<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ikuti &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ikuti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jul 2023 12:20:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ikuti &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Enam Pramuka Tingkat SMA di Jatim Ikuti Festival Praja Muda Karana Raimuna di Jember</title>
		<link>https://memontum.com/enam-pramuka-tingkat-sma-di-jatim-ikuti-festival-praja-muda-karana-raimuna-di-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2023 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[enam]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[karana]]></category>
		<category><![CDATA[muda]]></category>
		<category><![CDATA[praja]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[raimuna]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194411</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, membuka pelaksanaan Festival Praja Muda Karana (Pramuka) Raimuna yang dilaksanakan di Halaman Jember Sport Garden, Selasa (25/07/2023) sore. Pelaksanaan yang diikuti Pramuka tingkat SMA dari enam daerah di Jawa Timur, juga dihadiri Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Jawa Timur, Kakak Arum Sabil, pengurus Kwarcab Jember, pejabat Bakorwil V Jatim, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, membuka pelaksanaan Festival Praja Muda Karana (Pramuka) Raimuna yang dilaksanakan di Halaman Jember Sport Garden, Selasa (25/07/2023) sore. Pelaksanaan yang diikuti Pramuka tingkat SMA dari enam daerah di Jawa Timur, juga dihadiri Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Jawa Timur, Kakak Arum Sabil, pengurus Kwarcab Jember, pejabat Bakorwil V Jatim, serta pejabat Pemkab Jember.</p>



<p>Bupati Hendy Siswanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival Pramuka Raimuna ini merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Koperasi ke 76 tingkat Provinsi Jawa Timur. &#8220;Hari ini, kenapa biasanya tidak seperti biasanya. Yakni, karena kegiatan ini untuk mendukung generasi penerus bangsa dalam menggerakkan kehidupan berkoperasi yang merupakan gerakan gotong royong meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p>Bupati Hendy berkeinginan, agar supaya para penggerak Pramuka nantinya ketika sudah kembali ke masyarakat, dapat memberikan manfaat yang lebih. Terutama, dalam bidang ekonomi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bupati mengatakan, selain memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi, para penggerak Pramuka hendaknya juga meningkatkan jiwa kewirausahaan dalam diri masing-masing. Dengan tumbuhnya jiwa kewirausahaan, maka akan berdikari dalam perekonomian. Sehingga, akan mampu untuk memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat umum.</p>



<p>“Karena menjadi pengusaha adalah langkah awal kehidupan adik-adik Pramuka menjadi berdikari. Menjadi mandiri dalam perekonomian, sehingga bisa lebih maksimal mengabdikan diri kepada masyarakat,” paparnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa koperasi merupakan wujud nyata dari demokrasi ekonomi dan dari pelaksanaan perekonomian yang berdasarkan asas kekeluargaan sesuai amanat Undang-Undang Dasar. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194411</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahas Progres Pembangunan Stadion Kediri, Mas Dhito Minta Pelaksana Proyek Ikuti Standarisasi FIFA</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-progres-pembangunan-stadion-kediri-mas-dhito-minta-pelaksana-proyek-ikuti-standarisasi-fifa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 08:49:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bahas]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksana]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[standarisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193857</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pertemuan dengan PT PP Urban sebagai pelaksana proyek pembangunan stadion di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan-Kediri. Dalam pertemuan itu, salah satu yang menjadi bahasan adalah progres stadion termasuk rencana detail pembangunan yang sesuai dengan kriteria dan persyaratan berstandar FIFA. &#8220;Saya berharap betul, stadion ini tidak hanya stadion [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pertemuan dengan PT PP Urban sebagai pelaksana proyek pembangunan stadion di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan-Kediri. Dalam pertemuan itu, salah satu yang menjadi bahasan adalah progres stadion termasuk rencana detail pembangunan yang sesuai dengan kriteria dan persyaratan berstandar FIFA.</p>



