<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hunian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hunian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2026 19:41:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hunian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bedah Rumah CSR Ubah Hunian Jamia, Kini Tak Lagi Khawatir Kehujanan</title>
		<link>https://memontum.com/bedah-rumah-csr-ubah-hunian-jamia-kini-tak-lagi-khawatir-kehujanan</link>
					<comments>https://memontum.com/bedah-rumah-csr-ubah-hunian-jamia-kini-tak-lagi-khawatir-kehujanan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[kehujanan]]></category>
		<category><![CDATA[khawatir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kabupaten Malang &#8211; Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Jamia, warga Dusun Loandeng Kidul, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Rumah yang selama bertahun-tahun ditempatinya bersama keluarga kini berubah menjadi hunian layak berkat program bedah rumah hasil kolaborasi CSR CitraLand Puncak Tidar dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Jamia mengaku tidak pernah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kabupaten Malang</strong> &#8211; Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Jamia, warga Dusun Loandeng Kidul, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Rumah yang selama bertahun-tahun ditempatinya bersama keluarga kini berubah menjadi hunian layak berkat program bedah rumah hasil kolaborasi CSR CitraLand Puncak Tidar dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jamia mengaku tidak pernah menyangka rumahnya menjadi salah satu penerima bantuan. Bahkan, saat pertama kali didatangi rombongan untuk melakukan survei, dia sempat merasa khawatir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Waktu itu saya pulang kerja, terus ada tamu datang. Rumah saya difoto-foto, katanya izin mau memotret rumah. Saya tidak tahu kalau mau dapat bantuan. Saya sempat takut karena yang datang banyak, pakai mobil dan motor,&#8221; kata Jamia, Rabu (01/07/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses pendataan dilakukan sekitar Februari 2026. Sekitar lima bulan kemudian, rumah yang sebelumnya jauh dari kata layak itu dibangun kembali. Pengerjaannya telah rampung sekitar sepekan lalu. Seluruh bangunan lama rumah nya dibongkar dan dibangun ulang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semuanya diperbaiki. Bangunan yang lama dirubuhkan semua,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum direnovasi, kondisi rumahnya sangat memprihatinkan. Atap rumah masih menggunakan genteng dengan rangka eksisting yang menggunakan kayu kondisi rapuh dan keropos, sehingga rawan bocor saat hujan. Dapur dan kamar mandi juga masih berlantai tanah, meski dinding rumah sudah menggunakan bata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pakai genteng atap. Dapur sama kamar mandi masih tanah,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehari-hari, Jamia bekerja sebagai buruh tani sekaligus mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Suaminya bekerja sebagai kuli bangunan, sementara salah satu anaknya juga menekuni pekerjaan yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang tinggal di rumah ini ada empat orang, saya, suami dan anak dua,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan rumah yang kini lebih layak, Jamia mengaku keluarganya bisa menjalani kehidupan dengan lebih nyaman dan aman. Baginya, bantuan tersebut bukan sekadar renovasi bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarganya untuk hidup dengan kualitas yang lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali dengan adanya bantuan ini,&#8221; imbuh Jamiah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bedah-rumah-csr-ubah-hunian-jamia-kini-tak-lagi-khawatir-kehujanan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinggal di Rumah Berdinding Banner, Keluarga Aktivis Pramuka Kini Miliki Hunian Layak</title>
		<link>https://memontum.com/tinggal-di-rumah-berdinding-banner-keluarga-aktivis-pramuka-kini-miliki-hunian-layak</link>
					<comments>https://memontum.com/tinggal-di-rumah-berdinding-banner-keluarga-aktivis-pramuka-kini-miliki-hunian-layak#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[Banner]]></category>
		<category><![CDATA[berdinding]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[tinggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233408</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Senyum bahagia terpancar dari wajah Adhi Darma Sisworo dan istrinya, Hanim Ainun Jariah. Pasangan yang aktif sebagai pembina Pramuka di Kota Malang, itu akhirnya memiliki rumah yang lebih layak dihuni setelah mendapat bantuan program renovasi rumah dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Malang. Sebelum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Senyum bahagia terpancar dari wajah Adhi Darma Sisworo dan istrinya, Hanim Ainun Jariah. Pasangan yang aktif sebagai pembina Pramuka di Kota Malang, itu akhirnya memiliki rumah yang lebih layak dihuni setelah mendapat bantuan program renovasi rumah dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum direnovasi, sebagian rumah yang mereka tempati masih berdinding banner dan anyaman bambu. Kondisi tersebut membuat rumah jauh dari kata layak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada Kwarda Jawa Timur dan Kwarcab Kota Malang yang sudah melaksanakan renovasi rumah di tempat tinggal kami. Semoga menjadi berkah