<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ikon &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ikon/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Jun 2023 13:48:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ikon &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelajah Desa Wisata Sumberpucung, Bupati Malang Inginkan Karangkates Tumbuh Menjadi Ikon Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/jelajah-desa-wisata-sumberpucung-bupati-malang-inginkan-karangkates-tumbuh-menjadi-ikon-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jun 2023 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Ikon]]></category>
		<category><![CDATA[inginkan]]></category>
		<category><![CDATA[jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Karangkates]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, kembali melakukan Jelajah Desa Wisata. Kali ini, giliran wilayah Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, yang menjadi jujugan, Jumat (16/06/2023) pagi. Turut hadir, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, Kepala Dinas Pariwisata, Purwoto, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi dan jajaran Perangkat Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, kembali melakukan Jelajah Desa Wisata. Kali ini, giliran wilayah Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, yang menjadi jujugan, Jumat (16/06/2023) pagi. Turut hadir, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, Kepala Dinas Pariwisata, Purwoto, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi dan jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Malang serta Forkopimcam Sumberpucung.</p>



<p>Dalam jelajah Desa Wisata di Kecamatan Sumberpucung, Bupati Malang berkesempatan mengunjungi Taman Wisata Bendungan Sutami. Selanjutnya, mengunjungi Arca Ganesha untuk mengikuti upacara adat dan menikmati wedang rempah khas Karangkates berupa Wedang Seger Waras.</p>



<p>Di lokasi terakhir atau Bendungan Lahor, Bupati Malang memberikan Piagam Desa Wisata Kepada Kepala Desa Karangkates. Bupati Sanusi dalam sambutannya berharap di wilayah Kecamatan Sumberpucung ada ikon wisata yang mendunia. “Di Kabupaten Malang yang sudah mencapai wisata tingkat dunia hanya di Cafe Sawah dan Desa Pujon Kidul. Sedangkan Wisata Boonpring, Kecamatan Turen, sudah mencapi tingkat nasional,” jelas Bupati Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga berharap, di wilayah Kecamatan Sumberpucung ada wisata desa yang tampil menjadi wisata terbaik. Seperti halnya Desa Sumberdem, sudah menjadi desa terbaik dalam mengatasi masalah yang ada di tingkat desa.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan di Kecamatan Sumberpucung bisa mengikuti langkah tersebut dan Desa Karangkaten bisa menjadi ikon wisata yang bekerjasama dengan Jasa Tirta,&#8221; harapnya.</p>



<p>Melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, agar melaksanakan promosi wisata yang ada di Sumberpucung. &#8220;Seperti membuatkan video untuk di tayangkan di Kementerian Parekraf. Sehingga, nanti disaat ada pameran pariwisata bisa di tampilkan,&#8221; tambah Bupati Sanusi. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Proyek Pembangunan Ikon Selamat Datang di Jalan Kawi Kota Batu Dikritik Warga</title>
		<link>https://memontum.com/proyek-pembangunan-ikon-selamat-datang-di-jalan-kawi-kota-batu-dikritik-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2022 14:22:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ikon]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173555</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pembangunan ikon selamat datang Sendratari Arjuna Wiwaha di ujung Barat Jalan Kawi atau yang berbatasan dengan Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu, menuai kritik sejumlah warga. Itu karena, selain masalah nilai alokasi anggaran yang dianggap cukup besar, juga karena nama pekerjaan yang dinilai jauh dari realita. Warga RW06 Kelurahan Sisir, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pembangunan ikon selamat datang Sendratari Arjuna Wiwaha di ujung Barat Jalan Kawi atau yang berbatasan dengan Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu, menuai kritik sejumlah warga. Itu karena, selain masalah nilai alokasi anggaran yang dianggap cukup besar, juga karena nama pekerjaan yang dinilai jauh dari realita.</p>



<p>Warga RW06 Kelurahan Sisir, Yusuf, mengaku heran dengan proses pembangunan dan papan nama proyek. Karena, sebagaimana yang tertera dalam papan nama proyek, tertulis nama pekerjaan adalah pembangunan ikon selamat datang. Sementara anggarannya, yaitu Rp 71,021 juta.</p>



