<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Harjokuncaran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/harjokuncaran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Jun 2020 12:19:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Harjokuncaran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lama Tidak Bertemu Senyumanmu, Para Guru Rindu Kalian &#8230;</title>
		<link>https://memontum.com/lama-tidak-bertemu-senyumanmu-para-guru-rindu-kalian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 12:19:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Harjokuncaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kelulusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116705</guid>

					<description><![CDATA[Prosesi Kelulusan SDN HK 3 Sumawe Diwarnai Kerinduan Memontum Malang &#8211; Akibat Coronavirus Desease-19 (COVID-19), aktivitas dan pergerakan masyarakat dibatasi. Pemerintah mengimbau agar masyarakat menjaga jarak atau physical distancing. Bahkan,akibat wabah tersebut, sekolah-sekolah sudah banyak diliburkan. Seperti halnya prosesi kelulusan di SDN Harjokuncaran 3 (HK3) Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Senen (15/6/2020) siang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Prosesi Kelulusan SDN HK 3 Sumawe Diwarnai Kerinduan</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Akibat Coronavirus Desease-19 (COVID-19), aktivitas dan pergerakan masyarakat dibatasi. Pemerintah mengimbau agar masyarakat menjaga jarak atau physical distancing. Bahkan,akibat wabah tersebut, sekolah-sekolah sudah banyak diliburkan.</p>
<p>Seperti halnya prosesi kelulusan di SDN Harjokuncaran 3 (HK3) Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Senen (15/6/2020) siang.</p>
<div id="attachment_116707" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-116707" decoding="async" class="size-full wp-image-116707" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0044-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="KASEK : H Mokhamad Ali SPdi Kepala SDN3 Harjokuncaran. (sur) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0044-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0044-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0044-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0044-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-116707" class="wp-caption-text">KASEK : H Mokhamad Ali SPdi Kepala SDN3 Harjokuncaran. (sur)</p></div>
<p>Untuk pelaksanaan kelulusan 61 siswa-siswi kelas VI tahun ajaran 2019-2020 di SDN tersebut selain berlangsung diluar ruangan juga dilakukan dengan cara bertahap.</p>
<p>H Mokhamad Ali SPdi Kepala SDN Harjokuncaran 3 memaparkan, untuk mekanisme kelulusan ditengah pandemi corona saat ini selain diselanggarakan diluar ruangan juga dengan cara bertahap.</p>
<p>&#8220;Untuk penyerahan nama kelulusan siswa-siswi kelas V1 saat ini tidak bisa dilaksanakan dengan cara bersama. Kita hanya ambil satu xemple atau perwakilan &#8221; terang Mokhamad Ali yang juga ketua PGRI Kecamatan Sumawe ini, Selasa (16/6/2020) siang.</p>
<p>Ditambahkan Ali, itupun tanpa lepas dengan penterapan protokol kesehatan seperti kewajiban pake masker, cuci tangan dengan sabun dengan air mengalir termasuk face shield atau alat pelindung wajah.</p>
<p>&#8220;Mungkin itu juga berlangsung di 51 lembaga Sekolah Dasar se-wilayah Kecamatan Sumawe, &#8221; ulas Ali.</p>
<p>Disisi lain, Abah Ali bersama dewan guru juga mengungkan rasa kerinduannya terhadap siswa-siswinya yang seluruhnya berjumlah 389 anak ini.</p>
<p>&#8220;Kami sangat dan sangat rindu kepada anak-anak. Kami dan para guru rindu aktifitas belajar mengajar, rindu dengan anak anak, sekolah libur sudah 3 bulan, tiada canda tawa anak anak, yang biasanya ramai riuh mereka, belajar bersama mengerjakan tugas bersama suka duka bersama,” ungkap Ali dengan suara parau.</p>
<p>Pihaknya juga minta, agar anak-anak tetap tegar didalam menghadapi situasi seperti ini.</p>
<p>&#8220;Terimakasih kami kepada Bapak ibu wali murid. Kami juga mohon maaf apabila ada kekurangan kami disemua lini.Karena kami tidak bisa mendampingi anak-anak secara langsung, &#8221; pungkasnya. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116705</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dewan Setuju, Puskesmas  Harjokuncaran Direlokasi</title>