<p>&#8220;Saya berharap betul, stadion ini tidak hanya stadion untuk Liga I. Tetapi, nantinya dengan jarak yang tidak jauh dari bandara ini, itu bisa menjadi stadion untuk pertandingan bertaraf internasional,&#8221; kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito, Jumat (21/07/2023) tadi.</p>



<p>Dalam pertemuan yang diikuti pula jajaran OPD terkait di Pemkab Kediri, Senin (17/07/2023) itu, juga turut diundang manajemen dari Persedikab dan Persik Kediri. Tujuannya, untuk diminta masukan terhadap pembangunan stadion baru di Kabupaten Kediri.</p>



<p>Mas Dhito berharap, pembangunan stadion itu menjadi perhatian bersama. Pihaknya berpesan, babwa hal-hal yang terlihat sepele sekalipun harus tetap diperhatikan dalam proses pembangunan stadion Kabupaten Kediri, yang baru itu.</p>



<p>&#8220;Rumput yang akan digunakan seperti apa. Rumput ini terlihat sepele, tapi sangat krusial. Jadi, tolong rumput stadion diperhatikan apakah betul sudah sesuai dengan standar FIFA,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Mega proyek pembangunan stadion berstandar FIFA, itu pun dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, pekerjaan dilakukan PT PP Urban dengan nilai kontrak Rp 149.79 miliar yang bersumber dari APBD 2023.</p>



<p>Selain masalah rumput, Mas Dhito juga menyinggung persoalan penerangan stadion. Mas Dhito pun berharap, ketika tahap pertama selesai stadion sudah bisa digunakan untuk kegiatan malam hari.</p>



<p>&#8220;Jangan sampai, penerangan ini menjadi problem baru,&#8221; ungkap Mas Dhito.</p>



<p>Site Engineering Manager PT PP Urban, Ryan Aldi Hutagalung, menyebut jika pencahayaan nantinya berada di empat sisi stadion. Untuk tahap pertama, yang dikerjakan PP Urban pemasangan lampu masih sebatas pada tribun Barat dan Timur.</p>



<p>Adapun jumlah lampu yang dipasang, ujarnya, di satu tribun diakui belum bisa memenuhi standar penerangan yang ditentukan. Dirinya menyebut, satu tribun untuk mendapat penerangan 800 lux dibutuhkan sebelas lampu FOP (Field of Play).</p>



<p>&#8220;Untuk tahap ini kita pasang di delapan lampu. Pada malam hari, tetap bisa nyala tapi untuk kelayakan bertanding memang belum bisa dipakai,&#8221; terangnya.</p>



<p>Terkait rumput stadion, tambahnya, dalam pemaparan PP Urban menggunakan rumput natural dari jenis Zoysia Japonica. Jenis rumput itu, dipilih dengan pertimbangan asli endemik Asia Tenggara. Sehingga, tahan udara panas dan relatif tahan kekeringan.</p>



<p>Ditambahkannya, rumput jenis itu dinilai memenuhi kriteria rumput FOP sepak bola yg ditetapkan FIFA. Seperti tidak mengganggu pergerakan pemain dan karakteristik gerak bola seperti guliran dan pantulan.</p>



<p>Selain itu, rumput jenis ini dinilai tahan terhadap friksi karena mempunyai perakaran yang dalam tapi memberi bantalan yang baik pada saat atlet terjatuh. Atas masukan dari Mas Dhito, PP Urban pun akan melakukan evaluasi rumput yang akan digunakan untuk memastikan rumput yang digunakan sesuai standar FIFA. PP Urban meminta masukan, termasuk dari Manajer Persik Kediri maupun Persedikab.</p>



