<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hidup &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hidup/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Aug 2024 11:34:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hidup &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wisata Pantai Kutang Lamongan Jadi Sasaran Aksi Bersihkan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-wisata-pantai-kutang-lamongan-jadi-sasaran-aksi-bersihkan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kutang]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213215</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, kolaborasi lintas sektor mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, hingga masyarakat, melakukan aksi bersihkan sampah disepanjang Wisata Pantai Kutang, Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Selasa (20/08/2024) tadi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lamongan, Nalikan, mengatakan bahwa aksi bersihkan sampah disepanjang pantai, tidak hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, kolaborasi lintas sektor mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, hingga masyarakat, melakukan aksi bersihkan sampah disepanjang Wisata Pantai Kutang, Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Selasa (20/08/2024) tadi.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lamongan, Nalikan, mengatakan bahwa aksi bersihkan sampah disepanjang pantai, tidak hanya dilakukan saat memperingati hari lingkungan. Namun, setiap hari Kamis, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan bersama Kodim 0812 rutin melaksanakan kegiatan ini.</p>



<p>&#8220;Melakukan kegiatan bersihkan sampah yang ada disepanjang pantai, harus dilakukan secara terus menerus,&#8221; kata Sekda Nalikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui aksi ini, ujarnya, yaitu untuk meminimalisir terjadinya restorasi lahan, penumpukan sampah dan dampak negatif lainnya. Tentunya, aksi ini juga merupakan media untuk membangun pola perilaku hidup bersih.</p>



<p>&#8220;Yang perlu kita bangun adalah kesadaran akan kebersihan. Karena kebersihan akan berdampak luas, mulai dari keluarga hingga masyarakat luas,&#8221; ujar Sekda Nalikan.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Jempin Marbun, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya mewujudkan sinergitas program mendukung kemajuan pembangunan daerah bersama di Jawa Timur. Pada kesempatan sama, Jempin Marbun didampingi oleh Sekda Nalikan juga melakukan penanaman bibit Pohon Cemara secara bersama-sama. <strong>(kom/son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup, DLH Situbondo Gelar Gerakan Tukar Botol Plastik dengan Bibit dan Pupuk</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-dlh-situbondo-gelar-gerakan-tukar-botol-plastik-dengan-bibit-dan-pupuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210447</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, membagikan ratusan bibit tanaman buah kepada warga masyarakat di momen Car Free Day di Kota Situbondo, Minggu (09/06/2024) tadi. Tidak hanya bibit, dinas juga menyediakan pupuk kompos untuk pemeliharaan tanaman. Untuk mendapatkan sejumlah bibit tanaman buah dan 5 kg [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, membagikan ratusan bibit tanaman buah kepada warga masyarakat di momen Car Free Day di Kota Situbondo, Minggu (09/06/2024) tadi. Tidak hanya bibit, dinas juga menyediakan pupuk kompos untuk pemeliharaan tanaman.</p>



<p>Untuk mendapatkan sejumlah bibit tanaman buah dan 5 kg kompos tersebut, warga bisa menukarnya dengan lima botol plastik bekas atau sampah plastik. Melalui langkah ini, diharapkan mampu meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap masalah sampah.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo, Akhmad Yulianto, mengatakan bahwa kegiatan penukaran botol bekas air mineral dengan bibit tanaman buah dan pupuk kompos seberat 5 kilogram ini, dilaksanakan untuk menggugah masyarakat agar peduli terhadap masalah sampah. Melalui langkah ini, maka masyarakat akan memiliki kepedulian sekaligus turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam.</p>



<p>“Lima botol bekas air mineral bisa di tukar dengan satu paket bibit buah, yang berisi bibit Pohon Jambu, Klengkeng, Alpukat, Nangka, Tabebuya serta pupuk kompos 5 kilogram. Untuk kegiatan di CFD ini, kami menyediakan 1000 bibit tanaman buah,&#8221; ujar Yulianto, Minggu (09/06/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gelaran sedikit berbeda ini, sontak mendapat sambutan positif ratusan pengunjung CFD yang dilaksanakan setiap Minggu pagi. Bahkan, dalam jangka waktu sekitar 2 jam, ribuan bibit tanaman buah ludes diserbu warga.</p>



