<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Hydrocephalus &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/hydrocephalus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Feb 2021 12:26:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Hydrocephalus &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Probolinggo Bersama Tim Kunjungi Bocah Penderita Hydrocephalus, Pastikan Kesiapan Sebelum Operasi</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-bersama-tim-kunjungi-bocah-penderita-hydrocephalus-pastikan-kesiapan-sebelum-operasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2021 12:26:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Hadi]]></category>
		<category><![CDATA[Hydrocephalus]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133881</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Rosalina, bocah perempuan penderita hydrocephalus (kondisi penumpukan cairan di dalam otak yang mengakibatkan meningkatnya tekanan pada otak), yang berdomisili di Jalan Masjid Al Karomah RT 9 RW 3, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, kini sudah berusia 10 tahun. 3 tahun silam, Rosa sebenarnya sempat akan menjalani operasi dengan bantuan dari pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Rosalina, bocah perempuan penderita hydrocephalus (kondisi penumpukan cairan di dalam otak yang mengakibatkan meningkatnya tekanan pada otak), yang berdomisili di Jalan Masjid Al Karomah RT 9 RW 3, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, <a href="https://memontum.com/133839-sempat-viral-akibat-serempetkan-mpu-ke-anggota-polantas-warga-probolinggo-terancam-15-tahun-penjara">Kota Probolinggo</a>, kini sudah berusia 10 tahun.</p>
<p>3 tahun silam, Rosa sebenarnya sempat akan menjalani operasi dengan bantuan dari pemerintah setempat dan kepolisian, namun karena kondisi Rosa yang tidak memungkinkan untuk operasi, maka anak pasangan Enti dan Sawi ini batal menjalani operasi.</p>
<p>Seiring telah bertambahnya usia dan kondisi kesehatan sang bocah, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, berkunjung ke rumah Rosalina atau yang kerap disapa Rosa.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/133839-sempat-viral-akibat-serempetkan-mpu-ke-anggota-polantas-warga-probolinggo-terancam-15-tahun-penjara">Sempat Viral Akibat Serempetkan MPU ke Anggota Polantas, Warga Probolinggo Terancam 15 Tahun Penjara</a></strong></p>
<p>Bersama rombongan diantaranya Sekda, drg Ninik Ira Wibawati, Plt Dinkes dr NH Hidayati, Plt Direktur RSUD. dr. Mohamad Saleh, dr. Abraar HS Kuddah, Camat Kedopok Imam Cahyadi dan dokter spesialis saraf dr. Intan Sudarmadi, untuk mengecek kondisi Rosa.</p>
<p>Setelah dicek oleh dr Intan, pihak rumah sakit akan mengambil tindakan CT scan dan fisioterapi. <a href="https://memontum.com/133839-sempat-viral-akibat-serempetkan-mpu-ke-anggota-polantas-warga-probolinggo-terancam-15-tahun-penjara">Puskesmas</a> segera membuat rujukan ke RSUD dr Mohamad Saleh.</p>
<p>“Apapun keputusan dokter harus diikuti ya. Kalau dikirim ke Surabaya atau Malang, ada rumah singgah untuk istirahat keluarga. Jadi tidak perlu repot-repot memikirkan bagaimana tinggalnya nanti,” pinta Wali Kota yang memastikan keluarga Rosa sudah mendapat <a href="https://memontum.com/133839-sempat-viral-akibat-serempetkan-mpu-ke-anggota-polantas-warga-probolinggo-terancam-15-tahun-penjara">BPJS dari pemerintah.</a></p>
<p>“Nanti secepatnya, akan kami antar ke rumah sakit (RSUD dr Moh Saleh), cek CT scan lagi,” terang dr Abraar kepada Wali Kota.</p>
