<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>harmoni &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/harmoni/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 12:22:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>harmoni &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Perayaan TITD Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Tekankan Pentingnya Jaga Harmoni</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-perayaan-titd-klenteng-hoo-tong-bio-banyuwangi-bupati-ipuk-tekankan-pentingnya-jaga-harmoni</link>
					<comments>https://memontum.com/hadiri-perayaan-titd-klenteng-hoo-tong-bio-banyuwangi-bupati-ipuk-tekankan-pentingnya-jaga-harmoni#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231797</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sabtu (18/04/2026) tadi. Kedatangan Bupati Ipuk di momen itu, disambut hangat dengan atraksi barongsai yang memukau. Rangkaian peringatan hari kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin ini, berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan umat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sabtu (18/04/2026) tadi. Kedatangan Bupati Ipuk di momen itu, disambut hangat dengan atraksi barongsai yang memukau.</p>



<p>Rangkaian peringatan hari kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin ini, berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan umat Tri Dharma dari berbagai daerah Indonesia. Seperti Jatim, Jawa Tengah, Bali dan NTB.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk mengajak seluruh umat Tri Dharma untuk bersama-sama menjaga harmoni dalam keberagaman masyarakat. Dirinya berharap, kegiatan ini mampu mempererat tali persaudaraan serta melestarikan nilai-nilai luhur.</p>



<p>&#8220;Bahwa harmoni adalah nilai paling utama. Makna ini mengajarkan kita semua bahwa dalam perbedaan keyakinan dan budaya, yang harus dijaga adalah harmoni,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Disampaikan Bupati Ipuk, harmoni akan melahirkan perdamaian yang menjadi dasar kesejahteraan rakyat. Sebagaimana yang diajarkan sosok Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin, dalam memberikan kebajikan, keteladanan serta pengabdian.</p>



<p>&#8220;Semoga doa-doa yang dipanjatkan dalam kegiatan ini membawa keberkahan, kedamaian dan kemakmuran bagi Banyuwangi,&#8221; papar Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mendorong penguatan ekonomi kreatif, lewat kolaborasi bersama pelaku UMKM lokal. Diharapkan, berkah peringatan ini turut dirasakan langsung oleh pedagang kecil di sekitar klenteng.</p>



<p>Ketua TITD Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sylvia Ekawati, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Dirinya mengapresiasi, dukungan semua pihak sehingga rangkaian HUT ke-242 berjalan sangat sukses.</p>



<p>&#8220;Sinergi dan gotong royong kita adalah kunci eksistensi klenteng ini. Perayaan ini merupakan momentum untuk meningkatkan rasa syukur serta mempererat tali persaudaraan atas bimbingan para dewa-dewi,&#8221; ungkap Sylvia.</p>



<p>Tahun ini, acara mengusung konsep unik bernama &#8216;Euni Kimsin&#8217;. Konsep tersebut, mengharuskan setiap klenteng yang datang membawa rupang atau patung dewa-dewi masing-masing ke altar Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin di Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi.</p>



<p>Sebanyak delapan klenteng dari berbagai wilayah di Indonesia, pun turut berpartisipasi. Kehadiran patung dewa ini, bertujuan mempererat hubungan antar pengurus serta seluruh umat.</p>



<p>&#8220;Saya berharap klenteng ini terus menjadi rumah yang teduh bagi umat. Pusat pelestarian, tradisi dan wadah untuk menebar kebajikan di tengah masyarakat. Di tengah keberagamaan, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat sikap saling menghormati dan toleransi,&#8221; imbuh Sylvia. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hadiri-perayaan-titd-klenteng-hoo-tong-bio-banyuwangi-bupati-ipuk-tekankan-pentingnya-jaga-harmoni/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Harmoni dan Keadilan, Bupati Jember Beri THR untuk PPPK Paruh Waktu</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-harmoni-dan-keadilan-bupati-jember-beri-thr-untuk-pppk-paruh-waktu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230954</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, terus menunjukkan komitmen dalam menjaga harmoni dan keadilan bagi seluruh aparatur negara. Salah satunya, dalam momen menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Fawait membawa kabar bahagia dari Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (12/03/2026) tadi. Bupati Fawait menegaskan, bahwa tidak boleh ada diskriminasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, terus menunjukkan komitmen dalam menjaga harmoni dan keadilan bagi seluruh aparatur negara. Salah satunya, dalam momen menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Fawait membawa kabar bahagia dari Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (12/03/2026) tadi.</p>