<p>&#8220;Melihat antusias masyarakat dalam menukar botol plastik bekas air mineral dengan bibit pohon di area CFD, ke depan kami akan menyediakan bibit tanaman buah yang lebih banyak lagi pada kegiatan CFD,&#8221; kata Yulianto.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, selain menyediakan ratusan bibit tanaman buah, dalam momen peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, pihaknya juga mengenalkan Bank Sampah yang lokasinya dekat dengan TPA Situbondo. Dengan harapan, masyarakat Situbondo dapat menukarkan botol plastik bekas air mineral di Bank Sampah.</p>



<p>&#8220;Kami berharap dengan kegiatan tukar botol plastik bekas air mineral dengan bibit tanaman buah ini, mampu membangkitkan animo masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga lingkungan alam terbebas dari sampah plastik,” tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210447</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup, ATR BPN Situbondo Tanam 2 Ribu Batang Bibit Mangrove</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-atr-bpn-situbondo-tanam-2-ribu-batang-bibit-mangrove</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[batang]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210291</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Situbondo kerjasama dengan PT Bima Mustika Windu dan PT Banyu Biru Kahurangi melakukan gerakan penanaman Pohon Mangrove di tepi Pantai Sedulur, Dusun Brigean, Desa Peleyaan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Rabu (05/06/2024) tadi. Penanaman Pohon Mangrove sebanyak 2 ribu batang ini, melibatkan warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Situbondo kerjasama dengan PT Bima Mustika Windu dan PT Banyu Biru Kahurangi melakukan gerakan penanaman Pohon Mangrove di tepi Pantai Sedulur, Dusun Brigean, Desa Peleyaan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Penanaman Pohon Mangrove sebanyak 2 ribu batang ini, melibatkan warga setempat bersama santri Ponpes Walisong, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kabupaten Situbondo, Perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat Simphoni Akar Rumput (LSM SAR) dan lembaga yang peduli dengan kelestarian lingkungan hidup.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Situbondo, Agus Salim, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Kementerian BPN RI yang melaksanakan gerakan penanaman Mangrove 100 ribu pohon. &#8220;Di Kabupaten Situbondo kita tanam Mangrove sebanyak 2 ribu batang hasil dari CSR PT Bima Mustika Windu dan PT Banyu Biru Kahurangi serta IPPAT Situbondo. Dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup ini, kami menanam 2 ribu batang Pohon Mangrove,&#8221; jelas Kepala Pertanahan Situbondo.</p>



<p>Dengan penanaman Pohon Mangrove ini, sambung Agus Salim, diharapkan bermanfaat bagi masyarakat yang ada di lingkungan sekitar. &#8220;Masyarakat juga diharapkan mau merawat serta menjaga kelestarian lingkungan hidup demi masa depan anak dan cucu. Semoga apa yang sudah kita lakukan ini bermanfaat bagi masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua IPPAT Situbondo, Yulius, mengatakan keberhasilan penanaman Mangrove ini tentunya harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat. &#8220;Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan hidup ini demi mengatasi pemanasan global. Dengan menanam Mangrove ini, diharapkan bisa menciptakan energi karbon dan sumbangsih dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup,&#8221; urainya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sidang Perdana Kasus OTT Oknum BPN Kabupaten Malang, Terdakwa Terancam Pidana Seumur Hidup</title>
		<link>https://memontum.com/sidang-perdana-kasus-ott-oknum-bpn-kabupaten-malang-terdakwa-terancam-pidana-seumur-hidup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[oknum]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[seumur]]></category>
		<category><![CDATA[sidang]]></category>
		<category><![CDATA[terancam]]></category>
		<category><![CDATA[Terdakwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193095</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum BPN Kabupaten Malang, dengan terdakwa Witono (56) oknum salah satu Kasi, warga Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Dwi Ari (35), biro jasa, warga Pakisaji, Kabupaten Malang, menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Rabu (12/07/2023). Yakni, dengan agenda pembacaan dakwaan. Keduanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum BPN Kabupaten Malang, dengan terdakwa Witono (56) oknum salah satu Kasi, warga Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Dwi Ari (35), biro jasa, warga Pakisaji, Kabupaten Malang, menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Rabu (12/07/2023). Yakni, dengan agenda pembacaan dakwaan.</p>



