<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Imlek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/imlek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Feb 2026 13:55:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Imlek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Libur Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang</title>
		<link>https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang</link>
					<comments>https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[215.176]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[layani]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230342</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Selama lima hari masa angkutan, atau mulai 13 hingga 17 Februari 2026, KAI Daop 8 Surabaya melayani total 215.176 penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang naik dan turun di seluruh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Selama lima hari masa angkutan, atau mulai 13 hingga 17 Februari 2026, KAI Daop 8 Surabaya melayani total 215.176 penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang naik dan turun di seluruh stasiun wilayah operasional.</p>



<p>Jumlah tersebut, terdiri dari 109.226 penumpang berangkat dan 105.950 penumpang tiba. Catatan itu, mencerminkan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan liburan Imlek yang aman, nyaman dan tepat waktu.</p>



<p>Dari catatan itu, stasiun dengan volume pelanggan tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Surabaya Gubeng, dengan total 33.414 pelanggan berangkat dan 31.128 pelanggan tiba. Disusul Stasiun Surabaya Pasar Turi, yang melayani 31.038 pelanggan berangkat dan 31.027 pelanggan tiba, serta Stasiun Malang dengan 19.701 pelanggan berangkat dan 18.065 pelanggan tiba.</p>



<p>Puncak arus keberangkatan sendiri, terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan total 25.728 pelanggan naik. Sedangkan puncak arus kedatangan, tercatat pada Selasa, 17 Februari 2026, dan sebanyak 22.971 pelanggan turun.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api selama masa libur Imlek. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan libur Imlek kepada KAI. Tingginya volume penumpang ini menjadi bukti bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat karena menawarkan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan,” kata Mahendro, Kamis (19/02/2026) tadi.</p>



<p>Mahendro menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya terus memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan optimal melalui peningkatan pengawasan operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelayanan prima di stasiun maupun di atas kereta. “Momentum libur panjang ini kami manfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman dan tepat waktu, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.</p>



<p>KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan kanal resmi informasi yang telah disediakan. Untuk informasi jadwal perjalanan dan layanan kereta api, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 0811-2223-3121 atau melalui aplikasi Access by KAI.</p>



<p>Dengan capaian positif selama libur Imlek 2026 ini, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan, serta menjadi bagian penting dalam setiap momen kebersamaan masyarakat Indonesia. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230342</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, Kepadatan Lalu Lintas di Kota Malang Meningkat 5 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/libur-panjang-isra-miraj-dan-imlek-kepadatan-lalu-lintas-di-kota-malang-meningkat-5-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[kepadatan]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218775</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Volume kendaraan yang masuk Kota Malang pada libur panjang peringatan Isra Miraj dan Imlek tahun 2025, meningkat lima persen dari hari biasa. Kenaikan itu, terhitung sejak Sabtu (25/01/2025) lalu dan puncaknya pada hari ini, Rabu (29/01/2025) tadi. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa lonjakan kendaraan terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Volume kendaraan yang masuk Kota Malang pada libur panjang peringatan Isra Miraj dan Imlek tahun 2025, meningkat lima persen dari hari biasa. Kenaikan itu, terhitung sejak Sabtu (25/01/2025) lalu dan puncaknya pada hari ini, Rabu (29/01/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa lonjakan kendaraan terjadi di beberapa titik strategis, terutama di kawasan pusat kota seperti Jalan Basuki Rachmad atau Kayutangan Heritage. “Libur ini cukup panjang, dimulai sejak Sabtu (25/01/2025) kemarin. Kepadatan lalu lintas memang meningkat, terutama di jam-jam tertentu,” ujar Jaya, Rabu (29/01/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, lonjakan volume kendaraan tidak hanya terjadi di pusat kota saja. Namun, juga di jalur penghubung antar kota dan provinsi, seperti kawasan Gadang hingga Jalan Raden Intan. &#8220;Arus besar cukup padat, terutama kendaraan besar, tetapi sama hanya di jam-jam tertentu,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk mengantisipasi kemacetan, Dishub Kota Malang juga telah menerapkan sejumlah langkah, termasuk rekayasa lalu lintas dan pemantauan melalui teknologi Advanced Traffic Control System (ATCS) dan CCTV. &#8220;Jika diperlukan, kami langsung turun ke lapangan bersama pihak kepolisian untuk mengurai kemacetan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di akhir, Jaya juga menyampaikan bahwa di momen libur panjang ini Dishub Kota Malang juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), untuk memberikan sosialisasi kepada sekolah-sekolah tentang pemilihan bus wisata yang aman.</p>