<p>Bupati Fawait menegaskan, bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam pemberian hak kesejahteraan. Termasuk, bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Langkah ini diambil, sebagai bentuk ijtihad politik dan kemanusiaan.</p>



<p>Gus Fawait menyadari, bahwa peran PPPK Paruh Waktu dalam roda pemerintahan daerah sangatlah vital. &#8220;Mereka adalah bagian yang tidak terpisahkan, dari mesin birokrasi yang melayani masyarakat Jember setiap harinya,&#8221; katanya.</p>



<p>Oleh karena itu, kebijakan pengalokasian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi kelompok pegawai, ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah pada tahun ini. “Bagi kami di Pemkab Jember, ini bukan sekadar urusan angka atau nominal rupiah yang masuk ke rekening. Ini adalah soal hak, harga diri dan pengakuan negara terhadap status mereka sebagai bagian dari ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember,” tambah Gus Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan bahwa setiap pegawai, apa pun status kontraknya, berhak merasakan kegembiraan hari raya yang setara dengan PNS maupun PPPK Penuh Waktu. Gus Fawait mengungkapkan, bahwa Pemkab Jember sebenarnya secara berani mengusulkan besaran THR hingga 100 persen bagi PPPK Paruh Waktu.</p>



<p>Namun, karena adanya batasan regulasi dan setelah melalui proses harmonisasi yang ketat dengan Kementerian Hukum, angka yang disetujui berada di level 50 persen. Meski belum mencapai angka maksimal yang diusulkan, keputusan ini dipandang sebagai kemenangan moral dan administratif bagi para pegawai paruh waktu di Jember.</p>



<p>Kebijakan ini, diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi para pegawai untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi Jember. Gus Fawait berjanji akan terus berdiri di garda terdepan untuk memperjuangkan nasib seluruh pegawai.</p>



<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk memberikan hak dan pengakuan tanpa diskriminasi semampu yang bisa dilakukan daerah,&#8221; imbuhnya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230954</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Launching Logo Pariwisata Padukan Semangat Harmoni Alam dan Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-launching-logo-pariwisata-padukan-semangat-harmoni-alam-dan-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[padukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227561</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melaunching logo pariwisata Kabupaten Malang, di kawasan Wisata Boonpring, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (09/11/2025) tadi. Logo ini, diperkenalkan oleh Pemkab Malang, sebagai branding pariwisata baru yang mengusung semangat harmoni alam dan budaya. Logo ini, merupakan hasil karya Amar Ma&#8217;ruf, peserta asal Malang yang berhasil mengungguli puluhan peserta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melaunching logo pariwisata Kabupaten Malang, di kawasan Wisata Boonpring, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (09/11/2025) tadi. Logo ini, diperkenalkan oleh Pemkab Malang, sebagai branding pariwisata baru yang mengusung semangat harmoni alam dan budaya.</p>



<p>Logo ini, merupakan hasil karya Amar Ma&#8217;ruf, peserta asal Malang yang berhasil mengungguli puluhan peserta lain dalam lomba desain logo pariwisata yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang. Logo baru ini, akan digunakan sebagai identitas resmi pariwisata Kabupaten Malang dalam berbagai kegiatan promosi, baik di tingkat nasional maupun internasional.</p>



<p>Harapannya, kehadiran logo ini mampu memperkuat posisi Malang sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur, sekaligus menjadi simbol sinergi antara pelestarian alam dan pengembangan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan bahwa peluncuran logo ini menandai semangat baru bagi sektor pariwisata daerah. “Pada hari ini, kita meluncurkan logo branding pariwisata Kabupaten Malang yang mencerminkan harapan baru bagi kebangkitan sektor pariwisata di Bumi Kanjuruhan yang dinamis, ramah, berbudaya dan penuh energi positif,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati menegaskan, bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar melalui pemberdayaan ekonomi lokal dan pelestarian lingkungan.</p>



