<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ideolagi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ideolagi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Oct 2025 09:56:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ideolagi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Banyuwangi Tegaskan Pentingnya Pahami Ideolagi Pancasila</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-upacara-hari-kesaktian-pancasila-bupati-banyuwangi-tegaskan-pentingnya-pahami-ideolagi-pancasila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ideolagi]]></category>
		<category><![CDATA[kesaktian]]></category>
		<category><![CDATA[pahami]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226453</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (01/10/2025) tadi. Pelaksanaan upacara ini, diikuti Forkopimda, Kepala OPD, veteran hingga unsur masyarakat serta ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Korpri, mahasiswa dan pelajar. &#8220;Untuk mengenang jasa pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (01/10/2025) tadi. Pelaksanaan upacara ini, diikuti Forkopimda, Kepala OPD, veteran hingga unsur masyarakat serta ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Korpri, mahasiswa dan pelajar.</p>



<p>&#8220;Untuk mengenang jasa pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,&#8221; kata Bupati Ipuk, dalam serangkaian peringatan upacara.</p>



<p>Setelahnya, Bupati Ipuk membacakan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Dilanjutkan, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas, yang dilanjutkan pembacaan Naskah Ikrar oleh Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai bentuk penghormatan, di lokasi upacara juga dipajang foto-foto Pahlawan Revolusi. Mulai Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Raden Suprapto, Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean, Kolonel (Anumerta) Sugiyono Mangunwiyoto, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Mas Tirtodarmo Haryono dan Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman.</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, alasan memajang foto para pahlawan, adalah untuk mengenang jasa-jasa mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk mempertahankan ideologi Pancasila. &#8220;Para Pahlawan Revolusi yang gugur itu demi mempertahankan ideologi Pancasila melawan gerakan Partai Komunis Indonesia. Ini harus kita hargai dan menjadi pegangan kita. Bahwa Pancasila adalah ideologi bangsa yang wajib kita pertahankan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Baginya, Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar peringatan sejarah, namun juga simbol ketahanan dan persatuan bangsa Indonesia. “Peringatan ini harus kita maknai dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226453</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
