<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hijriah, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hijriah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 06:15:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hijriah, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah, Wali Kota Malang Ajak Tingkatkan Kualitas Diri Pererat Persaudaraan</title>
		<link>https://memontum.com/momentum-idul-fitri-1447-hijriah-wali-kota-malang-ajak-tingkatkan-kualitas-diri-pererat-persaudaraan</link>
					<comments>https://memontum.com/momentum-idul-fitri-1447-hijriah-wali-kota-malang-ajak-tingkatkan-kualitas-diri-pererat-persaudaraan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2026 04:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hijriah,]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[momentum]]></category>
		<category><![CDATA[pererat]]></category>
		<category><![CDATA[persaudaraan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231192</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengajak seluruh warga masyarakat memaknai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus mempererat persaudaraan. Ajakan ini disampaikan wali kota, seusai mengikuti salat Idul Fitri di Masjid Jami’ Kota Malang, Sabtu (21/03/2026) tadi. Disampaikan Wali Kota Wahyu, momen Idul Fitri tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengajak seluruh warga masyarakat memaknai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus mempererat persaudaraan. Ajakan ini disampaikan wali kota, seusai mengikuti salat Idul Fitri di Masjid Jami’ Kota Malang, Sabtu (21/03/2026) tadi.</p>



<p>Disampaikan Wali Kota Wahyu, momen Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Akan tetapi, juga sebagai titik awal perubahan sikap dan karakter ke arah yang lebih baik.</p>



<p>“Idul Fitri ini selain sebagai hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa, juga menjadi momen penting untuk bersilaturahmi dan bertemu sanak saudara. Ini adalah suatu kemenangan yang harus diikuti dengan perubahan tingkah laku dan karakter setelah kita ditempa selama satu bulan di bulan puasa,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu berharap, nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan dapat terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, berdampak positif bagi pembangunan.</p>



<p>“Mudah-mudahan ke depan ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bagaimana masyarakat Kota Malang bisa lebih baik lagi, lebih sejahtera, dan tentunya berakhlak mulia,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu mengimbau warga masyarakat, untuk merayakan Idul Fitri dengan tertib dan aman, serta tetap menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Melalui momentum Idul Fitri ini, orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu berharap semangat kebersamaan, persatuan dan kepedulian sosial semakin menguat di tengah masyarakat demi mewujudkan Kota Malang yang rukun dan sejahtera.</p>



<p>“Kepada masyarakat Kota Malang, mari kita rayakan Idul Fitri ini dengan tertib dan aman. Kita jaga persaudaraan, meski mungkin kemarin ada perbedaan terkait hari raya, tapi kita tetap jaga persatuan,” paparnya. <strong>(rsy/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/momentum-idul-fitri-1447-hijriah-wali-kota-malang-ajak-tingkatkan-kualitas-diri-pererat-persaudaraan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231192</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Jamaah Muhammadiyah Rayakan Idul Fitri 1447 Hijriah di Stadion Gajayana</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-jamaah-muhammadiyah-rayakan-idul-fitri-1447-hijriah-di-stadion-gajayana</link>
					<comments>https://memontum.com/ribuan-jamaah-muhammadiyah-rayakan-idul-fitri-1447-hijriah-di-stadion-gajayana#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 01:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[hijriah,]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[rayakan]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231157</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ribuan jamaah sejak pukul 05.30 WIB, mulai berdatangan memadati Stadion Gajayana untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Jumat (20/03/2026) tadi. Mereka tampak mengenakan pakaian terbaik, dengan didominasi berwarna putih, serta membawa sajadah dan perlengkapan ibadah. Suasana khidmat langsung terasa menyelimuti kawasan stadion, yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan Salat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ribuan jamaah sejak pukul 05.30 WIB, mulai berdatangan memadati Stadion Gajayana untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Jumat (20/03/2026) tadi. Mereka tampak mengenakan pakaian terbaik, dengan didominasi berwarna putih, serta membawa sajadah dan perlengkapan ibadah.</p>



<p>Suasana khidmat langsung terasa menyelimuti kawasan stadion, yang menjadi salah satu pusat pelaksanaan Salat Id bagi warga Muhammadiyah. Tepat pukul 06.10 WIB, salat dimulai dengan Syawaludin Usman bertindak sebagai imam.</p>



<p>Bertindak sebagai khatib, Prof Dr Ahsan, S Kp M Kes, yang juga Ketua Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang. Dalam khutbahnya, menekankan pentingnya muhasabah atau introspeksi diri sebagai bagian dari perjalanan spiritual manusia. Dirinya mengingatkan, setiap individu perlu merenungkan asal-usul kehidupan, posisi saat ini, serta tujuan akhir yang akan dituju.</p>



<p>“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan muhasabah. Dari mana kita berasal, saat ini berada di mana, dan ke mana kita akan menuju,” ujar Ahsan, di hadapan jamaah.</p>



<p>Menurutnya, tanpa proses introspeksi, manusia berpotensi kehilangan arah di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat. Oleh karena itu, momentum Idul Fitri harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk memperbaiki diri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Ahsan juga menyoroti pentingnya memaknai ilmu dan profesi sebagai sarana ibadah kepada Allah SWT. Dirinya menegaskan, setiap pekerjaan memiliki nilai ibadah apabila dilandasi niat yang benar dan memberikan manfaat bagi sesama.</p>



<p>“Setiap profesi yang dijalankan dengan niat yang benar dan memberikan manfaat bagi orang lain, sejatinya adalah bagian dari ibadah,” tegasnya.</p>



<p>Momentum Idul Fitri tahun ini juga diwarnai perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah antara Muhammadiyah dan pemerintah. Menanggapi hal tersebut, Ahsan menilai perbedaan itu tidak perlu dipersoalkan secara berlebihan.</p>