<p>“Kita ingin pariwisata Kabupaten Malang tumbuh dengan karakter sendiri, yang adiluhung, harmonis dan berkelanjutan. Karena itu, pelibatan masyarakat menjadi kunci agar sektor ini benar-benar membawa manfaat luas,” tambahnya.</p>



<p>Mengusung tagline &#8216;Kabupaten Malang Adiluhung Harmony&#8217;, logo ini bukan sekadar simbol visual, melainkan janji dan identitas baru untuk mengangkat potensi wisata Malang ke tingkat nasional dan internasional. &#8220;Bahwa di bumi yang kita pijak saat ini, sejarah telah memberi arah, alam telah memberi kehidupan dan budaya telah memberikan jiwa bagi kemajuan daerah,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Hadir dalam launching itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Forkopimda, pelaku pariwisata, seniman dan komunitas kreatif, yang bersama-sama menyambut optimisme baru bagi masa depan pariwisata Kabupaten Malang. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227561</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Buruh Internasional, Wali Kota Malang Dorong Harmoni Pengusaha dan Pekerja</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-buruh-internasional-wali-kota-malang-dorong-harmoni-pengusaha-dan-pekerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221623</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, berharap adanya hubungan yang baik antara pengusaha dan pekerja di Kota Malang. Hal itu disampaikannya, dalam rangka memperingari Hari Buruh Internasional (May Day), Kamis (01/05/2025) tadi. Menurut Wali Kota Wahyu, kerja sama yang solid di antara kedua pihak tersebut menjadi pondasi utama terciptanya iklim investasi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, berharap adanya hubungan yang baik antara pengusaha dan pekerja di Kota Malang. Hal itu disampaikannya, dalam rangka memperingari Hari Buruh Internasional (May Day), Kamis (01/05/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Wali Kota Wahyu, kerja sama yang solid di antara kedua pihak tersebut menjadi pondasi utama terciptanya iklim investasi yang sehat. Tentu, hal ini juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Selamat Hari Buruh Internasional, semoga selalu terjalin kerjasama yang baik antara pengusaha dan pekerja. Keduanya ini tidak bisa dipisahkan, mereka saling terkait dan saling membutuhkan,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga menyebut, bahwa iklim ketenagakerjaan yang kondusif terbukti mendukung peningkatan investasi di Kota Malang. Berdasarkan data Pemkot Malang, capaian investasi pada triwulan pertama 2025 telah mencapai Rp 992 miliar dari target Rp 1,6 triliun. Sementara di tahun sebelumnya, target Rp 1,4 triliun berhasil dilampaui hingga Rp 2,8 triliun.</p>



<p>&#8220;Ini jadi indikator bahwa hubungan antara pekerja dan pengusaha berjalan baik. Kalau harmonis, investasi pasti datang dan ini berdampak langsung ke kesejahteraan masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sektor perhotelan, ujar Wali Kota Wahyu, kuliner dan perumahan disebut menjadi penyumbang investasi terbesar di Kota Malang. Karenanya, dirinya optimis tren positif ini dapat terus ditingkatkan dengan menjaga sinergi antar semua pemangku kepentingan.</p>



<p>&#8220;Ini parameter bahwa investasi meningkat, berati kondusifitas antara pekerja dengan pengusaha, masyarakat itu terjaga dengan baik. Saya yakin investasi Kota Malang nantinya meningkat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam bidang kesejahteraan pekerja, Wali Kota Wahyu juga menyebutkan sejumlah program prioritas. Diantaranya adalah pemberian beasiswa pendidikan kepada anak-anak pekerja di jenjang SD, SMP dan SMA. &#8220;Ini menjadi perhatian utama kami. Rata-rata penerimanya adalah putra-putri dari para pekerja,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain itu, Pemkot Malang juga tengah memfinalisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk perluasan program jaminan sosial bagi pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Eksekusi program tersebut dijadwalkan pada Juni atau Juli 2025, dengan target perlindungan 4.000 hingga 5.000 pekerja per tahun.</p>



