<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hektar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hektar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Feb 2025 12:42:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hektar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pemkab Pasuruan Tanam Padi Gogo di Lahan seluas 26,101 Hektar</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-nasional-pemkab-pasuruan-tanam-padi-gogo-di-lahan-seluas-26101-hektar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 12:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[26,101]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[hektar]]></category>
		<category><![CDATA[kering,]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[seluas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus meningkatkan produksi dan produktivitas padi serta optimalisasi pemanfaatan lahan kering, dengan mengambil bagian menanam Padi Gogo secara serentak. Di lokasi Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Padi Gogo varietas Inpari 42, ditanam secara serentak bersama Kelompok Tani Sumber Makmur Abadi pada kawasan Hutan Sosial seluas 26,101 hektar, Selasa (04/02/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus meningkatkan produksi dan produktivitas padi serta optimalisasi pemanfaatan lahan kering, dengan mengambil bagian menanam Padi Gogo secara serentak. Di lokasi Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Padi Gogo varietas Inpari 42, ditanam secara serentak bersama Kelompok Tani Sumber Makmur Abadi pada kawasan Hutan Sosial seluas 26,101 hektar, Selasa (04/02/2025) tadi.</p>



<p>Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko. Kemudian, juga hadir Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Rachmat, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim dan undangan lainnya</p>



<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, menjelaskan gerakan tanam Padi Gogo serentak merupakan kegiatan penanaman Padi Gogo, yang dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah, penyuluh dan petani. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.</p>



<p>&#8220;Dengan gerakan tanam serentak Padi Gogo ini, maka setidaknya dapat membantu meningkatkan ketersediaan produksi beras dan menstabilkan harga bahan pangan khusus beras di Kabupaten Pasuruan,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk gerakan tanam Padi Gogo kali ini, varietas Inpari 42 yang dipilih. Kata Lilik, varietas ini memiliki beberapa keunggulan seperti produksi tinggi, tahan terhadap hama, umur tanaman relatif pendek dan tekstur nasi pulen. &#8220;Keunggulannya banyak. Salah satunya tahan hama awereng Batang Cokelat maupun penyakit Blas Daun,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Saat ditanya seputar berapa total luasan lahan tadah hujan yang bisa ditanami Padi Gogo, Lilik menambahkan totalnya mencapai 3.041,85 hektar dan tersebar di semua kecamatan di Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Padi Gogo ditanam di lahan kering atau dataran tinggi, ladang atau kebun bukan di sawah seperti padi pada umumnya. &#8220;Khususnya daerah pegunungan seperti di Pasrepan, Lumbang, Prigen dan lainnya. Ditanami supaya menambah produksi padi di masing-masing daerah,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekda Yudha menegaskan penanaman Padi Gogo memiliki kelebihan, sebab tidak memerlukan irigasi khusus sehingga dapat ditanam pada areal lahan kering atau yang biasa disebut dengan padi tegalan. &#8220;Budidaya Padi Gogo juga dapat menjadi solusi dalam memanfaatkan bekas lahan perkebunan dan dapat diterapkan di daerah dengan curah hujan rendah,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ke depan, Yudha berharap pemanfaatan lahan yang berpotensi ditanami harus dioptimalkan. Sehingga Kabupaten Pasuruan tetap akan menjadi lumbung pangan dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Indonesia. &#8220;Karena Kabupaten Pasuruan ini jadi salah satu lumbung pangan Jawa Timur yang kontribusinya luar biasa pada ketahanan pangan nasional,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Polres Trenggalek Tanam Jagung di Lahan 1,5 Hektar</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-program-ketahanan-pangan-presiden-ri-polres-trenggalek-tanam-jagung-di-lahan-15-hektar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 02:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[hektar]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216159</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Guna mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Kepolisian Resor Trenggalek melakukan penanaman jagung perdana di lahan kosong yang berada tepat di Depan Mapolres Trenggalek. Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta, yang memimpin langsung penanaman tersebut mengungkapkan jika lahan yang dilakukan penanaman ini adalah lahan hibah dari Pemkab Trenggalek. &#8220;Kebetulan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Guna mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Kepolisian Resor Trenggalek melakukan penanaman jagung perdana di lahan kosong yang berada tepat di Depan Mapolres Trenggalek. Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta, yang memimpin langsung penanaman tersebut mengungkapkan jika lahan yang dilakukan penanaman ini adalah lahan hibah dari Pemkab Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Kebetulan, Polres Trenggalek memiliki lahan kosong hibah dari Pemkab Trenggalek seluas 1,5 hektar. Lahan ini nantinya akan ditanami dengan bibit jagung, alpukat dan pepaya. Lalu, sisa lahan yang ada akan dimanfaatkan sebagai kolam ikan. Rencananya, ini akan kita isi dengan 5 ribu bibit Ikan Nila,&#8221; kata Kapolres Trenggalek, Selasa (05/11/2024) tadi.</p>



