<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ilakes, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ilakes/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jun 2025 05:27:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ilakes, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kontingen Porprov Kota Malang Kian Mbois Ilakes, Duduki Peringkat Pertama Klasemen Sementara</title>
		<link>https://memontum.com/kontingen-porprov-kota-malang-kian-mbois-ilakes-duduki-peringkat-pertama-klasemen-sementara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[duduki]]></category>
		<category><![CDATA[ilakes,]]></category>
		<category><![CDATA[klasemen]]></category>
		<category><![CDATA[kontingen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peringkat]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223049</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang terus menunjukkan optimisme tinggi dalam ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025. Penyebabnya, hingga Senin (16/06/2025) kemarin, Kontingen Kota Malang telah menduduki peringkat pertama klasemen sementara dengan perolehan 8 medali emas. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa raihan sementara tersebut menjadi sebuah capaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang terus menunjukkan optimisme tinggi dalam ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025. Penyebabnya, hingga Senin (16/06/2025) kemarin, Kontingen Kota Malang telah menduduki peringkat pertama klasemen sementara dengan perolehan 8 medali emas.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa raihan sementara tersebut menjadi sebuah capaian awal yang dinilai menjadi pemantik semangat bagi seluruh kontingen. Perolehan itu, didapat dari beberapa Cabang Olah Raga (Cabor) dan tentunya menunjukkan tren positif.</p>



<p>&#8220;Ini baru dari beberapa Cabor dan menjadi awal yang baik, serta memberikan semangat bagi seluruh atlet. Mudah-mudahan perolehan emas ini bisa terus bertambah dan tetap terjaga,” kata Wali Kota Wahyu, Rabu (18/06/2025) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian sementara ini. Apalagi, Cabor Hapkido yang telah meraih juara umum dalam ajang Porprov tahun 2025 ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sudah 8 emas sementara ini dan itu sangat membanggakan. Mudah-mudahan ini berdampak besar dalam memotivasi cabor lain untuk meraih prestasi terbaik. Terutama hapkido yang berhasil menjadi juara umum, ini patut diapresiasi,” ujar Baihaqi.</p>



<p>Terkait kesiapan seluruh Cabor, Baihaqi memastikan bahwa semua atlet, termasuk dari Cabor baru, sudah menjalani Pemusatan Latihan Kota (Puslakot) dan semua saat ini sudah dalam kondisi siap tanding. “Semua Cabor, termasuk yang baru, dalam kondisi on fire. Latihan masih berjalan untuk beberapa cabang agar tetap menjaga performa,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk kesiapan venue, Kota Malang telah memastikan seluruh lokasi pertandingan siap digunakan. Termasuk Stadion Gajayana yang saat ini sudah rampung pada tahap pengecatan awal dan akan menjalani tahap finishing setelah Porprov selesai.</p>



<p>“Venue di Kota Malang sudah siap sepenuhnya. Stadion Gajayana pengecatan tahap pertama sudah selesai. Finishing nanti setelah Porprov. Ada sedikit perubahan, venue futsal yang semula direncanakan di UIN akhirnya dipindah ke Polinema,” imbuh Baihaqi.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam ajang Porprov IX Jatim tahun 2025, Kota Malang menargetkan 162 medali emas dan mengusung misi empat sukses, yakni sukses sebagai tuan rumah, sukses prestasi, sukses perekonomian dan sukses administrasi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223049</post-id>	</item>
		<item>
		<title>WTI Mbois Ilakes Pemkot Malang Mampu Tekan Angka Inflasi hingga 10 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/wti-mbois-ilakes-pemkot-malang-mampu-tekan-angka-inflasi-hingga-10-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[ilakes,]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208513</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Keberadaan Warung Tekan Inflasi (WTI) Mbois Ilakes yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, cukup efektif dalam menekan angka inflasi. Apalagi, beberapa bahan pokok sebelum lebaran Idul Fitri 2024, sempat mengalami lonjakan harga. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan jika sampai dengan saat ini tidak ada keluhan dari masyarakat. Apalagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Keberadaan Warung Tekan Inflasi (WTI) Mbois Ilakes yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, cukup efektif dalam menekan angka inflasi. Apalagi, beberapa bahan pokok sebelum lebaran Idul Fitri 2024, sempat mengalami lonjakan harga.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan jika sampai dengan saat ini tidak ada keluhan dari masyarakat. Apalagi dari Diskopindag Kota Malang sendiri menurutnya juga terus memonitor perkembangan harga pasar.</p>



