<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ikan Laut &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ikan-laut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Feb 2021 09:40:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ikan Laut &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Banyak Kapal Tak Melaut, Harga Ikan Sementara Stabil</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-kapal-tak-melaut-harga-ikan-sementara-stabil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2021 09:40:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[harga ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Mayangan]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Ombak Besar]]></category>
		<category><![CDATA[PPP Mayangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134168</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kondisi cuaca ekstrim dengan ombak besar dan tinggi, tidak mempengaruhi harga jual pedagang ikan laut di Pasar Ikan Mayangan Kota Probolinggo. Dengan kondisi cuaca, ombak tinggi saat melaut, tidak mempengaruhi harga jual ikan laut. Stok ikan lautpun tidak berkurang dan tetap melimpah. Salah satu pedagang ikan laut dipasar Ikan PPP Mayangan Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kondisi cuaca ekstrim dengan ombak besar dan tinggi, tidak mempengaruhi harga jual pedagang ikan laut di Pasar Ikan Mayangan Kota Probolinggo. Dengan kondisi cuaca, ombak tinggi saat melaut, tidak mempengaruhi harga jual ikan laut. Stok ikan lautpun tidak berkurang dan tetap melimpah.</p>
<p>Salah satu pedagang ikan laut dipasar Ikan PPP Mayangan Kota Probolinggo, Midun, yang menjual ikan laut seperti ikan Tuna, Bandeng, ikan Cakalang, dan Dorang, pun tidak menampik adanya keterbatasan stok ikan.</p>
<p>Dengan kondisi cuaca ombak tinggi, harga dipasaran tidak ada kenaikan, hanya saja beberapa saja stok ikan mengalami sedikit pengurangan .</p>
<p>&#8220;Tidak ada kenaikan harga ikan, meski cuaca buruk. Tetapi, memang ada sedikit pengurangan stok ikan di Pasar PPP Mayanganini,&#8221; terangnya, Minggu (07/02).</p>
<p>Dia mengatakan, semenjak minggu ini, beberapa stok ikan sedikit menurun akibat cuaca buruk. Kami berharap, kondisi cuaca di perairan PPP Mayangan bisa kembali stabil, sehingga stok ikan pun kembali normal.</p>
<p><a href="https://memontum.com/133960-tingkatkan-ekspor-ikan-nahkoda-dan-abk-diberi-bimbingan-skpi#ixzz6lmECdWJ3"><strong>Baca Juga : Tingkatkan Ekspor Ikan, Nahkoda dan ABK Diberi Bimbingan SKPI</strong></a></p>
<p>&#8220;Alhamdulillah meskipun ada beberapa stok ikan berkurang pembeli tetap ada, karena memang ikan Tongkol yang didapat meskipun sedikit tetapi bisa dibilang jenis Ikan yang paling banyak dicari konsumen,&#8221; terangnya.</p>
<p>Meskipun stok ikan tongkol mengalami penurunan, namun nelayan tetap melaut. Sebab, pekerjaan ini merupakan satu-satunya usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. &#8220;Mau tidak mau tetap melaut, Pak. Kita tetap cari ikan tongkol. Kalaupun harganya murah, kalau kita dapatnya banyak, kan tetap bisa untuk makan,&#8221; terang salah satu nelayan, Malik. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134168</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Musim Angin Kencang Harga Ikan Laut Naik</title>
		<link>https://memontum.com/musim-angin-kencang-harga-ikan-laut-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 16:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Laut]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan harga]]></category>
		<category><![CDATA[PPP Mayangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121428-musim-angin-kencang-harga-ikan-laut-naik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Harga ikan segar di sejumlah pasar tradisional dan tempat pelelangan di PPP Mayangan Probolinggo melambung karena pasokan ikan terbatas akibat cuaca buruk beberapa hari terakhir. Pantauan sepekan terakhir harga ikan segar berkurang stoknya, hal itu disebabkan karena kurangnya hasil tangkapan nelayan akibat musim ombak dan angin kencang yang terjadi selama sepekan terakhir. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Harga ikan segar di sejumlah pasar tradisional dan tempat pelelangan di PPP Mayangan Probolinggo melambung karena pasokan ikan terbatas akibat cuaca buruk beberapa hari terakhir. Pantauan sepekan terakhir harga ikan segar berkurang stoknya, hal itu disebabkan karena kurangnya hasil tangkapan nelayan akibat musim ombak dan angin kencang yang terjadi selama sepekan terakhir.</p>
<p>&#8220;Cuaca angin kencang dan gelombang tinggi stok ikan atau pasokan ikan dari pengusaha penangkap ikan terbatas sehingga harga ikan di pelelangan, pasar dan pengecer mengalami kenaikan dari biasanya,&#8221; kata pengecer ikan segar, Adi (51), Rabu (12/8/2020).</p>
<p>Para nelayan dalam sepekan terakhir urung melaut karena perairan area tangkapan tidak bersahabat. Ini disebabkan angin kencang dan gelombang sehingga harus diwaspadai.Saat cuaca tidak mendukung tentu nelayan tidak berani melaut dan hanya membenahi perahu/kapal maupun sarana alat tangkap,” terang Herman, seorang nelayan.</p>
<p>Harga ikan cakalang ukuran sedang yang biasanya dijual seharga Rp 17.000 ribu/per kg kini harganya Rp.19.000/kg. Lalu ikan kembung yang biasanya dijual Rp 22 ribu per kilogram kini harganya Rp 30 ribu per kilogram, ikan benggol yang biasanya dijual Rp 8 ribu per kilogram kini harganya Rp 12.000 ribu per kilogram.</p>
<p>Begitu juga dengan udang besar yang biasanya dijual Rp 100 ribu kini harganya per kilogram sekarang dijual Rp 110 ribu per kilogram, bahkan lebih. Udang kecil yang biasanya dijual Rp 22.000 ribu per kilogram sekarang dijual R 27.500 ribu per kilogram.</p>