<p>&#8220;Warga sebenarnya tidak mempermasalahkan keberadaan bangunannya. Namun, anggaran dan nama pekerjaannya yang menjadi tanda tanya kami. Yang namanya pembangunan, itu harusnya mulai dari nol. Bukan, gapura lama yang kemudian dirubah seperti itu,&#8221; ujar Yusuf, Rabu (10/08/2022) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, mengenai besar anggaran, pun baru tahu setelah gapura berlambang gunungan itu selesai. Meski pun, sebelumnya antara warga dan Dinas Pariwisata Kota Batu, sudah melakukan pembicaraan.</p>



<p>&#8220;Awalnya, akan dilaksanakan di ujung Timur Jalan H Sutan Hasan Halim atau di gerbang masuk kawasan Sendratari Arjuna Wiwaha. Yang akhirnya, diusulkan warga untuk dipindahkan ke sebelah Barat atau gerbang masuk Jalan Kawi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut Yusuf, dengan nominal angka dan nama pekerjaan, harusnya itu bisa dikerjakan lebih. Bukan sebaliknya, hanya semacam renovasi dan penambahan aksesoris.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kami terkejut saat melihat papan nama proyek, bahwa itu proyek pembangunan dengan nominal anggaran Rp 71 juta. Padahal, seperti pondasi dan tiang penyangga dari beton, itu adalah bangunan lama atau gapura lama. Lainnya, hanya memberikan aksesoris dari plat besi atau baja serta besi diatasnya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ketua RW06 Kelurahan Sisir, Kusmin, membenarkan adanya keluhan atau kritik warga. Bahkan, sebagai pemangku wilayah, dirinya juga sering ikut mengawasi proses pembangunan gapura.</p>



<p>&#8220;Saya sering melihat proses pembangunan dan berbincang dengan pekerja di situ. Namun selama ini, saya tidak pernah ketemu sama pelaksana proyek,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut Kusmin juga menyampaikan, mengenai kekecewaannya sebab apa yang dikerjakan, bukan pembangunan tetapi semacam tambal sulam. &#8220;Itu bukan membangun, tapi hanya tambal sulam. Sebab, pondasi dan tiang penyangga sudah ada sejak RWnya sebelum saya. Lagi pula, itu tidak sesuai dengan gambar desain yang pernah ditunjukkan,&#8221; ungkapnya kesal.</p>