<p>&#8220;Ini bagian dari komitmen kami untuk menjamin pekerja dapat hidup lebih sejahtera dan aman,&#8221; imbuh Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221623</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Jadi, Pj Wali Kota Kediri Zanariah Berangkatkan Jalan Sehat Harmoni</title>
		<link>https://memontum.com/hari-jadi-pj-wali-kota-kediri-zanariah-berangkatkan-jalan-sehat-harmoni</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 04:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[zanariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211884</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, memberangkatkan pelaksanaan Jalan Sehat Harmoni, di Halaman Balai Kota Kediri, Minggu (14/07/2024) tadi. Pelaksanaan Jalan Sehat Harmoni ini digelar, dalam rangka Hari Jadi Kota Kediri ke-1145 dan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal. &#8220;Alhamdulillah, beberapa hari terakhir banyak sekali event olah raga di Kota Kediri. Tadi malam ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, memberangkatkan pelaksanaan Jalan Sehat Harmoni, di Halaman Balai Kota Kediri, Minggu (14/07/2024) tadi. Pelaksanaan Jalan Sehat Harmoni ini digelar, dalam rangka Hari Jadi Kota Kediri ke-1145 dan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, beberapa hari terakhir banyak sekali event olah raga di Kota Kediri. Tadi malam ada Kediri Night Ride lalu pagi ini Jalan Sehat Harmoni,&#8221; kata Pj Wali Kota.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut dalam Jalan Sehat Harmoni. Diharapkan, dengan bertambahnya usia Kota Kediri, maka bertambah pula kualitas kesehatan masyarakat. Sekaligus, memotivasi masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan berolahraga.</p>



<p>&#8220;Semoga melalui acara ini semakin mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan kita. Saya minta peserta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan ini, Pj Wali Kota Zanariah mengajak masyarakat untuk turut serta memerangi peredaran rokok ilegal. Masyarakat diharapkan tidak mengonsumsi dan memperjualbelikan rokok ilegal. Patuhi regulasi peredaran barang kena cukai. Masyarakat dapat turut membangun negeri melalui Dana Hasil Bagi Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dana ini untuk pembiayaan program pelayanan masyarakat. Seperti, pembayaran JKN, pembangunan fasilitas kesehatan, dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Saya sampaikan terima kasih atas kolaborasi antara Pemkot Kediri dan Bea Cukai Kediri yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Saya ajak masyarakat untuk memerangi peredaran rokok ilegal. Karena hasil dari cukai ini banyak sekali manfaatnya untuk membangun Kota Kediri,&#8221; paparnya.</p>



<p>Jalan Sehat Harmoni ini mengambil start di Balai Kota Kediri &#8211; Jl. Hasanudin &#8211; Jl. Sersan KKO Usman &#8211; Jl. Singosari &#8211; finish di Balai Kota Kediri. Turut hadir, Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, Kepala Kejaksaan Negeri Andi Mirnawaty, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Bagus Alit, Kepala KPP Bea Cukai Ardiyanto, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211884</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RPJPD 2025-2045, Pemkot Kediri Targetkan Pembangunan Kota Kediri yang Harmoni, Toleran dan Layak Huni</title>
		<link>https://memontum.com/rpjpd-2025-2045-pemkot-kediri-targetkan-pembangunan-kota-kediri-yang-harmoni-toleran-dan-layak-huni</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[2025-2045]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<category><![CDATA[toleran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209415</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar pertemuan dengan seluruh OPD Kota Kediri, dengan agenda &#8216;Pembahasan dan Penyepakatan Indikator Utama Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Kediri Tahun 2025-2045&#8217;. Kegiatan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri itu, bertujuan untuk menyusun RPJPD yang akan dijadikan sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar pertemuan dengan seluruh OPD Kota Kediri, dengan agenda &#8216;Pembahasan dan Penyepakatan Indikator Utama Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Kediri Tahun 2025-2045&#8217;. Kegiatan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri itu, bertujuan untuk menyusun RPJPD yang akan dijadikan sebagai acuan pembangunan Kota Kediri.</p>



