<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Hasyim Muzadi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hasyim-muzadi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2020 03:21:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Hasyim Muzadi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PWI Jatim Serahkan Penghargaan kepada KH Hasyim Muzadi</title>
		<link>https://memontum.com/pwi-jatim-serahkan-penghargaan-kepada-kh-hasyim-muzadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 03:21:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hasyim Muzadi]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[PWI Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118824-pwi-jatim-serahkan-penghargaan-kepada-kh-hasyim-muzadi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim memberikan penghargaan PWI Jatim Award 2020 kategori Prime Achievement kepada KH Hasyim Muzadi (Alm), Pendiri Pondok Pesantren Mahasiswa Al Hikam, Kota Malang. PWI Jatim menilai spirit perjuangan mantan ketua umum PB NU itu sangat besar terhadap komitmen kebangsaan yang kuat dan keberagamannya. Pengasuh Pesma Al Hikam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim memberikan penghargaan PWI Jatim Award 2020 kategori Prime Achievement kepada KH Hasyim Muzadi (Alm), Pendiri Pondok Pesantren Mahasiswa Al Hikam, Kota Malang. PWI Jatim menilai spirit perjuangan mantan ketua umum PB NU itu sangat besar terhadap komitmen kebangsaan yang kuat dan keberagamannya.</p>
<p>Pengasuh Pesma Al Hikam itu juga memiliki kepedulian dan kedekatannya dengan insan media, baik saat memimpin NU di Jawa Timur sampai dengan saat memimpin PB NU di Jakarta.</p>
<p>Rabu (8/7/2020) kemarin, Ketua PWI Jatim Ainur Rohim menyerahkan penghargaan PWI Jatim Award 2020 kepada Ketua Yayasan Alhikam, Gus Hakim Hidayat di Pesma Al Hikam, Kota Malang.</p>
<p>“Kami memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi yang sangat luar biasa kepada almarhum KH Hasyim Muzadi dengan spirit keberagaman dan kebangsaannya. Beliau juga sangat dekat dengan teman-teman wartawan, baik saat di Jatim sampai di tingkat nasional,” kata Ainur Rohim yang didampingi beberapa pengurus PWI Jatim dan Ketua PWI Malang Raya, M. Ariful Huda.</p>
<p>Mantan wartawan Memorandum itu pun mengenang perjuangan KH Hasyim Muzadi saat memimpin PW NU Jatim yang begitu dekat dengan wartawan. Pemikiran-pemikirannya yang luas menambah pengetahuan para wartawan yang sering kali meliput atau mewawancarainya.</p>
<p>“Kapanpun beliau ada waktu akan menerima wawancara wartawan. Setelah itu biasanya dialog santai sambil minum kopi. Pemikiran beliau soal kebangsaan sangat luas, apalagi pemikiran keagamaannya,” ungkapnya.</p>
<p>Ditambahkannya, penghargaan PWI Jatim Award 2020 rutin diberikan PWI Jatim saat Hari Pers Nasional (HPN). Tahun ini ada 18 tokoh regional dan nasional yang mendapatkan penghargaan PWI Jatim Award. Awalnya, penghargaan akan diberikan pada puncak peringatan HPN, hanya saat saat pandemic Covid-19 semua rencana dibatalkan.</p>
<p>“Akhirnya kami yang datang langsung kepada masing-masing tokoh untuk menyampaikan penghargaan ini,” tambahnya.<br />
Selain KH Hasyim Muzadi, PWI Jatim Award 2020 juga diberikan kepada Dr (HC) Ir. KH. Salahudin Wahid (Alm), Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang dan tokoh lainnya.</p>
<p>Putra KH Hasyim Muzadi, Gus Hakim Hidayat mengucapkan terima kasih atas penghargaan PWI Jatim Award 2020 yang diberikan kepada KH Hasyim Muzadi. Selain sebagai apresiasi terhadap spirit perjuangannya, juga sebagai bentuk pengakuan terhadap KH Hasyim Muzadi.</p>
<p>“Ini akan menjadi bahan renungan kami untuk memaknai perjuangan abah (KH Hasyim Muzadi,” terang Gus Hakim yang didampingi Kepala Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang KH Drs H Muhammad Nafi&#8217;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Berikut ini, penerima PWI Jatim Award 2020 :</h2>
<p><strong>Kategori Prime Achievement :</strong></p>
<p>1. KH Hasyim Muzadi (Alm), Pendiri Ponpes Al Hikam, Malang<br />
2. Dr (HC) Ir KH Salahudin Wahid (Alm), Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang</p>
<p><strong>Kategori Special Award :</strong></p>
<p>1. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa<br />