<p><a href="https://memontum.com/133839-sempat-viral-akibat-serempetkan-mpu-ke-anggota-polantas-warga-probolinggo-terancam-15-tahun-penjara">Habib Hadi</a> meminta ada penanganan cepat agar bisa diketahui tindakan medis lanjutannya. &#8220;Saya mengajak dari RSUD untuk melihat langkah medis yang bisa diambil untuk Rosalina. Yang penting ada upaya dan usaha,” terang Habib Hadi yang juga memberi santunan kepada orangtua Rosalina. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133881</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jenguk Bocah Penderita Hydrocephalus, Wabup Sarankan Dirujuk RSUD</title>
		<link>https://memontum.com/jenguk-bocah-penderita-hydrocephalus-wabup-sarankan-dirujuk-rsud</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 15:31:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Hydrocephalus]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=54591</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin akhirnya mendatangi rumah penderita hydrocephalus, Fatimah Azzahra (3,5) putri ketiga pasangan suami istri (pasutri) Fatkul Mubin dan Indri Tri Novelia warga asal Desa Besuki, Kecamatan Jabon yang tinggal di RT 13, RW 03, Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Wabup langsung menyarankan bocah malang itu, untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin akhirnya mendatangi rumah penderita hydrocephalus, Fatimah Azzahra (3,5) putri ketiga pasangan suami istri (pasutri) Fatkul Mubin dan Indri Tri Novelia warga asal Desa Besuki, Kecamatan Jabon yang tinggal di RT 13, RW 03, Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Wabup langsung menyarankan bocah malang itu, untuk dirujuk ke RSUD agar segera ditangani tim medis.</p>
<p>&#8220;Kami mengunjungi keluarga penderita hydrocephalus ini untuk mengetahui secara langsung keadaan Fatimah Azzahra yang menderita hydrocephalus,&#8221; terang pria yang akrab dipanggil Cak Nur ini kepada Memo X, Rabu (5/9/2018).</p>
<p>Lebih jauh, politisi PKB ini mengunjungi penderita mewakili Pemkab Sidoarjo untuk menyerahkan sumbangan uang tunai. Selain itu, menawarkan dan berusaha memohon kepada keluarganya agar Fatimah Azzahra ditangani tim medis.</p>
<p>&#8220;Kami harap keluarga berkenan menyerahkan penanganan penderita kelebihan cairan ini ke pihak RSUD Sidoarjo agar ditangani tim medis,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Namun sayangnya, sampai saat ini, kata Cak Nur pihak keluarga masih belum menerima tawaran untuk berobat secara medis di rumah sakit itu. Saat ini pihak keluarga masih menginginkan penanganan Fatimah Azzahra dibawa ke pengobatan alternatif. </p>
<p>&#8220;Semoga kehadiran kami bisa mengubah keputusan dari pihak keluarga. Kami minta pemerintah kecamatan, desa, dan puskesmas setempat senantiasa memberikan perhatian sehingga mampu mengurangi beban yang ditanggung pihak keluarga,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Fatkhul Mubin yang setiap hari bekerja berjualan sayur keliling mengaku berterima kasih atas kunjungan dan bantuan Wabup beserta rombongannya itu.</p>
<p>&#8220;Terima kasih semoga bantuan ini bisa memberikan keringanan keluarga kami,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Fatimah Azahra (3,5) putri ketiga pasangan suami istri (pasutri) Fatkul Mubin dan Indri Tri Novelia warga asal Desa Besuki, Kecamatan Jabon yang tinggal di RT 13, RW 03, Desa Glagaharum, Kecamatan Porong, Sidoarjo terbaring lemas di lantai beralaskan kasur kapuk. Balita malang ini mengalami kelebihan cairan hydrocephalus sejak lahir.</p>
<p>Mirisnya, selain hidup pas-pasan, untuk merawat Fatimah yang sakit, kakak kandungnya Mirathul Aufa (11) yang duduk di kelas V dan Rini Nur Cahyati (7) yang duduk di kelas I terpaksa putus sekolah dari bangku SDN  Glagaharum, Kecamatan Porong. Hal ini disebabkan ibu kandung mereka, Ny Indri Tri Novelia pergi meninggalkan rumah. Bahkan hingga kini tidak diketahui keberadaanya. Sedangkan ayah kandung ketiga bocah ini, Fatkul Mubin dalam sehari-harinya hanya bekerja sebagai penjual sayur keliling. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54591</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