<p>“Sebelumnya kegiatan hari ini, kita sudah menyelesaikan rancangan tahap awal. Kemudian, akan dilanjutkan kegiatan Musrenbang. Dari Musrenbang itu, kita tajamkan di Forum OPD. Forum OPD ini secara teknis sudah dilakukan pembahasan di masing-masing OPD. Untuk itu, hari ini kita bawa di high level meeting untuk menyepakati apa yang sudah kita rumuskan dengan OPD di Kota kediri,” jelas Kepala Bappeda Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, Rabu (08/05/2024) tadi.</p>



<p>Dalam pertemuan yang digelar di salah satu resto di Kota Kediri tersebut, lanjutnya, membahas beberapa materi. Diantaranya, penentuan target capaian indikator RPJPD tahun 2025-2045 serta menentukan target capaian Pemkot Kediri tahun 2025-2045.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Chevy juga menjelaskan, bahwa dalam penyusunan RPJPD Kota Kediri mengacu pada kerangka besar RPJPN yakni 8-17-45. Antara lain, seperti mengacu pada delapan misi pembangunan, 17 arah pembangunan dan 45 indikator utama pembangunan.</p>



<p>“Sebetulnya terdapat 47 indikator utama pembangunan, tetapi dari hasil kesepakatan dengan kepala OPD hari ini, tadi ada dua indikator yang kita hilangkan. Jadi, total ada 45 poin,” ungkapnya.</p>



<p>Mengusung tema RPJPD Tahun 2025-2045 &#8216;Kota Hamoni yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan&#8217;, Pemkot Kediri menargetkan pembangunan Kota Kediri sebagai kota yang harmoni, toleran dan layak huni. Dalam rangka mencapai target itu, Pemkot Kediri telah menyepakati 17 arah pembangunan terkait transformasi sosial, transformasi ekonomi dan transformasi tata kelola.</p>



<p>Dengan berlangsungnya pertemuan yang dihadiri 37 peserta tersebut, dirinya berharap, agar target dan indikator yang tercantum pada RPJPD merupakan hasil kesepakatan semua pemangku kepentingan di Kota Kediri. “Jadi, bukan hanya dari Bappeda atau dari tim perumus saja. Tetapi, juga dari semua menyepakati terkait dengan indikator yang dicantumkan maupun target indikator ke depan,” papar Chevy. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209415</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Pengukuhan Gubes, Menhan RI Tekankan Harmoni Multikulturalisme melalui Pendidikan Islam</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-pengukuhan-gubes-menhan-ri-tekankan-harmoni-multikulturalisme-melalui-pendidikan-islam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Nov 2023 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gubes,]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[menhan]]></category>
		<category><![CDATA[multikulturalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengukuhan]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, didampingi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri pengukuhan Guru Besar Kehormatan Prof (HC Unisma) Dr H Ali Masykur Musa S.H M.Si M.Hum di Universitas Islam Malang (Unisma), Sabtu (18/11/2023) tadi. Menhan RI, Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasinya dengan orasi yang telah disampaikan oleh Guru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, didampingi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri pengukuhan Guru Besar Kehormatan Prof (HC Unisma) Dr H Ali Masykur Musa S.H M.Si M.Hum di Universitas Islam Malang (Unisma), Sabtu (18/11/2023) tadi.</p>



<p>Menhan RI, Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasinya dengan orasi yang telah disampaikan oleh Guru Besar Kehormatan Prof (HC Unisma) Dr H Ali Masykur Musa, berkaitan dengan Politik Pendidikan Islam Memperkokoh Multikultural Bangsa.</p>



<p>“Hari ini mendapat suatu tambahan ilmu apa yang disampaikan oleh Prof Ali Masykur Musa sangat luar biasa. Saya merasa, bahwa NU ini menjaga Islam tapi islam yang moderat, sejuk, rahmatan lil alamin serta islam yang melindungi semua,” kata Menhan Prabowo, saat memberikan sambutan.</p>



<p>Ditambahkannya, jika islam juga tidak akan mengizinkan radikalisme dan kekerasan. Islam menurutnya akan selalu menjaga toleransi, anti kekerasan dan menjaga demokrasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya terus berjuang dengan kawan-kawan di atas jalan yang benar. Indonesia harus rukun, bersatu, multikultural, dan majemuk bahwa pancasila itu given (pemberian, red),” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa, menyampaikan jika konstitusi madinah menjadi basis dalam islam itu multikultural. Sehingga, menurutnya itu akan ada keberagaman. Mulai dari agama, stratifikasi sosial hingga suku.</p>