<p>“Alhamdulillah, tidak ada sesuatu yang membuat pedagang dan pembeli mengeluhkan kenaikan harga. Karena saat ini sudah terkendali. Selain dengan adanya WTI Mbois Ilakes, kami juga ada Gerakan Pangan Murah, Operasi Pasar dan sebagainya,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Rabu (17/04/2024) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa dengan adanya WTI tersebut mampu menekan angka inflasi sekitar 7 sampai 10 persen. Itu tentunya, cukup memberikan pengaruh pada bahan-bahan pokok yang mengalami peningkatan harga.</p>



<p>“Misalkan harga barangnya itu Rp 70 ribu di pasaran, nah kita sudah bisa menurunkan harga sampai Rp 60 ribu. Tentu WTI ini sudah sangat berpengaruh terhadap harga barang. Terutama kebutuhan pokok seperti beras, bawang merah dan cabai,” kata Eko.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan begitu, menurutnya WTI Mbois Ilakes tersebut memiliki pengaruh yang cukup menjelang lebaran 2024 kemarin. Walaupun, prosentase penurunan inflasi di akhir tahun 2023 lebih tinggi.</p>



<p>“Karena saat akhir tahun 2023 itu angka inflasi Kota Malang langsung turun dibawah Nasional dan Provinsi Jawa Timur. Kalau sekarang memang diatas rata-rata dari Nasional dan provinsi. Tetapi ini semua memang pada naik. Malah provinsi lebih tinggi dari kita. Nanti akan kita intervensi lagi dalam minggu ini, insyaallah inflasi terkendali,” jelasnya.</p>



<p>Akan tetapi ke depan, WTI menurutnya juga harus didukung oleh program yang lain, seperti pasar murah, kios pangan, gerakan pangan murah dan operasi pasar. Tentunya harus tetap saling berkolaborasi.</p>



<p>“WTI itu memang untuk momen tertentu, kalau kita terus melakukan WTI kan kasihan pedagangnya. Ketika harga naik nah WTI turun, isidentil lah. Sehingga harus didukung oleh program yang lainnya juga,” imbuh Eko. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208513</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Inflasi Kota Malang, Pj Wali Kota Bakal Aktifkan Kembali Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-inflasi-kota-malang-pj-wali-kota-bakal-aktifkan-kembali-warung-tekan-inflasi-mbois-ilakes-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[aktifkan]]></category>
		<category><![CDATA[ilakes,]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207211</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pekan ini Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes, akan segera diaktifkan kembali Pemerintah Kota Malang. Beberapa warung tekan inflasi yang diaktifkan, yaitu seperti di Pasar Besar, Pasar Blimbing dan Pasar Dinoyo, Kota Malang. Hal itu, sebagaimana disampaikan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Pria yang kerap disapa Wahyu, menyampaikan bahwa diaktifkannya kembali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pekan ini Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes, akan segera diaktifkan kembali Pemerintah Kota Malang. Beberapa warung tekan inflasi yang diaktifkan, yaitu seperti di Pasar Besar, Pasar Blimbing dan Pasar Dinoyo, Kota Malang. Hal itu, sebagaimana disampaikan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Wahyu, menyampaikan bahwa diaktifkannya kembali warung tekan inflasi karena inflasi Kota Malang per 1 Maret 2024 di atas rata-rata nasional, yakni 0,5 persen. Angka tersebut telah mengalami kenaikan, dari yang sebelumnya Kota Malang mengalami deflasi.</p>



<p>“Kalau inflasi kita di atas rata-rata nasional atau di atas provinsi, berarti kita sudah harus ada warung tekan inflasi ini. Kalau sekarang ini, inflasi kita naik sedikit 0,5 persen. Ini nanti akan kita proses dan insyaallah minggu ini akan jalan,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Senin (04/03/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dikatakan Pj Wali Kota Wahyu, jika Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes itu digelar secara insidentil. Apabila digelar secara terus menerus, maka akan berimbas pada pedagang pasar.</p>



<p>“Kitakan harus tahu jurusnya untuk bisa menekan. Namanya saja ini warung tekan inflasi, kalau inflasi normal ya kasihan pedagang pasarnya,” katanya.</p>



<p>Untuk mengaktifkan kembali Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes, menurut Wahyu, akan menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT). Untuk saat ini, hal tersebut masih akan terus berproses.</p>



<p>“Kalau Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes ini kita aktifkan terus, ya habis BTT kita (Pemkot, red),” ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Sebagai informasi, dengan adanya Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes tersebut, sebelumnya mampu mengatasi persoalan inflasi Kota Malang di akhir tahun 2023 lalu. Itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak, seperti Badan Pangan Nasional (Bapanas), pimpinan Bank Indonesia (BI) dan Kemendagri.</p>