<p>&#8220;Kita akan evaluasi terhadap rumput ini,&#8221; kata Ryan.</p>



<p>Sebagaimana masukan manajemen dua klub sepak bola di Kediri, PP Urban disarankan untuk terus menjalin komunikasi dengan pihak PSSI termasuk terhadap setiap perubahan yang akan dilakukan. Sementara dari pertemuan dengan PP Urban tersebut, Mas Dhito memerintahkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk dapat menangani kekurangan kebutuhan penerangan stadion begitu tahap pertama selesai.<strong>&nbsp;(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193857</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Tahun Baru Hijriyah, Bupati Jember bersama Kemenag Ikuti Pawai Obor</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-tahun-baru-hijriyah-bupati-jember-bersama-kemenag-ikuti-pawai-obor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hijriyah,]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[obor]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193744</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211;  Bupati Jember, H Hendy Siswanto dan Kepala Kemenag Jember, Ustaz Akhmad Sruji Bahtiar, memimpin pelaksanaan Pawai Obor Malam Tahun Baru 1445 Hijriyah, Selasa (18/07/2023) malam. Ribuan warga Kabupaten Jember, pada kesempatan itu hadir dan tumpah ruah memenuhi jalanan. Mereka berjalan kaki, sambil membawa obor mulai dari depan Kota Cinemall Jalan Gajah Mada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211;  Bupati Jember, H Hendy Siswanto dan Kepala Kemenag Jember, Ustaz Akhmad Sruji Bahtiar, memimpin pelaksanaan Pawai Obor Malam Tahun Baru 1445 Hijriyah, Selasa (18/07/2023) malam. Ribuan warga Kabupaten Jember, pada kesempatan itu hadir dan tumpah ruah memenuhi jalanan. Mereka berjalan kaki, sambil membawa obor mulai dari depan Kota Cinemall Jalan Gajah Mada hingga Alun-alun Jember, hingha berjalan kurang lebih dua kilometer.</p>



<p>Bupati Jember, Hendy Siswanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk wujud syukur masyarakat Muslim di Kabupaten Jember, atas segala sesuatu yang telah dijalani sepanjang tahun 1444 Hijriyah. Pihaknya memanjatkan doa untuk kebaikan mengawali 1445 Hijriyah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Mudah-mudahan kita semua senantiasa diampuni oleh Allah SWT. Pada malam pergantian tahun Hijriyah ini atau malam Suroan ini (1 Muharram 1445 Hijriyah) kita semua senantiasa dilimpahkan keberkahan, kebaikan, kemudahan hidup untuk semua warga Jember,&#8221; kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p>Sesampainya di Alun-alun Jember, ribuan warga Muslim melaksanakan istighotsah dan selawat bersama di Alun-alun Jember. Pawai obor dan istighotsah bersama ini, diikuti sekitar 10 ribu umat Muslim di Jember. Istighosah, selawat dan doa bersama di Alun-alun Kabupaten Jember dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Riyadus Sholihin, KH Mushodiq Fikri Farouq. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193744</post-id>	</item>
		<item>
		<title>140 Peserta Dalam dan Luar Negeri Ikuti Event Batu International Tourism Paragliding</title>
		<link>https://memontum.com/140-peserta-dalam-dan-luar-negeri-ikuti-event-batu-international-tourism-paragliding</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[international]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[luar]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[paragliding]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192546</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 140 peserta atlet paralayang diantaranya 132 orang dari Indonesia dan 8 orang dari Malaysia mengikuti event Batu International Tourism Paragliding yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kota Batu. Sedangkan, dalam event tersebut hadiah yang bakal diperebutkan di semua kategori adalah sekitar total Rp 63.140.000,-. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arif A [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak 140 peserta atlet paralayang diantaranya 132 orang dari Indonesia dan 8 orang dari Malaysia mengikuti event Batu International Tourism Paragliding yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kota Batu. Sedangkan, dalam event tersebut hadiah yang bakal diperebutkan di semua kategori adalah sekitar total Rp 63.140.000,-.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arif A Sidiq, mengatakan bahwa event yang digelar ini merupakan event paralayang yang lokasi startnya di Gunung Banyak dan lokasi landing di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kita Batu. &#8220;Jadi, sebanyak 149 peserta atlet paralayang yang terdiri 132 dari Nusantara dan 8 dari negara Malaysia, mengikuti event Batu International Tourism Paragliding yang digelar mulai hari ini sampai hari Minggu (09/07/2023) lusa,&#8221; terangnya di Graha Pancasila Balaikota Among Tani Kota Batu, Kamis (06/07/2023) tadi.</p>