<p>“Jadi konstitusi madinah itu kan bagaimana membangun kontitusi keberagaman. Ada agama, stratifikasi sosial, suku-suku besar, suku kecil, tapi mereka harus hidup dalam sebuah harmoni. Tanggung jawab bernegara, belanegara itu tanggung jawab semuanya. Mayoritas, minoritas, semua harus punya kemauan untuk bela negara,” jelas Khofifah.</p>



<p>Apalagi di dalam menjelang tahun politik mendatang, menurutnya akan ada perbedaan pilihan politik dan perbedaan pandangan. Namun, di dalam membangun bangsa dan negara, ideologinya tetap pada Pancasila.</p>



<p>“Kita sering kali mendengar terminologi masyarakat madani atau masyarakat yang penuh harmoni dalam rangkuman keberagaman lintas-lintas stratifikasi dan seterusnya. Saya rasa itu adalah kebutuhan kita merajut kebersamaan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kuatkan Harmoni Antar Agama, Wali Kota Malang Silaturahmi bersama Umat Budha</title>
		<link>https://memontum.com/kuatkan-harmoni-antar-agama-wali-kota-malang-silaturahmi-bersama-umat-budha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 05:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[kuatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang, Ahmad Taufik Kusuma, Kepala Badan Kesatuan dan Kebangsaan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, Rinawati serta Camat Lowokwaru dan lurah, melakukan silaturahmi dengan umat beragama Budha di Vihara Adi Kasih, Jalan Taman Borobudur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang, Ahmad Taufik Kusuma, Kepala Badan Kesatuan dan Kebangsaan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, Rinawati serta Camat Lowokwaru dan lurah, melakukan silaturahmi dengan umat beragama Budha di Vihara Adi Kasih, Jalan Taman Borobudur Utara, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (08/08/2023) tadi.</p>



<p>Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan jika silaturahmi yang di lakukan tersebut tentunya juga untuk mendengar keluhan dan aspirasi dari umat beragama Budha. Sehingga, ke depan bisa terealisasikan.</p>



<p>“Saya sampaikan memang kita keliling terus dan mungkin sekarang sudah yang ke empat kalinya di tempat ibadah ini. Perlunya kami lakukan silaturahmi, tentu untuk ketemu masyarakat beragama. Sehingga, apa yang menjadi keluhan dan aspirasi dari mereka perlu kami dengar sekaligus kami realisasikan. Ini juga ada pak lurah dan pak camat, supaya kalau lapor ada apa-apa bisa terselesaikan melalui perwakilan di masing-masing kelurahan dan kecamatan,” jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, kehadirannya juga untuk memastikan bahwa jangan sampai ada intimidasi di lingkungan Vihara. Terlebih, ketika masyarakat melakukan ibadah, juga harus dilindungi dan tidak boleh ada gesekan.</p>



<p>“Karena sesungguhnya kami semuanya dari tuhan yang satu dengan tujuan ingin bahagia. Jangan sampai menciderai orang lain, kemudian fungsi lisan itu juga berbicara mengeluarkan suara yang baik dan mendamaikan,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, menjelang tahun politik yang akan datang, pihaknya juga menghimbau agar tidak terjadi pertikaian di masyarakat akibat Pemilu. Sebab, tujuan pesta demokrasi tersebut tentunya untuk mewujudkan negara Indonesia yang damai.</p>



<p>“Tidak boleh kita bertengkar padahal tujuan lima tahunan untuk Indonesia yang damai. Kemiskinan bisa terhempaskan dan jangan gara gara ini jadi tidak tegur sapa, malah itu membuat tujuan demokrasi tidak tercapai. Ayo kita junjung bersama,” paparnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu Sekretaris Vihara Adi Kasih, Amelia, berharap melalui kegiatan tersebut nantinya ada dukungan dan kerjasama dari Pemerintah Kota Malang untuk semua Vihara di Malang Raya. Sehingga integritas beragama bisa bersatu, tidak hanya satu agama tetapi semua saling mendukung dan kerjasama.</p>