<p>Dengan anggaran yang menurutnya tidak wajar tersebut, Kusmin berharap, wujud dari bangunannya bisa lebih baik dan tidak asal-asalan. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tajemtra, Gerak Jalan Ikon Jember</title>
		<link>https://memontum.com/tajemtra-gerak-jalan-ikon-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2019 10:25:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[Ikon]]></category>
		<category><![CDATA[Tajemtra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91562-tajemtra-gerak-jalan-ikon-jember</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Gerak jalan Tanggul Jember Tradisional atau lebih dikenal dengan Tajemtra yang diselenggarakan tiap tahun oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, menjadi ikon budaya kabupaten Jember dan penutup segala kegiatan di Hari Ulang Tahun Rapublik Indonesia (HUT RI). Bupati Jember dr.Hj.Faida.MMr di dampingi Suami drg. Abdul Rochim, M. Kes dan Komandan Kodim (Dandim) 0824 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Gerak jalan Tanggul Jember Tradisional atau lebih dikenal dengan Tajemtra yang diselenggarakan tiap tahun oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, menjadi ikon budaya kabupaten Jember dan penutup segala kegiatan di Hari Ulang Tahun Rapublik Indonesia (HUT RI).</p>
<p>Bupati Jember dr.Hj.Faida.MMr di dampingi Suami drg. Abdul Rochim, M. Kes dan Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember Letkol Inf Laode M.Nurdin dan segenap Forkompimda menerangkan, di HUT RI ke 74 tahun 2019 ini, ada sekitar 12 ribu lebih peserta yang mengikuti Tajemtra, mulai dari tingkat anak anak, remaja sampai orang tua putra dan putri.</p>
<p>&#8220;Tajemtra 2019 ini tak hanya diikuti peserta dari Kabupaten Jember, namun juga dikuti peserta dari luar Kabupaten Jember seperti dari Papua, NTT, Jawa tengah, Yogjakarta, kupang dan Kulonprogo, &#8221; ungkap Faida saat di konfirmasi beberapa awak media, Sabtu (31/8/2019) siang sesaat sebelum pemberangkatan.</p>
<p>Meskipun tajemtra ini menempuh jarak 31 kilo meter dengan Strat Alun alun tanggul dan Finish Alun alun Jember Lanjut Bupati perempuan ini, namun ada peserta yang berumur 113 tahun menjadi peserta rutin sudah 30 kali mengikuti tajemtra yaitu Kakek Tokin.</p>
<p>&#8220;Kakek Tokin ini berasal Sumber jeruk Kecamatan Kalisat ini rutin setiap tahun ikut Tajemtra, meski umur sudah 113 tahun, namun semangatnya patut menjadi contoh bagi kita semua, Kawula muda penerus bangsa,&#8221; tutupnya.<strong> (yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Topping Off Pembangunan, Hotel Aston Jadi Ikon Baru di Komplek KNV Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/topping-off-pembangunan-hotel-aston-jadi-ikon-baru-di-komplek-knv-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2018 13:50:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel Aston]]></category>
		<category><![CDATA[Ikon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=59742</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kabupaten Sidoarjo sebagai penyangga Kota Metropolis Surabaya bakal terus menjadi target investasi kalangan pengembang properti untuk membangun proyek strategis di Kota Delta ini. Paska Apartemen Prospero City, kali ini Aston Kahuripan City Hotel juga bakal menyelesaikan pembangunannya di sekitar komplek Kahuripan Nirvana Village (KNV) Sidoarjo itu. Hal ini ditandai Topping Off yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kabupaten Sidoarjo sebagai penyangga Kota Metropolis Surabaya bakal terus menjadi target investasi kalangan pengembang properti untuk membangun proyek strategis di Kota Delta ini. Paska Apartemen Prospero City, kali ini Aston Kahuripan City Hotel juga bakal menyelesaikan pembangunannya di sekitar komplek Kahuripan Nirvana Village (KNV) Sidoarjo itu. Hal ini ditandai Topping Off yang digelar, Kamis (11/10/2018).</p>
<p>Proyek hotel ini merupakan kerjasama PT Mutiara Masyhur Sejahtera (MMS) dan Aston Hotel. Dalam acara proyek penyelesaian kontruksi penginapan Aston Kahuripan City Hotel ini bakal jadi hotel dengan bintang 3 di Kota Sidoarjo. President Director CEO PT Mutiara Masyhur Sejahtera (MMS), Boy Arifin mengatakan jika topping off ini merupakan bentuk komitmen Aston Kahuripan City Hotel dalam bisnis penginapan di Sidoarjo. Tahapan topping off ini menandai makin dekatnya tahap akhir pembangunan hotel bintang 3 ini.</p>