<p>“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan wisata yang digunakan dalam kondisi layak dan aman,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218775</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang di Kota Malang Naik Signifikan hingga 50 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-imlek-permintaan-kue-keranjang-di-kota-malang-naik-signifikan-hingga-50-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[keranjang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[signifikan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218638</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili atau tahun 2025, permintaan kue keranjang di Kota Malang, mengalami peningkatan signifikan. Pemilik usaha kue, Sonia Winoto (28), mencatat kenaikan itu hingga 50 persen dari tahun sebelumnya. Perempuan yang akrab disapa Sonia, itu menyampaikan jika pesanan itu saat ini sudah hampir 300 boks. Itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili atau tahun 2025, permintaan kue keranjang di Kota Malang, mengalami peningkatan signifikan. Pemilik usaha kue, Sonia Winoto (28), mencatat kenaikan itu hingga 50 persen dari tahun sebelumnya.</p>



<p>Perempuan yang akrab disapa Sonia, itu menyampaikan jika pesanan itu saat ini sudah hampir 300 boks. Itu terus masuk mulai awal Januari hingga akhir Januari saat perayaan Imlek nanti.</p>



<p>&#8220;Tahun ini banyak banget, kira-kira sudah hampir 300 boks sekarang ini. Dibandingkan tahun lalu itu lebih banyak di tahun ini meningkat hampir 50 persen,&#8221; kata Sonia, Jumat (24/01/2025) tadi.</p>



<p>Kue keranjang yang biasanya berukuran besar dan harus dipotong terlebih dahulu sebelum di makan itu, kini kue yang dijualkan oleh Sonia berbeda. Sebab, berukuran kecil (bite size), yang lebih praktis dan menarik secara visual.</p>



<p>&#8220;Jadi, saya pikir kenapa tidak dibuat kecil-kecil, langsung sekali makan dan bentuknya juga lucu,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk harga kue keranjang itu dibanderol Rp 48 ribu hingga Rp 55 ribu perboks, dengan berbagai varian rasa. Salah satu varian baru yang menarik perhatian adalah celestial blue, yang menggunakan bunga telang dan terinspirasi dari motif porselen biru putih khas Tiongkok.</p>



<p>“Varian mix dan celestial blue yang paling banyak diminati, terutama oleh konsumen dari Jakarta. Selain itu juga ada yang bawa ke Jepang sebagai oleh-oleh,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk produksi kue keranjang dilakukan berdasarkan pesanan (made by order), dengan rata-rata produksi harian mencapai 60-70 boks menjelang Imlek. Namun, Sonia mengakui adanya tantangan kenaikan harga bahan baku seperti tepung ketan, gula dan kemasan.</p>



