<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>imbangi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/imbangi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 May 2025 13:13:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>imbangi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ketua TP PKK Lumajang Ajak Kader Imbangi Teknologi Informasi untuk Lindungi Anak dan Keluarga</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-tp-pkk-lumajang-ajak-kader-imbangi-teknologi-informasi-untuk-lindungi-anak-dan-keluarga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[imbangi]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[lindungi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222135</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengajak seluruh kader PKK untuk terus mengimbangi perkembangan teknologi informasi demi melindungi anak-anak dan keluarga dari pengaruh negatif dunia digital. Hal itu disampaikannya, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Tafsir dan Tahsin Al-Quran yang digelar di Gedung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengajak seluruh kader PKK untuk terus mengimbangi perkembangan teknologi informasi demi melindungi anak-anak dan keluarga dari pengaruh negatif dunia digital. Hal itu disampaikannya, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Tafsir dan Tahsin Al-Quran yang digelar di Gedung Panti TP PKK Lumajang, Jumat (16/05/2025) tadi.</p>



<p>Diuraikan Dewi Natalia, pesatnya kemajuan teknologi digital dewasa ini membawa banyak manfaat. Namun, juga menyimpan berbagai potensi ancaman, khususnya bagi generasi muda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Oleh karena itu, peran ibu-ibu PKK sebagai garda terdepan dalam pembinaan keluarga sangat penting untuk memperkuat ketahanan keluarga di era digital. &#8220;Kami berharap kader PKK tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, tapi juga melek teknologi. Ini penting agar kita bisa mengarahkan dan membentengi anak-anak dari konten-konten negatif di internet,&#8221; kata Ketua TP PKK Lumajang.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, akan pentingnya edukasi digital dalam keluarga. Mulai dari penggunaan gawai secara bijak, pengawasan terhadap aktivitas daring anak hingga pemanfaatan teknologi untuk hal-hal produktif dan religius.</p>



<p>Kegiatan Tafsir dan Tahsin Al-Quran ini sendiri merupakan bagian dari program rutin TP PKK Lumajang untuk meningkatkan pemahaman keagamaan di kalangan anggotanya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222135</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelatih Persama Optimis Kota Malang Mampu Imbangi Lawan Berat di Piala Menpora 2024</title>
		<link>https://memontum.com/pelatih-persama-optimis-kota-malang-mampu-imbangi-lawan-berat-di-piala-menpora-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[imbangi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menpora]]></category>
		<category><![CDATA[optimis]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[persama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217530</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gelaran Piala Menpora, Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia 2024 di Kota Malang tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi tim Persatuan Sepak Bola Amputasi Malang (Persama). Apalagi, beberapa lawan yang dihadapi merupakan tim-tim berpengalaman dan pernah menjadi juara. Pelatih tim Persama, Saiful Hidayat, menyampaikan bahwa menjadi tuan rumah harus menunjukkan yang terbaik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gelaran Piala Menpora, Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia 2024 di Kota Malang tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi tim Persatuan Sepak Bola Amputasi Malang (Persama). Apalagi, beberapa lawan yang dihadapi merupakan tim-tim berpengalaman dan pernah menjadi juara.</p>



<p>Pelatih tim Persama, Saiful Hidayat, menyampaikan bahwa menjadi tuan rumah harus menunjukkan yang terbaik untuk Kota Malang. Apalagi para atlet juga telah menjalani latihan intensif selama tujuh bulan sebagai persiapan.</p>



<p>“Kami rutin berlatih untuk memberikan yang terbaik. Sebagai tuan rumah, kami wajib juara dan harus memberikan kebanggaan bagi Kota Malang dan Jawa Timur,” ujar Saiful, Jumat (13/12/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Beberapa lawan yang dihadapi, seperti dari Kota Jember yang pernah memenangkan Piala Menpora 2021 dan Surabaya yang dua kali menjadi runner-up. Sementara Malang, prestasi tertinggi baru mencapai peringkat empat. Tentunya ini juga menjadi tekanan tambahan bagi tim Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Menjadi tuan rumah adalah beban tersendiri. Tim tamu punya pengalaman dan sudah mengenal sepak bola sejak lama. Sementara saya harus memperkenalkan sepak bola kepada pemain, menghilangkan trauma dan membangun semangat, terutama karena sebagian pemain sudah berusia lanjut,” jelasnya.</p>