<p>Untuk kategori event tersebut, tambahnya, yaitu overall, tim, women, dan junior. Dimana, dalam event Batu International Tourism Paragliding total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp 63.140.000.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, event ini bukan seperti kejuaraan dunia pada umumnya. Tetapi, dengan konsep kategori yang ditentukan. Juri akan memilih yang terbaik penampilannya,&#8221; ujar Arif.</p>



<p>Dari 140 peserta yang mengikuti even ini, urainya, 132 peserta dari Indonesia yaitu 19 atlet dari Banten, 19 atlet dari Jateng, 22 atlet dari Jabar, 17 atlet dari DKI Jakarta, 26 atlet dari Jatim, 9 atlet dari Sumatera Barat, 7 atlet dari Bali, 2 atlet dari Papua, 6 atlet dari Sulawesi Tengah, 1 atlet dari Aceh. Kemudian, ditambah 8 atlet dari Malaysia.</p>



<p>&#8220;Tentunya, di sini kami menargetkan yang pertama sport tourism destinasi paralayang yang menjadi ikonik Kota Batu semakin banyak diminati masyarakat bukan dari dalam negeri saja tetapi dari luar negeri. Dan kedua, di sini dengan adanya event ini secara langsung mendatangkan kunjungan wisata secara instan. Misalnya, dari banyaknya peserta juga membawa saudara, kerabat, teman untuk menikmati Kota Batu,&#8221; paparnya.<strong> (put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192546</post-id>	</item>
		<item>
		<title>17 Pasangan di Lamongan Ikuti Prosesi Isbat Nikah Gelaran Pemkab dan PKK</title>
		<link>https://memontum.com/17-pasangan-di-lamongan-ikuti-prosesi-isbat-nikah-gelaran-pemkab-dan-pkk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[Isbat]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan Pengadilan Agama Lamongan dan TP PKK Lamongan, menyelenggarakan Isbat Nikah Massal di Pendopo Lokatantra, Rabu (05/07/2023) tadi. Dikonsep layaknya resepsi pernikahan yang istimewa, tentunya dengan iring-iringan rebana, pelaksanaan pasangan nikah massal berjalan dari Guest House menuju Pendopo Lokatantra. Selain bisa berfoto di atas pelaminan, sebanyak 17 pasangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan Pengadilan Agama Lamongan dan TP PKK Lamongan, menyelenggarakan Isbat Nikah Massal di Pendopo Lokatantra, Rabu (05/07/2023) tadi. Dikonsep layaknya resepsi pernikahan yang istimewa, tentunya dengan iring-iringan rebana, pelaksanaan pasangan nikah massal berjalan dari Guest House menuju Pendopo Lokatantra.</p>



<p>Selain bisa berfoto di atas pelaminan, sebanyak 17 pasangan isbat nikah massal juga langsung mendapatkan bukti legalitas hukum perkawinan. Yaitu, berupa buku nikah dan dokumen kependudukan. Tidak hanya itu, pasangan juga mendapatkan bingkisan hantaran langsung dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dan Ketua TP PKK, Anis kartika.</p>



<p>Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa pelaksanaan isbat nikah massal terpadu dalam rangka Hari Jadi Lamongan Ke-454, adalah untuk memberikan kepastian hukum kepada para pasangan secara sah. Sehingga, pasangan yang melakukan pernikahan akan diakui oleh negara lewat buku nikah dan dokumen kependudukan.</p>