<p>“Kenaikan harga bahan baku membuat harga jual ikut naik. Tapi kami tetap berusaha menjaga kualitas dan inovasi. Untuk kue keranjang ini memiliki daya tahan empat hari di suhu ruang dan tujuh hari jika disimpan di lemari pendingin,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218638</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Imlek, Klenteng Eng An Kiong Kota Malang Gelar Tradisi Pencucian Patung Dewa</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-imlek-klenteng-eng-an-kiong-kota-malang-gelar-tradisi-pencucian-patung-dewa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[patung]]></category>
		<category><![CDATA[pencucian]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218629</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2576, Klenteng Eng An Kiong menggelar tradisi pencucian patung dewa yang menjadi bagian dari ritual Sembayang Song Sen. Pelaksanaan itu digelar, selama tiga hari, yaitu mulai Kamis (23/01/2025) hingga Sabtu (25/01/2025) mendatang. Pembantu muda-mudi Klenteng Eng An Kiong, David Kurniawan, mengatakan bahwa Sembayang Song Sen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2576, Klenteng Eng An Kiong menggelar tradisi pencucian patung dewa yang menjadi bagian dari ritual Sembayang Song Sen. Pelaksanaan itu digelar, selama tiga hari, yaitu mulai Kamis (23/01/2025) hingga Sabtu (25/01/2025) mendatang.</p>



<p>Pembantu muda-mudi Klenteng Eng An Kiong, David Kurniawan, mengatakan bahwa Sembayang Song Sen memiliki filosofi mendalam sebagai ungkapan syukur atas berkah yang diterima selama setahun terakhir. Sekaligus, juga mengantarkan roh para dewa ke langit.</p>



<p>&#8220;Inikan momen imlek, jadi kami melakukan Sembayang Song Sen. Diharapkan tahun depan mendapatkan hal-hal yang lebih baik,&#8221; ucap David.</p>



<p>Di Klenteng Eng An Kiong sendiri, saat ini memiliki 25 patung dewa, termasuk Dewa Po Te Koh, dewa bumi yang menjadi tuan rumah utama klenteng. Patung tersebut berusia lebih dari 200 tahun dan lebih tua dari usia klenteng yang kini genap 200 tahun. Patung-patung lainnya termasuk Dewa Chaw Kun Kong, dewa dapur, serta beberapa patung tambahan yang usianya lebih muda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Patung-patung ini diturunkan dari altar, dibuka pakaiannya, lalu dibersihkan menggunakan air bunga. Pembersihan dilakukan oleh pengurus dan umat secara sukarela.Tradisi ini dilakukan karena roh suci para dewa dianggap sedang naik ke langit, sehingga patung-patung dapat dibersihkan,” ujarnya.</p>



<p>Selain Sembayang Song Sen, juga diadakan berbagai kegiatan lain, termasuk ritual kias untuk menetralisir keberuntungan bagi shio yang diprediksi kurang baik tahun ini, seperti ular, harimau, dan babi. “Kias ini seperti ruwatan dalam budaya Jawa, dilakukan di awal tahun untuk memastikan keberuntungan berjalan mulus,” tambahnya.</p>



<p>Rangkaian perayaan Imlek nantinya akan dimeriahkan oleh atraksi barongsai dan pertunjukan wayang potehi, serta diakhiri dengan Cap Go Meh. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati tradisi meramal nasib menggunakan bambu dan mencicipi kue keranjang yang melambangkan harapan akan hal-hal manis di tahun mendatang.</p>



<p>&#8220;Kami berharap imlek di tahun ini dan yang akan datang semakin baik, khususnya untuk warga Malang. Semoga warga Malang mendapatkan banyak berkah, Indonesia lebih maju dan semakin makmur,&#8221; imbuh David. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218629</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Imlek, PSMTI Jatim dan Situbondo Kolaborasi Bagi Angpou</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-imlek-psmti-jatim-dan-situbondo-kolaborasi-bagi-angpou</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[angpou]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205631</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sambut Imlek Tahun 2024, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Kabupaten Situbondo, melaksanakan bakti sosial (Baksos) berbagai Angpou dan buah jeruk untuk Keluarga Tionghoa yang kurang mampu, Selasa (06/02/2024) tadi. Ketua PSMTI Kabupaten Situbondo, Linda Indrawati, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial pembagian Angpou [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sambut Imlek Tahun 2024, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Kabupaten Situbondo, melaksanakan bakti sosial (Baksos) berbagai Angpou dan buah jeruk untuk Keluarga Tionghoa yang kurang mampu, Selasa (06/02/2024) tadi.</p>



