<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hewankurban &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hewankurban/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Aug 2019 00:28:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hewankurban &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan Hewan Kurban Berstiker Sehat, Disperta Kota Malang 4 Hari Sidak Penjual</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-hewan-kurban-berstiker-sehat-disperta-kota-malang-4-hari-sidak-penjual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2019 00:28:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[hewankurban]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatanhewan]]></category>
		<category><![CDATA[layaksembelih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89761-pastikan-hewan-kurban-berstiker-sehat-disperta-kota-malang-4-hari-sidak-penjual</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menghadapi hari raya Idul Adha yang akan memasuki hitungan hari, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan turun ke lapangan untuk memastikan kesehatan hewan kurban sehat dan layak sembelih, mulai Selasa-Jumat (6-9/8/2019). Upaya ini sekaligus sebagai edukasi ke masyarakat agar tidak salah beli, serta mengajak pedagang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menghadapi hari raya Idul Adha yang akan memasuki hitungan hari, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan turun ke lapangan untuk memastikan kesehatan hewan kurban sehat dan layak sembelih, mulai Selasa-Jumat (6-9/8/2019). Upaya ini sekaligus sebagai edukasi ke masyarakat agar tidak salah beli, serta mengajak pedagang agar jujur dalam menjual hewan kurban yang sehat dan layak sembelih/konsumsi.</p>
<p>Kepala Seksi Kesehatan Hewan, drh Hilda Sari mengatakan, untuk masyarakat yang akan membeli hewan kurban, dianjurkan untuk membeli pada pedagang telah mendapatkan stiker dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang bidang peternakan dan kesehatan hewan, agar terjamin kesehatan hewan kurbannya.</p>
<div id="attachment_89762" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89762" decoding="async" class="size-full wp-image-89762" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9210-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Tim kesehatan dan penjual berusaha menjinakkan hewan kurban agar bisa diperiksa. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9210-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9210-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9210-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9210-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9210-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89762" class="wp-caption-text"><strong>Tim kesehatan dan penjual berusaha menjinakkan hewan kurban agar bisa diperiksa. (rhd)</strong></p></div>
<p>“Mulai Selasa (6/8/2019) kami sidak lebih dari 115 titik pedagang hewan kurban pada 5 Kecamatan di Kota Malang. Kami jemput bola untuk mendata, kemudian kami berikan stiker untuk setiap hewan yang dinyatakan sehat dan layak konsumsi,&#8221; jelas Hilda, saat sidak pada salah satu penjual hewan kurban di daerah Kecamatan Kedungkandang.</p>
<p>Pemantauan kesehatan hewan kurban pada seputar kesehatan klinis, seperti bulu, selaput lendir, posisi kaki ketika berdiri, lubang-lubang mata, hidung, mulut, telinga dan anus. &#8220;Sementara, saat ini sebagian besar terlihat sehat dan layak sembelih,&#8221; tutur Hilda.</p>
<p>Disebutkan Hilda, sosialisasi telah dilakukan Disperta Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada 2 Juli kemarin kepada perwakilan pedagang dan takmir masjid dari perwakilan kelurahan. &#8220;Kami undang perwakilan kelurahan sebagai kepanjangan tangan kami. Kami berikan form untuk mengisi siapa pedagang dan lokasi masjidnya. Untuk masjid juga didata jumlah kambing dan sapi yang akan disembelih,&#8221; terang Hilda.</p>
<div id="attachment_76426" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-76426" decoding="async" class="size-full wp-image-76426" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9248-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Kasi Kesehatan Hewan, drh Hilda Sari, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9248-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9248-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9248-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9248-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_9248-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-76426" class="wp-caption-text"><strong>Kasi Kesehatan Hewan, drh Hilda Sari, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)</strong></p></div>
<p>Apabila ditemukan hewan kurban yang tidak sehat, tidak layak dan betina, maka dihimbau untuk segera melapor ke Disperta Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. &#8220;Untuk masjid kami harapkan juga melapor ke kami, minimal H-3 Idul Adha, sehingga kami bisa membantu memantau hewan kurban di lokasi,&#8221; imbau Hilda.</p>
<p>Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, ditemukan hewan kurban yang ditolak karena penyakit diare karena kelelahan dalam perjalanan di salah satu penjual. Selain itu, perlu diwaspadai hewan yang berkudis atau scabies pada kambing, berpenyakit menular anthrax, brucellosis dan lainnya. &#8220;Kami beri tahu penjualnya untuk tidak dijual dan dipisahkan dari hewan yang sehat. Cukup diobati saja hingga sembuh. Sama halnya kalau nanti ditemukan hewan kurban tak sehat, lebih baik dipisahkan daripada menulari lainnya,&#8221; tandas Hilda.</p>
