<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>HATI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jun 2023 10:37:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>HATI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup, Komunitas Mata Hati Trenggalek Gelar Kampanye Beat Plastic Pollution</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-komunitas-mata-hati-trenggalek-gelar-kampanye-beat-plastic-pollution</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[beat]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[plastic]]></category>
		<category><![CDATA[pollution]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, digelar masyarakat di Kota Keripik Tempe beserta komunitas pecinta lingkungan dengan melakukan aksi cinta lingkungan. Mengusung tema &#8216;Beat Plastic Pollution&#8217; atau Mengalahkan Polusi Plastik, diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa tindakan masyarakat terhadap polusi plastik sangat penting. Aksi cinta lingkungan kali ini, diinisiasi oleh Mata Hati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, digelar masyarakat di Kota Keripik Tempe beserta komunitas pecinta lingkungan dengan melakukan aksi cinta lingkungan. Mengusung tema &#8216;Beat Plastic Pollution&#8217; atau Mengalahkan Polusi Plastik, diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa tindakan masyarakat terhadap polusi plastik sangat penting.</p>



<p>Aksi cinta lingkungan kali ini, diinisiasi oleh Mata Hati dan didukung oleh pihak &#8211; pihak peduli lingkungan mulai dari masyarakat, instansi terkait maupun sejumlah perusahaan yang ada di Trenggalek.</p>



<p>Ketua Perkumpulan Mata Hati, Kusnul Huda, mengatakan upaya memerangi sampah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Beat Plastic Pollution yang dicanangkan pemerintah untuk Trenggalek yang lebih bersih, sehat dan lestari. &#8220;Ini salah satu bentuk dukungan kita, terhadap lingkungan. Melalui aksi atau kampanye tidak membuang sampah sembarangan, terutama plastik ini merupakan upaya kita membawa Kabupaten Trenggalek lebih bersih, sehat dan juga lestari,&#8221; katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/06/2023) siang.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa aksi tersebut dimulai dengan kampanye terlebih dahulu. Artinya, bukan anti plastik, tapi lebih ke pengelolaan sampah plastik.</p>



<p>&#8220;Kita juga memasang banner yang tersebar di 30 titik. Kali ini kami fokuskan pada kawasan atau daerah-daerah sungai. Kebiasaan membuang sampah di sungai menjadi cikal bakal banyaknya sampah plastik di sungai. Dan sungai adalah sumber penghidupan kita semua,&#8221; terang Huda.</p>



<p>Ditambahkannya, kawasan yang dijadikan fokus utama, diantaranya Jembatan Sungai Ngasinan, Pasar Subuh Trenggalek, Sungai Dawung, Sungai Munjungan, sungai di wilayah Kecamatan Gandusari, Kampak, Watulimo dan sungai-sungai lain yang berpotensi menjadi tempat membuang sampah sembarangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menitikberatkan pada kawasan sungai, karena sungai memberikan air bersih untuk hidup manusia. Jika sungai tidak terawat, maka berbagai bencana pun akan hadir di Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Tujuan dari kegiatan ini, adalah mendukung pelaksanaan program pencegahan kerusakan alam dan lingkungan terutama dari sampah plastik. Plastik tidak akan terurai hingga ratusan tahun. Sampah plastik yang terus menerus bertambah akan merusak keseimbangan alam dan ekosistem yang ada,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Mata Hati juga akan mengajak masyarakat, komunitas, perusahaan atau pihak manapun yang perduli terhadap lingkungan untuk berkolaborasi dalam mengadakan kegiatan-kegiatan cinta lingkungan.</p>



<p>&#8220;Semoga yang kami lakukan akan memperkuat dan meningkatkan kesadaran masyarakat Trenggalek, tentang bahaya membuang sampah plastik sembarangan. Kami juga berterimakasih pada perusahaan pertambangan yang beroperasi di Trenggalek PT Sumber Mineral Nusantara (SMN), yang telah mendukung kegiatan ini hingga peringatan Hari Lingkungan Hidup 2023 dapat terlaksana dengan lancar,” papar Huda.</p>



