<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>India &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/india/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jun 2023 11:29:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>India &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>288 Meninggal dan Akan Terus Bertambah Akibat Laka Kereta di India</title>
		<link>https://memontum.com/288-meninggal-dan-akan-terus-bertambah-akibat-laka-kereta-di-india</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jun 2023 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[korban meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190099</guid>

					<description><![CDATA[Memontum India &#8211; Kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Odisha-India, Jumat (02/06/2023) malam waktu setempat. Sedikitnya 288 warga dilaporkan meninggal dan ratusan lain mengalami luka, akibat kejadian dalam kecelakaan besar selama kurun waktu 20 tahun terakhir di sepanjang sejarah hingga tahun 2023. Hingga kini, petugas setempat masih terus bersiaga dan melakukan evakuasi. Sementara jumlah korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum India</strong> &#8211; Kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Odisha-India, Jumat (02/06/2023) malam waktu setempat. Sedikitnya 288 warga dilaporkan meninggal dan ratusan lain mengalami luka, akibat kejadian dalam kecelakaan besar selama kurun waktu 20 tahun terakhir di sepanjang sejarah hingga tahun 2023.</p>



<p>Hingga kini, petugas setempat masih terus bersiaga dan melakukan evakuasi. Sementara jumlah korban meninggal, dimungkinkan masih akan terus bertambah.</p>



<p>Direktur Jenderal Dinas Pemadam Kebakaran Odisha, Sudhanshu Sarangi, mengatakan bahwa ratusan orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. &#8220;Banyak korban luka serius. Upaya penyelamatan masih berlangsung,&#8221; katanya seperti dikutip dari AFP, Sabtu (03/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Sekretaris Negara Bagian Odisha, Pradeep Jena, menambahkan bahwa ada sekitar 850 orang yang terluka dan tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. &#8220;Prioritas utama kami adalah menyelamatkan dan memberikan bantuan untuk korban,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Direktur Eksekutif Indian Railways, Amitabh Sharma, menjelaskan bahwa pihaknya masih terus mendalami mengenai penyebab kecelakaan itu.</p>



<p>&#8220;Dua kereta penumpang memiliki keterlibatan aktif dalam kecelakaan tersebut,&#8221; katanya.</p>



<p>Berdasarkan catatan, kecelakaan ini menjadi peristiwa besar. Sebelumnya, kecelakaan kereta api pernah terjadi pada tahun 1981 di Bihar dan Sekitar 1000 orang dilaporkan meninggal dalam kejadian itu. <strong>(cn/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Syiar ke India Warga Jember Meninggal di Pesawat</title>
		<link>https://memontum.com/syiar-ke-india-warga-jember-meninggal-di-pesawat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2019 12:03:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[Syiar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99650-syiar-ke-india-warga-jember-meninggal-di-pesawat</guid>

					<description><![CDATA[Bupati Jember Percepat dan Fasilitasi Kepulangan Jenazah Jember, Memontum &#8211; Hendak melakukan Syiar agama ke negara India, Mahmud warga Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, ditemukan meninggal dalam pesawat di perjalanan menuju Calcutta, India. Terima informasi tersebut, Bupati jember dr Hj Faida MMr segera memulangkan jenazahnya. Hasil penelusuran bersama dengan LP3TKI, BNP2TKI dan KJRI Jeddah dan India, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Bupati Jember Percepat dan Fasilitasi Kepulangan Jenazah</h2>
<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Hendak melakukan Syiar agama ke negara India, Mahmud warga Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, ditemukan meninggal dalam pesawat di perjalanan menuju Calcutta, India.</p>
<p>Terima informasi tersebut, Bupati jember dr Hj Faida MMr segera memulangkan jenazahnya.</p>
<p>Hasil penelusuran bersama dengan LP3TKI, BNP2TKI dan KJRI Jeddah dan India, serta juga keluarga almarhum Mahmud di desanya, bahwa yang bersangkutan akan terbang dari New Delhi ke Indonesia (dalam rangka syi&#8217;ar agama di India) dengan menggunakan Pesawat Air Asia.</p>
<p>Namun, dalam perjalanan di atas pesawat, korban meninggal dunia di karenakan sakit, yang diperkirakan sakit paru-paru dan pihak keluarga di kabari oleh Pihak Air Asia atas meninggalnya almarhum dan pihak Air Asia akan memulangkan jenazah menggunakan asuransi dari Air Asia. Setelah dalam proses otopsi di RS di New Delhi India.</p>
<p>Pihak Air Asia meminta nama keluarga yang akan menerima Jenasah di Jakarta. Yaitu Ustad Agus yang berlamat di Kebon Jeruk Jakarta dan ustad Faqih.</p>
<p>Setelah berkoordinasi dengan jajarannya, Bupati Faida langsung melakukan proses pemulangan jenazah Mahmud ke Indonesia.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan informasi keluarganya, jenazah akan diberangkatkan dengan pesawat dari Calkuta &#8211; Singapora-Juanda, dan tiba di Surabaya, Selasa (12/11/2019) sekitar pukul 09.15,” katanya.</p>
<p>“Sedangkan Dari Juanda ke Jember, akan menggunakan kendaraan ambulance LP3TKI Surabaya, diperkirakan tiba di rumah duka pukul 15.00,” imbuhnya. Bupati Faida tidak hanya kali ini memulangkan TKW ataupun jenazah TKW.</p>
<p>Namun, ini merupakan wujud kerja sebagai kepala daerah yang mempermudah warganya yang sedang mengalami kesulitan. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99650</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