<p>“Kemarin kita deflasi itu diacungi jempol, karena bisa menekan. Padahal untuk menekan inflasi itu tidak mudah. Tetapi tergantung jurusnya dan intervensinya,” imbuhnya.<strong> (pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Efektif Beri Dampak Positif, Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes Lanjut hingga Idul Fitri 2024</title>
		<link>https://memontum.com/efektif-beri-dampak-positif-warung-tekan-inflasi-mbois-ilakes-lanjut-hingga-idul-fitri-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[ilakes,]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[lanjut]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204410</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes yang telah diluncurkan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada Desember 2023 lalu, dinilai cukup berdampak positif. Sehingga, ke depan keberadaan warung itu akan terus dilanjutkan hingga menjelang perayaan Hari Besar Idul Fitri 2024 mendatang. Pj Wali Kota mengatakan, bahwa warung tekan inflasi ini dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes yang telah diluncurkan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada Desember 2023 lalu, dinilai cukup berdampak positif. Sehingga, ke depan keberadaan warung itu akan terus dilanjutkan hingga menjelang perayaan Hari Besar Idul Fitri 2024 mendatang.</p>



<p>Pj Wali Kota mengatakan, bahwa warung tekan inflasi ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti Sembilan Bahan Pokok (Sembako) mulai dari beras, gula, minyak, cabai, telur, hingga bawang merah dan bawang putih.</p>



<p>“Yang jelas, Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes ini sampai pada perayaan Idul Fitri 2024. Ini juga sudah diingatkan oleh pusat bahwa nanti ada puasa hingga Idul Fitri. Maka saya minta tetap berjalan, agar stabilitas komiditi yang naik bisa kita intervensi,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Jumat (12/01/2024) tadi.</p>



<p>Untuk Warung Tekan Mbois Ilakes sendiri, berada di tiga pasar yang ada di Kota Malang. Yaitu Pasar Dinoyo, Pasar Blimbing dan Pasar Besar Malang. Ketiga pasar itu menjadi barometer terkendalinya harga komoditi yang mengalami kenaikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tentu nanti di tiga pasar itu akan kita tingkatkan kualitasnya. Karena memang, itu sudah cukup memberikan hasil terkendalinya harga komoditi. Kita intervensi Warung Tekan Inflasi di pasar-pasar itu,” tambahnya.</p>



<p>Ke depan, Warung Tekan Inflasi di Kota Malang juga akan ditambah jika memang di pasar lain membutuhkan. Namun, untuk sementara ini memang masih berada di tiga pasar itu saja.</p>



<p>“Untuk sementara memang masih di tiga pasar itu saja, tetapi nanti akan kita lihat lagi. Kalau memang nanti dibutuhkan makan kita akan tambah lagi,” tambahnya.</p>



<p>Di sisi lain, saat ini Wahyu juga sedang memantau beberapa komoditi yang diperkirakan bakal mengalami lonjakan harga saat momen Pemilu di bulan Februari 2024 mendatang. Sehingga, diharapkan juga dapat di intervensi melalui Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes tersebut.</p>



<p>“Nanti di akhir bulan ini kita akan ada rapat lagi sambil memantau kenaikan harga bahan pokok ini. Karena kita sementara ini berdasarkan prediksi aja, nanti kita antisipasi dengan melihat yang kemarin. Kita lakukan agar tidak ada inflasi yang tidak terkendali,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204410</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Intervensi Harga Sembako, Pj Wali Kota Resmikan Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes</title>
		<link>https://memontum.com/intervensi-harga-sembako-pj-wali-kota-resmikan-warung-tekan-inflasi-mbois-ilakes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Dec 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ilakes,]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203732</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terobosan menarik dilakukan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat meresmikan sebuah tempat usaha yang berada di Pasar Terpadu Dinoyo, Minggu (24/12/2023) tadi. Ya, Pj Wali Kota menggagas tempat usaha dengan nama &#8216;Warung tekan inflasi mbois Ilakes&#8217;. Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah, Kepala OPD serta TPID Kota Malang. Disampaikan Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Terobosan menarik dilakukan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat meresmikan sebuah tempat usaha yang berada di Pasar Terpadu Dinoyo, Minggu (24/12/2023) tadi. Ya, Pj Wali Kota menggagas tempat usaha dengan nama &#8216;Warung tekan inflasi mbois Ilakes&#8217;.</p>



<p>Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah, Kepala OPD serta TPID Kota Malang. Disampaikan Pj Wali Kota Wahyu, bahwa tempat usaha itu tujuan utama yaitu ikut berperan mengendalikan inflasi. Dirinya berharap, keberadaan &#8216;Warung tekan inflasi mbois Ilakes&#8217; di Pasar Terpadu Dinoyo, Pasar Blimbing dan Pasar Besar, ini dapat menjadi &#8216;jujugan&#8217; konsumen yang ingin berbelanja bahan kebutuhan pokok.</p>