<p>Ketua PSMTI Kabupaten Situbondo, Linda Indrawati, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial pembagian Angpou kepada Keluarga Tionghou yang kurang mampu tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan. Karenanya, dalam pelaksanaan sekarang berkolaborasi dengan PSMTI Jatim.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Linda juga menambahkan, dalam kolaborasi ini PSMTI Situbondo mendapat program Bansos berbagai angpao dari PSMTI Jawa Timur hanya sebanyak 25 paket. Hanya saja, untuk lebih menjangkau maka dikembangkan atau ditambah jadi 25 paket. Sehingga, total yang diberikan ada sekitar 50 paket.</p>



<p>&#8220;Sesuai dengan instruksi Ketua PSMTI Jawa Timur, angpao dibagikan sebelum Perayaan Imlek. Melalui langkah itu, diharapkan mereka bisa terbantu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut Linda, bahwa filosofi Imlek pada Tahun Naga Kayu ini, yaitu bahwa Naga tersebut merupakan simbol yang paling gagah dan harapannya di tahun 2024 ini, menjadi titik awal bagi Komunitas Tionghoa jauh lebih baik dari yang sebelumnya. &#8220;Imlek identik dengan pembagian angpao warna merah. Angpao warna merah, mengisyaratan lambang kebahagian dan jeruk warna kuning melambangkan kemakmuran. Jadi, harapannya dengan memberikan angpao dan buah jeruk, mereka bisa bahagia dan makmur,” paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205631</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Imlek, Kue Keranjang di Kota Malang Banjir Pesanan hingga Ratusan Box</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-imlek-kue-keranjang-di-kota-malang-banjir-pesanan-hingga-ratusan-box</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[keranjang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pesanan]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205840</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2024, jajanan khas Imlek, yakni kue keranjang mulai dibanjiri pesanan. Salah satunya, Kue Keranjang Banana Leaf di Jalan Sutan Sahir, Gang Kesatria Nomor 18, Kota Malang. Owner kue keranjang, Sonia Winoto (27), menyampaikan bahwa pesanan kue keranjang di tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2024, jajanan khas Imlek, yakni kue keranjang mulai dibanjiri pesanan. Salah satunya, Kue Keranjang Banana Leaf di Jalan Sutan Sahir, Gang Kesatria Nomor 18, Kota Malang.</p>



<p>Owner kue keranjang, Sonia Winoto (27), menyampaikan bahwa pesanan kue keranjang di tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Bahkan, pembelinya pun banyak yang dari luar Kota Malang.</p>



<p>“Jadi dari tahun ke tahun, itu mesti naik terus dan bisa dua kali lipatnya. Sejak Januari kemarin, sudah ada kira-kira 200 box. Pesanan masih terus, puncaknya minggu ini beberapa hari menjelang Imlek. Kalau yang dari luar kota itu ada dari Jakarta, Surabaya, Pasuruan, Semarang,” jelas Sonia, di sela-sela pembuatan Kue Keranjang, Selasa (06/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kue keranjang yang dibuat oleh Sonia, ini berbeda dari lainnya. Jika biasanya berbentuk bulat dan tebal dengan warna coklat, ini dibuat dengan bentuk mini yang unik serta ada beragam rasa. Mulai dari taro, red velvet dan matcha.</p>



<p>“Orang-orang bilang ini unik banget, karena biasanya kan bentuknya kue keranjang itu besar-besar, nah terus yang saya buat ini kecil hanya tinggal sekali makan. Bentunya kebanyakan bunga, ada ikan juga,” katanya.</p>