<p>“Ini merupakan hal yang penting di era sekarang ini. Pertama, memberikan kepastian hukum atas pernikahan atau pasangan, supaya semakin barokah dan lebih jelas. Karena, pasti ada surat, ada sertifikat nikahnya ada surat-surat administrasi pendudukannya,” paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain memiliki kepastian hukum, ujarnya, dengan memiliki dokumen-dokumen perkawinan, keturunan dari hasil perkawinan juga memiliki hak yang jelas. &#8220;Surat nikah ini sangat penting. Tidak hanya untuk para pasangan, tapi juga anak-anaknya. Karena, banyak anak-anak yang tidak bisa mengurus paspor ataupun surat sekolah, beasiswa dan lain-lain karena tidak tercantum nama orang tuanya. Mudah-mudahan ini memberikan keberkahan bagi keluarga-keluarga maupun pasangan khususnya pasangan yang hari ini di isbat. Terima kasih atas seluruh stakeholder yang turut terlibat,” imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekda Lamongan, Mohammad Nalikan, mengatakan bahwa pelaksanaan isbat nikah massal terpadu tahun 2023 ini diikuti sebanyak 17 pasangan dari 13 kecamatan, dengan pasangan tertua berusia 79 tahun (Kakek Asnan Bin Mustakim) dan 78 tahun (Nenek Sumilah Binti Sakiman) dari Kecamatan Lamongan.&nbsp;</p>



<p>“Sebelumnya, juga telah dilaksanakan isbat nikah di dua tempat yaitu di MPP dan di Kantor Pengadilan Agama pada tanggal 23 dan 27 Juni serta tanggal 5 Juli 2023 dengan melibatkan beberapa stakeholder. Pada hari ini, diikuti 17 pasangan dari 13 kecamatan,” terangnya.</p>



<p>Pelaksanaan acara sendiri, dihadiri seluruh kepala OPD, camat dan Kades. Termasuk, mendatangkan mubaligh KH Hasyim Zaelani (Pengasuh PP Al Kholiyah Pucuk) untuk memberi ceramah perkawinan layaknya acara walimatul ursy. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192479</post-id>	</item>
		<item>
		<title>96 UMKM Ekonomi Kreatif Binaan Pemda dan BUMN Ikuti Batu Bisnis Festival 2023</title>
		<link>https://memontum.com/96-umkm-ekonomi-kreatif-binaan-pemda-dan-bumn-ikuti-batu-bisnis-festival-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[binaan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191591</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mengelar Batu Bisnis Festival 2023 di Halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Kamis (22/06/2023) siang. Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari ini , diikuti sebanyak 96 peserta. Sejumlah peserta pameran sendiri, yakni dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ekonomi kreatif (Ekraf) binaan pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mengelar Batu Bisnis Festival 2023 di Halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Kamis (22/06/2023) siang. Kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari ini , diikuti sebanyak 96 peserta.</p>



<p>Sejumlah peserta pameran sendiri, yakni dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ekonomi kreatif (Ekraf) binaan pemerintah daerah (Pemda) serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari beberapa daerah di Indonesia. Bagi peserta luar Kota Batu, kesempatan event tersebut selain mempromosikan produk UMKM juga dimanfaatkan promosi potensi wisata di daerahnya.</p>



<p>Disampaikan Kepala Disparta Kota Batu, Arif A Sidiq, gelaran acara Batu Bisnis Festival yang digeber selama empat hari ini merupakan wujud gerakan sinergi dengan semua kalangan. Di samping mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif, juga meningkatkan kunjungan wisata.</p>



