<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>hybrid &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hybrid/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Aug 2025 14:08:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>hybrid &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>New Hybrid Orchid Hadirkan Anggrek Gajah Baru dari Persilangan Dua Jenis Anggrek</title>
		<link>https://memontum.com/new-hybrid-orchid-hadirkan-anggrek-gajah-baru-dari-persilangan-dua-jenis-anggrek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[orchid]]></category>
		<category><![CDATA[persilangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Gajah Baru resmi mempersembahkan New Hybrid Orchid, yang merupakan hasil persilangan dari dua jenis Anggrek berbeda yang berhasil menciptakan varietas unggul dengan karakteristik khas dan diberi nama, &#8216;Gajah Baru&#8217;, Minggu (31/08/2025) tadi. Kehadiran Anggrek hibrida baru yang beralamat di Jalan Probolinggo No.162, Desa Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, tentunya semakin memperkaya perbendaharaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Gajah Baru resmi mempersembahkan New Hybrid Orchid, yang merupakan hasil persilangan dari dua jenis Anggrek berbeda yang berhasil menciptakan varietas unggul dengan karakteristik khas dan diberi nama, &#8216;Gajah Baru&#8217;, Minggu (31/08/2025) tadi. Kehadiran Anggrek hibrida baru yang beralamat di Jalan Probolinggo No.162, Desa Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, tentunya semakin memperkaya perbendaharaan Anggrek dunia, khususnya yang berasal dari Indonesia</p>



<p>Perlu diketahui, Anggrek hibrida seperti Gajah Baru ini merupakan hasil silangan dari dua atau lebih varietas, spesies, genus yang berbeda. Tidak hanya itu, Anggrek hibrida seringkali beradaptasi dengan baik terhadap berbagai kondisi rumah. &#8220;Bahkan, banyak spesies membutuhkan perawatan yang lebih spesifik,&#8221; kata pemegang hak paten Anggrek Gajah Baru, Hj Sautik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Prestasi ini, tambahnya, semakin membanggakan karena New Hybrid Orchid &#8216;Gajah Baru&#8217; telah terdaftar secara resmi di Royal Horticultural Society (RHS) International, yang bermarkas di London, Inggris, tertanggal 18 Agustus 2025. Hasil karya dari bercocok tanam Anggrek hibrida ini, membutuhkan waktu selama 4 hingga 5 tahun. Mulai dari proses awal persilangan sampai registrasi Internasional hingga mendapatkan sertifikat internasional.</p>



<p>&#8220;Keberhasilan pembudidayaan tanaman Anggrek jenis baru ini tidak terlepas atas keterlibatan Team dari Mr Dody Christanto,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kini, ujarnya, Gajah Baru telah menjadi ikon kebanggaan internasional, bukan hanya bagi keluarga besar Gajah Baru. Tetapi juga bagi para pecinta Anggrek, di berbagai negara. Bahkan, untuk lebih jelasnya atas keberadaan Team dari Mr Dody Christanto, bisa dilihat di</p>



<p>ig:dodychristanto. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Ikuti Pelaksanaan Evaluasi Smart City secara Hybrid</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-ikuti-pelaksanaan-evaluasi-smart-city-secara-hybrid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[hybrid]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211185</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemkab Jember mengikuti pelaksanaan Evaluasi Smart City tahap I tahun 2024 secara hybrid (luring dan daring), Rabu (26/06/2024) tadi. Langkah ini dilakukan, sebagai bagian Kabupaten Jember dekat menjadi smart city. Evaluasi Smart City secara luring itu, dihadiri oleh Kepala Diskominfo beserta Tim Internal Diskominfo di The Meru Sanur Hotel, Denpasar, Bali. Sementara, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemkab Jember mengikuti pelaksanaan Evaluasi Smart City tahap I tahun 2024 secara hybrid (luring dan daring), Rabu (26/06/2024) tadi. Langkah ini dilakukan, sebagai bagian Kabupaten Jember dekat menjadi smart city.</p>



<p>Evaluasi Smart City secara luring itu, dihadiri oleh Kepala Diskominfo beserta Tim Internal Diskominfo di The Meru Sanur Hotel, Denpasar, Bali. Sementara, Evaluasi Smart City secara daring dihadiri oleh Dewan Smart City dan OPD Pengampu 6 Dimensi Smart City di Lobby Bupati Pemkab Jember.</p>



<p>Asisten Administrasi Umum, Harry Agustriono, didampingi Dewan Smart City dan OPD Pengampu 6 Dimensi Smart City, menjawab sekaligus berdiskusi dengan tim asesor mengenai implementasi Smart City di Kabupaten Jember. Sejumlah evaluasi, saran juga kritik membangun disampaikan para asesor membuat semangat bagi Pemkab Jember untuk terus berbenah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Pihak asesor mengapresiasi inovasi yang ada, seperti di J-KOPI. Namun, sangat menyayangkan belum maksimalnya dampak yang dirasakan masyarakat juga dokumentasi data yang belum lengkap,” kata Harry.</p>



<p>Menyikapi hal tersebut, sebagai evaluasi dan persiapan menghadapi Evaluasi Smart City tahap II, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dewan Smart City dan Tim Pelaksana. “Kami akan optimalkan Dewan Smart City dan Tim Pelaksana. Apa yang menjadi saran dan evaluasi akan kita cukupi. Kami harapkan smart city berbasis pengelolaan teknologi khususnya dalam pemerintahan bisa efektif dan bisa bermanfaat kepada masyarakat,” jelas Harry. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211185</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
