<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Indonesia Marketeer Festival &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/indonesia-marketeer-festival/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Apr 2021 14:07:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Indonesia Marketeer Festival &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Destinasi Wisata di Indonesia Layak Dijadikan Lokasi Syuting Film Bertaraf Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/destinasi-wisata-di-indonesia-layak-dijadikan-lokasi-syuting-film-bertaraf-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2021 14:07:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Marketeer Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional Day]]></category>
		<category><![CDATA[Lokasi Syuting]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141503</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong destinasi wisata di Indonesia yang kaya akan budaya dan kekuatan alam sebagai lokasi syuting. Baca Juga: Hal ini disampaikan Dalam pembukaan acara &#8220;Pameran UMKM Gayeng Bank Indonesia 2021&#8221; yang digelar secara daring, Rabu (28/04), Sandiaga mengungkapkan, bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong destinasi wisata di Indonesia yang kaya akan budaya dan kekuatan alam sebagai lokasi syuting.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal">Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</a></li>
</ul>


<p>Hal ini disampaikan Dalam pembukaan acara &#8220;Pameran UMKM Gayeng Bank Indonesia 2021&#8221; yang digelar secara daring, Rabu (28/04), Sandiaga mengungkapkan, bahwa pihaknya tengah kembali mengingatkan masyarakat dunia akan destinasi-destinasi wisata yang ada di Tanah Air ke kancah internasional. Khususnya di lima destinasi super prioritas.</p>



<p>&#8220;Di Borobudur misalnya, ada banyak desa wisata yang sangat menarik untuk dijadikan lokasi syuting. Seperti di &#8216;Nepal Van Java&#8217; atau Dusun Butuh, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang di Jawa Tengah,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p>Menurut Sandiaga sendiri, Dusun Kaliangkrik memiliki pemandangan yang sangat indah. Sehingga cocok untuk dijadikan sebagai lokasi syuting film-film karya sineas internasional.</p>



<p>Sebelumnya, sudah ada beberapa garapan film internasional yang menjadikan Indonesia sebagai lokasi syuting. Salah satunya &#8220;Eat, Pray, Love&#8221;, film produksi tahun 2010 yang dibintangi Julia Roberts.</p>



<p>Film itu mengambil lokasi syuting di beberapa lokasi di Bali. Yakni monkey forest, teras sawah Tegalalang, Pantai Padang-Padang dan lainnya. Film tersebut terbukti menjadi sarana promosi yang efektif bagi pariwisata Bali.</p>



<p>Selain itu, Sandiaga juga menuturkan, promosi ini dilakukan dengan tujuan mendongkrak sektor ekonomi kreatif nasional, membangkitkan semangat untuk memulihkan perekonomian nasional dan mempromosikan pariwisata Tanah Air. &#8220;Film banyak menciptakan lapangan kerja,&#8221; katanya.</p>



<p>‘Pameran UMKM Gayeng Bank Indonesia 2021’ digelar oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah dengan tajuk ‘UMKM Gayeng Monco Negoro 2021: Artisan Jawa Tengah Go Internasional’. Pameran ini diikuti 52 UMKM asal Jawa Tengah yang memamerkan berbagai produk ekonomi kreatif.</p>



<p>Pameran tersebut dilaksanakan secara hybrid dari dua lokasi yang berbeda. Yaitu di Mal Paragon Semarang, Jawa Tengah yang diikuti oleh 28 pelaku UMKM dan di Suntec City Mall, Singapura yang diikuti oleh 24 pelaku UMKM.</p>