<p>Sementara itu, Elnaf, salah penjual hewan kurban di sekitar PDAM Kota Malang mengatakan, permintaan hewan kurban tahun cukup meningkat, meski harga sedikit meningkat sekitar Rp 500 ribu. &#8220;Harga naik karena biaya akomodasi naik. Target kami sebelumnya hanya 60 ekor sapi Bali, namun saat ini sudah terjual 90 ekor sapi. Dengan harga kisaran Rp 15-35 juta dan berat 250-650 kilogram. Hari ini ada pemesanan 15 ekor lagi. Pemesanan kami batasi sampai hari ini, karena hewan-hewan yang ada disini sudah laku tinggal mengantar H-1,&#8221; jelas mantan ASN Kota Batu yang beralih profesi penjual hewan sejak 2007. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89761</post-id>	</item>
		<item>
		<title>FKH UB Totalitas Perketat Kesehatan Hewan Kurban, Terapkan Pelaporan Online</title>
		<link>https://memontum.com/fkh-ub-totalitas-perketat-kesehatan-hewan-kurban-terapkan-pelaporan-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2019 12:14:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[fkhub]]></category>
		<category><![CDATA[hewankurban]]></category>
		<category><![CDATA[penyembelihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89712-fkh-ub-totalitas-perketat-kesehatan-hewan-kurban-terapkan-pelaporan-online</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019 di berbagai daerah di Jawa Timur, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) akan menggunakan sistem pelaporan online dalam pemantauan pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Selain Malang Raya, petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban juga diterjunkan ke Kota Mojokerto, Lamongan, Blitar, Pasuruan dan beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Dalam pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019 di berbagai daerah di Jawa Timur, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) akan menggunakan sistem pelaporan online dalam pemantauan pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Selain Malang Raya, petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban juga diterjunkan ke Kota Mojokerto, Lamongan, Blitar, Pasuruan dan beberapa lokasi dimana dokter hewan dan mahasiswa FKH UB berdomisili.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan hewan kurban rutin dilakukan FKH UB sejak 2008 silam di beberapa titik, dimulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Bahkan, beberapa tahun terakhir sudah ada tambahan lokasi, yakni di Kota Mojokerto, Lamongan, Blitar dan Pasuruan. Ada juga dari domisili petugas dokter hewan, dosen dan mahasiswa FKH UB,&#8221; jelas Wakil Dekan Bidang akademik, drh Dyah Ayu Oktavianie MAP, Biotech.</p>
<div id="attachment_89713" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89713" decoding="async" class="size-full wp-image-89713" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Rektor UB sematkan jas tenaga kesehatan, simbol pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89713" class="wp-caption-text"><strong>Rektor UB sematkan jas tenaga kesehatan, simbol pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019. (rhd)</strong></p></div>
<p>FKH UB bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bagian Peternakan Kota Malang untuk memeriksa dan memantau kondisi kesehatan hewan kurban. Untuk petugas dari FKH UB akan terjun ke lapangan pada H-1 Idul Adha. Apabila ditemukan kondisi hewan kurban yang tidak sehat, akan dilaporkan di Dinas terkait.</p>
<p>&#8220;Nantinya, apabila ada masalah terkait hewan kurban, petugas bakal melapor ke Dinas Pertanian dalam hal ini bidang peternakan terkait di daerahnya masing-masing. Petugas kami ada mahasiswa sarjana berjumlah 498, profesi dokter hewan 270 dan dosen 38. Akan kami terjunkan ke Malang, Batu, Mojokerto, Lamongan, dan lainnya. Di Malang dan Batu ada 80 titik dan wilayah sekitarnya ada 40 titik jadi total 120 titik,&#8221; jelas Dyah Ayu, mendampingi Dekan FKH UB, Dr Ir Sudarminto Setyo Yuwono M App Sc.</p>
<p>Dalam pelaporannya, nantinya FKH UB akan menggunakan sistem pelaporan online untuk memudahkan petugas melaporkan kondisi di lapangan. Sehingga ketika suatu daerah mengirimkan data, jadi lebih mudah.</p>
<p>&#8220;Nantinya, database tersebut bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran yang diambil berdasarkan kasus. Bukan lagi sekedar tatap muka dari teori. Akan kami buat form untuk mengisi data kasus yang ditemukan pada saat pemeriksaan berikut juga foto hewan kurban dan data lain yang diperlukan,&#8221; beber Dekan FKH UB, Dr Ir Sudarminto Setyo Yuwono M App Sc, saat melepas petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019, di gedung UKM UB, Senin (5/8/2019).</p>
<p>Penggunaan sistem pelaporan online ini untuk memudahkan para petugas baik mahasiswa maupun dosen yang ditugaskan di daerah asalnya.</p>
<p>&#8220;Tak hanya di Malang, karena mahasiswa juga dari beberapa daerah di Indonesia. Ada di luar Jawa dan lainnya. Harapannya, cakupan pemeriksaan kami ada di seluruh Indonesia sesuai dengan asal mahasiswa FKH,&#8221; tandas Sudarminto.</p>
<p>Sementara dalam workshop, diberikan pembekalan tentang bagaimana teknik pemeriksaan hewan kurban secara syar&#8217;i, penyembelihan hewan dan halal center. Dan mengidentifikasi kelainan-kelainan yang ada pada hewan kurban.</p>