<p>Dengan mengenakan topi caping khas petani, orang nomor satu di jajaran Polres Trenggalek ini nampak semangat menyemai bibit jagung bersama anggota. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kita dalam mendukung program asta cita Bapak Presiden RI, untuk meningkatkan ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Trenggalek,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain pertanian dan perikanan, pihaknya juga meninjau sejumlah peternak unggas di Kabupaten Trenggalek, untuk berkolaborasi dan membantu para peternak agar bisa meningkatkan produksi, baik telur maupun daging. &#8220;Agar lebih efektif, jauh hari sebelumnya kita telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan dinas pertanian, peternakan dan perikanan untuk memberikan pendampingan terutama dalam hal pengembangan pertanian, peningkatan produksi maupun pemasaran hasil. Jadi kita tidak hanya asal menanam tapi juga memikirkan keberlanjutannya,&#8221; terang AKBP Indra.</p>



<p>Dikatakan Kapolres Trenggalek, program ketahanan pangan ini tidak hanya untuk tingkat Polres, tetapi bersifat menyeluruh dan menyentuh Polsek jajaran, bahkan sampai Bhabinkamtibmas. Polsek jajaran juga telah menyiapkan lahan kosong yang nantinya akan ditanami dengan berbagai komoditi.</p>



<p>Sedangkan Bhabinkamtibmas, ujarnya, diwajibkan memberikan pendampingan sekaligus sebagai motivator agar warga memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk ditanami dengan berbagai tanaman pangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. “Harapan kita tentunya dengan program ini, ketahanan dan swasembada pangan di Indonesia khususnya di Kabupaten Trenggalek dapat terwujud,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216159</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Inflasi Komoditi Jagung, Dispangtan Kota Malang Siapkan Lahan 81 Hektar</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-inflasi-komoditi-jagung-dispangtan-kota-malang-siapkan-lahan-81-hektar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[dispangtan]]></category>
		<category><![CDATA[hektar]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[komoditi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205915</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjadi salah satu bahan pokok yang diperkirakan dapat memicu inflasi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang, telah memiliki lahan tadah hujan seluas 81 hektar yang sudah ditanami jagung. Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan jika jagung tersebut nantinya akan siap dipanen pada Maret 2024 mendatang. Untuk saat ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjadi salah satu bahan pokok yang diperkirakan dapat memicu inflasi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang, telah memiliki lahan tadah hujan seluas 81 hektar yang sudah ditanami jagung.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan jika jagung tersebut nantinya akan siap dipanen pada Maret 2024 mendatang. Untuk saat ini, jagung masih berusia muda dan belum dilakukan binan (teknik untuk mengetahui produktivitasnya, red)</p>



<p>“Kita liat nanti, untuk mengetahui berapa tonasenya. Untuk jagungnya, itu jenis hibrida. Satu pohon hanya dua atau tiga tongkol, tapi besar-besar. Diperkirakan, panennya di sekitar Maret,” kata Slamet, Rabu (07/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya jika tanaman jagung tersebut selain untuk memenuhi kebutuhan pokok dipasaran, juga untuk memenuhi kebutuhan pakan ayam yang ada di Kota Malang. Disamping itu, Kota Malang juga tengah melakukan kerja sama dengan berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan pokok tersebut.</p>



<p>“Beberapa daerah itu, diantaranya ada Probolinggo, Kabupaten Malang, Blitar, dan beberapa daerah lainnya,” ucapnya.</p>



<p>Di sisi lain, paparnya, Dispangtan Kota Malang juga telah menyiapkan tanaman padi di lahan seluas 803 hektar. Dalam waktu dekat, di beberapa lokasi penanaman padi akan dilakukan panen.</p>



<p>“Karena masa tanamnya itukan beda-beda, menyesuaikan ketersediaan tenaga dan perawatan traktor di kelompok masing-masing. Untuk sejauh ini, pertahun panen padi 15 ribu ton gabah kering. Cuma tidak barengan, berbeda-beda,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205915</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