<p>“Sehingga ke depan Negara Indonesia semakin maju, kita saling mengisi, saling mensupport satu sama lain dan antar agama bisa saling rukun,” imbuh Amel.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut Wali Kota Malang, Sutiaji, membagikan bendera merah putih dalam rangka gerakan 10 juta bendera merah putih kepada Vihara Adi Kasih. Kemudian juga dilakukan dialog dengan umat Budha. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Mojorejo Luruk Perumahan Taman Harmoni, Pasca Salah Satu Pekerjanya Diketahui Sakit</title>
		<link>https://memontum.com/warga-mojorejo-luruk-perumahan-taman-harmoni-pasca-salah-satu-pekerjanya-diketahui-sakit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2020 13:30:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Mojorejo]]></category>
		<category><![CDATA[diketahui]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[luruk]]></category>
		<category><![CDATA[mojorejo]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjanya]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113410-warga-mojorejo-luruk-perumahan-taman-harmoni-pasca-salah-satu-pekerjanya-diketahui-sakit</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kawasan Perumahan Taman Harmoni yang terletak di Dusun Kajang RW 4 Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kamis siang (30/4/2020) diluruk warga sekitar. Hal ini terjadi seusai salah satu pekerja pembangunan villa di kawasan sekitar diketahui sakit pada Rabu kemarin (29/4/2020) dan memiliki hasil reaktif pasca rapid test. Tuntutan dari beberapa warga tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="default_cursor_cs"><strong class="default_cursor_cs">Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kawasan Perumahan Taman Harmoni yang terletak di Dusun Kajang RW 4 Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo Kamis siang (30/4/2020) diluruk warga sekitar. Hal ini terjadi seusai salah satu pekerja pembangunan villa di kawasan sekitar diketahui sakit pada Rabu kemarin (29/4/2020) dan memiliki hasil reaktif pasca rapid test. Tuntutan dari beberapa warga tersebut merupakan pemberhentian pekerja dari pembangunan villa tersebut karena terpantau aktifitas masih tetap berlangsung.</p>
<p class="default_cursor_cs">&#8220;Tadi ada sekitar 15 warga yang melarang pekerjaan dilanjutkan, terlebih disini juga ada sekitar 83 pekerja yang tetap melakukan aktifitas walaupun salah satu rekannya tengah sakit,&#8221; terang Kepala Desa Mojorejo Rujito kepada awak media. Ia mengungkapkan pihaknya baru berhasil memulangkan para pekerja sekitar pukul 16.00 WIB pasca berkomunikasi dengan mandor pada proyek tersebut.</p>
<p class="default_cursor_cs">Lebih lanjut, Rujito juga membeberkan 83 pekerja tersebut banyak didominasi oleh warga dari Pasuruan sedangkan beberapa diantaranya berasal dari Batu, Ngantang, dan Karangploso. Ia juga bersepakat bahwa pekerjaan pembangunan villa tersebut akan dihentikan sementara sampai lebaran Idul Fitri.</p>
<p class="default_cursor_cs">Sementara itu Kepala Kesehatan Satgas Covid-19 Kota Batu dr. Susan membenarkan ketika dikonfirmasi oleh media bahwa terdapat pekerja asal Pasuruan yang telah dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Ia membeberkan pekerja tersebut berinisial M.A dan memiliki keluhan sakit dalam 3 hari terakhir, suhu tubuh yang panas , batuk, nyeri ketika menelan, dan nyeri saat bernafas.</p>
<p class="default_cursor_cs">&#8220;Pasien sempat kami lakukan screening di Puskesmas Beji lalu saat ini dirujuk ke Rumah Sakit Hasta Brata,&#8221; ujarnya. Ia juga menambahkan timnya juga melakukan screening pada 76 pekerja di lokasi kejadian.</p>
<p class="default_cursor_cs">Setelah melakukan screening secara menyeluruh, Susan menghimbau pekerja untuk mengisolasi mandiri selama 14 hari. &#8220;Sempat ada salah satu pekerja yang terdeteksi memiliki suhu 38,3 derajat namun tidak memiliki gejala apapun dan tetap dalam pantauan kami,&#8221; tutupnya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p class="default_cursor_cs">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113410</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