		<link>https://memontum.com/dewan-setuju-puskesmas-harjokuncaran-direlokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 10:58:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[Harjokuncaran]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99352-dewan-setuju-puskesmas-harjokuncaran-direlokasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Tanah longsor menerjang plengsengan bagian belakang Puskesmas Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Sabtu (2/11/2019) lalu. Akibat bencana alam tersebut, dua ruang rawat inap dan kamar mandi di Puskesmas setempat ambruk. Mokhamad Fauzi, Komisi 4 DPRD Kabupaten Malang menjelaskan, permasalahan tersebut sudah tertuang dalam rapat antara komisi 4 dengan Dinas Kesehatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Tanah longsor menerjang plengsengan bagian belakang Puskesmas Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Sabtu (2/11/2019) lalu. Akibat bencana alam tersebut, dua ruang rawat inap dan kamar mandi di Puskesmas setempat ambruk.</p>
<p>Mokhamad Fauzi, Komisi 4 DPRD Kabupaten Malang menjelaskan, permasalahan tersebut sudah tertuang dalam rapat antara komisi 4 dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.</p>
<div id="attachment_99353" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-99353" decoding="async" class="size-full wp-image-99353" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191107-WA0107-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Kondisi Puskesmas Harjokuncaran usai kejadian. (sur)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191107-WA0107-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191107-WA0107-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191107-WA0107-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191107-WA0107-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191107-WA0107-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191107-WA0107-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-99353" class="wp-caption-text">Kondisi Puskesmas Harjokuncaran usai kejadian. (sur)</p></div>
<p>&#8220;Masalah Puskesmas Harjokuncaran, sudah kami bicarakan bersama Dinas Kesehatan. Rencananya Puskesmas itu akan direlokasi ke tempat yang lebih aman &#8221; terang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, Kamis (7/11/2019) siang.</p>
<p>Dikatakan Fauzi, untuk sementara itu,dari pihak Dinkes sudah melakukan perbaikan.</p>
<p>&#8220;Proses relokasi harus dimulai tahun ini. Dan itu dengan beberapa tahapan. Salah satunya mengenai pembebasan lahan. Harusnya dicarikan lahan yang terbebas dari longsor. Karena yang saya dengar, kawasan di situ ternyata tanah labil yang rawan longsor,&#8221; ulas Fauzi.</p>
<p>Juga dijelaskan Fauzi, untuk tetap memberikan pelayanan terhadap penanganan pasien, Puskesmas Harjokuncaran sudah bekerjasama dengan Puskesmas Turen. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99352</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Pertama, Ruang Rawat Inap dan Kamar Mandi Puskesmas Harjokuncaran Ambruk</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-pertama-ruang-rawat-inap-dan-kamar-mandi-puskesmas-harjokuncaran-ambruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2019 10:23:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[Harjokuncaran]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99218-hujan-pertama-ruang-rawat-inap-dan-kamar-mandi-puskesmas-harjokuncaran-ambruk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Hujan pertama turun belum maksimal, tiba-tiba 2 ruang rawat inap pasien dan satu kamar mandi Puskesmas Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) tiba-tiba ambruk, Sabtu (2/11/2019) siang lalu. Diduga kontruksi bangunan itu kurang kokoh sehingga mengalami kerapuhan dan rusak. Akibatnya, pelayanan sempat terbengkalai dan sejumlah pasien dirujuk ke Puskesmas Turen. Warga di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Hujan pertama turun belum maksimal, tiba-tiba 2 ruang rawat inap pasien dan satu kamar mandi Puskesmas Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) tiba-tiba ambruk, Sabtu (2/11/2019) siang lalu.</p>
<p>Diduga kontruksi bangunan itu kurang kokoh sehingga mengalami kerapuhan dan rusak. Akibatnya, pelayanan sempat terbengkalai dan sejumlah pasien dirujuk ke Puskesmas Turen.</p>
<div id="attachment_99219" style="width: 160px" class="wp-caption alignleft"><img aria-describedby="caption-attachment-99219" decoding="async" class="size-full wp-image-99219" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191105-WA0055.jpg?resize=150%2C210&#038;ssl=1" alt="Mahrus Ali Komisi 3 DPRD Kabupaten Malang. (Sur)" width="150" height="210" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-99219" class="wp-caption-text">Mahrus Ali Komisi 3 DPRD Kabupaten Malang. (Sur)</p></div>