<p><a href="https://memontum.com/59742-topping-off-pembangunan-hotel-aston-jadi-ikon-baru-di-komplek-knv-sidoarjo/img-20181011-wa0085-copy" rel="attachment wp-att-59745"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181011-WA0085-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-59745" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181011-WA0085-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181011-WA0085-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Pasca apartemen, perumahan dan beberapa fasilitas kota lain berjalan dengan baik di kawasan KNV, dalam waktu dekat Aston Kahuripan City Hotel bakal hadir. Fasilitasnya bisa dinikmati  masyarakat Sidoarjo dan warga kota lainnya yang singgah di kota Delta ini,&#8221; terang Boy Arifin kepada Memontum.com, Kamis (11/10/2018).</p>
<p>Selain itu, Boy Arifin mengungkapkan jika Aston Kahuripan City Hotel adalah Hotel Bintang 3 yang mengusung konsep city hotel. Menurutnya, hotel ini berdiri di atas lahan seluas 2.500 meter persegi dan bakal memiliki 126 kamar dengan total 11 lantai. Sedangkan Aston Kahuripan City Hotel hadir dengan 3 tipe pilihan kamar yaitu standard, deluxe dan suite room dengan segala fasilitas mewah lainnya.</p>
<p>&#8220;Harganya mulai Rp 600.00 para tamu nanti sudah bisa menikmati tempat menginap dengan pelayanan berkelas Internasional ini,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59742</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kopi Robusta Harus Jadi Ikon Jember</title>
		<link>https://memontum.com/kopi-robusta-harus-jadi-ikon-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Aug 2018 12:48:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Ikon]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Robusta]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Kahyangan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/52962-kopi-robusta-harus-jadi-ikon-jember</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Pemerintahan Jember menggelar Kompetisi Barista di halaman kantor PDP, Jum&#8217;at (25/8/2018) lomba ini di ikuti masing masing kebun atau bagian yang masuk kawasan PDP. &#8220;Ada 5 kebun yang lkut, mulai paling ujung timur sendiri yaitu PDP kalimrawan setelah itu Sumberwadung, Sumber pandan, Sumber tenggulun, sumberpasang,&#8221; ungkap Hariyanto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Pemerintahan Jember menggelar Kompetisi Barista di halaman kantor PDP, Jum&#8217;at (25/8/2018) lomba ini di ikuti masing masing kebun atau bagian yang masuk kawasan PDP. &#8220;Ada 5 kebun yang lkut, mulai paling ujung timur sendiri yaitu PDP kalimrawan setelah itu Sumberwadung, Sumber pandan, Sumber tenggulun, sumberpasang,&#8221; ungkap Hariyanto Dirut PDP Kahyangan Usai membero Hadiah.</p>
<p>Kata Hariyanto, lomba ini digelar lantaran perusahaan milik pemerintah kabupaten (pemkab) Jember ini tidak hanya ingin menanam tetapi sekaligus sebagai produsen penjual kopi. &#8220;Jadi sangat disayangkan jika kita tidak mempunyai penyeduh kopi yang hebat atau istilah kerennya Barista, untuk itu PDP gelar lomba.&#8221; katanya.</p>
<p>Lanjutnya untuk para pemenang lomba akan  kita bina dan ikutkan ke even-even lain baik yang digelar PDP maupun even di Jember maupun di luar Jember, Sambil  mempromosikan Kopi Robusta, produk PDP Kahyangan, </p>
<p>&#8220;Kita buat kompetisi  yang sifatnya membangun, kita dorong kopi Robusta ini menjadi iconnya Jember”, anjutnya.</p>
<p>Menurutnya, perkembangan kopi di Jember trennya naik, bahkan hingga ke desa-desa, ini dapat kita lihat dari perkembangan kafe di Jember sangat rame bukan hanya dikota bahkan sampai ke tingkat desa.</p>
<p>&#8220;Untuk itu bagi karyawan yang sudah membuka warung kopi, akan kita tingkatkan menjadi kafe, trennya kita naikkan”, ujarnya. Sementara itu Untuk penilaian Panji menjelaskan nilai itu terdiri dari beberapa kriteria, dari Aspek standar operating prosedur, jadi cara pembuatan, terus teknis pembuatan kopi, termasuk wokfelnya, pembuatan dari kopi menjadi bubuk, diolah hingga  menjadi minuman, setelah itu ada servingnya, yang dinilai kerapian, tatanan minuman itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Secara teknis, itu sudah baik semua, hanya dari segi serving (hospitality), mungkin karena pelatihannya yang sangat mendadak, jadi nggak sempat reserving,&#8221; jlentrehnya.<strong> (yud/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52962</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