<p>Keduanya didakwa telah melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diatur dalam kesatu, Pasal 12 E atau, kedua Pasal 12 B atau ketiga Pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.</p>



<p>&#8220;Untuk Pasal 12 B, ancaman hukumannya yaitu pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. Lalu untuk Pasal 11, ancaman hukumannya yaitu pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun atau pidana denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta,&#8221; ujar Kasi Intel Kejari Kota Malang, Eko Budisusanto, Kamis (13/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Setelah dilaksanakannya sidang pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Malang, untuk persidangan berikutnya yaitu hari Rabu (26/07/2023) dengan agenda persidangan pembacaan eksepsi oleh kuasa hukum terdakwa.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, oknum BPN Kabupaten Malang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) petugas Polresta Malang Kota, Senin (20/02/2023) siang. Dirinya ditangkap di kantor ATR/ BPN Kabupaten Malang di Jalan Terusan Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang, atas dugaan kasus pemerasan kepada salah seorang pemohon pengurusan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) senilai Rp 40 juta. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193095</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bappeda Jombang Gelar Uji Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk RPJPD</title>
		<link>https://memontum.com/bappeda-jombang-gelar-uji-publik-ii-kajian-lingkungan-hidup-strategis-untuk-rpjpd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bappeda]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[RPJPD]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[strategis]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192970</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jombang menggelar Uji Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang diselenggarakan di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, Selasa (11/07/2023) tadi. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jombang, OPD, Ormas dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Jombang. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jombang, Wignyo Handoko, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jombang menggelar Uji Publik II Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang diselenggarakan di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang, Selasa (11/07/2023) tadi. Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jombang, OPD, Ormas dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Jombang.</p>



<p>Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jombang, Wignyo Handoko, mengatakan bahwa kegiatan uji publik KLHS dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) sesuai dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Permendagri Nomor 7 tahun 2018, Surat Edaran Mendagri Nomor 550/5113/Raperda Tanggal 4 Juli 2022, perihal Pembuatan dan Pelaksanaan KLHS RPJMD dan KLHS RPJPD. &#8220;Bahwa tujuan dari uji publik tahap II ini, merupakan lanjutan dari uji publik I yang telah kita selenggarakan pada 20 Mei 2023 lalu. Nantinya, akan dijadikan dasar dalam penyusunan dokumen KLHS RPJPD Kabupaten Jombang 2025 sampai 2045,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, beberapa hal yang harus dijadikan fokus perhatian pada pembangunan di Kabupaten Jombang, adalah imbauan dan harapan dari pemerintah Kabupaten Jombang. &#8220;Keberhasilan penyusunan dokumen RPJPD 2025 hingga 2045 yang didahului dengan penyusunan dokumen KLHS ini, sangat bergantung pada partisipasi, saran dan masukan dari semua yang hadir pada uji publik. Sehingga, rekomendasi pembangunan daerah yang telah ditetapkan tercapai dan terintegrasikan dengan baik didalam dokumen RPJPD,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di tempat sama, Kepala Bappeda, Danang Priantoko, dalam sambutan menyampaikan bahwa kegiatan uji publik ini akan melakukan destiminasi dengan memberikan paparan dan klarifikasi terhadap saran, masukkan yang sudah dikatakan saat uji publik I. &#8220;Dalam kegiatan ini akan disampaikan revisi mengenai hasil kegiatan uji publik I dan masukkan konsumtif berhubungan dengan penyusunan dokumen KLHS. Jika dokumen KLHS bagus, maka akan menjadi fondasi bagi Bappeda dan seluruh OPD terkait untuk melakukan penyusunan dokumen RPJPD di tahun 2024. Jadi, peserta yang hadir di sini mempunyai tanggungjawab untuk memastikan bahwa hasil pembangunan nantinya berdampak positif,&#8221; paparnya.</p>



