<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Hi-Tech &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hi-tech/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 12:29:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Hi-Tech &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pedagang Tolak Pengosongan Hi Tech Mall, Risma: Tak Ada Hubungannya dengan Kami</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-tolak-pengosongan-hi-tech-mall-risma-tak-ada-hubungannya-dengan-kami</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2019 02:50:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[demo pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Hi-Tech]]></category>
		<category><![CDATA[walikota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79834-pedagang-tolak-pengosongan-hi-tech-mall-risma-tak-ada-hubungannya-dengan-kami</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Walikota Surabaya Tri Rismaharini akhirnya angkat suara menyikapi tiga kali demo pedagang dan karyawan Hi-Tech Mall yang menolak pengosongan. Risma menegaskan, pengosongan tak ada sangkut pautnya dengan Pemerintah Kota Surabaya. &#8220;Sebetulnya tidak ada hubungan kami dengan pedagang. Mereka (pedagang) kan hubungannya dengan penyewa. Kalau aku ada hubungan dengan pedagang kan aku salah,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Walikota Surabaya Tri Rismaharini akhirnya angkat suara menyikapi tiga kali demo pedagang dan karyawan Hi-Tech Mall yang menolak pengosongan. Risma menegaskan, pengosongan tak ada sangkut pautnya dengan Pemerintah Kota Surabaya.</p>
<p>&#8220;Sebetulnya tidak ada hubungan kami dengan pedagang. Mereka (pedagang) kan hubungannya dengan penyewa. Kalau aku ada hubungan dengan pedagang kan aku salah,&#8221; ucapnya saat jumpa pers di kediaman wali kota, Rabu (27/2/2019).</p>
<p>Merasa Pemkot Surabaya tidak ada hubungannya dengan pedagang maupun PT Sasana Boga, dengan tegas Risma membenarkan. Jika pada bulan Maret kerja sama sudah berhenti. Pasalnya, rencana pemkot dengan PT Sasana Boga berakhir pada 1 April mendatang.</p>
<p>&#8220;Bukan dengan kami. Aku dengan Sasana Boga itu April. Mereka juga tidak perpanjang,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&#8220;Gedungnya juga kayak gitu. Ngisin-ngisini (malu-maluin). Atek ngomong gedunge pemkot pisan (pakai bicara gedungnya pemkot pula),&#8221; lanjut Risma.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://memontum.com/79762-angota-pol-pp-dibacok-saat-penertiban-risma-lapor-polis" target="_blank" rel="noopener">Anggota Pol PP Dibacok Saat Penertiban, Risma Lapor Polisi</a></p>
<p>Oleh karena itu, dalam penjelasannya melalui jumpa pers. Ia mengatakan, jika kesenian ludruk, ketoprak yang ada di depan HiTech Mall di ambil alih oleh pemkot dan akan disulap menjadi gedung modern.</p>
<p>Sedangkan di sisi utara, kata Risma akan disewa orang. Ia juga mengungkapkan, jika Hi-Tech Mall akan dikelola oleh pihak swasta. Karena pihak swasta akan menyewa tempat ke pemkot lagi, dan akan bangukan tempat yang lebih layak lagi.</p>
<p>&#8220;Kan sama-sama dapat muka. Aku kan juga butuh muka. Kan bagaimana aku mengenalkan ludruk kalau tempatnya di belakang, anak-anak juga takut,&#8221; pungkasnya.<strong> (est/ano/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79834</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anggota Pol PP Dibacok Saat Penertiban, Risma Lapor Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/angota-pol-pp-dibacok-saat-penertiban-risma-lapor-polis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2019 11:58:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Hi-Tech]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=79762</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya&#8212;Salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Surabaya dibacok lengan kirinya oleh orang tak dikenal. Ketika itu korban tengah melakukan penertiban di Pasar Keputran, Tegalsari, Surabaya pada Selasa (26/2/2019) pukul 20.30 WIB. Akibat luka bacok, korban seketika itu dilarikan ke RSUD Dr. Soewandhi. Mendapati hal ini, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyanyangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya&#8212;</strong>Salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Surabaya dibacok lengan kirinya oleh orang tak dikenal. Ketika itu korban tengah melakukan penertiban di Pasar Keputran, Tegalsari, Surabaya pada Selasa (26/2/2019) pukul 20.30 WIB. Akibat luka bacok, korban seketika itu dilarikan ke RSUD Dr. Soewandhi. Mendapati hal ini, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyanyangkan kejadian yang menimpa korban bernama Tri Setia Bakti tersebut.</p>
<p>Risma membawa kasus ini ke pihak yang berwajib. &#8220;Lanjut kita lapor ke kepolisian. Kami minta ke Garnisun dan kepolisian untuk itu. Kita ada rekamannya, akan kita kasihkan,&#8221; kata Risma saat ditemui di kediaman walikota, Rabu (27/2/2019).</p>
<p>Bahkan Risma juga telah menyampaikan ke Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widiyanto. Jika ia tidak ingin anggotanya yang berniat menertibkan malah mendapat tindakan kejahatan, padahal dari penertiban tersebut tidak mematikan usaha.</p>
