<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>huntap &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/huntap/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Dec 2024 10:34:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>huntap &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Resmikan Huntap untuk Korban Banjir Bandang Desa Kalibaru Wetan, Pj Gubernur Jatim Ingatkan Zona Merah</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-huntap-untuk-korban-banjir-bandang-desa-kalibaru-wetan-pj-gubernur-jatim-ingatkan-zona-merah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[huntap]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kalibaru]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[wetan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, meresmikan hunian tetap (Huntap) di petak lahan seluas 1,17 hektare lahan milik PTPN I regional 5, dengan didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Senin (23/12/2024) tadi. Huntap sebanyak 66 unit itu, diperuntukkan bagi korban banjir bandang di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. “Semoga Huntap yang kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, meresmikan hunian tetap (Huntap) di petak lahan seluas 1,17 hektare lahan milik PTPN I regional 5, dengan didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Senin (23/12/2024) tadi. Huntap sebanyak 66 unit itu, diperuntukkan bagi korban banjir bandang di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.</p>



<p>“Semoga Huntap yang kita siapkan ini bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa berkah untuk semuanya,” kata Pj Gubernur Adhy, seusai menyerahkan secara simbolis kunci rumah dan sejumlah bantuan kepada penerima Huntap.</p>



<p>Sekedar diketahui, 66 unit rumah pengganti itu dibangun di petak lahan seluas 1,17 hektare lahan milik PTPN I regional 5, yang telah dibeli oleh Pemprov Jatim untuk warga korban banjir Kalibaru Wetan Banyuwangi. Sementara turut hadir dalam ceremoni itu, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Subroto, Kakanwil BPN Jatim Lampri, Regional Head PT Perkebunan Nusantara I Regional Head 5, Winarto.</p>



<p>Lokasi hunian relokasi itu sendiri, cukup ideal karena berada di wilayah perkampungan setempat. Sehingga, relatif dekat dengan hunian awal warga yang rusak akibat banjir bandang akhir 2022 lalu.</p>



<p>“Bukan hanya rumah saja yang kita sediakan. Tetapi juga kita fasilitasi sertifikat kepemilikannya. Saya sudah minta kepala BPN Jatim untuk mempercepat proses penerbitan sertifikat. Semoga Januari 2025 sudah bisa diserahkan,” tambah Pj Gubernur Jatim.</p>



<p>Ditambahkannya, intinya di setiap kejadian bencana, pemerintah hadir tidak hanya ketika kesiapsiagaan tapi hingga pasca recovery. Dirinya juga menjelaskan, pembangunan rumah hunian tetap tersebut merupakan kolaborasi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Pembangunan rumah didanai oleh anggaran Pemprov. Sementara sarana-prasarananya, dilengkapi oleh Pemkab Banyuwangi. Memang saat ini masih perlu penyempurnaan dan insyaallah akan dilanjutkan tahun 2025,” ujar Adhy.&nbsp;</p>



<p>Puluhan unit Huntap tersebut, dibangun dengan ukuran 5 meter x 6 meter. Masing-masing rumah sudah berdiri dan terpasang berbagai fasilitas dasarnya. Seperti jaringan listrik, air bersih, drainase serta akses jalan yang sudah dipaving. “Ke depan ini akan kami bentuk seperti komplek perumahan yang sudah bagus. Dilengkapi fasilitas olah raga hingga pemberdayaan ekonominya. Sehingga, kita tidak sekadar memindahkan penduduk namun juga kita pastikan kesejahteraannya,” ujarnya.</p>



<p>Pj Gubernur Adhy juga berpesan, agar para korban banjir bandang Desa Kalibaru segera menempati Huntap yang telah disediakan. Dirinya juga mewanti-wanti, agar mereka tidak lagi menempati rumah lama yang berada di daerah rawan tersebut.</p>



<p>“Kalau sudah masuk zona merah, jangan ditempati. Segera tinggalkan agar tidak sampai jatuh korban,” paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Ipuk menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jatim atas terbangunnya rumah hunian tetap tersebut. Dirinya juga mengajak warga setempat, untuk merawat dan menjaga hunian tetap yang telah diberikan.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan rumah ini jadi tempat tinggal baru yang membawa kebahagiaan bagi penghuninya. Lokasinya juga ideal, tidak dekat dengan aliran sungai,” kata Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>12 Ribu Bibit Buah Hasil CSR Disebar di Kawasan Huntap Candipuro Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/12-ribu-bibit-buah-hasil-csr-disebar-di-kawasan-huntap-candipuro-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Candipuro]]></category>
		<category><![CDATA[disebar]]></category>
		<category><![CDATA[huntap]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217777</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyampaikan apresiasi positifnya terhadap aksi penanaman 12 ribu bibit pohon yang dilakukan di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Bumi Semeru Damai (BSD), Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Sabtu (21/12/2024) tadi. Aksi itu digelar, sebagai bagian kegiatan kerja bersama Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Jawa Timur, Pemprov [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyampaikan apresiasi positifnya terhadap aksi penanaman 12 ribu bibit pohon yang dilakukan di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Bumi Semeru Damai (BSD), Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Sabtu (21/12/2024) tadi. Aksi itu digelar, sebagai bagian kegiatan kerja bersama Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Jawa Timur, Pemprov serta Pemkab Lumajang.</p>



<p>&#8220;Ini langkah yang bagus dan mulia, karena sebagai antisipasi untuk menumbuhkan sumber mata air yang hari ini sudah mulai susut dan debitnya mulai menurun,&#8221; kata Sekda Lumajang.</p>



<p>Ditambahkannya, penanaman pohon menjadi salah satu upaya paling efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Itu karena, pohon memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan alam, salah satunya adalah sebagai pembuang karbon dioksida dan penyimpan air dalam tanah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Oleh karena itu, Sekda Lumajang mengharapkan aksi penanaman pohon tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan, utamanya di sekitar mata air sebagai upaya menjaga keberlangsungan sumber mata air tersebut. &#8220;Harapan kami, apa yang kami tanam di sini, disamping di lingkungan BSD juga ditanam di wilayah sumber mata air sebagai resapan tanggapan air hujan, mudah-mudahan nanti bisa memperbesar sumber-sumber yang ada di wilayah pegunungan di lereng Semeru,&#8221; harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Bidang Rendalev Bappeda Provinsi Jawa Timur, Sri Murtiatun, mengatakan bahwa kegiatan penanaman tersebut merupakan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten serta stakeholder terkait, termasuk Komunitas Konservasi Semeru Lestari. &#8220;Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami semua di dalam melakukan konservasi sebagai bagian dari tanggung jawab bersama,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, adapun ragam jenis bibit yang akan ditanam di kawasan BSD, diantaranya Alpukat, Kelengkeng, Mangga, Jambu, Mahoni, Trembesi serta beberapa jenis bibit tanaman lain. &#8220;Ada 12 ribu pohon yang terdiri dari buah-buahan dan harapan kami bisa memberikan manfaat bagi warga di sekitar Huntap,&#8221; ungkapnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217777</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
