<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hindari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hindari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 12:01:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hindari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ikuti Ketentuan Nasional, Pemkot Malang Hindari Penambahan Pegawai Baru</title>
		<link>https://memontum.com/ikuti-ketentuan-nasional-pemkot-malang-hindari-penambahan-pegawai-baru</link>
					<comments>https://memontum.com/ikuti-ketentuan-nasional-pemkot-malang-hindari-penambahan-pegawai-baru#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[ketentuan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penambahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231779</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Guna menyesuaikan struktur anggaran daerah dan memenuhi batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD, Pemerintah Kota Malang memilih tidak membuka rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) baru pada tahun 2026. Kebijakan ini ditempuh, sebagai strategi pengendalian belanja pegawai agar komposisi anggaran daerah tetap sehat. Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Guna menyesuaikan struktur anggaran daerah dan memenuhi batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD, Pemerintah Kota Malang memilih tidak membuka rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) baru pada tahun 2026. Kebijakan ini ditempuh, sebagai strategi pengendalian belanja pegawai agar komposisi anggaran daerah tetap sehat.</p>



<p>Plt Kepala BKPSDM Kota Malang, Hendru Martono, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan ketentuan nasional, yang mewajibkan pemerintah daerah membatasi porsi belanja pegawai paling tinggi 30 persen dari total APBD. “Untuk saat ini, strategi Kota Malang mencapai mandatory 30 persen, itu tahun ini kami tidak ada pengadaan ASN dari umum, baik CPNS maupun PPPK,” ujar Hendru, Sabtu (18/04/2026) tadi.</p>



<p>Selain meniadakan rekrutmen baru, ujarnya, Pemkot Malang juga tidak membuka penerimaan ASN melalui mekanisme mutasi atau perpindahan pegawai dari daerah lain. Kebijakan ini diambil agar jumlah pegawai tidak terus bertambah di tengah upaya penyesuaian belanja daerah.</p>



<p>&#8220;Hal itu merupakan tindak lanjut pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah yang mewajibkan pemerintah daerah menata ulang komposisi belanja, termasuk pengendalian belanja pegawai paling lambat tahun 2027,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>baca juga :</strong></p>





<p>Hendru menjelaskan, pengurangan ASN dilakukan secara alami melalui mekanisme pensiun. Tanpa adanya penambahan pegawai baru, jumlah ASN diproyeksikan berkurang setiap tahun seiring pegawai memasuki masa purna tugas.</p>



<p>“Istilahnya biar berkurang dari yang pensiun-pensiun tahun ini. Berkurang sendiri,” katanya.</p>



<p>Dirinyaa menegaskan, pemerintah tidak memiliki opsi mengurangi ASN secara langsung tanpa dasar pelanggaran disiplin. “Tidak mungkin kalau tidak ada pelanggaran kemudian kami menghentikan ASN,” tegasnya.</p>



<p>Setiap tahun, sekitar 300 hingga 400 ASN di Kota Malang memasuki masa pensiun. Mayoritas berasal dari kalangan tenaga pendidik atau guru. &#8220;Lumayan, cukup besar. Sehingga berpotensi memengaruhi kebutuhan sumber daya manusia di sektor pendidikan ke depan,&#8221; imbuh Hendru. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/ikuti-ketentuan-nasional-pemkot-malang-hindari-penambahan-pegawai-baru/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231779</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hindari Cuaca Ekstrem, Gubernur Jatim Intstruksikan Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca</title>
		<link>https://memontum.com/hindari-cuaca-ekstrem-gubernur-jatim-intstruksikan-pelaksanaan-operasi-modifikasi-cuaca</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[intstruksikan]]></category>
		<category><![CDATA[Modifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228543</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merespon cepat imbauan kewaspadaan dari BMKG akan adanya potensi cuaca ekstrem di Jatim hingga akhir tahun 2025. Menindaklanjuti hal itu, Gubernur Khofifah menginstruksikan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), guna melakukan kegiatan modifikasi cuaca yang biasa dilangsungkan bersama pemerintah pusat. Dalam pelaksanaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merespon cepat imbauan kewaspadaan dari BMKG akan adanya potensi cuaca ekstrem di Jatim hingga akhir tahun 2025. Menindaklanjuti hal itu, Gubernur Khofifah menginstruksikan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), guna melakukan kegiatan modifikasi cuaca yang biasa dilangsungkan bersama pemerintah pusat.</p>



