hadir membacakan doa yang dilanjutkan dengan menaburkan bunga di atas makam. “Semoga para bupati terdahulu mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kita jadikan semangat perjuangan, pengabdian dan ketulusan mereka sebagai teladan menjadikan Banyuwangi semakin maju, sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya.</p>



<p>Sebelumnya, rangkaian peringatan Harjaba ke-254, diawali dengan Upacara Peringatan Harjaba di Halaman kantor Pemkab Banyuwangi, yang dilanjutkan makan nasi bungkus bersama berbagai elemen masyarakat mulai Ojol, Pesapon, juru parkir dan warga umum. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228845</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Harjaba Ke-254, Bupati Banyuwangi Makan Bareng Nasi Bungkus bersama Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-harjaba-ke-254-bupati-banyuwangi-makan-bareng-nasi-bungkus-bersama-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bareng,]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bungkus]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Harjaba]]></category>
		<category><![CDATA[ke-254,]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228842</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar tasyakuran dan sarapan nasi bungkus bareng berbagai elemen masyarakat dalam peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 di halaman Pemkab Banyuwangi, Kamis (18/12/2025) tadi. Pelaksanaan yang dikemas sederhana itu, tentunya tidak menghilangkan nilai penuh kebersamaan bersama masyarakat. Dalam momen itu, Bupati Ipuk sarapan bareng tukang becak, pengemudi ojek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar tasyakuran dan sarapan nasi bungkus bareng berbagai elemen masyarakat dalam peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 di halaman Pemkab Banyuwangi, Kamis (18/12/2025) tadi. Pelaksanaan yang dikemas sederhana itu, tentunya tidak menghilangkan nilai penuh kebersamaan bersama masyarakat.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Ipuk sarapan bareng tukang becak, pengemudi ojek online, petugas kebersihan, juru parkir, hingga perwakilan masyarakat lain. Tasyakuran tersebut, juga turut diikuti puluhan siswa, mahasiswa, pekerja seni, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat Banyuwangi.</p>



<p>Di kesempatan itu, Bupati Ipuk bersama jajaran Forkopimda juga berbaur bersama, sambil menyantap menu nasi bungkus, sesuai dengan tema Harjaba tahun ini Tandang Bareng. “Ini tasyakuran, kami makan nasi bungkus bersama. Di usia Banyuwangi yang bertambah, kami terus bersyukur, sekaligus menggalang kebersamaan. Semua makan nasi bungkus. Semua tandang bareng (kolaborasi). Semua punya kontribusi dengan caranya masing-masing untuk memajukan Kabupaten Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya tidak lupa juga menyampaikan terima kasih, kepada warga yang hadir dan ikut sarapan nasi bungkus bersama. Kepada para petugas kebersihan, dirinya juga mengapresiasi peran mereka dalam menjaga Banyuwangi tetap bersih dan indah.</p>



<p>Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para tukang becak dan pengemudi ojek online, yang telah membantu mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari. Sehingga, setiap orang dapat berperan dalam kemajuan daerah.</p>



<p>“Kepada para juru parkir, kami juga menyampaikan terima kasih telah turut mengatur ketertiban jalan, sehingga Banyuwangi bisa lebih tertata,” ujarnya.</p>



<p>Disampaikan Bupati Ipuk, kebersamaan warga merupakan hal penting dalam membangun daerah. Masyarakat Banyuwangi yang terdiri dari beragam etnis dan latar belakang, diharapkan terus rukun dan bahu-membahu mewujudkan kabupaten yang unggul dan maju. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228842</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Harjaba Diharapkan Sebagai Momen Bersatu Membangun Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/momen-harjaba-diharapkan-sebagai-momen-bersatu-membangun-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2020 15:03:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Harjaba]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130306</guid>