bagi semua yang terlibat,&#8221; ujar Adhi, Jumat (26/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adhi menjelaskan, rumah yang kini ditempatinya merupakan bagian dari rumah orang tuanya, yang kemudian dibagi untuk ditempati bersama keluarganya. Sebelum direnovasi, ruang dapur, kamar mandi, hingga salah satu kamar hanya ditutup menggunakan banner dan bambu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kondisinya memang belum layak. Dapur, kamar dan kamar mandi masih ditutup banner dan bambu. Untuk listrik sekarang masih belum tersambung, begitu juga PDAM masih menunggu,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui program renovasi rumah, bagian ruang tamu, satu kamar tidur, dapur dan kamar mandi kini menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Proses pembangunan dimulai pada 9 Juni dan rampung pada 20 Juni 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi pengerjaan hanya dua minggu, cepat sekali,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di balik rasa syukur tersebut, Adhi juga tengah menghadapi tantangan ekonomi. Setelah mengabdi selama 20 tahun sebagai tenaga pengamanan di sebuah perusahaan, dia harus berhenti bekerja pada Oktober 2025 karena kebijakan batas usia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sudah sekitar delapan bulan saya tidak bekerja. Sekarang saya membantu istri dalam kegiatan kepramukaan sambil menunggu rezeki pekerjaan berikutnya,&#8221; tuturnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tinggal-di-rumah-berdinding-banner-keluarga-aktivis-pramuka-kini-miliki-hunian-layak/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233408</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Keamanan, Petugas Rutan Kelas IIB Situbondo Razia Kamar Hunian WBP</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-keamanan-petugas-rutan-kelas-iib-situbondo-razia-kamar-hunian-wbp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jatim melaksanakan razia blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan sasaran kamar hunian Nomor 9, Minggu (29/03/2026) tadi. Kegiatan razia yang dipimpin pejabat struktural dan diikuti oleh petugas pengamanan itu, dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan memeriksa seluruh bagian kamar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jatim melaksanakan razia blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan sasaran kamar hunian Nomor 9, Minggu (29/03/2026) tadi. Kegiatan razia yang dipimpin pejabat struktural dan diikuti oleh petugas pengamanan itu, dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan memeriksa seluruh bagian kamar hunian serta barang-barang milik warga binaan guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama proses penggeledahan, petugas juga memberikan arahan kepada warga binaan agar selalu mematuhi peraturan yang berlaku di dalam Rutan serta menjaga kebersihan dan kerapihan kamar hunian. Warga binaan pun mengikuti kegiatan tersebut dengan kooperatif sehingga razia berjalan dengan aman dan tertib.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil razia, petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya maupun terlarang. Hal ini, menunjukkan bahwa kondisi keamanan di dalam blok hunian, khususnya kamar nomor 9, dalam keadaan kondusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Rutan Situbondo, Suwono, menyampaikan bahwa kegiatan razia ini merupakan langkah deteksi dini guna mencegah potensi gangguan Kamtib. “Razia rutin ini kami lakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan lingkungan Rutan Situbondo tetap aman, tertib dan kondusif,” ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231339</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</title>
		<link>https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[kondusif]]></category>
		<category><![CDATA[pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[perketat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230685</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama Bulan Suci Ramadan, Rutan Kelas IIB Situbondo mengintensifkan langkah deteksi dini melalui kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (03/03/2026) tadi. Langkah ini dilakukan, sebagai bentuk komitmen jajaran Rutan untuk memastikan suasana Ramadan berlangsung aman, tertib dan kondusif. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama Bulan Suci Ramadan, Rutan Kelas IIB Situbondo mengintensifkan langkah deteksi dini melalui kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (03/03/2026) tadi. Langkah ini dilakukan, sebagai bentuk komitmen jajaran Rutan untuk memastikan suasana Ramadan berlangsung aman, tertib dan kondusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sidak tersebut, dilaksanakan oleh Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) bersama Regu Pengamanan (Rupam). Pemeriksaan menyasar langsung kamar hunian WBP serta barang-barang pribadi yang berada di dalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan kegiatan sendiri, dipimpin langsung Kepala KPR dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional. Petugas tetap menghormati hak-hak WBP serta menjalankan prosedur pemeriksaan sesuai standar operasional yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Rutan Situbondo, Suwono, menegaskan bahwa peningkatan pengawasan selama Bulan Ramadan merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam Rutan. &#8220;Bulan Ramadan adalah momentum pembinaan spiritual bagi WBP. Karena itu, kami memastikan situasi tetap kondusif agar seluruh warga binaan dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,&#8221; ujar Suwono.