<p>Dalam pelaksanaan ini, Pemprov Jatim secara mandiri bersama BMKG dan Puspenerbal Juanda, melakukan kolaborasi. Tujuannya, untuk mengurangi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi yang diakibatkan cuaca ekstrem, seperti, banjir, banjir bandang, longsor dan angin puting beliung.</p>



<p>Aksi perdana kegiatan OMC ini, sebenarnya telah dilangsungkan dengan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208 Registrasi PK-SNM, Jumat (05/12/2025) lalu. Sasarannya, wilayah Selatan Malang, Pasuruan dan Jombang yang sejak kemarin telah dilanda hujan deras.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sebagaimana arahan Ibu Gubernur, Pemprov Jatim harus merespon imbauan kewaspadaan potensi cuaca ekstrem yang dirilis BMKG. Jadi, kegiatan OMC ini merupakan respon cepat Ibu Gubernur Jatim terhadap kondisi cuaca di Jatim beberapa hari terakhir,&#8221; terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto, dalam keterangan tertulisnya, Senin (08/12/2025) tadi.</p>



<p>Rencananya, kegiatan OMC yang berpusat di Baseops Lanudal Juanda ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2025. &#8220;Jadi, mulai saat ini, jika BMKG mendeteksi adanya awan di langit Jawa Timur yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem, maka kita akan lakukan OMC, untuk menghindari bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, berdasar laporan Pusdalops BPBD Jatim, kejadian banjir masih terjadi di tiga daerah. Yakni, Jombang, Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jumat (05/12/2025) siang. Namun, untuk banjir akibat hujan lebat pada Kamis (04/12/2025), kondisinya sudah mulai berangsur surut. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228543</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemensos Coret Penerima PKH BPNT Terlibat Judol, Bupati Kediri Ingatkan Hindari Penyalahgunaan</title>
		<link>https://memontum.com/kemensos-coret-penerima-pkh-bpnt-terlibat-judol-bupati-kediri-ingatkan-hindari-penyalahgunaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[judol,]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[penerima]]></category>
		<category><![CDATA[penyalahgunaan]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226173</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di September 2025 ini. Bantuan itu, nantinya disalurkan melalui rekening penerima. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berdasarkan update [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di September 2025 ini. Bantuan itu, nantinya disalurkan melalui rekening penerima.</p>



<p>Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Berdasarkan update data, terdapat daftar penerima yang namanya dicoret oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Salah satunya, karena penerima terindikasi terlibat dalam perjudian online (Judol).</p>



<p>&#8220;Tentunya, ini yang sangat disayangkan,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, Selasa (23/09/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Mas Dhito, bahwa di Kabupaten Kediri terdapat 222 penerima Bansos PKH BPNT yang dicoret dari daftar oleh Kemensos. Penyebabnya beragam, diantaranya karena mengundurkan diri, tidak lagi masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terdaftar sebagai ASN/TNI/Polri.</p>



<p>Namun dari jumlah yang dicoret, tambahnya, paling banyak karena penerima terindikasi terlibat permainan Judol. Jumlahnya, mencapai 118 orang dan inilah yang disayangkan.</p>



<p>&#8220;Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, untuk menghindari judi online. Apalagi, jika sampai menggunakan dana bansos,&#8221; ujar Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengungkapkan, penyaluran Bansos ditujukan untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Dalam jangka panjang, program tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan bagi penerima untuk bangkit menuju kemandirian ekonomi.</p>



<p>Melihat kasus penerima yang dicoret dari daftar penerima Bansos, menurut Mas Dhito, pemerintah Kabupaten Kediri siap membantu bagi mereka yang memiliki niatan untuk menghilangkan kecanduan Judol. &#8220;Bagi masyarakat yang kecanduan judi online, kalau memang butuh bantuan pemerintah, kita siapkan psikolog atau psikiater untuk menghilangkan kecanduan judi,&#8221; urainya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, penyaluran Bansos pada triwulan ketiga tahun 2025, ini disalurkan sekaligus pada September. Di Kabupaten Kediri, untuk Bansos PKH telah disalurkan kepada 48.793 penerima manfaat dan BPNT sebanyak 100.517 penerima.</p>