<p>Penyusunan KLHS, ujarnya, merupakan syarat yang harus dilakukan dalam rangka kedisiplinan dokumen RPJP tahun 2025 sampai 2045. Hal ini, akan menjadi garis besar keperluan negara dan acuan pemerintah Kabupaten Jombang dalam melakukan pembangunan selama 20 tahun ke depan.</p>



<p>&#8220;Harapannya, RPJPD yang telah disusun dengan memperhatikan kaidah lingkungan hidup strategis serta di dalamnya berisi 17 indikator tujuan pembangunan berkelanjutan bisa membuat blooper pembangunan jangka panjang yang berdampak positif pada lingkungan hayati maupun non hayati,&#8221; tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Umumkan Status Covid-19, Wali Kota Probolinggo Minta Tetap Terapkan Pola Hidup Sehat</title>
		<link>https://memontum.com/umumkan-status-covid-19-wali-kota-probolinggo-minta-tetap-terapkan-pola-hidup-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pola]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tetap]]></category>
		<category><![CDATA[umumkan]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192039</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Problinggo &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo telah mencabut status pandemi Covid-19. Disampaikan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, bahwa pihaknya sudah memutuskan pancabutan status tersebut dengan pertimbangan pandemi Covid-19 di kancah nasional juga telah mendekati nihil. “Di samping itu, sesuai dengan hasil survey, 99 persen masyarakat Indonesia telah memiliki antibodi Covid-19. Hal ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Problinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo telah mencabut status pandemi Covid-19. Disampaikan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, bahwa pihaknya sudah memutuskan pancabutan status tersebut dengan pertimbangan pandemi Covid-19 di kancah nasional juga telah mendekati nihil.</p>



<p>“Di samping itu, sesuai dengan hasil survey, 99 persen masyarakat Indonesia telah memiliki antibodi Covid-19. Hal ini, tentunya patut disyukuri bersama setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi pandemi Covid-19. Sejak Maret 2020 silam, yang mengharuskan kita disiplin mematuhi protokol kesehatan dan membatasi ruang interaksi dan mobilitas,” jelasnya Rabu (28/06/2023) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Habib Hadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang ikut menyukseskan dalam penanganan penekanan pencegahan virus Covid-19 di Kota Probolinggo. “Patut kita syukuri, bahwa situasi dan kondisi Kota Probolinggo terpantau aman dan kondusif. Hal ini tidak lepas dari sinergitas dan kolaborasi yang baik semua elemen komponen masyarakat, pemerintah, Forkopimda, aparat keamanan TNI dan Polri,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Probolinggo juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tetap menjaga pola hidup sehat setiap harinya. Sehingga, mata rantai pencegahan virus Covid-19, bisa benar-benar terputus.</p>



<p>&#8220;Karena virus Covid-19 masih akan tetap ada seperti halnya penyakit menular lainnya, yang sudah lebih dulu ada di Indonesia,&#8221; urainya.</p>



<p>Dirinya juga berharap, dengan pencabutan status Covid-19, ini dapat mendorong perekonomian masyarakat lebih baik di segala sektor. Terutama dengan mobilitas masyarakat yang sudah tidak terbatas seperti di masa pandemi.</p>