<p>&#8220;Jadi, perserta Batu Bisnis Festival 2023 ini sebanyak 96 UMKM ekonomi kreatif. Dari 96 peserta ini, sebanyak 18 peserta dari pemerintah daerah di Indonesia dan BUMN,&#8221; terangnya di dalam area pameran Batu Bisnis Festival 2023.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskannya, bahwa dari seluruh peserta yang ikut event tersebut, sebanyak 82 UMKM ekonomi kreatif berasal dari Kota Batu. &#8220;Event ini untuk pemasaran dan didukung marketplace terutama juga dari sektor pariwisata. Untuk itu, diharapkan dengan event ini ekonomi Kota Batu semakin meningkat,&#8221; ujar Arif.</p>



<p>Di tempat yang sama, salah satu peserta pameran, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Rara, mengungkapkan dalam mengikuti event Batu Bisnis Festival 2023, membawa produk unggulan UMKM binaanya. Sebanyak tiga item antara lain batik art digital printing, batik tulis khas Semarang serta tas rajut.</p>



<p>Sedangkan, tujuan mengikuti event itu, imbuh Rara, yang utama ditargetkan menaikkan penjualan. Lebih dari itu, juga mempromosikan popularitas potensi pariwisata Kota Semarang khususnya yang belum pernah terjamah supaya lebih banyak dikenal kalangan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Melihat pelaksanaan yang sudah dilakukan ini sepertinya di Kota Batu ini hangat buat menawarkan pariwisata. Karena di Semarang, wisata yang belum terjamah sudah banyak diperbaharui sehingga menjadi nyaman untuk dikunjungi. Tentunya, melalui pameran ini, kami bisa jualan cerita mengenai potensi wisata di Semarang. Harapannya supaya banyak yang berkunjung ke daerah kami,&#8221; ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191591</post-id>	</item>
		<item>
		<title>60 Pengusaha Jasa Kuliner Catering Lamongan Ikuti Lomba Cipta Menu Pangan Lokal B2SA</title>
		<link>https://memontum.com/60-pengusaha-jasa-kuliner-catering-lamongan-ikuti-lomba-cipta-menu-pangan-lokal-b2sa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[b2sa]]></category>
		<category><![CDATA[catering]]></category>
		<category><![CDATA[cipta]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[jasa]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[menu]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Lomba Cipta Menu Olahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) non beras di Halaman Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/06/2023) tadi. Kegiatan ini, diselengarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan. Bupati Yuhronur mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Lomba Cipta Menu Olahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) non beras di Halaman Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/06/2023) tadi. Kegiatan ini, diselengarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan.</p>



<p>Bupati Yuhronur mengatakan bahwa hal ini merupakan cara untuk memanfaatkan potensi makanan dari bahan makanan non beras yang tidak membosankan dan bergizi untuk keluarga. &#8220;Ini adalah memanfaatkan potensi lokal. Banyak sekali potensi makanan dari bahan makanan non beras yang bisa diolah menjadi makanan yang sehat dan berkualitas tentunya. Kita juga akan terus membiasakan membuat makanan bergizi khususnya untuk anak-anak kita. Sehingga mereka mendapatkan makanan yang tidak membosankan, menyenangkan dan lebih bergizi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tentunya, ujar Bupati, ini juga untuk mengatasi jumlah stunting. &#8220;Karena tantangan kita untuk stunting ini tidaklah ringan, target di tahun 2024 angka stunting ini sebagaimana arahan Bapak Presiden harus di bawah 14 persen. Sedangkan kita sekarang masih di angka 27 persen, untuk itu berbagai effort harus dilakukan,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Moch Wahyudi, menambahkan selain untuk memperingati Hari Jadi Lamongan ke 454 Tahun, lomba ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat di Kabupaten Lamongan akan pentingnya konsumsi pangan B2SA. Tentunya, ini untuk mendorong peningkatan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumberdaya lokal. Lalu, membangun budaya keluarga dan untuk mengkonsumsi menu makanan B2SA dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada di sekitar.</p>