<p>Penyaluran Bansos akan dilanjutkan, karena terdapat penerima tambahan. Berdasarkan data yang diterima Dinas Sosial Kabupaten Kediri, penerima tambahan yakni 7.098 khusus program sembako/BPNT dan ada sekitar 12.000 penerima kembali untuk program PKH maupun BPNT.</p>



<p>&#8220;Untuk tambahan ini mudah-mudahan di akhir September atau awal Oktober sudah bisa disalurkan,&#8221; tambah Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Ariyanto.</p>



<p>Mengingat penyaluran Bansos akan kembali dilakukan, lanjut Ariyanto, pihaknya juga memberikan imbauan kepada semua penerima manfaat untuk tidak memberikan kartu ATM kepada orang lain untuk menghindari penyalahgunaan. Termasuk data kependudukan, baik itu KTP dan KK. Sedangkan, semua bantuan disalurkan tidak dalam bentuk barang melainkan dalam bentuk uang dan di kirim ke rekening masing-masing penerima. Termasuk, untuk bantuan program sembako atau BPNT. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Doa Bersama Perpindahan Kantor Sekretariat Daerah, Bupati Kediri Tekankan ASN Hindari Flexing</title>
		<link>https://memontum.com/doa-bersama-perpindahan-kantor-sekretariat-daerah-bupati-kediri-tekankan-asn-hindari-flexing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[flexing]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[perpindahan]]></category>
		<category><![CDATA[sekretariat]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226035</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mewanti-wanti kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk menghindari flexing atau pamer gaya hidup berlebihan. Himbauan ini disampaikan, saat acara doa bersama perpindahan kantor sekretariat daerah, Selasa (16/09/2025) tadi. &#8220;Kita di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, jangan sampai ada yang membuat masalah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mewanti-wanti kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk menghindari flexing atau pamer gaya hidup berlebihan. Himbauan ini disampaikan, saat acara doa bersama perpindahan kantor sekretariat daerah, Selasa (16/09/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Kita di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, jangan sampai ada yang membuat masalah di luar. Baik itu secara etika, moril maupun memamerkan gaya hidup yang berlebihan,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri.</p>



<p>ASN sebagai representasi pemerintah, tambahnya, diharapkan dapat menjaga sikap baik di lingkungan maupun media sosial. Meskipun semua orang memiliki harapan bisa hidup sejahtera dan berkecukupan, namun capaian itu tidak perlu dipamerkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito menekankan kepada seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk lebih mengedepankan integritas dan mengutamakan tugas pelayanan kepada masyarakat. &#8220;Semua hal-hal yang sifatnya strategis dan pelayanan dasar, saya minta tetap berjalan jangan sampai ada catatan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, lanjut Mas Dhito, terkait rehabilitasi dan pembangunan gedung perkantoran milik Pemkab Kediri yang rusak dibakar massa, akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Bahkan, Direktorat Jenderal Cipta Karya dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur, telah melakukan identifikasi dan asesmen kerusakan. Identifikasi yang dilakukan, meliputi Gedung Kantor Sekretariat Daerah, Kantor DPRD dan Gedung Kantor Bupati Kediri.</p>