2. Pangdam V Brawijaya (2019-2020) Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi<br />
3. Kapolda Jatim (2018-2020) Irjen Pol Drs. Luki Hermawan<br />
4. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr. Mohammad Dhofir SH., MH (2019-saat ini)</p>
<p><strong>Kategori Bidang Olahraga :</strong></p>
<p>1. Menpora Zainudin Amali (Tokoh Olahraga)<br />
2. Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh (Tokoh Bidang Pembinaan Sepakbola Daerah)<br />
3. Manajer Madura United 2016-2019 Haruna Soemitro (Tokoh Bidang Pembinaan Sepakbola Profesional)</p>
<p><strong>Kategori Bidang Pemerintahan :</strong></p>
<p>1. Menko PMK Prof Muhadjir Effendy (Tokoh Bidang Pemerintahan Pusat)<br />
2. Bupati Sumenep KH. Abuya Busyro Karim (Tokoh Bidang Pemerintah Daerah)<br />
3. Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi, S.H, M.Hum (Tokoh Bidang Kelembagaan Legislatif)<br />
4. Anggota DPR RI Komisi XI H. Muhammad Sarmuji M.Si. (Tokoh Bidang Politik)<br />
5. Kepala SKK Migas Jabanusa Ir. Nurwahidi (Tokoh Bidang Penguatan Energi)<br />
6. Kepala Bappeprov Jawa Timur Mohammad Rudy Ermawan Yulianto, ST, MMT. (Tokoh Bidang Birokrasi)</p>
<p><strong>Kategori Profesional :</strong></p>
<p>1. CEO Pismatex Group Djamal Ghozi (Tokoh Bidang Ekonomi Bisnis)<br />
2. Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia Ir. Totok Paulus Lucida (Tokoh Bidang Pembangunan Perumahan)<br />
3. CEO Nyata Group Nany Widjaja (Tokoh Bidang Pers).<br />
<strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118824</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gus Hilman Sosok Baik Hati Murah Senyum</title>
		<link>https://memontum.com/gus-hilman-sosok-baik-hati-murah-senyum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2019 12:17:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Al Hikam]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Hilman]]></category>
		<category><![CDATA[Hasyim Muzadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102375-gus-hilman-sosok-baik-hati-murah-senyum</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Al Hikam atas meninggalnya H Hilman Wajdi atau yang lebih dikenal dengan Gus Andi putra ketiga KH A Hasyim Muzadi. Gus Andi meninggal karena laka lantas di Tol Pandaan Malang pada Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 03.00. Sejak pagi area Pondok Pesantren Al Hikam di Jl Jengger [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Al Hikam atas meninggalnya H Hilman Wajdi atau yang lebih dikenal dengan Gus Andi putra ketiga KH A Hasyim Muzadi. Gus Andi meninggal karena laka lantas di Tol Pandaan Malang pada Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 03.00.</p>
<p>Sejak pagi area Pondok Pesantren Al Hikam di Jl Jengger Ayam, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang sudah dipadati ribuan pelayat. Salah satunya Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar.</p>
<div id="attachment_102378" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102378" decoding="async" class="size-full wp-image-102378" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Jenazah Gus Hilman saat akan dimakamkan di area Pondok Putri Al Hikam. (gie)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0078-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102378" class="wp-caption-text">Jenazah Gus Hilman saat akan dimakamkan di area Pondok Putri Al Hikam. (gie)</p></div>
<p>Menurut KH Marzuki Mustamar, bahwa Gus Hilman adalah sosok murah senyum dan tidak ada sakit hati. &#8220;Islam itu seperti Gus Hilman, senyum dan tidak ada sakit hati. Strata sosialnya dia putra KH A Hasyim Muzadi, tapi tetap egaliter. Gus Hilman biasa main ke tempat saya, ngopi, jagongan ngumpul bersama masyarakat biasa, bergaul dengan masyarakat luas,&#8221; ujar KH Marzuki Mustamar.</p>
<p>Terakhir KH Marzuki Mustamar bertemu dengan Gus Hilman pada Minggu (15/12/2019) saat peringatan 1000 hari wafatnya KH A Hasyim Muzadi.</p>
<p>&#8220;Saat bertemu senyum, guyonan, tidak punya sakit hati. Gus Hilman memiliki tanggung jawab yang luar niasa kepada keluarga. Ini kan sebelumnya berangkat memondokan anak, tanggung jawab orang tua mendidik anak dalam pendidikan umum dan agama. Tugas sosialnya Gus Hilman bisa melepas baju elitisnya tetap bergaul dengan masyarakat luas,&#8221; ujar KH Marzuki Mustamar.</p>