<p>Selain ikan segar, juga berdampak pada harga ikan asin yang juga mengalami kenaikan dari harga biasanya. &#8220;Sebenarnya saya biasanya ke pelelangan ikan dengan harapan harga ikan lebih murah daripada di pasar. Namun ternyata mahal juga atau tidak sama seperti hari-hari biasa,&#8221; Ny Ati (45), salah seorang warga Kebonsari. <strong>(geo/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121428</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ikan Laut, Produk Unggulan Desa Pujiharjo Tirtoyudo</title>
		<link>https://memontum.com/ikan-laut-produk-unggulan-desa-pujiharjo-tirtoyudo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2019 08:49:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Unggulan Desa Pujiharjo Tirtoyudo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=82302</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang&#8211;Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo,terletak sekitar 80 Km arah tenggara kota Kabupaten Malang.Kendati terletak di kawasan pesisir,desa dengan PAD hingga tembus Rp 302.732.000 ini ternyata potensi ikan laut.   Pada  tahun 2017, produksi ikan di desa tersebut hingga mencapai 13 ribu ton. Tak hanya itu,selain menonjolkan potensi ikan Desa yang terletak paling selatan wilayah  Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id=":nd" class="ii gt">
<div id=":nc" class="a3s aXjCH ">
<div dir="auto">
<p dir="auto"><strong>Memontum Malang&#8211;</strong>Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo,terletak sekitar 80 Km arah tenggara kota Kabupaten Malang.Kendati terletak di kawasan pesisir,desa dengan PAD hingga tembus Rp 302.732.000 ini ternyata potensi ikan laut.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">  Pada  tahun 2017, produksi ikan di desa tersebut hingga mencapai 13 ribu ton. Tak hanya itu,selain menonjolkan potensi ikan Desa yang terletak paling selatan wilayah  Kabupaten Malang ini juga  kaya wisata.</p>
<div id="attachment_82306" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190403-WA0012-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-82306" decoding="async" class="wp-image-82306 size-full" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190403-WA0012-copy.jpg?resize=500%2C374&#038;ssl=1" alt="OBYEK : Salah Satu Obyek Wisata Desa Pujiharjo. (dok)" width="500" height="374" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190403-WA0012-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190403-WA0012-copy.jpg?resize=300%2C224&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190403-WA0012-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-82306" class="wp-caption-text">OBYEK : Salah Satu Obyek Wisata Desa Pujiharjo. (dok)</p></div>
<p dir="auto">  Kepala  Desa Pujiharjo, Hendik Arso menjelaskan,ada ragam ikan laut yang msnjadi tangkapan nelayan disana.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">  &#8220;Hasil laut yang utama itu ikan semarangan dan layur, kalau tuna tidak,&#8221; kata Hendik, Selasa (2/4/2019) kemarin.</p>
<p dir="auto">  Menurutnya, jika musim sedang bagus, dalam sehari nelayan bisa mendapat tangkapan satu hingga dua ton. Namun, kondisi tersebut berbanding terbalik jika musim paceklik tiba.&#8221;Ini kan mulai bagus, sehari bisa satu sampai dua ton kalau musim bagus,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">  Selain ikan, lobster juga menjadi hasil tangkapan laut yang cukup menjanjikan. Sedikitnya, produksi lobster di Pujiharjo bisa mencapai satu ton per bulannya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;lobster juga jadi unggulan, tiap bulan bisa satu ton, tapi yang tiga ons keatas,  kalau yang tiga ons kebawah ya tidak berani, kan dilarang,&#8221; tandasnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto"> Tak hanya itu, pembangunan di desa ini sangat maju. Salah satu indikatornya adalah pada 2018, Pendapatan Asli Desa (PAD) mencapai Rp 302.732.000.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">  Live In Pujiharjo menjadi paket wisata yang paling ditonjolkan.Dengan mengusung  konsep wisata yang lebih mendekatkan wisatawan kedepan kehidupan masyarakat di desa itu sendiri. Jadi, wisatawan yang datang akan diberi pilihan menginap di rumah warga setempat.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Program yang menonjol itu Live In. Desa itu sudah punya rumah untuk resepsionis, 53 unit homestay warga,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">  Lebih lanjut, Hendik menambahkan, bagi wisatawan yang berminat dengan Live In Pujiharjo dikenakan biaya sebesar Rp 200 ribu per orang per hari. Biaya tersebut sudah termasuk makan tiga kali, berwisata ke tiga pantai, dan mengikuti kegiatan bertani.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Jadi wisatawan itu nginap dirumah warga, makannya tiga kali, ikut ke sawah, sama ke tiga pantai antara lain Sipelot, Pasir Putih serta Watu Kowong,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Hendik menuturkan, setidaknya ada 500 orang wisatawan yang berkunjung ke Pujiharjo setiap bulannya. Namun, ada satu kendala yang dikeluhkan Hendik untuk menunjang kenyamanan wisatawan.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Jalan itu masih sulit. Jadi ini tugas ya bagi pemerintah daerah, kan itu jalan negara,&#8221; pungkasnya.(sur/oso)</p>
</div>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
</div>
</div>
<div id=":og" class="hq gt">
<p class="hp">
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">82302</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