<p>Ditambahkannya, meskipun pembangunan akan ditangani oleh pusat, dirinya juga meminta agar instansi di Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya Dinas PUPR maupun Perkim dan dinas terkait, untuk ikut mengawasi selama proses berjalan. &#8220;Walaupun itu dari kementerian, tidak berarti kita diam,&#8221; imbuhnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226035</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember dan Gus Rivqy Hadirkan Solusi Konkret Hindari Kelangkaan BBM Terulang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-dan-gus-rivqy-hadirkan-solusi-konkret-hindari-kelangkaan-bbm-terulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[kelangkaan]]></category>
		<category><![CDATA[konkret  ]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[terulang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224650</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember bersama Anggota DPR RI, Rivqy Abdul Halim dan Pertamina, mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Jember. Diketahui, bahwa Kabupaten Jember sempat mengalami krisis BBM selama beberapa hari. Karenanya untuk mengatasinya, berbagai pihak langsung berkolaborasi mencari solusi jangka pendek dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember bersama Anggota DPR RI, Rivqy Abdul Halim dan Pertamina, mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Jember. Diketahui, bahwa Kabupaten Jember sempat mengalami krisis BBM selama beberapa hari. Karenanya untuk mengatasinya, berbagai pihak langsung berkolaborasi mencari solusi jangka pendek dan jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan stok BBM di Jember telah kembali normal dan aman. “Saya pikir hari ini, stok BBM sudah aman. Ini bagian dari kepedulian wakil rakyat, Gus Rivqy, yang juga memikirkan Dapilnya, yaitu Kabupaten Jember. Saya sebagai bupati berterima kasih. Inilah yang saya butuhkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, saat bersama Gus Rivqy, dalam kunjungan ke Pertamina Gebang, Selasa (05/08/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Jember menekankan, akan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyusun strategi menghadapi potensi krisis di masa mendatang. “Strateginya jelas. Jangka pendeknya, stok BBM harus diperbanyak seperti yang dilakukan hari ini. Jangka panjangnya, kami memohon agar depo BBM di Jember bisa dikaji ulang untuk diaktifkan, karena jumlah penduduk Jember sangat besar dibanding kabupaten sekitar,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Anggota DPR RI Komisi VI, Rivqy Abdul Halim, dalam pertemuan antara Pemkab Jember, Pertamina dan KAI, menyampaikan bahwa dirinya telah menginisiasi skema distribusi alternatif BBM melalui jalur kereta api. “Alhamdulillah, hari ini terlaksana pertemuan antara Pertamina, KAI dan Bupati Jember. Saya menginisiasi agar suplai BBM ke Jember tidak hanya melalui truk tanki, tetapi juga melalui kereta api. Ini solusi nyata, agar kelangkaan seperti kemarin tidak terjadi lagi,” ujar Gus Rivqy.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa saat ini tengah dikaji beberapa alternatif lokasi depo, termasuk di kawasan Rambipuji. “Ada lahan di Rambipuji yang memungkinkan digunakan sebagai depo BBM. Namun tentu harus melalui kajian teknis mendalam, termasuk soal buffer zone dan aspek keselamatan masyarakat. Kita belajar dari insiden di Pelumpang, jangan sampai kejadian serupa terulang,” jelasnya.</p>



<p>Berdasarkan data, kebutuhan BBM harian masyarakat Jember mencapai sekitar 900 ribu hingga 1 juta liter perhari, yang setara dengan 100 truk tanki. Kondisi ini, sangat rentan jika terjadi gangguan infrastruktur jalan. Oleh karena itu, transportasi kereta api dinilai sebagai opsi strategis yang lebih aman dan stabil. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224650</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hindari Serangan TBC, Ini Saran Dinkes Kabupaten Malang untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/hindari-serangan-tbc-ini-saran-dinkes-kabupaten-malang-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[serangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228355</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat untuk menekan penyebaran Tuberkulosis (TBC). Sebab tercatat sejak Januari hingga Juli 2025, sebanyak 1.698 orang terkena TBC di Kabupaten Malang. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Ivan Drie, melalui Plt Sekretaris Dinas (Sekdin) Kesehatan, Gunawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat untuk menekan penyebaran Tuberkulosis (TBC). Sebab tercatat sejak Januari hingga Juli 2025, sebanyak 1.698 orang terkena TBC di Kabupaten Malang.</p>



<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Ivan Drie, melalui Plt Sekretaris Dinas (Sekdin) Kesehatan, Gunawan Djoko Untoro, mengatakan bahwa, TBC ini penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. “Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru, tetapi bisa juga menyerang organ lain,” ujarnya Senin (04/08/2025).</p>



<p>Penderita TBC harus cepat mendapat pengobatan. Sebab jika penderita TBC tidak diobati akan berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain. Sebab, satu orang penderita TBC, dapat menularkan pada 10 orang dalam waktu satu tahun.</p>



