<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>I Made Cahyana Negara &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/i-made-cahyana-negara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Oct 2020 15:32:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>I Made Cahyana Negara &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PDI Perjuangan Resmi Pecat Yusuf Widyatmoko</title>
		<link>https://memontum.com/pdi-perjuangan-resmi-pecat-yusuf-widyatmoko</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2020 15:32:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[I Made Cahyana Negara]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pecat Kader Partai]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Untari Bisowarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125290</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, yang sekaligus Calon Bupati (Cabup) Banyuwangi, resmi di pecat dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Surat Keputusan (SK) Nomor 63/KPTS/DPP/X/2020 tertanggal 01 Oktober 2020, ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan Sekertaris Jendral Hasto Kristiyanto, secara resmi memberhentikan Yusuf Widyatmoko dari keanggotaan partai berlambang Banteng [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, yang sekaligus Calon Bupati (Cabup) Banyuwangi, resmi di pecat dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Surat Keputusan (SK) Nomor 63/KPTS/DPP/X/2020 tertanggal 01 Oktober 2020, ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan Sekertaris Jendral Hasto Kristiyanto, secara resmi memberhentikan Yusuf Widyatmoko dari keanggotaan partai berlambang Banteng moncong putih.</p>
<p>SK pemecatan Yusuf Widyatmoko sendiri, dibawa langsung oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Untari Bisowarno, M.AP dan diserahkan langsung kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, I Made Cahyana Negara bertempat di Kantor DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat (9/10) malam sekitar pukul 19.00.</p>
<p>Sekretaris DPD PDI Penjuangan Jawa Timur, Untari Bisowarno M.AP dihadapan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, secara langsung membacakan SK pemecatan tersebut. &#8220;Sejak SK pemecatan ini diterbitkan, yang bersangkutan (Yusuf Widyatmoko) dilarang memakai atribut dan mengatas-namakan PDI Penjuangan, dalam bentuk apapun,&#8221; tegas Untari Bisowarno langsung disambut pekikan &#8216;Merdeka&#8217; dan tepuk tangan dari pengurus DPC PDI Perjuangan Banyuwangi.</p>
<p>Menurut Untari, dipecatnya Yusuf Widyatmoko, setelah DPD menerima surat dari DPC PDI Perjuangan Banyuwangi dan selanjutnya pada tanggal 5 September 2020, pihaknya mengajukan ke DPP PDI Perjuangan. &#8220;Pada tanggal 1 Oktober 2020, secara resmi Yusuf Widyatmoko dipecat dari PDI Penjuangan,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Kiprah Yusuf Widyatmoko di PDI Penjuangan Kabupaten Banyuwangi, yakni pernah menjabat menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Periode 2010 &#8211; 2015. Dan diusung menjadi Wakil Bupati Banyuwangi dua periode 2010 &#8211; 2015, 2016 &#8211; 2021.</p>
<p>Pernyataan tegas PDI Perjuangan, tercantum pada diktum 5 SK Pemecatan DPP PDI Perjuangan, yang menegaskan jika yang bersangkutan (Yusuf Widyatmoko) tidak mengindahkan instruksi DPP PDI Penjuangan, terkait rekomendasi Calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi pada Pilkada serentak tahun 2020. Sebaliknya, yang bersangkutan mencalonkan diri sebagai calon bupati dari Partai Politik lain (PKB dan Demokrat) adalah bentuk pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan dan garis kebijakan partai yang merupakan pelanggan kode etik dan disiplin partai, dikatagorikan sebagai pelanggaran berat.</p>
<p>Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Untari usai membacakan SK pemecatan Yusuf Widyatmoko dari DPP PDI Penjuangan, langsung menyerahkan SK Pemecatan tersebut kepada Ketua DPC PDI Penjuangan Banyuwangi, I Made Cahyana Negara.</p>
<p>Bahkan video pembacaan SK pemecatan oleh Untari Bisowarno dihadapan pengurus DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, langsung tersebar dan viral di grup-grup WhatsApp.</p>