<p>Dikatakannya, jika kue keranjang ini memang merupakan jajanan yang wajib ada saat perayaan imlek. Disamping itu, juga memiliki makna atau filosofi tersendiri bagi umat Konghucu.</p>



<p>“Kue keranjang inikan teksturnya lengket gitukan. Nah, itu melambangkan supaya mempererat persaudaraan,” ujarnya.</p>



<p>Kue dengan berbahan dasar tepung ketan, air dan gula ini dijual mulai dari Rp 45 ribu hingga Rp 55 ribu per box nya. Itu dipasarkan melalui online by Whatsapp dan Instagram.</p>



<p>“Kalau yang Rp 45 ribu itu varian ori gula merah, lalu Rp 50 ribu rasa mix ada rasa red velvet, matcha dan tari. Kalau yang Rp 55 ribu itu matcha semua. Sistem penjualannya pre order (PO) ke berbagai kota, melalui online,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, usaha tersebut sudah ditekuni sejak tahun 2018 lalu. Berawal dari coba-coba, hingga akhirnya membawa keberkahan di tiap momen Imlek.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205840</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Imlek, Umat Klenteng Eng An Kiong Lakukan Sembahyangan dan Pembersihan Patung</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-imlek-umat-klenteng-eng-an-kiong-lakukan-sembahyangan-dan-pembersihan-patung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[patung]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[sembahyangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205721</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebelum melakukan penurunan dan pembersihan patung-patung yang ada di Klenteng Eng An Kiong, para umat Konghucu melakukan sembahyangan Sin Beng atau Para Suci. Prosesi ini diadakan, sebagai persiapan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024. Humas Kelenteng Eng An Kiong, Chong Nguk Choi, menyampaikan jika sembahyangan itu juga sebagai bentuk pembersihan diri. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebelum melakukan penurunan dan pembersihan patung-patung yang ada di Klenteng Eng An Kiong, para umat Konghucu melakukan sembahyangan Sin Beng atau Para Suci. Prosesi ini diadakan, sebagai persiapan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2024.</p>



<p>Humas Kelenteng Eng An Kiong, Chong Nguk Choi, menyampaikan jika sembahyangan itu juga sebagai bentuk pembersihan diri. Apalagi menyambut Tahun Baru Imlek, semua harus diperbarui dan dibersihkan.</p>



<p>“Karena tradisinya orang kuno waktu Song Sen (Sembahyang), itu kalau di dapur masih ada barang-barang yang sudah tidak layak pakai itu harus dibuang. Menjelang Tahun Baru Imlek, itu semuanya harus diperbarui dan dibersihkan,” jelas perempuan yang akrab dipanggil Luluk Indraningsih, Sabtu (03/02/2024) tadi.</p>



<p>Pembersihan patung itu dilakukan, lanjutnya, diseluruh ruangan yang ada di Klenteng. Namun, khusus di hari ini hanya untuk Para Suci yang berada di altar depan dan yang pertama kali ada di Klenteng Eng An Kiong.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Untuk di Altar ini, itu ada satu patung Fu De Cheng Shen dan enam pendamping. Jadi, total ada tujuh patung untuk yang dibersihkan di altar ini. Setelah dicuci nanti bajunya juga diganti, karena kalau setahun kan sudah kotor,” jelasnya.</p>



<p>Untuk umat yang hadir mengikuti sembahyangan di Klenteng tersebut, paparnya, ada sekitar 50 orang. Sembahyangan para umat itu, dilakukan dengan berpindah-pindah dari altar satu ke altar lainnya, dengan menyebut nama Para Suci satu persatu.</p>



<p>“Para suci disini ada 15-16, di setiap ruangan yang ada para suci disembahyangi terlebih dahulu,” ujarnya.</p>