<p>Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan bisa lebih meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak yang peduli dengan lingkungan. Kepedulian itu, tidak hanya muncul dari Jargon-Jargon dan ucapan semata, lingkungan butuh aksi nyata. Oleh karena itu, Mata Hati terus mengajak siapapun untuk bergerak bersama, apapun bentuknya dan siapapun orangnya.</p>



<p>Perlu diketahui, Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia atau World Environment Day, diperingati setiap tanggal 5 Juni. Berawal pada 1972 ketika Majelis Umum PBB menetapkan 5 juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pada saat Konferensi Stockholm. Setiap tahunnya, Hari Lingkungan Hidup dirayakan dengan tema yang berbeda-beda dan pada 2023 ini mengusung tema Beat Plastic Pollution, yakni seruan untuk bertindak guna menangani sampah plastik dan mencari solusi terkait polusi plastik. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Gaya Hidup Minim Sampah, Ketua TP PKK Kediri Ajak Buah Hati Lihat Lomba Daur Ulang</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-gaya-hidup-minim-sampah-ketua-tp-pkk-kediri-ajak-buah-hati-lihat-lomba-daur-ulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajak]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[daur]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gaya]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lihat]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[minim]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tp]]></category>
		<category><![CDATA[ulang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191904</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memberikan contoh nyata. Seperti yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak anak pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana, dengan meninjau langsung lomba daur ulang sampah. Kedatangan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang buah hati itu, dalam rangka pelaksanaan lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memberikan contoh nyata. Seperti yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak anak pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana, dengan meninjau langsung lomba daur ulang sampah.</p>



<p>Kedatangan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang buah hati itu, dalam rangka pelaksanaan lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Taman Totok Kerot, Senin (26/06/2023) tadi. Dengan mengenakan tas selempang putih bergambar kuda poni, Shanaya pun juga terlihat antusias melihat hasil daur ulang sampah yang dibuat oleh TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kediri.</p>



<p>Untuk mengabadikan momen langka itu, sesekali acap kali peserta lomba, pun mengajak ibu dan anak itu berswafoto. &#8220;Mbak Cicha (sapaan akrab Eriani Annisa, red), boleh saya minta foto bareng sama Dik Shanaya,” pinta salah satu peserta lomba.</p>



<p>Mendengar beberapa kali ajakan dari peserta, Mbak Cicha pun tidak segan-segan langsung mengambil posisi dengan latar belakang hasil karya daur ulang. Mulai dari plastik bekas dengan berbagai bentuk seperti lampion hingga vas bunga dan gaun, ataupun karya lain.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Mbak Cicha juga mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik yang susah terurai. &#8220;Di tangan orang-orang kreatif, sampah plastik daur ulang justru dapat dibuat menjadi karya yang menarik dan bernilai ekonomis. Meskipun begitu, karena sampah plastik sulit terurai, agar masyarakat juga bisa berhemat,&#8221; kata Ibu dua anak itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain mengenai penggunaan plastik, pihaknya juga meminta kader-kader PKK, untuk terus berupaya membantu mengurangi dampak pemanasan global. Caranya, dengan gerakan menanam dan menjaga lingkungan.</p>



<p>Dengan upaya itu, lanjutnya, keseimbangan manusia dan alam akan terus terjaga agar terwujud Kabupaten Kediri bersih dan terbebas dari polusi plastik. &#8220;Mari kita hidupkan kembali dan tanamkan gaya hidup minim sampah untuk Kabupaten Kediri. Sehingga, Kediri menjadi kabupaten yang bersih, hijau dan bebas plastik,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menyebutkan bahwa dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, dinas bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Kediri. Nantinya, ada dua agenda lain dalam rangkaian kegiatan tersebut. Yakni, lomba foto instagram dan melukis tempat sampah untuk SD dan MI.</p>