<p>Meski demikian, Saiful mengakui bahwa perjalanan ini tidak mudah. Dia harus mengatasi berbagai tantangan, termasuk memperbaiki minat terhadap sepak bola di kalangan pemain dan memberikan dukungan emosional untuk mengatasi trauma.</p>



<p>&#8220;Tadi waktu bertanding mereka mengikuti sesuai intruksi dengan baik. Tapi yang menjadi kelemahan terbesar kami adalah meremehkan lawan dan kurang konsentrasi di momen penting. Finishing masih menjadi PR besar. Pemain harus belajar mengatur tenaga dan tahu kapan harus all-out atau bertahan,” imbuh Saiful. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217530</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Kepadatan Lalin dan Imbangi Wisatawan, Dishub Kota Malang Terus Pikirkan Parkir Kayutangan</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-kepadatan-lalin-dan-imbangi-wisatawan-dishub-kota-malang-terus-pikirkan-parkir-kayutangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[imbangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[kepadatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[pikirkan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214716</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, terus kerja ekstra dalam memikirkan penyediaan lahan parkir di sekitar kawasan Kayutangan Heritage. Upaya ini dilakukan, sebagai bagian memecah kepadatan arus kendaraan atau lalu lintas (Lalin) serta mengimbangi tingginya tingkat kunjungan wisatawan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, terus kerja ekstra dalam memikirkan penyediaan lahan parkir di sekitar kawasan Kayutangan Heritage. Upaya ini dilakukan, sebagai bagian memecah kepadatan arus kendaraan atau lalu lintas (Lalin) serta mengimbangi tingginya tingkat kunjungan wisatawan.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa kawasan Kayutangan Heritage yang dibangun sejak tahun 1960-an, sebelumnya tidak didesain untuk kebutuhan menampung parkir. Karenanya, ketika perubahan itu terjadi, maka solutif tepat harus terus dimaksimalkan.</p>



<p>“Seiring berjalannya waktu, wilayah ini semakin ramai dikunjungi masyarakat, terutama setelah pandemi Covid-19 di tahun 2022, karena sebagai destinasi kuliner dan wisata. Tentunya, ini berdampak pada kebutuhan ruang parkir yang semakin mendesak,” kata Jaya-sapaannya, Sabtu (28/09/2024) tadi.</p>



<p>Meskipun saat ini belum tersedia lahan parkir, namun di Kawasan tersebut sekarang sudah dipenuhi pertokoan. Padahal di dalam izin berusaha, harus memenuhi Analisis Dampak Lingkungan (Andalalin). Hal ini, menurut Jaya, menjadi langkah dari strategi untuk memulihkan ekonomi terlebih dahulu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ekonomi harus berjalan terlebih dahulu. Namun, pemerintah juga punya kewajiban untuk menyediakan layanan parkir. Kami saat ini sedang menyusun Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) untuk merealisasikan penyediaan lahan parkir,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Jaya juga mengakui bahwa ada tantangan yang dihadapi dalam penyediaan lahan parkir di kawasan tersebut, terutama dari sisi anggaran.</p>



<p>“Kami berusaha mengurangi kepadatan lalu lintas, namun harus dilakukan bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan. Jika anggaran memungkinkan, kami berharap di awal tahun depan lahan parkir sudah bisa terbeli dan segera dimanfaatkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam hal ini, Dishub Kota Malang menargetkan di Januari 2025, tanah untuk lahan parkir di Kayutangan dapat dibeli dan segera dioperasikan. Walaupun, nantinya hanya satu lantai saja, namun dipastikan dapat mengatasi masalah parkir dan kepadatan arus lalu lintas yang terjadi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Imbangi Peningkatan Kunjungan Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penambahan Parkir dan Konsisten Tata Kayutangan</title>
		<link>https://memontum.com/imbangi-peningkatan-kunjungan-wisata-pemkot-malang-siapkan-penambahan-parkir-dan-konsisten-tata-kayutangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[imbangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[konsisten]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penambahan]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198244</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seiring dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisata di Kampung Wisata Kayutangan Heritage Kota Malang, maka Pemerintah Kota Malang juga terus mengarahkan kebijakan dan konsistensi dalam pembenahan dan penataan kawasan Kayutangan Heritage. Seperti salah satunya, rencana penambahan kantong parkir dan menata kawasan tersebut agar tidak menjadi kawasan yang padat kendaraan. Kepala Badan Perencanaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seiring dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisata di Kampung Wisata Kayutangan Heritage Kota Malang, maka Pemerintah Kota Malang juga terus mengarahkan kebijakan dan konsistensi dalam pembenahan dan penataan kawasan Kayutangan Heritage. Seperti salah satunya, rencana penambahan kantong parkir dan menata kawasan tersebut agar tidak menjadi kawasan yang padat kendaraan.</p>