<p>Di PCNU Kota Malang, Gus Hilman menjabat sebagai wakil sekertaris. &#8220;Gus Hilman tidak sombong. Meskipun putranya Mbah Hasyim, dia tidak serta merta ingin menjadi pengurus wilayah. Namun Gus Hilman merangkak dari bawah dan pisisinya sekarang sebagai wakil sekretaris PCNU Kota Malang. Bayangkan, putranya KH A Hasyim Muzadi, pintar mengaji, punya banyak pengalaman namun karena pendatang baru dia mau mau menjadi wakil sekretaris PCNU Kota Malang. Luar hiasa mentalnya dan tidak pernah mentang-mentang. Ini contoh untuk semua kader NU, hatua merangkah dari bawah. KH A Hasyim juga merangkah dari bawah. Tidak baik kalau bimsalabim nangkring di PBNU,&#8221; ujar KH Marzuki Mustamar.</p>
<div id="attachment_102377" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102377" decoding="async" class="size-full wp-image-102377" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="KH Marzuki Mustamar. (gie) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0080-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102377" class="wp-caption-text">KH Marzuki Mustamar. (gie)</p></div>
<p>Seperti halnya diceritakan oleh H Ahmad Wanedi, anggota DPRD Kota Malang. Dia mengenal baik dengan sosok Gus Hilman.</p>
<p>&#8220;Gus Hilman sahabat yang luar biasa, seperti saudara. Kami berangkat Haji bersama-sama Tahun 2011. Beliau jadi ketua rombongan. Orangnya sangat baik. Semoga keluarga besar Al-Hikam diberikan ketabahan. Kami sebagai sahabat sangat merasa kehilangan,&#8221; ujar Wanedi.</p>
<div id="attachment_102376" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102376" decoding="async" class="size-full wp-image-102376" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Suasana Pondok Pesantren Al Hikam. (gie)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191218-WA0081-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102376" class="wp-caption-text">Suasana Pondok Pesantren Al Hikam. (gie)</p></div>
<p>Wanedi juga menjelaskan bahwa Gus Hilman adalah sosok yang humoris dan bergaul tidak mengenal golongan.</p>
<p>&#8220;Tidak mengenal golongan dalam bergaul. Beliau ulama harapan kita semua. Ini yangbdatang banyak sekali, menunjukan beliau dikenal disemua kalangan,&#8221; ujar Wanedi.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102375</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Khofifah Hadiri Haul ke-1 KH A Hasyim Muzadi di Malang</title>
		<link>https://memontum.com/khofifah-hadiri-haul-ke-1-kh-a-hasyim-muzadi-di-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Mar 2018 09:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hasyim Muzadi]]></category>
		<category><![CDATA[Haul]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/32095-khofifah-hadiri-haul-ke-1-kh-a-hasyim-muzadi-di-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara peringatan Haul ke-1 KH. A. Hasyim Muzadi di halaman Pondok Pesantren Mahasiswa (Ponpesma) Al Hikam, Minggu (18/3/2018) yang dimulai jam 7.00 WIB, dan berakhir pukul 10.00 WIB. Tak hanya Khofifah, sekitar 2.000 lebih undangan dari beberapa tokoh ulama, tokoh NU, Kyai Sepuh, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara peringatan Haul ke-1 KH. A. Hasyim Muzadi di halaman Pondok Pesantren Mahasiswa (Ponpesma) Al Hikam, Minggu (18/3/2018) yang dimulai jam 7.00 WIB, dan berakhir pukul 10.00 WIB. Tak hanya Khofifah, sekitar 2.000 lebih undangan dari beberapa tokoh ulama, tokoh NU, Kyai Sepuh, dan sejumlah Forkopimda pun turut hadir.</p>
<p>&#8220;Kami hadir untuk menghormati sosok ulama pejuang yang berangkat mulai tingkat dasar hingga menjadi tokoh ulama besar bangsa. Saya sangat kagum pada beliau, hingga saya harus belajar dari beliau bahwa segala sesuatu itu butuh perjuangan. Beliau merupakan figur, tokoh, dan pejuang NU yang memiliki wawasan luas, pemahaman dan kedalaman ilmu dalam menggerakkan jam&#8217;iah, diniyah, istimaiyah. Cara berpikirnya out of the box. Wajib dijadikan keteladan para aktivis NU, fatayat, muslimat, dan lainnya,&#8221; jelas Khofifah kepada awak media.</p>