<p>&#8220;Waktu itu kan memang harus diatur sama Satpol PP. Semua ada aturannya. Kalau gak gitu rusak seisi kota,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sayangnya, Risma yang menginginkan Kota Surabaya aman ini tidak dapat membekali anggota senjata. Sebab, menurutnya, jika untuk membawa senjata harus menggunakan izin dan harus ada tes psikologi.</p>
<p>Tapi selama ini Pemerintah Kota Surabaya membekali anggota Satpol PP yang bertugas dengan Handy Talky (HT). Sehingga yang bawa HT bisa langsung hubungi 112 jika terjadi apa-apa di lapangan.</p>
<p>&#8220;Sebetulnya dia pakai rompi, cuman yang kena tangannya. Sebenarnya kita juga punya alat. Saya kepingin anak-anak kita selamat. Jadi ada alat yang jaraknya bisa sampai (ke orang yang bermaksud jahat, reda). Saya gak mau bilang, bukan pisau,&#8221; jelas Risma.</p>
<p>Sementara itu, meski telah terjadi insiden pembacokan, Kasatpol PP Surabaya, Irvan Widiyanto mengatas namakan Pemkot Surabaya mengatakan tidak akan takut dan gentar. &#8220;Meskipun ada peristiwa ini, kami akan tetap melakukan penertiban agar jalan bisa berfungsi sesuai semestinya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengungkapkan, bahwa Satpol PP telah melakukan penertiban yang sesuai dengan prosedur. Aktivitas bongkar muat harus pada tempat dan waktu yang ditentukan.</p>
<p>&#8220;Sebab sebelum Pukul 22.00 WIB, melakukan aktivitas bongkar muat di Jalan Keputran dilarang. Karena jalan tersebut masih digunakan untuk umum. Namun setelah diingkatkan malah pemilik mobil pikap tersebut tidak terima dan melukai anggota kami,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dengan adanya kejadian yang menimpa anggota Satpol PP, antisipasi yang dilakukan adalah mencari orang yang diindikasikan mabuk atau menggunakan narkoba yang berada disekitar pasar. &#8220;Padahal semua padagang itu manut semua jika ditertibkan karena sudah paham kalau tidak boleh berdagang di jalan,&#8221; tutupnya. (est/ano/yan)</p>
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79762</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pedagang Akan Terus Lakukan Aksi Sampai Risma Turun Tangan</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-akan-terus-lakukan-aksi-sampai-risma-turun-tangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2019 13:42:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[demo pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Hi-Tech]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79593-pedagang-akan-terus-lakukan-aksi-sampai-risma-turun-tangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; ‘Oalah buk-buk, kari nemoni ae kok angele seh’ (oalah buk-buk, tinggal menemui saja susah). Kalimat itulah yang dilontarkan oleh salah satu demonstran dengan menggunakan pengeras suara,. Mereka ingin aspirasinya didengarkan oleh orang nomor satu di Pemkot Surabaya, Tri Rismaharini. Ini sebagai tindak lanjut setelah Senin (18/2/2019) mereka mengadakan aksi penolakan pengosongan Hi-Tech [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; ‘Oalah buk-buk, kari nemoni ae kok angele seh’ (oalah buk-buk, tinggal menemui saja susah). Kalimat itulah yang dilontarkan oleh salah satu demonstran dengan menggunakan pengeras suara,. Mereka ingin aspirasinya didengarkan oleh orang nomor satu di Pemkot Surabaya, Tri Rismaharini.</p>
<p>Ini sebagai tindak lanjut setelah Senin (18/2/2019) mereka mengadakan aksi penolakan pengosongan Hi-Tech Mall yang kedua kali, dan dua kali pula tak mendapatkan jawaban dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Kini ribuan Paguyuban Pedagang Surabaya Mall di Hi-Tech Mall Surabaya kembali desak Risma untuk turun dan menemui para pedagang.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_8413-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_8413-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-79622" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_8413-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_8413-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_8413-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_8413-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_8413-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Ini merupakan aksi ketiga, dan Bu Risma belum menemui kami. Kami akan terus melakukan aksi hingga tidak ada pengosongan Hi-Tech Mall jika Bu Risma tidak mau menemui kami,&#8221; kata Koordinator Lapangan, Yanto Sugiarto di depan Balai Kota Surabaya, Selasa (26/2).</p>
<p>Aksi yang kini sudah ketiga kalinya, nyatanya kemarin pun tidak mendapat respon maupun ditemui oleh pihak pemkot.</p>
<p>Sugianto pun mengungkapkan, jika selama ini pihaknya dijanjikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas, Eddy Christijanto untuk menyampaikan keluh kesah pedagang Hi-Tech Mall. Sayangnya, hingga saat ini para pedagang belum menerima keputusan untuk tidak mengosongkan gedung Hi-Tech.</p>
<p>&#8220;Kami sangat resah, karena jika selama 1 Maret harus dikosongkan kita akan nganggur selama satu bulan. Lalu jika begini siapa yang membiayai hidup keluarga kami,&#8221; keluhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79593</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