<p>Kabupaten Malang, merupakan salah satu kabupaten prioritas dalam Program Penanggulangan Tuberkulosis di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Karena, sejak tahun 2022 ditemukan kasus TBC, hingga 2024, terus terjadi peningkatan. Dari Januari hingga Juli 2025, di Kabupaten Malang saja, jumlah penderita TBC baru yang ditemukan dan mendapatkan pengobatan sebanyak 1.698 kasus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dinkes Kabupaten Malang mengimbau masyarakat perlu mengenal tanda-tanda dan gejala TBC. Diantaranya yaitu batuk, demam hilang timbul tanpa sebab, berat badan (bb) turun, hilangnya nafsu makan, badan lemas atau lesu, berkeringat di malam hari tanpa kegiatan, sesak napas dan nyeri dada. “Selain itu, ada perbesaran kelenjar getah bening di leher atau ketiak,” jelasnya.</p>



<p>Jika ditemukan satu atau lebih tanda tersebut, masyarakat tidak perlu resah dan takut. Dihimbau segera berkunjung ke fasilitas kesehatan agar dapat dilakukan anamnesa lebih lanjut oleh dokter. &#8220;Jika terdiagnosis, maka ikuti pengobatan TBC secara lengkap dan teratur. Kemudian terapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti menutup mulut saat batuk dan menjaga ventilasi rumah,” imbaunya.</p>



<p>Pihaknya juga mengimbau untuk membawa anak ke Posyandu atau Puskesmas untuk imunisasi BCG. &#8220;TBC dapat disembuhkan dan dapat diakses secara gratis diseluruh fasilitas kesehatan Kabupaten Malang. Mari bersama kita cegah penularan dan dukung Indonesia bebas TBC,” tambanya. <strong>(mem/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228355</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hindari Bencana dan Wabah Penyakit, Masyarakat Desa Kemiren Banyuwangi Gelar Tradisi Barong Ider Bumi</title>
		<link>https://memontum.com/hindari-bencana-dan-wabah-penyakit-masyarakat-desa-kemiren-banyuwangi-gelar-tradisi-barong-ider-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[barong]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[kemiren]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220795</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Tradisi adat Barong Ider Bumi berlangsung meriah di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (01/04/2025) tadi. Meski di bawah guyuran hujan, ratusan warga lokal dan wisatawan dari berbagai daerah tetap antusias mengikuti dan menyaksikan prosesi arak-arakan Barong berusia ratusan tahun tersebut. Ritual Barong Ider Bumi sendiri, digelar setiap tanggal 2 Syawal, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Tradisi adat Barong Ider Bumi berlangsung meriah di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (01/04/2025) tadi. Meski di bawah guyuran hujan, ratusan warga lokal dan wisatawan dari berbagai daerah tetap antusias mengikuti dan menyaksikan prosesi arak-arakan Barong berusia ratusan tahun tersebut.</p>



<p>Ritual Barong Ider Bumi sendiri, digelar setiap tanggal 2 Syawal, atau bertepatan dengan hari ke dua Idul Fitri. Tradisi ini, dipercaya sebagai bentuk ikhtiar masyarakat untuk menolak bencana dan pageblug (wabah penyakit) yang pernah melanda desa pada masa lampau.</p>



<p>Tokoh masyarakat adat Desa Kemiren, Suhaimi, menjelaskan bahwa ritual Barong Ider Bumi pertama kali dilakukan sekitar tahun 1840 an. Kala itu, Desa Kemiren dilanda wabah yang menyebabkan banyak korban jiwa serta gagal panen akibat serangan hama.</p>



<p>Keadaan semakin sulit, dengan masa paceklik yang berkepanjangan. Hingga akhirnya, dilakukanlah arak-arakan Barong.</p>



<p>&#8220;Sesepuh desa, saat itu meminta saran kepada Mbah Buyut Cili, atau leluhur Desa Kemiren. Dalam mimpi, beliau mendapat petunjuk agar warga mengadakan arak-arakan Barong keliling kampung sebagai upaya penolak bala,&#8221; ungkap Suhaimi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Barong, tambahnya, dalam tradisi ini digambarkan sebagai sosok makhluk bermahkota dengan sayap yang dipercaya mampu melindungi desa dari marabahaya. &#8220;Ritual diawali dengan doa yang dipanjatkan oleh para tokoh pelestari Barong di petilasan Buyut Cili,&#8221; tambah Suhaimi.</p>