<p>&#8220;Kami memberikan materi penyembelihan hewan kurban syar&#8217;i sesuai syariah Islam sehingga nanti benar-benar dipastikan kehalalannya. Selain penyembelihan yang sesuai kode etik kedokteran hewan, kami juga berikan cara menjinakkan hewan sebelum disembelih,&#8221; tambah Dyah Ayu. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinas Kesehatan se-Jatim, Dokter Hewan dan FKH UB Turunkan Tim Medis Periksa Hewan Kurban se-Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/dinas-kesehatan-se-jatim-dokter-hewan-dan-fkh-ub-turunkan-tim-medis-periksa-hewan-kurban-se-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2019 14:54:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dinaspeternakan]]></category>
		<category><![CDATA[dokterhewan]]></category>
		<category><![CDATA[fkhub]]></category>
		<category><![CDATA[hewankurban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89392-dinas-kesehatan-se-jatim-dokter-hewan-dan-fkh-ub-turunkan-tim-medis-periksa-hewan-kurban-se-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah, atau 11 Agustus 2019. Dokter hewan dan 350 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) akan diterjunkan dalam pemeriksaan antemortem dan postmortem agar daging kurban yang dibagikan di masyarakat terjamin keamanan dan terhindar dari penyakit. &#8220;Nantinya, hewan-hewan ternak di Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah, atau 11 Agustus 2019. Dokter hewan dan 350 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) akan diterjunkan dalam pemeriksaan antemortem dan postmortem agar daging kurban yang dibagikan di masyarakat terjamin keamanan dan terhindar dari penyakit.</p>
<p>&#8220;Nantinya, hewan-hewan ternak di Jawa Timur menjalani pemeriksaan kesehatan dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) di Universitas Brawijaya (UB). Dalam pemeriksaan ini, FKH bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kabupaten se-Jawa Timur. Pemeriksaan hewan kurban dilakukan pada lebih dari 300 titik pemotongan di beberapa kabupaten, seperti Mojokerto, Malang, Batu, Kediri, dan Sidoarjo,&#8221; jelas Juliani Poliswari, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Jatim.</p>
<div id="attachment_89394" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89394" decoding="async" class="size-full wp-image-89394" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_113250-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Juliani Poliswari, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_113250-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_113250-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_113250-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_113250-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89394" class="wp-caption-text"><strong>Juliani Poliswari, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)</strong></p></div>
<p>Pemeriksaan ini dilakukan guna menjamin kelayakan dan kesehatan medis hewan kurban untuk dikonsumsi. Khususnya produk daging kurban yang berkualitas, yakni daging yang aman, sehat, utuh, dan halal. Untuk itu, FKH UB mengundang seluruh dinas kabupaten yang membidangi kesehatan hewan. FKH UB pun meminta masukan-masukan dari Dinas Peternakan agar kinerja pemeriksaan mendatang lebih matang.</p>
<p>Kerjasama antara FKH UB dan Dinas Peternakan Kabupaten Se-Jawa Timur sebenarnya telah dijalin sejak berdirinya FKH UB tahun 2008, meliputi pengiriman mahasiswa magang, PKL dan koasistensi PPDH ke Dinas-dinas di Jawa Timur yang membidangi kesehatan hewan.</p>
<p>&#8220;Tahun-tahun sebelumnya sudah biasa kita lakukan. Dari sarasehan ini, kita ingin meminta masukan-masukan dari dinas. Apa saja yang perlu kita perbaiki dari kinerja mahasiswa yang ada, kekurangannya dimana? Dari situ, nanti kita bisa meningkatkan untuk PBM-nya (Proses Belajar Mengajar). Di sisi lain, kita juga ingin mendapatkan masukan kira-kira daerah-daerah itu sebenarnya butuh apa dari kami. Sehingga kita bisa saling membantu,&#8221; ungkap Dekan FKH UB, Dr Ir Sudarminto Setyo Yuwono M App Sc, disela &#8220;Sarasehan Sinkronisasi Peran dan Penguatan Kerjasama antara Dinas yang menaungi fungsi kesehatan hewan dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya,&#8221; di gedung B lantai 4 FKH UB, Rabu (31/7/2019).</p>
<div id="attachment_89393" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89393" decoding="async" class="size-full wp-image-89393" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_131809-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Dekan FKH UB, Dr Ir Sudarminto Setyo Yuwono M App Sc. (rhd)" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_131809-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_131809-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_131809-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190731_131809-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89393" class="wp-caption-text"><strong>Dekan FKH UB, Dr Ir Sudarminto Setyo Yuwono M App Sc. (rhd)</strong></p></div>
<p>Selain itu, FKH UB juga bekerjasama dengan dinas-dinas tersebut dalam hal pengabdian masyarakat, diantaranya pengembangan beberapa desa binaan dan pemeriksaan hewan kurban di Iebih dari 300 titik pemotongan di beberapa kabupaten seperti Mojokerto, Malang, Batu, Kediri dan Sidoarjo. Selain itu, dosen-dosen FKH UB juga telah aktif melaksanakan program Doktor Mengabdi, yakni untuk pengembangan perekonomian komunitas masyarakat desa di Jawa Timur. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89392</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