<p>“Di lomba daur ulang sampah ini, nantinya setelah karyanya jadi, maka akan didisplay dan kita beri hadiah,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kegiatan semacam ini juga merupakan sarana edukasi masyarakat untuk mengurangi sampah plastik di Kabupaten Kediri. &#8220;Semoga hasil (daur ulang, red) ini nanti tidak hanya dipajang. Tetapi, juga dikembangkan sehingga memiliki nilai ekonomi,” paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Istri Pedagang Cilok di Jember Diduga Bunuh Dua Buah Hati? Sang Ibu Akhiri Hidup dengan Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/istri-pedagang-cilok-di-jember-diduga-bunuh-dua-buah-hati-sang-ibu-akhiri-hidup-dengan-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[akhiri]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[cilok]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[diri]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[gantung]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[sang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191171</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Peristiwa tragis dan menyayat hati terjadi di Jalan Kepodang II, Lingkungan Krajan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu (17/06/2023) sekitar pukul 01.00. Seorang ibu yang diketahui bernama Husnul Khotimah (36), diduga telah tega membunuh dua anaknya yang masih Balita yakni AVS berusia 8 bulan dan LA yang masih berumur 7 tahun. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Peristiwa tragis dan menyayat hati terjadi di Jalan Kepodang II, Lingkungan Krajan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu (17/06/2023) sekitar pukul 01.00.</p>



<p>Seorang ibu yang diketahui bernama Husnul Khotimah (36), diduga telah tega membunuh dua anaknya yang masih Balita yakni AVS berusia 8 bulan dan LA yang masih berumur 7 tahun. Kedua anak tidak berdosa tersebut, ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar. Sedangkan ibu korban sendiri, ditemukan dalam kondisi meninggal dengan kondisi gantung diri.</p>



<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, peristiwa tragis ini diketahui setelah Agus Riyadi, suami Husnul Khotimah, pulang kerja dari berdagang cilok di depan RS Soebandi. Saksi atau orang tua kedua bocah, curiga saat rumah dalam keadaan sepi. Ketika pintu rumah diketuk, tidak ada satupun anggota keluarganya yang merespon dari dalam rumah. Setelah agak lama menunggu, anak keduanya, RKZ, berumur 6 tahun, keluar dari kamar dan membuka pintu.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>&#8220;Anak Pak Agus itu ada tiga. LA yang meninggal itu anak pertama dan AV yang Balita usia 8 bulan itu anak ketiga. Sementara RKZ adalah anak kedua,&#8221; kata seorang warga yang enggan disebut namanya.</p>



<p>Usai pintu dibuka, Agus pun tanpa curiga langsung masuk. Ketika masuk itulah, didapati sang istri meninggal dengan kondisi gantung diri. Kemudian, Agus makin syok saat melihat dua anaknya yakni LA dan AV kondisinya mengenaskan, karena tidak bernyawa di dalam kamarnya.</p>



<p>“Kedua anak korban, LA dan AVS ini meninggal dunia terlentang di atas kasur,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Usai mendapati istri dan anaknya dalam kondisi tidak bernyawa, Agus pun langsung berteriak histeris dan minta pertolongan ke warga. Saat itu juga, warga pun berdatangan dan ada pula yang melaporkan ke Polsek Patrang hingga petugas segera tiba di lokasi melakukan penyelidikan.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Patrang, Aiptu Sutaryoto, saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Hanya saja, untuk kronologi lengkapnya bisa konfirmasi ke Kapolsek Patrang, AKP Hery Supadmo.</p>



<p>&#8220;Saya sekarang masih di rumah sakit. Untuk keterangan lengkapnya, bisa hubungi Pak Kapolsek,&#8221; jawabnya melalui pesan singkat WhatsApp.</p>



