<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>incenerator &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/incenerator/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Mar 2026 13:51:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>incenerator &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya</link>
					<comments>https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[audensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[energy]]></category>
		<category><![CDATA[incenerator]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230771</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan audiensi dengan Universitas Brawijaya tentang Incenerator Waste To Energy (WTE), yang di terima langsung Rektor Universitas Brawijaya, Widodo, di ruang Rektor Lantai 6 Universitas Brawijaya, Jumat (06/03/2026) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Civitas Akademika Universitas Brawijaya dan Kepala OPD Kabupaten Malang. Sekedar diketahui, Proyek WTE atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan audiensi dengan Universitas Brawijaya tentang Incenerator Waste To Energy (WTE), yang di terima langsung Rektor Universitas Brawijaya, Widodo, di ruang Rektor Lantai 6 Universitas Brawijaya, Jumat (06/03/2026) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Civitas Akademika Universitas Brawijaya dan Kepala OPD Kabupaten Malang.</p>



<p>Sekedar diketahui, Proyek WTE atau proyek tersebut bertujuan mengubah sampah (limbah) menjadi energi yang tengah dibidik oleh Danantara Indonesia. Namun saat ini, proyek itu masih memerlukan perhitungan detail. Utamanya, terkait dengan proyek waste of energy menjadi energi listrik. Inovasi pengolahan sampah ini, menjadi sumber energi dianggap sebagai keputusan yang tepat dan berdampak baik.</p>



<p>Bupati Sanusi mengatakan bahwa Kabupaten Malang memiliki banyak potensi yang terus dikembangkan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Malang juga tengah menjalankan program dari Presiden, yaitu Program Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Program ini merupakan inisiatif nasional yang digagas oleh pemerintah dan didukung oleh berbagai lembaga, seperti Polri serta pemerintah daerah, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan. Melalui pengelolaan sampah, penghijauan, serta penerapan pola hidup sehat. Program ASRI difokuskan pada aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan di tengah masyarakat,&#8221; kata Bupati Malang.</p>



<p>Seiring dengan berbagai program pembangunan yang berjalan, sejumlah menteri juga telah melaksanakan program di Kabupaten Malang. Saat ini, Universitas Brawijaya turut menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang dalam pengembangan dan pengelolaan sampah. Hal ini, sebagai upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.</p>



<p>“Ke depan, apabila lokasi untuk pembangunan insinerator sudah ditentukan dan seluruh persiapan teknis maupun administrasi telah siap, maka kami dari Pemerintah Kabupaten Malang siap untuk menjalin kerja sama ini. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Malang dan sekitar Universitas Brawijaya. Sekaligus juga mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Selaras dengan Peraturan Presiden No. 109/2025, penetapan ini merupakan bagian dari Program WTE/PSEL Danantara Indonesia yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah dengan memperkuat pengelolaan sampah perkotaan. Termasuk, mengurangi ketergantungan pada pembuangan ke TPA, serta mendukung pembangkit energi yang berkelanjutan. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230771</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembukaan TPA Tlekung Ditolak Warga, Tiga Mesin Incenerator TPA Mulai Beroperasi</title>
		<link>https://memontum.com/pembukaan-tpa-tlekung-ditolak-warga-tiga-mesin-incenerator-tpa-mulai-beroperasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2024 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[ditolak]]></category>
		<category><![CDATA[incenerator]]></category>
		<category><![CDATA[pembukaan]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204128</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penolakan warga terkait rencana dibukanya kembali TPA Tlekung pada Jumat (05/01/2024) hari ini, tidak sepenuhnya membuat Pemkot Batu atau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, melakukan penundaan. Buktinya, sebanyak tiga mesin Incenerator atau pembakaran sampah milik Pemkot Batu yang berada di TPA Desa Tlekung, pun mulai dioperasikan, Jumat siang. Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Penolakan warga terkait rencana dibukanya kembali TPA Tlekung pada Jumat (05/01/2024) hari ini, tidak sepenuhnya membuat Pemkot Batu atau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, melakukan penundaan. Buktinya, sebanyak tiga mesin Incenerator atau pembakaran sampah milik Pemkot Batu yang berada di TPA Desa Tlekung, pun mulai dioperasikan, Jumat siang.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Muji Dwi Leksono, mengatakan bahwa perlu dipahami jika pengertian TPA yang dioperasikan saat ini, bukan Tempat Pembuangan Akhir. Tetapi, menjadi Tempat Pemrosesan Akhir.</p>