<p>Kepala Desa Kemiren, Arifin, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya ritual tahun ini meskipun dalam kondisi hujan. &#8220;Kita tetap bersyukur karena hujan adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Arifin menambahkan, ritual Barong Ider Bumi merupakan bagian dari upaya pelestarian adat dan budaya. “Ini merupakan kewajiban kami untuk melestarikan budaya leluhur. Ke depan, kami berharap tradisi ini tetap dilestarikan oleh generasi muda, sehingga budaya dan adat istiadat Osing tetap lestari,” tambah Arifin.</p>



<p>Saat gamelan mulai dimainkan, Barong siap diarak keliling desa dengan iringan masyarakat yang mengenakan pakaian adat. Arak-arakan dimulai dari sisi timur Desa Kemiren menuju bagian barat, menempuh jarak sekitar 2 km. Sepanjang perjalanan, tokoh adat melakukan tradisi Sembur Uthik-Uthik, yaitu menebarkan sekitar 999 koin logam yang dicampur dengan beras kuning dan berbagai macam bunga sebagai simbol penolak bala.</p>



<p>Puncak acara ditandai dengan kenduri massal, di mana warga duduk bersama di sepanjang jalan desa, menikmati hidangan khas Banyuwangi, pecel pithik yang disajikan secara beramai-ramai. Hidangan ini, dibuat dari ayam kampung muda yang dipanggang utuh di perapian. Kemudian, disuwir dan dicampur dengan bumbu khas yang terdiri dari cabai rawit, terasi, daun jeruk, gula serta parutan kelapa muda.</p>



<p>Wisatawan asal Surabaya, Dian Eka Putri Nasution, menyebut atmosfer kekeluargaan dalam ritual ini sangat terasa. “Yang paling saya suka adalah kendurinya. Semua duduk bersama, makan bersama di jalanan desa. Rasanya hangat dan sangat membumi. Ini pengalaman yang tidak bisa saya temukan di kota,&#8221; ujar Dian. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220795</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hindari Penebangan Pohon, Wali Kota Wahyu Ajukan Perubahan Kontrak Kerja Revitalisasi Drainase Suhat</title>
		<link>https://memontum.com/hindari-penebangan-pohon-wali-kota-wahyu-ajukan-perubahan-kontrak-kerja-revitalisasi-drainase-suhat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ajukan]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[kontrak]]></category>
		<category><![CDATA[penebangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220309</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pelaksanaan revitalisasi drainase Soekarno Hatta (Suhat) yang akan menebang banyak pohon, mendapat perhatian Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Mengantisipasi banyaknya pohon yang bakal terpangkas, wali kota bakal mengajukan perubahan kontrak kerja ke pemerintah provinsi, agar pepohonan tidak banyak terdampak. Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa untuk bisa melakukan perubahan kontrak kerja, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pelaksanaan revitalisasi drainase Soekarno Hatta (Suhat) yang akan menebang banyak pohon, mendapat perhatian Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Mengantisipasi banyaknya pohon yang bakal terpangkas, wali kota bakal mengajukan perubahan kontrak kerja ke pemerintah provinsi, agar pepohonan tidak banyak terdampak.</p>



<p>Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa untuk bisa melakukan perubahan kontrak kerja, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bersama pihak pengguna anggaran (PA). Sehingga, rencana perubahan kontrak kerja atau istilahnya Contract Change Orde (CCO), bisa dilakukan. Dengan begitu, pelaksanaan revitalisasi drainase nantinya bisa menghindari penebangan pepohonan dalam skala besar.</p>



<p>&#8220;Kami akan mengajukan CCO itu ke Pemprov Jawa Timur. Sehingga, bisa menghindari pohon yang akan banyak ditebang dan mengorbankan beberapa bangunan yang ada di sempandan jalan,&#8221; jelas Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Terkait dengan bangunan yang akan dikorbankan, dirinya menjelaskan bahwa telah melakukan inventarisir. Termasuk, melakukan pengecekan ulang dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Secara bertahap, mengenai rencana ini akan kami sosialisasi sehingga tidak membuat mereka yang terdampak menjadi kaget. Langkah ini, pun juga sudah mempertimbangkan azas kemanusiaan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Masih menurut Wali Kota Wahyu, bahwa perubahan nantinya juga tetap mempertimbangkan pedestarian. Sehingga, nantinya akan tetap ada dan yang terpenting adalah bak kontrol tetap aman.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Julhardjanto, menyampaikan jika pihaknya akan bekerjasama dengan Satpol PP dan Disnaker-PMPTSP, dalam merespon langkah-langkah lanjutan terkait perubahan. Itu karena, menyangkut bangunan yang nantinya terdampak.</p>