<p>Warga di sekitar menjelaskan, gedung Puskesmas itu baru direnovasi sekitar 2 tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Mungkin karena kontruksi bangunan dibuat asal-asalan, sehingga ruang rawat inap dan kamar mandi itu runtuh. Padahal, hujan kemarin baru gerimis. Misalkan itu banjir, wajar terjadi, karena tanah di kawasan itu memang labil, &#8221; ungkap seorang warga, Selasa (5/11/2019) siang.</p>
<p>Sementara itu, Arif Sujono Kepala Desa Harjokuncaran membenarkan kejadian tersebut.</p>
<p>Dikatakan Arif, akibat ambruknya teras bagian belakang ruang rawat inap pasien dan kamar mandi, pelayanan di Puskesmas Harjokuncaran sempat terbengkalai.</p>
<p>&#8220;Untuk sementara waktu, ruangan itu dikosongkan. Kami berharap, agar pemerintah segera menindak lanjuti. Paling tidak membantu renovasi. Karena itu menyangkut sarana pelayanan umum, &#8221; pinta Arif.</p>
<p>Terpisah, H Mahrus Ali komisi 3 bagian pembangunan DPRD Kabupaten Malang meminta, dengan kejadian ini pemerintah atau dinas terkait harus bertindak tegas terhadap pemborong atau kontraktor pelaksana pekerjaan.</p>
<p>&#8220;Masak baru dibangun 2 tahun sudah ambruk. Mungkin pembangunan itu tidak sesuai aspek yang ada, &#8221; ujar wakil rakyat putra daerah Kecamatan Sumawe ini, Selasa (5/11/2019) siang saat ditemui Memontum.com.</p>
<p>Tambah wakil rakyat yang akrab disapa Gus Mahrus ini, karena Puskesmas menjadi salah satu tempat pelayanan terhadap masyarakat yg paling vital.</p>
<p>&#8220;Saya berharap, dinas terkait segera turun lapangan untuk segera menindaklanjuti. Karena kalau terlambat ini juga tidak baik, karena pelayanan terhadap masyarakat bisa terbengkalai, &#8221; ulas Gus Mahrus.<strong> (sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99218</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Harjokuncaran Minta, Pemerintah Terbitkan Merk Kopi</title>
		<link>https://memontum.com/petani-harjokuncaran-minta-pemerintah-terbitkan-merk-kopi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2019 11:06:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Harjokuncaran]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87874-petani-harjokuncaran-minta-pemerintah-terbitkan-merk-kopi</guid>

					<description><![CDATA[Tentukan Keberhasilan Produk &#160; Memontum Malang &#8211; Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang ternyata potensi pertanian tanaman kopi. Luas budidaya kopi dominan robusta di Desa Harjokuncaran saat ini hingga tembus angka 420 hektar. Namun, selama ini, petani kopi disana masih mengeluh terkait belum terbitnya brand/merk. Hal itu dirasa sangat penting untuk menentukan keberhasilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Tentukan Keberhasilan Produk</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Desa Harjokuncaran Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang ternyata potensi pertanian tanaman kopi. Luas budidaya kopi dominan robusta di Desa Harjokuncaran saat ini hingga tembus angka 420 hektar.</p>
<p>Namun, selama ini, petani kopi disana masih mengeluh terkait belum terbitnya brand/merk. Hal itu dirasa sangat penting untuk menentukan keberhasilan sebuah produk.</p>
<p>Bakri Ketua Gapoktan Tridaya Utama Desa Harjokuncaran mengatakan, untuk mengangkat semua elemen masyarakat dan kelompok tani, harusnya ada patokan harga standar dari pemerintah,sehingga petani tidak bingung dengan kesimpang-siuran harga.</p>
<p>&#8220;Seperti harga kopi saat ini,sebelumnya Rp25/kg.Tetapi belakangan ini justru turun drastis menjadi Rp21.000/kg. Dengan tidak stabilnya harga itu,petani jadi bingung, &#8221; terang Bakri Kamis (11/7/2019) pagi.</p>
<p>Selain itu, Bakri juga berharap, agar pemerintah atau dinas terkait segera menerbitkan brand kopi,secara umum untuk Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Karena belum mempunyai brand/merek,untuk penjualan kopi ke luar daerah masih sulit. Kami berharap pemerintah segera terbitkan merek,atau nama komunitas kopi se-Kabupaten Malang.Sementara, yang ada sekarang Amterdam (Ampelgading,Tirtoyudo dan Dampit) tetapi itu nama untuk beberapa wilayah saja. Khusus Sumawe sendiri sampai sekarang belum ada namanya, &#8221; ulas Bakri berharap.</p>
<p>Disisi lain, Bakri juga mengakui adanya beberapa bantuan, baik dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang maupun dari pihak swasta.</p>
<p>Seperti halnya, mesin perontok padi, brujul, alat rosting. Selanjutnya dari PT Asal Jaya berupa 25 ekor kambing dan Dome (alat pengering kopi) dari Mitsui Jepang.</p>
<p>&#8220;Kami berharap pemerintah selalu memberikan bantuan alat dan teknologi pertanian,agar memudahkan para petani menggarap lahan dan menghasilkan panen yang berkualitas,&#8221; pungkas Bakri. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87874</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