<p>&#8220;Ini baru sikap tegas partai. Kalau ada kader partai yang mbalelo sikat saja, jangan dikasih kendor. Padahal PDI Perjuangan kurang apa terhadap kader itu, sudah pernah duduk menjadi ketua DPRD, dan menjadi wakil bupati dua periode. Kok masih mbangkang, saya sangat setuju dengan keputusan partai,&#8221; ujar Mujiono, simpatisan PDI Penjuangan asal Kampung Mandar, Banyuwangi. <strong>(ras/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125290</post-id>	</item>
		<item>
		<title>I Made Cahyana Negara : Pemuda Harus Kritis dan Cinta Tanah Air</title>
		<link>https://memontum.com/i-made-cahyana-negara-pemuda-harus-kritis-dan-cinta-tanah-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2020 03:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[I Made Cahyana Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bakti Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108431-i-made-cahyana-negara-pemuda-harus-kritis-dan-cinta-tanah-air</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus mampu membangun bangsa dan berpikiran maju. Pemuda tidak bisa dipungkiri memiliki fisik dan energi yang bagus, mempunyai visi kedepan, dan berdirinya bangsa ini tidak lepas dari peran para pemuda. Seperti diungkapkan Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara dalam acara Seminar &#8220;Membentuk Pribadi Muda Yang Kritis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus mampu membangun bangsa dan berpikiran maju. Pemuda tidak bisa dipungkiri memiliki fisik dan energi yang bagus, mempunyai visi kedepan, dan berdirinya bangsa ini tidak lepas dari peran para pemuda.</p>
<p>Seperti diungkapkan Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara dalam acara Seminar &#8220;Membentuk Pribadi Muda Yang Kritis dan Cinta Tanah Air&#8221; bertempat di Kampus Universitas Bakti Indonesia (UBI), Kamis (12/03/2020) siang.</p>
<p>Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengajak ratusan mahasiswa yang ikut seminar untuk turut serta membangun Banyuwangi yang lebih maju. Menurut Made, sapaan akrab I Made Cahyana Negara maju mundurnya bangsa ini ada pada generasi muda.</p>
<p>&#8220;Kritik yang membangun itu sangat penting. Pemuda yang kritis itu sangat perlu, agar pembangunan bangsa ini bisa lebih baik,&#8221; ujar Made saat menjadi Narasumber Seminar.</p>
<p>Nama I Made Cahyana Negara sudah tidak asing bagi warga Banyuwangi. Dia salah satu tokoh muda yang saat ini menjabat ketua DPRD kabupaten Banyuwangi dua periode.</p>
<p>Keberhasilan pembangunan di kota paling timur pulau Jawa ini juga berkat pemikirannya.<br />
Kepada ratusan mahasiswa UBI yang mengikuti seminar, Made berpesan agar tetap kritis. Bagaimanapun juga mahasiswa atau pemuda itu mempunyai kelebihan, mempunyai pengalaman dan mempunyai keunggulan.</p>
<p>&#8220;Pemuda itu mempunyai fisik dan energi yang bagus. Mempunyai visi yang jelas. Tanpa campur tangan dari pemuda tidak mungkin bangsa ini bisa berdiri,&#8221; ungkap Made dengan nada tegas.</p>
<p>Apakah pemuda itu harus cinta tanah air, kata Made kepada peserta seminar, dengan tegas Made mengatakan cinta tanah air harus tumbuh dalam jiwa pemuda Indonesia. Dan setiap insan muda harus memiliki kecintaan terhadap bangsa ini. Bagaimana cara pemuda mengisi kecintaannya kepada bumi Pertiwi ini.</p>
<p>Made mencontohkan, bentuk kecintaan terhadap tanah itu dengan cara melestarikan Seni, budaya, dll. Namun dalam perkembangan jaman rasa cinta tanah air ini mulai sedikit luntur.</p>
<p>&#8220;Dengan seminar ini, saya mengajak kepada seluruh pemuda untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, menumbuhkan rasa cinta tanah air dan turut serta membangun bangsa ini,&#8221; tegas Made.</p>
<p>Membangun bangsa ini, kata Made diawali dari hal yang paling kecil, dari yang kecil itu akan mampu meraih yang besar.</p>
<p>&#8220;Pemuda itu harus melakukan yang kongkrit untuk sebuah perubahan, berawal dari kecil akan berpikir besar. Dan jadilah pemuda yang kritis dan cinta tanah air,&#8221; harap ketua DPRD Banyuwangi kepada mahasiswa UBI. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108431</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