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menambahkan, kegiatan Sidak bukan semata-mata penindakan, melainkan juga bagian dari upaya pembinaan dan pencegahan agar WBP tetap berada dalam lingkungan yang tertib dan disiplin. Disampaikan, keamanan dan ketertiban yang terjaga akan berdampak langsung pada keberhasilan program pembinaan, khususnya kegiatan keagamaan yang semakin intens dilaksanakan selama Ramadhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan langkah ini, Rutan Kelas IIB Situbondo berharap seluruh rangkaian ibadah dan pembinaan Ramadan dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan ketenangan bagi WBP maupun petugas,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Sidak tersebut, petugas memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Seperti alat komunikasi ilegal, senjata tajam, maupun benda lain yang dilarang berada di dalam lingkungan pemasyarakatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hasil Sidak menunjukkan situasi Rutan dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak ditemukan barang terlarang yang berisiko menimbulkan gangguan Kamtib selama pelaksanaan kegiatan,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rutan Situbondo menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif, sejalan dengan upaya mewujudkan sistem pembinaan yang humanis dan berkelanjutan di wilayah Situbondo. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230685</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan Dana Tunggu Hunian untuk 43 KK Terdampak Gunung Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-salurkan-bantuan-dana-tunggu-hunian-untuk-43-kk-terdampak-gunung-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<category><![CDATA[tunggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230519</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) untuk 43 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak aktivitas Gunung Semeru sebagai bentuk perlindungan sosial bagi warga yang masih berada dalam masa transisi sebelum menempati hunian tetap. Bantuan Pemerintah Kabupaten Lumajang ini diserahkan secara simbolis oleh Bunda Indah, di Balai Desa Jugosari, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) untuk 43 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak aktivitas Gunung Semeru sebagai bentuk perlindungan sosial bagi warga yang masih berada dalam masa transisi sebelum menempati hunian tetap. Bantuan Pemerintah Kabupaten Lumajang ini diserahkan secara simbolis oleh Bunda Indah, di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Rabu (25/02/2026). Dalam momen ini dihadiri juga unsur Forkopimda Kabupaten Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 43 KK menerima bantuan pada tahap ini, dengan rincian 33 KK berasal dari Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari dan 10 KK dari Desa Sumberwuluh. Seluruh penerima merupakan warga yang terdampak langsung aktivitas vulkanik Semeru dan masih membutuhkan dukungan tempat tinggal sementara. Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 6 bulan, yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sewa atau biaya tempat tinggal sementara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Indah Amperawati menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat terdampak. “Dana tunggu hunian ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk komitmen pemerintah agar masyarakat tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama masa transisi menuju hunian tetap,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Indah menambahkan, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan haknya melalui pendataan dan verifikasi yang dilakukan secara cermat di lapangan. “Kami ingin memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. Pemerintah akan terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan berjalan tuntas,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dusun Sumberlangsep menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak karena termasuk kawasan yang mengalami dampak cukup signifikan akibat aktivitas Semeru dalam beberapa waktu terakhir. Sementara itu, warga dari Desa Sumberwuluh yang masuk dalam daftar penerima juga merupakan kelompok terdampak yang hingga kini masih berada dalam kondisi rentan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program DTH menjadi salah satu langkah strategis dalam penanganan pascabencana, khususnya untuk menjaga stabilitas sosial dan ketahanan ekonomi keluarga terdampak. Dengan adanya kepastian bantuan selama 6 bulan, warga diharapkan dapat menjalani masa transisi dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terkait kebutuhan tempat tinggal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, dukungan hunian sementara juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menata kembali kehidupan sembari menunggu proses relokasi atau pembangunan hunian tetap. Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Forkopimda berkomitmen mengawal seluruh tahapan pemulihan secara berkelanjutan dan terkoordinasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut dilakukan agar setiap keluarga terdampak mendapatkan perlindungan yang utuh, mulai dari masa darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Bagi 43 keluarga penerima, bantuan ini menjadi penopang penting untuk menjaga keberlangsungan kehidupan di tengah situasi pascabencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui langkah yang terarah dan sinergi lintas sektor, Pemkab Lumajang berharap masyarakat terdampak Semeru dapat segera bangkit, pulih dan kembali menjalani kehidupan secara aman, layak dan lebih tangguh menghadapi risiko bencana di masa mendatang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230519</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libur Nataru, Disporapar Kota Malang sebut Hunian Hotel Tembus 70 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/libur-nataru-disporapar-kota-malang-sebut-hunian-hotel-tembus-70-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228938</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tingkat hunian hotel di Kota Malang menunjukkan tren positif menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat keterisian kamar hotel berada di kisaran 60 hingga 70 persen pada hari biasa dan meningkat signifikan saat akhir pekan. Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tingkat hunian hotel di Kota Malang menunjukkan tren positif menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat keterisian kamar hotel berada di kisaran 60 hingga 70 persen pada hari biasa dan meningkat signifikan saat akhir pekan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan berdasarkan laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), lonjakan hunian terutama terjadi pada hotel-hotel yang berada di pusat kota. “Kalau di luar weekend rata-rata 60 sampai 70 persen. Kalau sudah weekend, bisa overload, terutama hotel-hotel di tengah kota,” kata Baihaqi, Senin (22/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjelang puncak libur Nataru, tepatnya pada 25 Desember hingga pergantian tahun, sejumlah hotel dilaporkan hampir penuh. Namun, Baihaqi menegaskan tidak semua hotel mengalami kondisi full booked.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Laporan dari PHRI memang seperti itu, mendekati penuh. Tapi tidak semua hotel 100 persen terisi, kemungkinan banyak yang di tengah kota. Nanti tetap kami konfirmasi lagi,” ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Selain hunian hotel, Disporapar Kota Malang juga memprediksi adanya lonjakan kunjungan wisata selama libur panjang akhir tahun. Destinasi wisata yang paling ramai masih didominasi Kawasan Kayutangan Heritage, disusul kampung-kampung tematik seperti Kampung Warna-Warni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau lonjakan, saya pastikan ada. Karena ini libur panjang, biasanya di akhir tahun memang terjadi peningkatan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, Baihaqi menyebut lonjakan kunjungan wisata tahun ini diperkirakan tidak terlalu signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pihaknya menargetkan capaian kunjungan wisata di angka 3,3 juta orang pada 2025 dan optimis target tersebut dapat tercapai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Lonjakannya tidak sampai 35 atau 40 persen. Target kami 3,3 juta, insyaallah bisa tercapai,” imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228938</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Akses Hunian Rakyat, Menteri PKP Kenalkan KUR Perumahan</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-akses-hunian-rakyat-menteri-pkp-kenalkan-kur-perumahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226841</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, kenalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, dengan nilai total Rp 130 triliun. Program itu, disebut baru pertama kali dilakukan sejak Indonesia merdeka tahun 1945. Pria yang kerap disapa Ara, itu mengatakan bahwa KUR Perumahan dirancang untuk membantu sektor usaha mikro, kecil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, kenalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, dengan nilai total Rp 130 triliun. Program itu, disebut baru pertama kali dilakukan sejak Indonesia merdeka tahun 1945.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pria yang kerap disapa Ara, itu mengatakan bahwa KUR Perumahan dirancang untuk membantu sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di bidang perumahan. Termasuk di dalamnya, kontraktor, pengembang (developer), serta toko bangunan yang masuk kriteria UMKM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Modalnya maksimal Rp 10 miliar, omzetnya maksimal Rp 50 miliar,” jelas Ara, Jumat (17/10/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, ditambahkannya bahwa pemerintah melalui KUR Perumahan akan memberikan subsidi bunga sebesar 5 persen dari bunga normal bank. Diharapkan dengan bunga rendah, para pelaku UMKM hingga masyarakat kecil yang membuka usaha, seperti warung atau toko kelontong, dapat turut serta memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Kalau di bank biasanya 11 persen, disubsidi 5 persen, jadi cuma bayar 6 persen. Itu besar sekali, karena bisa menekan biaya pinjaman. Pinjaman sampai Rp 500 juta bunganya tetap 6 persen per tahun. Jadi tidak perlu lagi ke rentenir,” lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mantan anggota DPR RI itu juga menekankan, akan pentingnya kecepatan layanan perbankan dalam menyalurkan program tersebut. Karenanya, dirinya mengingatkan agar prosesnya tidak berbelit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya minta banknya cepat, kenapa? Karena rentenir itu kelebihannya cepat dan mudah. Kekurangannya bunganya besar. Karena banyak rakyat kita yang penting kan cepat dan mudah. Masa negara kalah sama rentenir,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program KUR Perumahan, menurutnya bukan sekadar bantuan keuangan. Melainkan, wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung ekonomi rakyat kecil, terutama di sektor perumahan dan usaha berbasis rumah tangga. “Kita harus buat program yang mudah, cepat dan murah agar rakyat bisa mandiri tanpa harus bergantung pada pinjaman yang mencekik,” imbuh Ara. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226841</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Gelaran Porprov di Kota Malang, Tingkat Hunian Hotel Alami Peningkatan Signifikan</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-gelaran-porprov-di-kota-malang-tingkat-hunian-hotel-alami-peningkatan-signifikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[signifikan,]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224559</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel selama Juni 2025 mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, TPK pada Juni 2025 tercatat sebesar 49,39 persen atau naik 4,80 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, menyampaikan bahwa momentum Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel selama Juni 2025 mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, TPK pada Juni 2025 tercatat sebesar 49,39 persen atau naik 4,80 poin dibandingkan bulan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, menyampaikan bahwa momentum Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur, yang telah diselenggarakan di Kota Malang, menjadi salah satu faktor utama peningkatan tersebut. Sebab, banyak atlet, keluarga atlet dan wisatawan lainnya yang menginap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;TPK hotel secara total mencapai 49,39 persen. Untuk hotel bintang, bahkan mencapai 60,97 persen atau naik sebesar 4,94 poin. Sedangkan hotel non-bintang sebesar 35,33 persen, juga naik dibandingkan bulan Mei 2025,&#8221; jelas Umar, Jumat (01/08/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa kenaikan TPK tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang dijalankan pemerintah telah memberikan dampak nyata pada sektor ekonomi dan pariwisata. &#8220;Data ini sangat baik, menjadi tolak ukur bahwa langkah kita memberikan dampak yang dirasakan masyarakat. Terutama di bulan Juni dan Juli ini ada kegiatan Porprov yang berdampak signifikan. Ini tren positif,&#8221; ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, dikatakannya bahwa Pemkot Malang terus mendorong sektor pariwisata dengan menggabungkan berbagai kegiatan dan event yang menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. &#8220;Kita terus menghidupkan destinasi wisata, seperti Kampung Warna-Warni, Kayutangan Heritage, dan lain sebagainya. Bahkan kini mulai banyak turis atau Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Kota Malang. Semua ini bagian dari upaya mendorong ekonomi melalui 1.000 event yang kita dorong di Kota Malang,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224559</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Keamanan, Rutan Situbondo Sidak Blok Hunian Baru WBP</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-keamanan-rutan-situbondo-sidak-blok-hunian-baru-wbp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 05:45:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223052</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo, kembali menggelar inspeksi mendadak (Sidak) blok hunian baru untuk memastikan keamanan dan ketertiban warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa (17/06/2025) kemarin. Kepala Rumah Tahanan Negara Situbondo, Suwono, menyampaikan bahwa Sidak yang dilakukan ini adalah bagian dari komitmen Rutan Situbondo, untuk menciptakan situasi yang stabil dan mendukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo, kembali menggelar inspeksi mendadak (Sidak) blok hunian baru untuk memastikan keamanan dan ketertiban warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa (17/06/2025) kemarin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Rumah Tahanan Negara Situbondo, Suwono, menyampaikan bahwa Sidak yang dilakukan ini adalah bagian dari komitmen Rutan Situbondo, untuk menciptakan situasi yang stabil dan mendukung proses pembinaan warga binaan pemasyarakatan secara maksimal. &#8220;Keamanan dan ketertiban adalah pilar utama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses pembinaan para narapidana. Tidak hanya keamanan fisik, namun juga kedisiplinan di dalam blok hunian. Sidak Blok kali ini, juga bekerjasama dengan anggota dari Polres Situbondo,&#8221; katanya, Rabu (18/06/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang dilakukan ini, ujarnya, selaras dengan Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimpas) dan tiga kunci pemasyarakatan maju. Diantaranya, deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, pemberantasan penyalahgunaan Narkoba dan sinergi dengan aparat penegak hukum (APH).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil Sidak blok ini, lanjutnya, tidak ditemukan barang yang dilarang seperti Narkoba ataupun handphone di kamar hunian. Hanya saja, ada beberapa barang yang dinilai kurang baik dan diamankan. Seperti, silet cukur, pisau buatan dan beberapa lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, bahwa jajaran Rutan Situbondo siap berkomitmen zero Halinar untuk pemasyarakatan semakin profesional, akuntabel, sinergi, transparan dan inovatif. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223052</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