<p>&#8220;Pengoperasian tiga mesin Incenerator di TPA ini, kami sudah bersurat yang isinya pemberitahuan ke pihak Pemerintah Desa dan BPD Tlekung,&#8221; katanya.</p>



<p>Tiga mesin Incenerator yang dioperasikan tersebut, lanjutnya, masing-masing memiliki fungsi penanganan. Di mana, satu mesin untuk TPS3R Desa Tlekung. Lalu, satu mesin lagi untuk sampah yang lama. Kemudian, yang terakhir untuk menangani sampah baru yaitu sampah perkotaan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Yang jelas, mulai hari ini tiga mesin Incenerator di TPA ini dioperasikan. Dan, hari ini sudah dua dump sampah yang ditangani. Terdiri dari sampah lama dan sampah baru,&#8221; terangnya.</p>



<p>Mengenai penanganan pemrosesan sampah dengan Incenerator ini, ujarnya, dilakukan oleh sembilan orang. Setiap Incenerator ditangani oleh tiga orang. Sementara terkait dengan pengoperasian Incenerator tersebut, tentunya butuh dukungan dari masyarakat. Dalam pengertian, mulai dari bawah yaitu masyarakat, untuk memilah sampah. Sehingga, nantinya hasil akhir yaitu sampah residu yang diproses.</p>



<p>&#8220;Yang pasti, penanganan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) ini dilakukan secara bertahap. Nantinya, hanya sampah residu yang diproses. Dan, dalam pemrosesan sampah dengan Incenerator ini perjam 6,3 ton. Lalu, bak dump truk ditutup rapat dengan terpal terus sampahnya langsung dibakar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, mengenai rencana dibukanya kembali TPA Tlekung, sempat memunculkan penolakan dari masyarakat. Hanya saja berdasarkan pantauan di lapangan, dimulainya pengoperasian Incenerator di TPA hari ini, kondisi di lingkungan setempat terlihat sepi. Justru, terlihat beberapa orang dari kepolisian berjaga-jaga di pintu masuk TPA. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204128</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Kembali Operasional TPA Tlekung, Pemkot Batu Standbykan Tiga Mesin Incenerator</title>
		<link>https://memontum.com/buka-kembali-operasional-tpa-tlekung-pemkot-batu-standbykan-tiga-mesin-incenerator</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[incenerator]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[standbykan]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengadaan atau membeli Incenerator (mesin pembakaran sampah, red) sebanyak tiga unit dengan harga Rp 12 miliar. Tiga mesin itu, rencananya untuk mendukung dibukanya kembali TPA Tlekung, pada 5 Januari 2024 mendatang. Kepala DLH Kota Batu, Muji Dwi Leksono, mengatakan bahwa pengadaan Incenerator yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengadaan atau membeli Incenerator (mesin pembakaran sampah, red) sebanyak tiga unit dengan harga Rp 12 miliar. Tiga mesin itu, rencananya untuk mendukung dibukanya kembali TPA Tlekung, pada 5 Januari 2024 mendatang.</p>



<p>Kepala DLH Kota Batu, Muji Dwi Leksono, mengatakan bahwa pengadaan Incenerator yang dilakukan dinasnya merupakan salah satu langkah penanganan sampah di Kota Batu. &#8220;Jadi, kami melaksanakan pengadaan tiga unit mesin Incenerator. Perunitnya, itu seharga Rp 4 miliar. Rencananya, ketiganya ditempatkan di TPA di Desa Tlekung,&#8221; terangnya, saat di TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (28/12/2023) tadi.</p>



<p>Sumber anggaran dari pengadaan tiga unit Incenerator itu, ujarnya, berasal dari PAK APBD 2023. &#8220;Mesin ini sudah di trial 9 Desember 2023 kemarin. Untuk kapasitasnya, perunit Incenerator ini mampu menangani 15 ton selama 12 jam. Dengan kekuatan panas 400 sampai 800 derajat, yang nantinya bisa diatur saat sampah kering atau basah,&#8221; urainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari tiga mesin itu, tambah Muji, satu unit nantinya akan menangani TPS3R Desa Tlekung. Kemudian, dua mesin lainnya menangani sampah pasar, Alun-alun serta di area perkotaan.</p>