<p>“Ini sebagai upaya untuk mendorong konsumsi pangan masyarakat, agar sesuai dengan pola konsumsi pangan harapan. Sehingga, terbentuk SDM yang aktif, produktif dan unggul. Pesertanya sebanyak 60 orang dari Kabupaten Lamongan yang merupakan pengusaha jasa kuliner catering,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menu yang dilombakan adalah menu keluarga untuk makan pagi 20 peserta, makan siang 20 peserta dan makan malam 20 peserta. &#8220;Peserta juga wajib menyajikan 2 macam kudapan untuk Balita dan anak berusia 6-12 tahun. Bahan yang digunakan adalah bahan pangan lokal,” lapor Wahyudi.</p>



<p>Beberapa olahan pangan B2SA yang dikreasikan ini di antaranya makanan berbahan dasar non beras seperti jagung, kentang, singkong, ubi, talas, sorgum, berbagai sayuran dan ikan. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ikuti Silaturahmi Saha Nguri-Uri Budaya Jawa Kidungan, Bupati Malang Sampai Perbedaan Adalah Pluralisme</title>
		<link>https://memontum.com/ikuti-silaturahmi-saha-nguri-uri-budaya-jawa-kidungan-bupati-malang-sampai-perbedaan-adalah-pluralisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adalah]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[jawa]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kidungan,]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nguri-uri]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan]]></category>
		<category><![CDATA[pluralisme]]></category>
		<category><![CDATA[saha]]></category>
		<category><![CDATA[sampai]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191822</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Silaturahmi Saha Nguri-Uri Budaya Jawa Kidungan Malang Makmur dan Macapat Malang Makmur di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Rabu (21/06/2023) pagi. Dalam kesematan itu, turut hadir sejumlah Kepala OPD, Camat dan Korwil Dinas Pendidikan Wagir, Kepala SMP Negeri dan satu atap serta pengurus MKKS SMP Swasta dan Pengawas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Silaturahmi Saha Nguri-Uri Budaya Jawa Kidungan Malang Makmur dan Macapat Malang Makmur di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Rabu (21/06/2023) pagi. Dalam kesematan itu, turut hadir sejumlah Kepala OPD, Camat dan Korwil Dinas Pendidikan Wagir, Kepala SMP Negeri dan satu atap serta pengurus MKKS SMP Swasta dan Pengawas SMP se Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan, niat kita untuk melibatkan generasi muda dalam menguri-uri budaya ini, dapat menjadi sarana pelestarian tradisi dan warisan di masa lampau,&#8221; kata Bupati Sanusi dalam sambutannya.</p>



<p>Disampaikan Bupati Malang, kidungan dan macapat adalah dua bentuk seni sastra yang memiliki tempat istimewa di dalam sejarah dan budaya literasi serta sastra bagi masyarakat Jawa. Melalui kidungan, kita disuguhi puisi-puisi indah yang diungkapkan dengan nyanyian khas. Begitupun macapat, yang menyimpan banyak pesan moral melalui bait atau gatra yang harmonis dan terstruktur.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Malang sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada seluruh pihak, utamanya Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Daerah Kabupaten Malang, yang telah berupaya keras guna melestarikan warisan budaya dan sastra Jawa kepada generasi muda,&#8221; tambah Bupati Malang.</p>