<p>Pihaknya berharap, agar dalam perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini, Negara Indonesia bisa damai dan tentram, apalagi menjelang Pemilu 2024. “Nanti yang terpilih dalam Pemilu mau siapapun itu, semoga yang terbaik, rakyatnya tidak merasa terganggu dan rakyat damai sentosa,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk perayaan Imlek di tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, tidak mengadakan acara Wayang Potehi dan Cap Go Meh. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Imlek, Klenteng Eng An Kiong Kota Malang Percantik Diri</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-imlek-klenteng-eng-an-kiong-kota-malang-percantik-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205671</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan tahun baru Imlek, Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, melakukan sejumlah kesiapan &#8216;mempercantik diri&#8217;. Mulai dari pengecatan, membersihkan dinding ornamen hingga memasang lampu-lampu. Ketua Pengelola Yayasan Kelenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan jika pembenahan itu dilakukan agar saat hari H Perayaan Imlek, umat yang datang dapat merasa nyaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan tahun baru Imlek, Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, melakukan sejumlah kesiapan &#8216;mempercantik diri&#8217;. Mulai dari pengecatan, membersihkan dinding ornamen hingga memasang lampu-lampu.</p>



<p>Ketua Pengelola Yayasan Kelenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan jika pembenahan itu dilakukan agar saat hari H Perayaan Imlek, umat yang datang dapat merasa nyaman melihat kondisi kelenteng. Apalagi, pada Sabtu besok (04/02/2024), juga akan dilakukan pembersihan puluhan patung yang ada di setiap ruangan Klenteng.</p>



<p>“Ini supaya umat yang datang merasa nyaman karena kelihatan bersih. Jadi, banyak yang lapuk-lapuk kita ganti yang baru, terutama dalam pemasangan lampion. Kemudian juga, akan dilakukan pembersihan patung di setiap ruangan. Tentunya, dari yang usianya paling tua akan diturunkan lebih dulu. Seperti Dewa Bumi dari Tiongkok yang usianya sudah 200 tahun,” kata Rudi Phan, Jumat (02/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya jika rangkaian kegiatan Tahun Baru Imlek 2024 di Kelenteng Eng An Kiong, saat ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, di tahun ini tidak mengadakan acara Wayang Potehi dan Cap Go Meh.</p>



<p>&#8220;Jadi, puncak Tahun Baru Imlek kan di tanggal 10 Februari. Umat datang pagi, sembahyang bersama terus langsung pulang. Jadi tidak ada acara Cap Go Meh, karena masa Pemilu dan kita menyesuaikan kondisi supaya kondusif,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sedangkan, rangkaian kegiatan pada tanggal 10 Februari mendatang, akan diawali dengan adanya atraksi Barongsai pada pukul 08.00 WIB. Kemudian, dilanjutkan dengan doa bersama pada pukul 10.00 WIB pagi. Untuk umat yang akan datang, diperkirakan jumlahnya ratusan orang secara bergantian.</p>