<p>Untuk mekanisme pemrosesan sampah, nantinya sampah dari dump truk langsung masuk Incenerator. Artinya, tidak ada timbunan lagi. Sehingga, tidak menimbulkan bau. Lalu, untuk proses pengambilan sampahnya, yakni dengan ditutup terpal yang rapat. Sehingga, tidak berantakan di jalan. Begitu pula saat keluar dari TPA, seluruh bak kendaraan dibersihkan.</p>



<p>Terkait proses pemanfaatan kembali TPA Tlekung yang menggunakan tiga mesin Incenerator, dirinya menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat. Bahkan, bersama Kepala Desa Tlekung serta Camat Junrejo, juga sudah melakukan selamatan bersama.</p>



<p>&#8220;Kami sudah permisi dengan warga Desa Tlekung, untuk mengoperasikan kembali TPA Tlekung dengan tiga unit mesin Incenerator ini. Dan, tiga unit mesin Incenerator ini rencananya dioperasikan pada 5 Januari 2024 mendatang,&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203845</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TPS3R Sisir Terima Bantuan Satu Unit Mesin Incenerator</title>
		<link>https://memontum.com/tps3r-sisir-terima-bantuan-satu-unit-mesin-incenerator</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2023 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[incenerator]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; TPS3R Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu, mendapatkan bantuan Mesin Incenerator atau mesin pembakaran sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Bahkan, untuk rehabilitasi TPS3R kelurahan juga dianggarkan dari DLH sebesar Rp 200 juta. Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan, membenarkan bahwa TPS3R Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu sudah mendapatkan bantuan satu unit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; TPS3R Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu, mendapatkan bantuan Mesin Incenerator atau mesin pembakaran sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Bahkan, untuk rehabilitasi TPS3R kelurahan juga dianggarkan dari DLH sebesar Rp 200 juta.</p>



<p>Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan, membenarkan bahwa TPS3R Kelurahan Sisir, Kecamatan/Kota Batu sudah mendapatkan bantuan satu unit Mesin Incenerator untuk mengolah sampah. &#8220;Memang benar, TPS3R Kelurahan Sisir sudah mendapatkan Mesin Incenerator. Dan, sementara ini masih satu dahulu yaitu TPS3R Kelurahan Sisir,&#8221; terangnya di BBPP Songgoriti, Kota Batu, Rabu (20/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Lurah Sisir Kota Batu, M Viata A Pranaka, menambahkan bahwa sudah dua minggu ini satu unit Mesin Incenerator didapat dari DLH. &#8220;Mesin Incenerator itu sudah hampir dua minggu ini dirakit di TPS3R Kelurahan Sisir. Jadi, mesin yang diberikan bukan langsung. Tetapi, harus dirakit dahulu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Mengenai status Mesin Incenerator tersebut, jelasnya, bahwa mesin itu merupakan Belanja Tak Terduga (BTT) dari DLH yang diperuntukkan TPS3R kelurahan maupun desa untuk menangani sampah warga. DLH sendiri nantinya juga menganggarkan Rp 200 juta untuk rehabilitasi TPS3R di Kelurahan Sisir.</p>



<p>&#8220;Jadi, DLH waktu itu menganggarkan Rp 200 juta untuk membenahi TPS Patok, Kelurahan Sisir. Tetapi, karena kondisi mendesak, maka anggaran itu digeser untuk rehabilitasi membenahi TPS3R Kelurahan Sisir dekat Sendratari. Dan, kapan dimulainya saya belum tahu. Ya, mudah-mudahan PAK tahun ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, paparnya, dalam perubahan anggaran tahun 2023 ini Pemkot Batu memberikan dukungan tambahan anggaran sebesar Rp 500 juta, yang diposkan di DD (dana desa). Anggaran itu, diperuntukkan desa maupun kelurahan untuk memaksimalkan TPS3R dalam pengolahan sampah.</p>



<p>&#8220;Memang nanti, lewat perubahan anggaran 2023, kami mendapatkan bantuan anggaran Rp 500 juta. Kalau sudah di dok DPRD dan cair, maka pembagian anggaran itu Rp 300 juta untuk peralatan TPS3R. Dan, yang Rp 200 juta untuk fasilitas RT dan RW di Kelurahan Sisir,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198507</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
