<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Harley &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/harley/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Oct 2025 14:25:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Harley &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kejari Malang Kembalikan Barang Bukti kepada Korban Robot Trading ATG, Ada Harley Davidson dan Vespa Edisi Khusus</title>
		<link>https://memontum.com/kejari-malang-kembalikan-barang-bukti-kepada-korban-robot-trading-atg-ada-harley-davidson-dan-vespa-edisi-khusus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[barang]]></category>
		<category><![CDATA[davidson]]></category>
		<category><![CDATA[Harley]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[trading]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227054</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan pengembalian barang bukti kepada para korban kasus investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG), dengan terpidana Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, Lilik Darmanto dan terpidana lainnya. Barang-barang tersebut, diserahkan kepada paguyuban korban yaitu Perkumpulan Perlindungan Korban Investor Auto Trade Gold (PPIATG) di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang melaksanakan pengembalian barang bukti kepada para korban kasus investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG), dengan terpidana Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, Lilik Darmanto dan terpidana lainnya. Barang-barang tersebut, diserahkan kepada paguyuban korban yaitu Perkumpulan Perlindungan Korban Investor Auto Trade Gold (PPIATG) di Aula Kantor Kejari Kota Malang, Kamis (23/10/2025) tadi.</p>



<p>Pengembalian barang bukti ini, berdasarkan pada Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 5522K/Pid.Sus/2024 tanggal 11 September 2024, yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Putusan tersebut, berkaitan dengan pelanggaran Pasal 106 UU No 7 tahun 2014 tentang Perdagangan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 Jo Pasal 10 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).</p>



<p>Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Tri Joko, didampingi Kasi Pidum, Hasudungan Parlindungan Sidauruk, secara simbolis menyerahkan barang bukti tersebut kepada perwakilan korban, yaitu PPIATG, Quay LA Yuniar.</p>



<p>Kajari Kota Malang, Tri Joko, mengatakan penyerahan barang bukti ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum untuk memulihkan hak-hak korban. &#8220;Pengembalian barang bukti ini menunjukkan komitmen Kejaksaan Negeri Kota Malang dalam menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah inkracht. Memastikan bahwa aset-aset yang sebelumnya disita sebagai barang bukti dikembalikan kepada pihak yang berhak, yakni para korban,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Kota Malang, Agung Tri Radityo, menambahkan bahwa barang bukti yang dikembalikan mencakup beragam aset bernilai tinggi, diantaranya sejumlah unit perangkat elektronik seperti handphone, laptop, CPU dan monitor. &#8220;Ada tas-tas mewah dari berbagai merek seperti Hermes, Chanel, Dior dan LV. Sejumlah bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Tulungagung, Kabupaten Malang, Kota Malang, Sidoarjo, Surabaya, hingga Jakarta Selatan termasuk properti di Pondok Indah, Jakarta Selatan, dan beberapa lokasi di Permata Jingga, Malang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Adapula sejumlah unit kendaraan bermotor mewah dan roda dua, termasuk mobil merek BMW, Toyota Alphard, Toyota Innova Venturer, Nissan Grand Livina, Mercedes, Toyota Fortuner, serta motor Harley Davidson dan Vespa edisi khusus.</p>



<p>Mewakili PPIATG, Ayla, menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada aparat hukum baik dari jajaran kejaksaan, kepolisian, serta pengadilan yang telah membantu mereka untuk mencari keadilan. &#8220;Pengembalian barang bukti ini diharapkan dapat sedikit meringankan kerugian yang dialami oleh para korban,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227054</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawat Tembaga &#8216;Disulap&#8217; Miniatur Harley</title>
		<link>https://memontum.com/kawat-tembaga-disulap-miniatur-harley</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2020 12:47:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Harley]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Kawat Tembaga]]></category>
		<category><![CDATA[Miniatur Harley]]></category>
		<category><![CDATA[Obeng Collection]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiono Halim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123951</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Image kawat tembaga sebagai bahan bagian peralatan listrik, sepertinya tidak berlaku bagi Sandiono Halim, pengrajin asal Malang. Bermula dari kecintaannya mengoleksi barang-barang antik, pria yang tergabung dalam UKM Kota Malang, mampu merakitnya menjadi miniatur yang unik dan menarik. Salah satunya, seperti miniatur Harley Davidson. &#8220;Awal kecintaan saya dengan pembuatan miniatur ini, dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Image kawat tembaga sebagai bahan bagian peralatan listrik, sepertinya tidak berlaku bagi Sandiono Halim, pengrajin asal Malang. Bermula dari kecintaannya mengoleksi barang-barang antik, pria yang tergabung dalam UKM Kota Malang, mampu merakitnya menjadi miniatur yang unik dan menarik. Salah satunya, seperti miniatur Harley Davidson.</p>
<p>&#8220;Awal kecintaan saya dengan pembuatan miniatur ini, dari ide yakni bagaimana membuat suatu karya dari bahan yang mudah didapat, tetapi menghasilkan kualitas yang bagus dan indah. Dari situ lah, kemudian mulai menggeluti pembuatan miniatur tersebut,&#8221; kata pria yang ditemui disela pameran UKM di Museum Mpu Purwa.</p>
<p>Pertama merakit atau membuat, kata pria yang akrab disapa Obeng ini, tentu saja mempersiapkan dahulu bahan-bahan yang akan digunakan. Kemudian, paham juga dengan bentuk asli dari objek tersebut.</p>
<p>&#8220;Semisal ketika membuat becak, saya membuat miniaturnya, itu juga lengkap dan detail. Mulai dari tempat duduk, roda, rantai hingga aksesoris yang biasa melekat di pada umumnya becak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari keberhasilan itu, tambah Obeng, kemudian ke tantang berikutnya dengan membuat miniatur yang lebih rumit dan menarik. Salah satunya, sepeda motor hingga sepeda ontel atau jengki.</p>
<p>&#8220;Dari kreasi pertama itulah, kemudian sekarang sudah bisa membuat miniatur Harley Davidson. Mengenai proses pembuatan, itu bisa memakan waktu sampai tiga minggu. Karena dalam sekali buat, itu langsung memakai bahan dan hasilnya bukan satu minimatur,&#8221; paparnya.</p>
<p>Hasil karya-karyanya ini, selanjutnya diberi nama Obeng Collection. Bahkan dalam perkembangannya, selain diminati warga di Malang Raya, juga banyak menarik perhatian turis mancanegara saat berkunjung ke Kota Malang. &#8220;Waktu itu, pernah ada turis dari Filiphina, yang minat. Dia beli yang sepeda jengki, sebagai cinderamata dari Kota Malang,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Untuk pasaran harga, Obeng menjelaskan, bahwa semua tergantung dari tingkat kerumitan pembuatan. Hanya saja, semua harga yang ditawarkan masih terbilang terjangkau oleh semua masyarakat. &#8220;Harga mulai Rp 75 ribu sampai Rp 1,3 juta. Tergantung, model dan kerumitan pembuatan. Seperti becak, hanya sekitar Rp 75 ribu,&#8221; lanjutnya. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123951</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