<p>&#8220;Kita silih berganti. Ada yang siang, mungkin pukul 09.00 sampai 11.00 WIB ada ratusan orang. Mereka dari Malang sini, karena dari luar kota sudah banyak klenteng seperti Banyuwangi, Pasuruan, Probolinggo,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Rudi berharap, agar di Tahun Baru Imlek 2024, kegiatan Pesta Demokrasi 2024 di Indonesia bisa berjalan dengan lancar. “Semoga pemilu di tahun ini bisa berjalan dengan lancar,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205671</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuk Tahun Kelinci Air, Berikut Salah Satu Pemahaman Umat Khonghucu saat Ibadah di Klenteng Kwan Im Tong Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/masuk-tahun-kelinci-air-berikut-salah-satu-pemahaman-umat-khonghucu-saat-ibadah-di-klenteng-kwan-im-tong-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2023 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[konghucu]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Ibadah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181847</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Perayaan Tahun Baru Imlek 2574, memiliki arti atau pemahaman tersendiri bagi warga keturunan Tionghoa yang menganut agama Khonghucu. Seperti salah satunya, jamaah yang berhasil ditemui Memontum.com, saat beribadah di Klenteng Kwan Im Tong, Kota Batu, Minggu (22/01/2023) tadi. &#8220;Bagi saya, Imlek 2574 atau tepat di tahun 2023, ini masuk tahun Kelinci [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Perayaan Tahun Baru Imlek 2574, memiliki arti atau pemahaman tersendiri bagi warga keturunan Tionghoa yang menganut agama Khonghucu. Seperti salah satunya, jamaah yang berhasil ditemui Memontum.com, saat beribadah di Klenteng Kwan Im Tong, Kota Batu, Minggu (22/01/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Bagi saya, Imlek 2574 atau tepat di tahun 2023, ini masuk tahun Kelinci Air. Ini, bagi saya punya makna bagus. Yaitu, akan banyak rejeki,&#8221; terang Asen (48), salah seorang warga dari Kota Batam, saat beribadah di Klenteng Kwan Im Tong, Kota Batu.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa tahun keberuntungan bagi yang meyakininya, itu ada dua. Yaitu, tahun Kelinci dan Naga. &#8220;Tahun keberuntungan itu ada dua, yaitu Naga dan Kelinci. Ke dua tahun itu, bagi saya bagus. Tetapi, tergantung kitanya,&#8221; ujar pria dua anak ini.</p>



<p>Mengenai nasib, dijelaskan Aseng, bahwa warga keturunan Tionghoa, memiliki shio masing-masing. Saat diketahui tahun kelahirannya, lalu dihitung berdasarkan rumus hitungan, maka akan diketahui shionya.</p>



<p>&#8220;Kita kalau Cina, itukan ada shionya masing-masing. Seperti lahir tahun berapa, terus dihitungan Cinanya bagaimana. Hasilnya berapa, pasti ketahuan shionya. Karena ada 12 shio di Cina,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/komisi-iv-dprd-trenggalek-minta-dinas-pendidikan-tindak-lanjuti-nasib-guru-ppg">Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Dinas Pendidikan Tindak Lanjuti Nasib Guru PPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasokan-masih-bergantung-dari-luar-daerah-harga-telur-di-kota-malang-alami-kenaikan-jelang-lebaran">Pasokan Masih Bergantung dari Luar Daerah, Harga Telur di Kota Malang Alami Kenaikan Jelang Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Sedangkan, lanjutnya, bagi yang sama shionya dengan tahun ini, maka warga keturunan penganut Khonghucu, akan melakukan sembahyang Thai Sui. Itu, dilaksanakan 15 hari setelah perayaan Imlek.</p>



<p>&#8220;Setelah hari ini, 15 hari ke depan, saya akan sembahyang Thai Sui untuk berdoa supaya dijauhkan dari bencana. Masalah besar jadi kecil dan masalah kecil tidak ada,&#8221; paparnya.</p>



<p>Soal keberuntungan tahun ini, Asen menegaskan, sesuai dengan tahun kelahirannya, dirinya ternyata masuk di Shio Kelinci Air. Oleh sebab itu, sangat optimis tahun ini akan mendapatkan keberuntungan di perjalanan hidupnya.</p>



<p>&#8220;Sesuai hitungan saya, tahun ini akan bagus. Saya sendiri, itu baru kali ini datang di Kota Batu. Dan, baru enam bulan menjalani usaha online. Karena sebelumnya, pindah-pindah negara yang sebelumnya di Jepang. Saya optimis, bahwa tahun Kelinci Air ini menjadi tahun keberuntungan saya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, tradisi umat Khonghucu sebelum esok paginya atau malam sebelum merayakan Imlek, akan melakukan ibadah yang dinamakan sembahyang Thi Kong. Kemudian setelah Thi Kong, mereka saling mengucap Imlek kepada seluruh anggota keluarga. Sedangkan, selesai merayakan Imlek, umat Khonghucu berkunjung ke saudara dan kerabatnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181847</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