<p>&#8220;Sehingga akan mengalami pertumbuhan yang akan berdampak pada meningkatnya daya beli masyarakat,&#8221; harapnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192039</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup, Komunitas Mata Hati Trenggalek Gelar Kampanye Beat Plastic Pollution</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-komunitas-mata-hati-trenggalek-gelar-kampanye-beat-plastic-pollution</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[beat]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[plastic]]></category>
		<category><![CDATA[pollution]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, digelar masyarakat di Kota Keripik Tempe beserta komunitas pecinta lingkungan dengan melakukan aksi cinta lingkungan. Mengusung tema &#8216;Beat Plastic Pollution&#8217; atau Mengalahkan Polusi Plastik, diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa tindakan masyarakat terhadap polusi plastik sangat penting. Aksi cinta lingkungan kali ini, diinisiasi oleh Mata Hati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, digelar masyarakat di Kota Keripik Tempe beserta komunitas pecinta lingkungan dengan melakukan aksi cinta lingkungan. Mengusung tema &#8216;Beat Plastic Pollution&#8217; atau Mengalahkan Polusi Plastik, diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa tindakan masyarakat terhadap polusi plastik sangat penting.</p>



<p>Aksi cinta lingkungan kali ini, diinisiasi oleh Mata Hati dan didukung oleh pihak &#8211; pihak peduli lingkungan mulai dari masyarakat, instansi terkait maupun sejumlah perusahaan yang ada di Trenggalek.</p>



<p>Ketua Perkumpulan Mata Hati, Kusnul Huda, mengatakan upaya memerangi sampah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Beat Plastic Pollution yang dicanangkan pemerintah untuk Trenggalek yang lebih bersih, sehat dan lestari. &#8220;Ini salah satu bentuk dukungan kita, terhadap lingkungan. Melalui aksi atau kampanye tidak membuang sampah sembarangan, terutama plastik ini merupakan upaya kita membawa Kabupaten Trenggalek lebih bersih, sehat dan juga lestari,&#8221; katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/06/2023) siang.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa aksi tersebut dimulai dengan kampanye terlebih dahulu. Artinya, bukan anti plastik, tapi lebih ke pengelolaan sampah plastik.</p>



<p>&#8220;Kita juga memasang banner yang tersebar di 30 titik. Kali ini kami fokuskan pada kawasan atau daerah-daerah sungai. Kebiasaan membuang sampah di sungai menjadi cikal bakal banyaknya sampah plastik di sungai. Dan sungai adalah sumber penghidupan kita semua,&#8221; terang Huda.</p>



<p>Ditambahkannya, kawasan yang dijadikan fokus utama, diantaranya Jembatan Sungai Ngasinan, Pasar Subuh Trenggalek, Sungai Dawung, Sungai Munjungan, sungai di wilayah Kecamatan Gandusari, Kampak, Watulimo dan sungai-sungai lain yang berpotensi menjadi tempat membuang sampah sembarangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menitikberatkan pada kawasan sungai, karena sungai memberikan air bersih untuk hidup manusia. Jika sungai tidak terawat, maka berbagai bencana pun akan hadir di Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Tujuan dari kegiatan ini, adalah mendukung pelaksanaan program pencegahan kerusakan alam dan lingkungan terutama dari sampah plastik. Plastik tidak akan terurai hingga ratusan tahun. Sampah plastik yang terus menerus bertambah akan merusak keseimbangan alam dan ekosistem yang ada,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Mata Hati juga akan mengajak masyarakat, komunitas, perusahaan atau pihak manapun yang perduli terhadap lingkungan untuk berkolaborasi dalam mengadakan kegiatan-kegiatan cinta lingkungan.</p>



<p>&#8220;Semoga yang kami lakukan akan memperkuat dan meningkatkan kesadaran masyarakat Trenggalek, tentang bahaya membuang sampah plastik sembarangan. Kami juga berterimakasih pada perusahaan pertambangan yang beroperasi di Trenggalek PT Sumber Mineral Nusantara (SMN), yang telah mendukung kegiatan ini hingga peringatan Hari Lingkungan Hidup 2023 dapat terlaksana dengan lancar,” papar Huda.</p>



<p>Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan bisa lebih meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak yang peduli dengan lingkungan. Kepedulian itu, tidak hanya muncul dari Jargon-Jargon dan ucapan semata, lingkungan butuh aksi nyata. Oleh karena itu, Mata Hati terus mengajak siapapun untuk bergerak bersama, apapun bentuknya dan siapapun orangnya.</p>