<p>“Tidak masalah. Itu tergantung metode yang digunakan dan sudah jelas. Muhammadiyah menggunakan hisab, sedangkan pemerintah dan Nahdlatul Ulama menggunakan rukyat atau hilal,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut ditambahkannya, bahwa masing-masing metode memiliki dasar dan standar yang telah disepakati. Karena itu, perbedaan tersebut harus disikapi dengan saling menghormati.</p>



<p>“Kita harus saling menghargai. Masing-masing sudah punya standar nilai,” imbuhnya.</p>



<p>Usai pelaksanaan salat, suasana hangat silaturahmi terlihat di antara para jemaah. Mereka saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan mempererat kebersamaan di hari kemenangan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/ribuan-jamaah-muhammadiyah-rayakan-idul-fitri-1447-hijriah-di-stadion-gajayana/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231157</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Keluarkan SE Pelaksanaan Kegiatan Ramadan 1445 Hijriah</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-keluarkan-se-pelaksanaan-kegiatan-ramadan-1445-hijriah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2024 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hijriah,]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205089</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai pelaksanaan kegiatan di Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah. Dikeluarkannya SE itu, bertujuan untuk memberikan pedoman bagi masyarakat dalam menjalankan aktifitas dan ibadah secara nyaman.&#160; Tentu di dalam SE tersebut, memuat beberapa panduan bagi pengelola tempat ibadah, Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai pelaksanaan kegiatan di Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriah. Dikeluarkannya SE itu, bertujuan untuk memberikan pedoman bagi masyarakat dalam menjalankan aktifitas dan ibadah secara nyaman.&nbsp;</p>



<p>Tentu di dalam SE tersebut, memuat beberapa panduan bagi pengelola tempat ibadah, Ketua RW, Ketua RT, pelaku usaha, restoran, kafe, tempat hiburan, tempat perbelanjaan, mal, hingga seluruh masyarakat Kota Malang. Beberapa poin penting, diantaranya yakni mengenai pelaksanaan penjualan takjil, kegiatan membangunkan sahur, tadarus Al Quran hingga tempat-tempat hiburan agar tidak beroperasi atau tutup selama Ramadan.</p>



<p>“Jadi nanti untuk pasar takjil bisa, tetapi ditempat yang sudah di tetapkan, agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Saya sudah minta pada lurah dan camat untuk mengondisikan, agar lalu lintas itu tidak terganggu,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Senin (11/03/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bagi pelaku usaha restoran, cafe, warung dan pedagang kaki lima yang melayani makan dan minum pada siang hari dalam bulan puasa, harus diberi penutup (tirai, kain dan sejenisnya) agar aktifitas makan minum tidak terlihat masyarakat umum.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Selain itu kegiatan penyediaan tempat hiburan seperti panti pijat, diskotik, club malam dan sejenisnya, karaoke, permainan billiard, permainan boiling, warung internet, toko penjual minuman beralkohol atau yang minum di tempat, serta jenis usaha yang berada di dalamnya agar tidak beroperasi atau tutup,” jelasnya.</p>



<p>Lalu, mengenai kegiatan Patrol atau membangunkan orang sahur, menurutnya diutamakan menggunakan alat musik tradisional. Agar suara yang ditimbulkan dapat disesuaikan, sehingga tidak mengganggu kenyamanan bagi masyarakat lainnya.</p>



<p>“Untuk kegiatan tadarus Al-Quran dan takbiran Idul Fitri nanti dilaksanakan di Masjid, Musola dan tempat lainnya, dengan mematuhi Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang pedoman penggunaan pengeras suara di Masjid dan Musola,” tambahnya.</p>



<p>Dalam hal ini, Wahyu juga mengimbau agar nantinya dalam menjaga keamanan lingkungan, seluruh Ketua RW, Ketua RT dan masyarakat dapat meningkatkan keamanan lingkungan dan mengoptimalkan siskamling. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205089</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Safari Ramadhan 1444 Hijriah, Bupati Pamekasan Sampaikan Lima Program Prioritas</title>
		<link>https://memontum.com/safari-ramadhan-1444-hijriah-bupati-pamekasan-sampaikan-lima-program-prioritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Apr 2023 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hijriah,]]></category>
		<category><![CDATA[lima]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Safari]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192453</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, menyampaikan lima program prioritasnya yang sudah direalisasikan di bawah kepimpinannya, Senin (03/04/2023) tadi. Hal itu disampaikannya, saat melakukan Safari Ramadhan 1444 Hijriah. Dari kelima program prioritas yang disampaikan, diantaranya program program prioritas pada bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan reformasi birokrasi. &#8220;Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah berjalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, menyampaikan lima program prioritasnya yang sudah direalisasikan di bawah kepimpinannya, Senin (03/04/2023) tadi. Hal itu disampaikannya, saat melakukan Safari Ramadhan 1444 Hijriah.</p>



<p>Dari kelima program prioritas yang disampaikan, diantaranya program program prioritas pada bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur dan reformasi birokrasi. &#8220;Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah berjalan sesuai dengan apa yang sudah disepakati secara bersama, khususnya tentang program prioritas yang sudah direncanakan,&#8221; kata Bupati Baddrut Tamam.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, realisasi program yang telah tercapai, seperti pada bidang pendidikan yaitu program beasiswa santri. Dimana, lima ribu anak sudah kita kirim ke pesantren melalui program beasiswa santri.</p>



<p>“Tidak hanya beasiswa santri, tapi juga beasiswa bagi anak-anak tidak mampu agar dapat melanjutkan kuliah di jurusan kedokteran. Harapannya, orang yang tidak mampu juga memiliki kesempatan sekolah di tempat yang layak,” imbuhnya. <strong>(azm/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192453</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