<p>Selain itu, Bupati Sanusi menambahkan bahwa kidungan dan macapat, bukan sekedar hiburan dan kegiatan seni semata. Melainkan juga mengandung makna yang lebih dalam, yakni nilai budaya, moral dan spiritual. &#8220;Upaya untuk melestarikan budaya kidungan dan macapat kepada para siswa, sekaligus menjadi strategi kita bersama guna menjaga agar warisan tersebut tidak terlupakan di tengah gempuran arus modernisasi dan globalisasi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Terakhir, Bupati Sanusi menekankan bahwa berbagai perbedaan yang banyak ditemui pada aspek sosial dan kemanusiaan, bukanlah alasan yang dapat menjadi pemecah. Melainkan, justru menjadi ciri pluralisme dari Bangsa Indonesia yang menjadikan kita mampu untuk hidup berdampingan secara harmonis satu sama lain. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191822</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Ketrampilan Penanaman Padi, Sebanyak 20 Petani di Jombang Ikuti Sekolah Lapang</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-ketrampilan-penanaman-padi-sebanyak-20-petani-di-jombang-ikuti-sekolah-lapang</link>
					<comments>https://memontum.com/tingkatkan-ketrampilan-penanaman-padi-sebanyak-20-petani-di-jombang-ikuti-sekolah-lapang#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[ketrampilan]]></category>
		<category><![CDATA[lapang]]></category>
		<category><![CDATA[padi]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[sebanyak]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191333</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menggelar kegiatan sekolah lapang yang diikuti kurang lebih 20 orang petani di Desa Glahgahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Senin (19/06/2023) tadi. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta sekolah lapang agar terus berinovasi di bidang pertanian, khususnya bagi petani padi. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Much Rony, melalui Kepala Bidang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Pertanian Kabupaten Jombang menggelar kegiatan sekolah lapang yang diikuti kurang lebih 20 orang petani di Desa Glahgahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Senin (19/06/2023) tadi. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta sekolah lapang agar terus berinovasi di bidang pertanian, khususnya bagi petani padi.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Much Rony, melalui Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian, Eko Purwanto, menyampaikan bahwa saat ini kegiatan sekolah lapang terkait penanaman padi. &#8220;Tujuan diadakannya sekolah lapang untuk menerapkan teknologi terbaru di bidang pertanian terutama penanaman padi guna meningkatkan produktivitas padi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa di Kecamatan Perak terdapat beberapa lokasi yang mengalami Organisme Penganggu Tumbuhan (OPT) seperti tikus dan wereng. Diharapkan, para petani padi mampu mengendalikan sejak awal menaman padi.</p>



<p>&#8220;Langka-langkahnya yang dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, diantaranya melakukan 12 kali pertemuan sama seperti sekolah pada umumnya. Yaitu ada pelatih dan pesertanya berasal dari para petani. Dalam sekolah lapang petani ini diikuti 20 petani dan diajari berbagai macam materi terkait teknologi pertanian,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Menurut Eko, sekolah lapang pertanian ini merupakan metode terbaik karena bisa mengintroduksikan teknologi. Di dalam sekolah pertanian ini dikemas secara lengkap sebab terdapat teori, praktek serta bantuan berupa fasilitas.</p>



<p>&#8220;Tidak hanya sekedar sekolah saja, petani akan diajak bersama-sama untuk meningkatkan produksi padi. Para petani juga diberikan bantuan berupa beberapa fasilitas seperti benih padi sebanyak 25 Kg benih padi setiap hektar, pupuk organik dan pendukung lainnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tentunya, fasilitas tersebut diberikan setelah para petani selesai mengikuti sekolah lapang. &#8220;Setelah mendapatkan bantuan, penyuluh pertanian akan mengawasi, mengikuti dan mendampingi petani dalam menjalan budidaya padinya. Respon para petani sangat antusias dengan diadanya sekolah lapang ini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sekolah lapang ini pendanaanya bersumber dari APBD. Di sini, diharapkan petani mampu untuk mengembangkan ketampilan diri serta meningkatkan kesejahteraannya melalui produksi padinya.</p>



<p>&#8220;Kunci suksesnya petani harus mengikuti secara tertib, meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini, baik dari teori maupun prakteknya. Tentu, tidak hanya sekedar sekolah, tetapi petani mempunyai keinginan dan mampu menerapkan di desa masing-masing teknologi yang telah diajarkan di sekolah lapang sehingga tujuan kita bisa tercapai,&#8221; tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tingkatkan-ketrampilan-penanaman-padi-sebanyak-20-petani-di-jombang-ikuti-sekolah-lapang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191333</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