<p>Sebagai informasi, saat ini ketiga jenazah anggota keluarga Agus, sedang menjalani proses otopsi di RSD Soebandi. <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191171</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Santai bersama Masyarakat, HATI Beri Hadiah Umroh</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-santai-bersama-masyarakat-hati-beri-hadiah-umroh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Sep 2018 14:11:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Santai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=58029</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Setelah resmi dilantik pada tanggal 24 september 2018 lalu, kini pasangan HATI menggelar tasyakuran bersama masyarakat Kabupaten Probolinggo yang dikemas Jalan Santai berhadiah Umroh di alun-alun Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Terlihat puluhan ribu masyarakat berjubel di alun-alun tersebut. Mereka datang dari 325 desa dan 5 kelurahan serta 24 Kecamatan yang ada di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8211; Setelah resmi dilantik pada tanggal 24 september 2018 lalu, kini pasangan HATI menggelar tasyakuran bersama masyarakat Kabupaten Probolinggo yang dikemas Jalan Santai berhadiah Umroh di alun-alun Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Terlihat puluhan ribu masyarakat berjubel di alun-alun tersebut. Mereka datang dari 325 desa dan 5 kelurahan serta 24 Kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Acara jalan santai tersebut yang langsung dibuka dan di lepas oleh anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Aminuddin, pukul 6.30 WIB, Minggu (30/9/2018). Ribuan masyarakat yang mengikuti jalan santai yang melewati kurang lebih 2 KM tersebut membuat arus lalulintas Surabaya-Banyuwangi sempat macet.</p>
<p><a href="https://memontum.com/58029-jalan-santai-bersama-masyarakat-hati-beri-hadiah-umroh/img_20180930_063204-copy" rel="attachment wp-att-58032"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_20180930_063204-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-58032" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_20180930_063204-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_20180930_063204-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a> </p>
<p>Ketua Panitia Jalan Santai  berhadiah Umroh Muchlis menyatakan, kalau pihaknya menyediakan kupon sebanyak 50 ribu lembar kupon. &#8220;Kami sediakan 50 ribu kupon, tapi nyatanya dilapangan, peserta jalan santai masih kebingungan mencari kupon. Padahal kupon itu, sudah di sebarkan di 24 kecamatan,&#8221; jelas Muchlis. Dia menambahkan, ada 500 hadiah hiburan dan hadiah utamanya Umrah ke Tanah Suci. &#8220;500 hadiah hiburan mulai dari Televisi, Sepeda Angin, Mesin Cuci Spring Bed, Dan Umroh untuk hadiah utamanya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ketika dilakukan pengundian hadiah utama yang dilakukan oleh Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin. Hadiah utama tersebut jatuh pada Arbaenah seorang perempuan asal Desa Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran yang berprofesi sebagai guru TK. &#8220;Alhamdulillah, Hadiah umroh Jatuh pada Ibu Arbaenah dari Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran. Ayo maju yang kuponnya terbaca ini,&#8221;jelas Bupati Tantri.</p>
<p>Sementara Menurut Tantri, acara tersebut merupakan acara Tasyakuran atas dilantiknya Pasangan HaTi (Hj P Tantriana Sari &#8211; Timbul Prihanjoko) sebagai Bupati Probolinggo priode 2018-2023 oleh Gubernur Jatim di Grahadi Surabaya. &#8220;Ini merupakan Tasyakuran atas dilantiknya saya oleh Pak Dhe Karwo (Gubernur Jatim) pada 24 September di Surabaya,&#8221;terangnya.</p>
<p>Dipanggung, anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Aminuddin menyatakan, sekarang saatnya bersatu kembali untuk membangun Kabupaten Probolinggo kedepan. &#8220;Doakan, semoga Ibu Tantri Sehat dalam menjalankan amanah memimpin Kabupaten Probolinggo 5 tahun kedepan.&#8221;pungkasnya. <strong>(Pix/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58029</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