<div id="attachment_2613" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-2613" decoding="async" class="size-full wp-image-32098" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0068-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="Bersama mendoakan almarhum KH. A. Hasyim Muzadi. (rhd)" width="500" height="300" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0068-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0068-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0068-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0068-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-2613" class="wp-caption-text"><em>Bersama mendoakan almarhum KH. A. Hasyim Muzadi. <strong>(rhd)</strong></em></p></div>
<p>Menurutnya, beberapa konflik baik dalam negeri maupun luar negeri berakhir damai atas campur tangannya. &#8220;Ini menunjukkan beliau adalah sosok pendamai, baik intern maupun antar agama di beberapa wilayah. Semoga akan ada penerus bagaimana membangun hidup harmonis dan menjadikan pion Islam Rahmatan Lil Alamin,&#8221; tandas Khofifah.</p>
<p>Sementara salah satu kyai khos, Prof. Dr. KH. Mohammad Tholchah Hasan, didapuk memimpin dan memberikan tausiyah. Tholchah memberikan wejangan sembari mengingatkan pesan almarhum KH. A. Hasyim Muzadi agar kaum Nadhliyin tak hanya mengutamakan amalillah, tapi juga bisa memberikan manfaat lainnya. Seperti ponpes untuk pengembangan ilmu dunia akhirat, gunakan kepandaianmu sebelum bodoh (pikun), gunakan sebaik mungkin masa muda sebelum masa tua, gunakan kekayaan di jalan Allah sebelum miskin, dan gunakan masa hidup dengan beramal soleh sebelum mati.</p>
<div id="attachment_2614" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-2614" decoding="async" class="size-full wp-image-32097" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0070-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="Abdul Hakim Hidayat, putra pertama KH. A. Hasyim Muzadi. (rhd)" width="500" height="300" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0070-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0070-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0070-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0070-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-2614" class="wp-caption-text"><em>Abdul Hakim Hidayat, putra pertama KH. A. Hasyim Muzadi. <strong>(rhd)</strong></em></p></div>
<p>Senada yang disampaikan Tholchah, putra pertama KH. A. Hasyim Muzadi, Abdul Hakim Hidayat, juga menyampaikan pesan sang kyai. &#8220;Beliau berpesan kepada putra putri dan para santri bahwa kita harus siap hidup dengan segala konsekuensinya, dengan mempersiapkan hidup ke depannya. Tak hanya menikmati hidup, tapi juga turut berjuang demi kemaslahatan umat. Termasuk mencetak para santri agar tumbuh kembang menuju akhirat, serta menjaga persatuan dalam berbangsa dan bernegara sebagai wujud cinta tanah air,&#8221; jelas Gus Hakim, sapaan akrabnya.</p>
<p>Tak hanya Haul, dalam kesempatan tersebut juga diresmikan masjid Al Ghozali yang telah rampung direhab yang terletak di dalam ponpes Al Hikam. &#8220;Masjid ini dibangun kembali atau direhab sejak 3 tahun lalu. Beliau berpesan agar segera merampungkannya. Kebetulan Haul di Malang ini menjadikan momentum untuk melaksanakan pesan beliau. Sementara Haul di Depok, insyaAllah Sabtu (24/3/2018) ini,&#8221; tukas Gus Hakim.</p>
<div id="attachment_2615" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-2615" decoding="async" class="size-full wp-image-32096" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0071-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="Khofifah diapit Anton dan Nanda. (rhd)" width="500" height="300" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0071-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0071-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0071-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180318-WA0071-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-2615" class="wp-caption-text"><em>Khofifah diapit Anton dan Nanda. <strong>(rhd)</strong></em></p></div>
<p>Dalam Haul tersebut, awak media melihat beberapa tokoh pasangan calon (paslon) yang turut hadir. Selain Arumi Bachsin, istri Emil Dardak sebagai paslon Khofifah-Emil, hadir pula paslon Nanda-Wanedi (Menawan) dan Anton-Syamsul (Asik). <strong>(rhd/yud)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">32095</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