<p>&#8220;Dari namanya ini sudah terdengar unik. Warung yang namanya panjang, &#8216;warung tekan inflasi mbois Ilakes&#8217;. Tentu semangatnya adalah bagaimana warung ini nantinya ikut membantu dalam mengendalikan inflasi dan ditambah lagi dengan Mbois Ilakes yang merupakan singkatan dari mandiri, berbudaya, optimis, indah, sejahtera, inovatif, lestari, adaptif, kolaborasi, efisien dan sinergi,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Orang nomor satu di Pemkot Malang ini juga mengatakan, kehadiran warung di tiga pasar ini, sebagai bentuk intervensi serta menciptakan stabilitas harga sesuai dengan daya beli masyarakat. Terlebih, dengan tren harga bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan jelang Nataru ini.</p>



<p>&#8220;Kembali ke tujuannya, bahwa kehadiran warung ini untuk membantu pemerataan pengendalian inflasi sampai di tingkat masyarakat. Maka, nanti dalam menjual bahan kebutuhan pokok, harganya sebisa mungkin sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat. Apalagi, sekarang menghadapi Nataru ini mulai ada kenaikan harga, ini sebagai langkah antisipasi,&#8221; terang Wahyu.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa untuk harga juga punya acuan, selain harga eceran tertinggi (HET). Seperti, bisa juga menggunakan refrensi dari Siskaperbapo Kota Malang. &#8220;Yang, jelas kami akan berupaya untuk menjaga stabilitas sampai akhir tahun nanti,&#8221; paparnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203732</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soroti Jargon Mbois Ilakes, DPRD Kota Malang Sebut Akronim Luar Biasa</title>
		<link>https://memontum.com/soroti-jargon-mbois-ilakes-dprd-kota-malang-sebut-akronim-luar-biasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[akronim]]></category>
		<category><![CDATA[ilakes,]]></category>
		<category><![CDATA[jargon]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[soroti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202039</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang kini tengah menyoroti jargon baru dari Pemerintah Kota Malang, yaitu &#8216;Mbois Ilakes&#8217;. Dimana, jargon itu selalu dilantangkan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam setiap kegiatannya. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan bahwa di Kota Malang, itu masyarakatnya sangat heterogen. Mulai dari tua hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang kini tengah menyoroti jargon baru dari Pemerintah Kota Malang, yaitu &#8216;Mbois Ilakes&#8217;. Dimana, jargon itu selalu dilantangkan oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam setiap kegiatannya.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan bahwa di Kota Malang, itu masyarakatnya sangat heterogen. Mulai dari tua hingga muda. Sehingga, penafsiran atau makna dari kata tersebut bisa berbeda-beda.</p>



<p>“Anak muda menerjemahkan mbois itu ada sendiri. Orang tua ada yang menerjemahkan artinya, juga ada sendiri dan beberapa masyarakat juga memiliki terjemahan mbois sendiri-sendiri,” kata Made, di DPRD Kota Malang, Rabu (22/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, jika pihaknya juga baru mengetahui makna dari jargon tersebut saat mengikuti agenda Paripurna terkait &#8216;Penyampaian Jawaban Wali Kota Malang dalam Pembahasan RAPBD 2024&#8217;. Dimana makna dari Mbois Ilakes yaitu, Mandiri, Berbudaya, Optimis, Indah, Sejahtera, Inovatif, Lestari, Adaptif, Kolaboratif, Efisien dan Sinergi.</p>



<p>“Jujur, di sini saya sampaikan baru kali ini mendengar singkatan Mbois Ilakes. Makanya saya tidak pernah menyampaikan jargon itu, tapi setelah saya tahu singkatannya, itu akronim yang luar biasa. Siapa yang tidak mau seperti itu? Nah inilah jangan diplesetkan yang lain-lain,” jelasnya.</p>



<p>Karena itu, pihaknya berharap mengenai makna dari jargon tersebut bisa di sosialisasikan, agar tidak menimbulkan multitafsir. “Ini lah kelemahan kita yang kurang sosialisasi. Seolah-olah jargon ini hanya untuk kita, apalagi kata-kata itu untuk jargon baru. Karena kalau tang sebelumnya bermartabat itu kan jelas, akronim bermartabat itu ada juga singkatannya,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyadari bahwa pihaknya kurang melakukan sosialisasi terkait dengan makna jargon tersebut. Padahal, menurutnya jargon itu dari arek (orang, red) malang, oleh arek malang, untuk arek malang.</p>



<p>“Sudah beberapa kali pertemuan secara lisan, kami sampaikan. Kami juga sudah meminta pada OPD dan lain-lain untuk bisa menyampaikan. Mungkin hanya kurang sosialisasi aja. Padahal, surat edaran Wali Kota Malang juga sudah kita sampaikan dan kita paskan setelah satu bulan saya dilantik untuk menyampaikan Mbois Ilakes itu,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202039</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