<p>Perlu diketahui, Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia atau World Environment Day, diperingati setiap tanggal 5 Juni. Berawal pada 1972 ketika Majelis Umum PBB menetapkan 5 juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pada saat Konferensi Stockholm. Setiap tahunnya, Hari Lingkungan Hidup dirayakan dengan tema yang berbeda-beda dan pada 2023 ini mengusung tema Beat Plastic Pollution, yakni seruan untuk bertindak guna menangani sampah plastik dan mencari solusi terkait polusi plastik. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Gaya Hidup Minim Sampah, Ketua TP PKK Kediri Ajak Buah Hati Lihat Lomba Daur Ulang</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-gaya-hidup-minim-sampah-ketua-tp-pkk-kediri-ajak-buah-hati-lihat-lomba-daur-ulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajak]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[daur]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gaya]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ketua]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lihat]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[minim]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tp]]></category>
		<category><![CDATA[ulang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191904</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memberikan contoh nyata. Seperti yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak anak pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana, dengan meninjau langsung lomba daur ulang sampah. Kedatangan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang buah hati itu, dalam rangka pelaksanaan lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Beragam cara dilakukan dalam memberikan contoh nyata. Seperti yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, mengajak anak pertamanya, Shanaya Arsyila Pramana, dengan meninjau langsung lomba daur ulang sampah.</p>



<p>Kedatangan istri Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama sang buah hati itu, dalam rangka pelaksanaan lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Taman Totok Kerot, Senin (26/06/2023) tadi. Dengan mengenakan tas selempang putih bergambar kuda poni, Shanaya pun juga terlihat antusias melihat hasil daur ulang sampah yang dibuat oleh TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kediri.</p>



<p>Untuk mengabadikan momen langka itu, sesekali acap kali peserta lomba, pun mengajak ibu dan anak itu berswafoto. &#8220;Mbak Cicha (sapaan akrab Eriani Annisa, red), boleh saya minta foto bareng sama Dik Shanaya,” pinta salah satu peserta lomba.</p>



<p>Mendengar beberapa kali ajakan dari peserta, Mbak Cicha pun tidak segan-segan langsung mengambil posisi dengan latar belakang hasil karya daur ulang. Mulai dari plastik bekas dengan berbagai bentuk seperti lampion hingga vas bunga dan gaun, ataupun karya lain.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Mbak Cicha juga mengajak masyarakat untuk mengurangi sampah plastik yang susah terurai. &#8220;Di tangan orang-orang kreatif, sampah plastik daur ulang justru dapat dibuat menjadi karya yang menarik dan bernilai ekonomis. Meskipun begitu, karena sampah plastik sulit terurai, agar masyarakat juga bisa berhemat,&#8221; kata Ibu dua anak itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain mengenai penggunaan plastik, pihaknya juga meminta kader-kader PKK, untuk terus berupaya membantu mengurangi dampak pemanasan global. Caranya, dengan gerakan menanam dan menjaga lingkungan.</p>



<p>Dengan upaya itu, lanjutnya, keseimbangan manusia dan alam akan terus terjaga agar terwujud Kabupaten Kediri bersih dan terbebas dari polusi plastik. &#8220;Mari kita hidupkan kembali dan tanamkan gaya hidup minim sampah untuk Kabupaten Kediri. Sehingga, Kediri menjadi kabupaten yang bersih, hijau dan bebas plastik,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menyebutkan bahwa dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, dinas bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Kediri. Nantinya, ada dua agenda lain dalam rangkaian kegiatan tersebut. Yakni, lomba foto instagram dan melukis tempat sampah untuk SD dan MI.</p>



