<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ikan Tawar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ikan-tawar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Nov 2020 09:09:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ikan Tawar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinas Perikanan dan Kelautan Lumajang Bimtek Budidaya Ikan Tawar</title>
		<link>https://memontum.com/dinas-perikanan-dan-kelautan-lumajang-bimtek-budidaya-ikan-tawar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 09:09:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perikanan dan Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Tawar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127762</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lumajang, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Ikan Tawar, Selasa (17/11) tadi. Kegiatan itu, dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan wirausaha masyarakat sebagai upaya pemulihan perekonomian di Jawa Timur. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Ir Agus Widarto, mengatakan bahwa Bimtek budidaya air tawar di ikuti sekitar 25 orang peserta. Yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lumajang, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Ikan Tawar, Selasa (17/11) tadi.</p>
<p>Kegiatan itu, dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan wirausaha masyarakat sebagai upaya pemulihan perekonomian di Jawa Timur.</p>
<p>Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Ir Agus Widarto, mengatakan bahwa Bimtek budidaya air tawar di ikuti sekitar 25 orang peserta. Yang kesemuanya, adalah dari kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Lumajang.</p>
<p>&#8220;Tujuan dari dilaksanakan Bimtek ini adalah untuk menumbuh kembangkan wirausaha perikanan untuk mengangkat perekonomian di tengah pandemi Covid 19,&#8221; katanya, Selasa (17/11) tadi di Aula Dinas Perikanan Kelautan Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Menurut Agus, kegiatan ini perlu dilakukan karena di masa pandemi ini, secara tidak langsung mengubah pola pikir masyarakat menjadi tidak produktif. Khususnya, dalam berwirausaha budidaya ikan dan pemasarannya.</p>
<p>&#8220;Padahal, jika melihat peluang, harusnya menjadikan ladang rejeki yang melimpah. Karena, permintaan ikan tinggi dan orang-orang membutuhkan makanan yang mampu meningkatkan sistem imun tubuh,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dirinya berharap, para wirausaha, terutama di bidang perikanan untuk tetap semangat dalam meningkatkan produktiftas.</p>
<p>&#8220;Jangan pantang menyerah untuk para wirausaha perikanan. Terus meningkatkan hasil produksi budidaya dan hasil olahan ikan, karena kebutuhan dan permintaan ikan sangat tinggi,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127762</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasokan Minim, Harga Ikan Tawar Melambung</title>
		<link>https://memontum.com/pasokan-minim-harga-ikan-tawar-melambung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Aug 2018 16:26:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Tawar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan harga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=53889</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Lamongan turut mempengaruhi harga ikan tawar di Kabupaten Lamongan. Bagaimana tidak, musim kemarau ini juga mengakibat tambak budidaya ikan tawar di Lamongan turut mengering sehingga produksi ikan tawar mengalami penurunan. &#8220;Untuk saat ini harga ikan tawar melambung tinggi, karena produksi ikan tawar turun,&#8221; kata salah seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Lamongan turut mempengaruhi harga ikan tawar di Kabupaten Lamongan. Bagaimana tidak, musim kemarau ini juga mengakibat tambak budidaya ikan tawar di Lamongan turut mengering sehingga produksi ikan tawar mengalami penurunan.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini harga ikan tawar melambung tinggi, karena produksi ikan tawar turun,&#8221; kata salah seorang pedagang ikan tawar di pasar ikan Lamongan, Eko Yulianto, Kamis (30/8/2018).</p>
<p><a href="https://memontum.com/53889-pasokan-minim-harga-ikan-tawar-melambung/img-20180830-wa0036-copy" rel="attachment wp-att-53892"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180830-WA0036-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-53892" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180830-WA0036-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180830-WA0036-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Menurutnya, tingginya harga tawar ini karena sejumlah tambak budidaya ikan tawar di Lamongan mengering akibat musim kemarau. Bahkan kenaikan harga ikan tawar  ini mencapai 10 persen drai harga normal. &#8220;Banyak tambak yang kering gak ada airnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sehingga, sambung Eko keringnya tambak itu mengakibatkan produksi ikan tawar mengalami penurunan. &#8220;Biasanya saya itu bisa menerima ikan sampai 30 ton perhari, tapi kalau sekarang dapat 10 ton saja itu sudah banyak,&#8221;  ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Eko menuturkan naiknya harga ikan tawar ini sudah terjadi sejak dua bulan terakhir ini. &#8220;Naik sejak 2 bulan kemarin, harga bandeng normalnya perkilogram yang isinya 8 sampai 10 biji harganya Rp. 16 ribu kini sudah mencapai Rp. 20 ribu perkilogram, kemudian udang vanami biasanya yang kecil Rp. 25 ribu perkilogram kini harganya Rp. 35 ribu sampai Rp. 45 ribu perkilogram dan ikan mujair biasanya Rp. 15 ribu sekarang mencapai Rp. 23 ribu perkilogram,&#8221; pungkasnya. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53889</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