					<description><![CDATA[Dalam momen itu, Bupati Anas ucapkan terima kasih dan meminta maaf Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi merayakan Hari Jadi ke-249 tahun, yang jatuh tepat pada hari ini, Jumat (18/12). Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ini menjadi momen beharga untuk menguatkan tekad bersama membangun daerah yang lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Dalam momen itu, Bupati Anas ucapkan terima kasih dan meminta maaf</strong></h3>
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi merayakan Hari Jadi ke-249 tahun, yang jatuh tepat pada hari ini, Jumat (18/12).</p>
<p>Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat ini menjadi momen beharga untuk menguatkan tekad bersama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.</p>
<p>Dalam peringatan Harjaba tersebut, hadir sejumlah undangan, seperti Rois Syuriah PCNU, KH. Zainullah Marwan, KH Suyuti Toha, KH. Ahmad Khotib Habibulloh, KH Wahyudi.</p>
<p>Turut hadir pula, Kiai Mustari, Ustad Muhdhor Atim, Kiai Kholik, Kiai Burhan, Kiai Nurhadi, Kiai Iskandar Zulkarnain, KH Muhammad Nur Khotib, Gus Faizin, Habib Toha Singojuruh.</p>
<p>Termasuk, hadir Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Syarifuddin Sulaiman, Danlanal, Letkol Laut (P) Joko Setiyono, Ketua MUI Banyuwangi, KH Moh Yamin, Ketua Bamag, Pendeta Anang Sugeng, Ketua PHDI, Suminto dan Walubi, Eka Wahyu.</p>
<p>Dari tokoh masyarakat, diantaranya Ketua Muhammdiyah, Mukhlis Lahuddin, Ketua LDII, Astro Junaidi, Ketua Al Irsyad dan Ketua Robiatul Alawiyah.</p>
<p>Bupati Banyuwangi, dalam kesempatan itu mengatakan, peringatan Harjaba kali ini berlangsung dalam suasana yang berbeda karena masih dalam masa pandemi.</p>
<p>&#8220;Pandemi Covid 19 telah membuat banyak hal dalam proses pembangunan daerah mengalami perubahan dan pergeseran. Banyak masalah yang muncul baik ekonomi dan sosial yang ikut mengiringinya,” kata Bupati Anas.</p>
<p>Untuk itu di momen Harjaba, tambah Bupati Anas, dirinya mengajak segenap elemen di daerah untuk kembali membulatkan tekad.</p>
<p>Yakni, terus mempererat persatuan dan keguyuban untuk bersama-sama membangun daerah dan mencari solusi atas segala permasalahan.</p>
<p>“Di masa sulit ini kita harus makin solid dan kompak untuk mencari cara-cara kreatif dan inovatif sebagi solusi mengatasi dampak pandemi. Momen Pilkada telah usai, sudah tidak ada lagi perbedaan, kedepan kita harus bersatu agar bisa bekerja keras memberikan yang terbaik bagi Banyuwangi,” tutur Anas.</p>
<p>Pada momen tersebut, Anas juga menyampaikan terima kasih atas dukungan segenap warga selama 10 tahun terakhir, dalam proses pembangunan di daerah.</p>
<p>&#8220;Selama 10 tahun ini, ada banyak cerita manis, capaian dan prestasi, juga ada kegagalan yang dialami. Semuanya adalah proses untuk menjadikan Banyuwangi hingga menjadi seperti sekarang,” ungkapnya.</p>
<p>Tidak lupa, dalam kesempatan itu, Bupati Anas juga menyampaikan permohonan maaf, atas segala kesalahan dan kekurangan selama menjabat maupun secara pribadi.</p>
<p>“Masih banyak cita-cita dan harapan warga yang mungkin masih belum bisa diwujudkan selama periode kepemimpinan saya. Juga untuk semua kesalahan pribadi saya, saya mohon agar dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” tutur Anas.</p>
<p>Peringatan Harjaba tersebut, ditutup dengan doa yang dibacakan secara bergantian oleh para kiai dan ulama Banyuwangi dengan penuh khidmat.</p>
<p>Sementara untuk peringatannya, digelar mulai acara Semaan dan khotmil Qur’an, yang diikuti peserta di setiap kantor instansi daerah. Mulai level kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan.</p>
<p>Upacara Peringatan Harjaba juga dilakukan secara virtual dari pendopo kabupaten yang diikuti unsur OPD di kantor masing-masing hingga kantor kecamatan. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130306</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puncak Harjaba, Anas Dihadiahi Batik oleh Penyandang Disabilitas</title>
		<link>https://memontum.com/puncak-harjaba-anas-dihadiahi-batik-oleh-penyandang-disabilitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 12:21:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Harjaba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70018-puncak-harjaba-anas-dihadiahi-batik-oleh-penyandang-disabilitas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Puncak peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-247 digelar di Taman Blambangan, Sabtu malam (22/12/2018). Acara yang dimeriahkan penyanyi Anji dan duet 2D (Deddy Dhukun dan Dian Pramanapoetra) serta dihadiri Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita itu terasa semakin istimewa dengan kehadiran para penyandang disabilitas. Panggung Harjaba terasa inklusif dengan tampilnya para penyandang disabilitas. Keterbatasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Puncak peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-247 digelar di Taman Blambangan, Sabtu malam (22/12/2018). Acara yang dimeriahkan penyanyi Anji dan duet 2D (Deddy Dhukun dan Dian Pramanapoetra) serta dihadiri Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita itu terasa semakin istimewa dengan kehadiran para penyandang disabilitas. </p>
<p>Panggung Harjaba terasa inklusif dengan tampilnya para penyandang disabilitas. Keterbatasan fisik yang mereka sandang, tak menyurutkan mereka untuk berkarya. </p>
<p>Salah seorang siswa penyandang disabilitas dari SMA Luar Biasa ABCD PGRI 2 Jajag menyerahkan karya kain batik tulisnya kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Anas tampak berkaca-kaca menerima hadiah tersebut. Karya para penyandang disabilitas, menurut Bupati Anas, sungguh luar biasa. </p>
<p>&#8220;Karya-karya anak berkebutuhan khusus ini, bagus-bagus. Tak kalah dengan karya batik lainnya,&#8221; puji Anas seraya menunjukkan syal batik tulis karya anak disabilitas yang dikenakannya. </p>
<p>Anas mengharapkan, karya para penyandang kebutuhan khusus tersebut bisa menjadi inspirasi bagi seluruh warga Banyuwangi. </p>
<p>&#8220;Mereka dengan segala keterbatasannya, mampu menghasilkan karya. Sudah tentu kita semua wajib untuk lebih giat lagi dalam berkarya,&#8221; ungkapnya. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70018</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