<p>&#8220;Jadi dalam sosialisasi itu, nantinya kita akan melihat apakah mereka benar-benar berada di lahan pemerintah atau tidak. Jangan sampai kita melakukan suatu tindakan yang tujuannya baik, malah justru berbuah yang tidak baik bagi masyarakat,&#8221; jelasnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220309</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hindari Penumpukan Kendaraan Pengantar CJH, Polres Trenggalek Siapkan Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/hindari-penumpukan-kendaraan-pengantar-cjh-polres-trenggalek-siapkan-rekayasa-lalin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2024 09:56:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[pengantar]]></category>
		<category><![CDATA[penumpukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210028</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kepolisian Resort Trenggalek akan melakukan rekayasa lalu lintas saat pemberangkatan calon jamaah haji (CJH). Rekayasa lalu lintas (Lalin) tersebut, akan dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan pengantar dan memperlancar proses keberangkatan. Hal itu, seperti yang dijelaskan Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono melalui Kasatlantas, AKP Mulyani, saat mengikuti rapat koordinasi (Rakor) rencana keberangkatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Kepolisian Resort Trenggalek akan melakukan rekayasa lalu lintas saat pemberangkatan calon jamaah haji (CJH). Rekayasa lalu lintas (Lalin) tersebut, akan dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan pengantar dan memperlancar proses keberangkatan. Hal itu, seperti yang dijelaskan Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono melalui Kasatlantas, AKP Mulyani, saat mengikuti rapat koordinasi (Rakor) rencana keberangkatan haji bersama stakeholder terkait di ruang rapat Assiten Pemerintahan dan Kesra Setda Trenggalek.</p>



<p>“Jalur menuju Alun-alun akan kita ditutup total. Nanti kita tempatkan petugas di Simpang Tiga Polres lama, Simpang Tiga BCA dan Pasar Sore dan beberapa titik lain. Ini dilakukan untuk membantu mengarahkan pemberhentian dan parkir kendaraan pengantar,&#8221; kata AKP Mulyani saat dikonfirmasi, Kamis (30/05/2024) tadi.</p>



<p>Selain rekayasa Lalin, pihaknya juga menyiapkan personel pengamanan pada lokasi parkir yang telah disediakan serta pengawalan dari lokasi pemberangkatan di Halaman Pendopo Kabupaten Trenggalek menuju Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya. &#8220;Kendaraan CJH ada 13 bus. Kita siapkan tiga kendaraan Patwal yang ditempatkan di depan, tengah dan belakang. Ditambah dua mobil ambulan,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya menambahkan, dalam prosesnya nanti, Polres Trenggalek akan menerjunkan personel Polwan untuk membantu para CJH yang dari segi usia memang sudah tua. Tidak terkecuali yang menggunakan kursi roda.</p>



<p>Tidak ketinggalan, AKP Mulyani juga mengingatkan agar sebelum berangkat, dilakukan ramp chek terlebih dahulu terhadap kendaraan bus yang akan digunakan mengantar para CJH. Baik terkait kelaikan kendaraan maupun aspek pengemudi. “Untuk memastikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan dari para calon jamaah haji,&#8221; kata AKP Mulyani.</p>



<p>Perlu diketahui, sebanyak 530 CJH asal Kabupaten Trenggalek rencananya akan diberangkatkan bersama-sama dari Pendopo Manggala Praja Nugraha pada tanggal 6 Juni 2024 mendatang. Jamaah yang menjalankan ibadah haji akan berlangsung selama 40 hari di Tanah Suci Mekah. Jika tidak ada halangan, rencananya akan pulang kembali ke tanah air pada tanggal 19 Juli 2024. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210028</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