<p>Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dwi Rahayu, menyampaikan bahwa sejak tahun 2021 telah dilakukan kajian untuk penataan arus lalu lintas dan kantong parkir tersebut. Namun, mengenai arus lalu lintas telah terealisasi pada tahun 2023 ini, sementara kantong parkir masih dalam perencanaan lahan.</p>



<p>“Jadi memang seiring dengan bertambahnya jumlah pengunjung itu maka perlu dukungan penataan lalu lintas dan parkir. Dalam penataan parkir tersebut sudah dianggarkan di Dinas Perhubungan Kota Malang. Memang dalam hal ini dibutuhkan proses yang Panjang, di tahun 2021 telah dilakukan kajian, kemudian tahun 2022 rencana pengadaan lahan begitupun juga di tahun 2023 ini,” kata Dwi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa kantong parkir di kawasan Kayutangan Heritage saat ini sementara berada di lahan Eks Gedung Dinas Lingkungan Hidup (DLH), yang berlokasi di Jalan Majapahit. Sebelumnya, memang telah direncanakan akan membeli salah satu ruko yang berada di sekitar kawasan tersebut, namun masih terkendala karena beberapa hal.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Iya memang batal untuk rencana yang pembelian ruko sebagai parkir pengunjung di Kayutangan Heritage. Namun kami akan mengkaji kembali dan saat ini ada lahan Eks DLH yang bisa ditempati untuk parkir kendaraan,” ujar Jaya-sapannya, Jumat (15/09/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika penataan kawasan menjadi satu arah secara permanen itu bukan sebatas keinginan dari Pemkot Malang. Melainkan, suatu kebijakan yang bertujuan untuk memberi manfaat kepada seluruh pihak. Itu juga berdasarkan hasil analisa dan kajian dari tenaga ahli. Selain itu, penetapan skema juga telah digodok melalui rapat forum internal.</p>



<p>“Tim teknis dari tenaga ahli kami juga melakukan evaluasi bahwa dengan penerapan satu arah tersebut mampu mengurai kemacetan. Jadi secara singkat dinyatakan sudah tidak ada titik jenuh lagi. Dikatakan nol karena tidak ada traffic light,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, usai diterapkan kebijakan satu arah penambahan fasilitas mengenai rambu-rambu jalan dan penambahan unsur keamanan bagi pengendara juga terus dilakukan.</p>



<p>“Rambu seperti zebra cross, kemudian pita kejut itu sudah kita lakukan pemasangan. Namun, untuk pelican crossing ini yang ada kendala, karena tidak sempat ada anggarannya,” tuturnya.</p>



<p>Namun, menurutnya jalur pesepeda yang selama ini berada di kanan jalan, menurutnya harus dipindah berada di sebelah kiri jalan. Itu harus dilakukan untuk mengikuti arah dari para pengendara sepeda motor dan mobil dalam penerapan satu arah.&nbsp;</p>



<p>“Itu masih disebelah kanan karena masih mengikuti berlakunya dua arah dulu. Ini seharusnya dipindah. Lha kalau itu dikerjakan sekarang, terus overlay, tidak efisien dan terjadi pemborosan. Kita mengeluarkan duit untuk pindah, lalu ditutup dengan aspal dan dipasang lagi itu jadi dua kali,” ucapnya.</p>



<p>Sehingga, saat ini Dishub Kota Malang tengah menunggu overlay dari pihak DPUPRPKP Kota Malang, yakni akan dilakukan pada tahun ini tepatnya di bulan Oktober 2023 mendatang. Selain itu juga agar tidak menjadi temuan oleh BPK. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198244</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