<p>“Di lomba daur ulang sampah ini, nantinya setelah karyanya jadi, maka akan didisplay dan kita beri hadiah,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kegiatan semacam ini juga merupakan sarana edukasi masyarakat untuk mengurangi sampah plastik di Kabupaten Kediri. &#8220;Semoga hasil (daur ulang, red) ini nanti tidak hanya dipajang. Tetapi, juga dikembangkan sehingga memiliki nilai ekonomi,” paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Edukasi Pengelolaan Sampah, DLH Kota Malang Gelar Workshop dan Pameran Lingkungan Hidup</title>
		<link>https://memontum.com/beri-edukasi-pengelolaan-sampah-dlh-kota-malang-gelar-workshop-dan-pameran-lingkungan-hidup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191310</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menggelar workshop bertajuk Inovasi Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan melibatkan puluhan pegiat lingkungan di Kota Malang, Senin (19/06/2023) pagi tadi. Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, mengatakan jika kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menggelar workshop bertajuk Inovasi Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan melibatkan puluhan pegiat lingkungan di Kota Malang, Senin (19/06/2023) pagi tadi.</p>



<p>Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, mengatakan jika kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada semua masyarakat, terkait dengan kegiatan pengelolaan sampah lingkungan di Kota Malang. &#8220;Kegiatan ini kami melibatkan 28 pegiat lingkungan di Kota Malang, mulai dari kader lingkungan, kader Reuse, Reduce, Recycle (3R), Program Kampung Iklim (Proklim), sekolah adiwiyata, eco pesantren dan beberapa pegiat lingkungan lainnya. Tentu untuk memberikan edukasi terkait pengelolaan sampah,” jelas Rahman, saat ditemui selepas acara di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang.</p>



<p>Selain itu, dalam workshop tersebut juga digelar pameran yang menampikan beberapa produk dari hasil pengelolaan dari produk plastik maupun produk lainnya. Termasuk salah satunya pakain daur ulang, yang sudah dilombakan hingga Nasional.</p>



<p>“Kami sediakan 24 tenant, untuk kegiatan pameran ini. Yang dipamerkan tentu dari pengelolaan-pengelolaan daur ulang sampah, ada sandal, tas, dan lainnya. Selain itu, apa yang telah dilakukan oleh teman-teman pegiat lingkungan ini beberapa produknya sudah kita pamerkan dan bahkan masuk 10 besar, terkait pengelolaan sampah daur ulang,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Rahman berharap, melalui kegiatan tersebut, masyarakat Kota Malang turut andil untuk melakukan pengelolaan sampah. Sehingga, tidak hanya dilakukan dan dibebankan pada pegiat lingkungan saja, namun semua aspek masyarakat di Kota Malang.</p>



<p>“Harapannya, agar semua bisa sama-sama ikut mengelola, sehingga hasil dari pengelolaan ini tentunya akan membawa dampak baik di Pemkot Malang, Kota Malang, khusus untuk berkaitan pengelolaan sampah. Terlebih di tahun 2028 nanti kami canangkan sampah menjadi nol,” lanjut Rahman.</p>



<p>Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintah dan Politik Pemkot Malang, Tabrani, yang mewakili Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika Pemkot Malang telah menetapkan Peraturan Wali Kota Nomor 34 Tahun 2018, mengenai kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga. Dimana ditetapkannya target pengurangan sampah sebesar 30 persen, dan penanganan sampah sebesar 70 persen pada Tahun 2025.</p>



<p>“Pengurangan sampah adalah merupakan tanggungjawab kolaboratif dan sinergis bersama, termasuk dalam penanganan sampah. Solusinya ada di tangan kita, sejumlah alternatif solusi sudah dan sedang dijalankan. Sisanya tergantung pada kemauan dan komitmen kita. Oleh karena itu, mari kita terus menjaga keseimbangan kehidupan manusia dan alam,” imbuh Tabrani. Sebagai informasi, kegiatan workshop tersebut digelar oleh DLH Kota Malang selama dua hari, yakni mulai Senin (19/06/2023) hingga Selasa (20/06/2023) besok, di gedung MCC Kota Malang.&nbsp;<strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191310</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