<p>Selain Sandiaga, acara tersebut juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo, dan Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi. <strong>(hms/kpe/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141503</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Dr Iskak Tulungagung Raih 2 Penghargaan Roadshow Indonesia Marketeer Festival 2018</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-dr-iskak-tulungagung-raih-2-penghargaan-roadshow-indonesia-marketeer-festival-2018</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 May 2018 15:37:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Marketeer Festival]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Iskak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=40795</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8212; Patut diacungi jempol, dengan kinerja RSUD Dr Iskak.Dua penghargaan diraih dalam roadshow Indonesia Marketeer Festival 2018. Dua piagam penghargaan tersebut, bidang layanan publik Public Service of the Year 2018 dan Marketeer of the Year Surabaya Marketing Champion 2018. Kedua Piagam tersebut diserahkan langsung oleh pendiri sekaligus CEO MarkPlus, Inc Hermawan Kertajaya. “Anugerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8212; Patut diacungi jempol, dengan kinerja RSUD Dr Iskak.Dua penghargaan diraih dalam roadshow Indonesia Marketeer Festival 2018. Dua piagam penghargaan tersebut,  bidang layanan publik Public Service of the Year 2018  dan Marketeer of the Year Surabaya Marketing Champion 2018. Kedua Piagam tersebut diserahkan langsung oleh pendiri sekaligus CEO MarkPlus, Inc Hermawan Kertajaya.</p>
<p>“Anugerah ini kami berikan kepada tokoh lokal di bidang pemasaran yang menunjukkan marketing spirit luar biasa dan patut diteladani,” kata Hermawan Kertajaya saat membuka ajang bergengsi. Hermawan menambahkan dan berharap, &#8221; semoga model pengelolaan pelayanan kesehatan yang berintegrasi dengan lintas stakeholder, seperti yang dilakukan RSUD dr Iskak, bisa dicontoh dan dikembangkan di rumah sakit lain seluruh Indonesia&#8221;, imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu menurut direktur RSUD Dr Iskak, Dr Supriyanto menyampaikan, kita melakukan Inovasi internal dan external dengan mengedepankan harmonisasi dan sinergitas demi terciptanya sebuah “team work” yang solid. Inovasi External dengan senantiasa menjaga harmonisasi dan sineergitas dengan seluruh “Stake Holder”. Beberapa Inovasi internal antara lain adalah Pendaftaran “On line” pelayanan poliklinik.<br />
&#8220;Pasien yang akan beribat ke piliklinik Rumah Sakit bisa mendaftar secara “On Line” dan mengantre di rumah. Pemantapan peran Tata kelola korporasi dan Tata kelola klinis. Tata kelola korporasi harus mampu memberikan ruang yang cukup bagi staf medis dalam menjalankan tata kelola klinis&#8221; jelasnya.</p>
<p>Supriyanto menambahkan, tidak banyak yang menyadari bahwa staf medis (dokter) yang menjalankan tata kelola klinis adalah bersifat mandiri dan otonom, sebagaimana karakter profesi dokter yang “Self Employed”.<br />
&#8220;Yang diperlukan mereka adalah kepastian dan keleluasaan dalam menjalankan standart profesi serta kejelasan akan hak mereka terhadap jasa pelayanan profesi&#8221;, tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40795</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Dr Iskak Tulungagung Raih 2 Penghargaan Roadshow Indonesia Marketeer Festival 2018</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-dr-iskak-tulungagung-raih-2-penghargaan-roadshow-indonesia-marketeer-festival-2018-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 May 2018 15:37:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Marketeer Festival]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Dr Iskak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95314-rsud-dr-iskak-tulungagung-raih-2-penghargaan-roadshow-indonesia-marketeer-festival-2018-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8212; Patut diacungi jempol, dengan kinerja RSUD Dr Iskak.Dua penghargaan diraih dalam roadshow Indonesia Marketeer Festival 2018. Dua piagam penghargaan tersebut, bidang layanan publik Public Service of the Year 2018 dan Marketeer of the Year Surabaya Marketing Champion 2018. Kedua Piagam tersebut diserahkan langsung oleh pendiri sekaligus CEO MarkPlus, Inc Hermawan Kertajaya. “Anugerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8212; Patut diacungi jempol, dengan kinerja RSUD Dr Iskak.Dua penghargaan diraih dalam roadshow Indonesia Marketeer Festival 2018. Dua piagam penghargaan tersebut, bidang layanan publik Public Service of the Year 2018 dan Marketeer of the Year Surabaya Marketing Champion 2018. Kedua Piagam tersebut diserahkan langsung oleh pendiri sekaligus CEO MarkPlus, Inc Hermawan Kertajaya.</p>
<p>“Anugerah ini kami berikan kepada tokoh lokal di bidang pemasaran yang menunjukkan marketing spirit luar biasa dan patut diteladani,” kata Hermawan Kertajaya saat membuka ajang bergengsi. Hermawan menambahkan dan berharap, &#8221; semoga model pengelolaan pelayanan kesehatan yang berintegrasi dengan lintas stakeholder, seperti yang dilakukan RSUD dr Iskak, bisa dicontoh dan dikembangkan di rumah sakit lain seluruh Indonesia&#8221;, imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu menurut direktur RSUD Dr Iskak, Dr Supriyanto menyampaikan, kita melakukan Inovasi internal dan external dengan mengedepankan harmonisasi dan sinergitas demi terciptanya sebuah “team work” yang solid. Inovasi External dengan senantiasa menjaga harmonisasi dan sineergitas dengan seluruh “Stake Holder”. Beberapa Inovasi internal antara lain adalah Pendaftaran “On line” pelayanan poliklinik.<br />
&#8220;Pasien yang akan beribat ke piliklinik Rumah Sakit bisa mendaftar secara “On Line” dan mengantre di rumah. Pemantapan peran Tata kelola korporasi dan Tata kelola klinis. Tata kelola korporasi harus mampu memberikan ruang yang cukup bagi staf medis dalam menjalankan tata kelola klinis&#8221; jelasnya.</p>
<p>Supriyanto menambahkan, tidak banyak yang menyadari bahwa staf medis (dokter) yang menjalankan tata kelola klinis adalah bersifat mandiri dan otonom, sebagaimana karakter profesi dokter yang “Self Employed”.<br />
&#8220;Yang diperlukan mereka adalah kepastian dan keleluasaan dalam menjalankan standart profesi serta kejelasan akan hak mereka terhadap jasa pelayanan profesi&#8221;, tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95314</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
