<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>induk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/induk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Jul 2023 11:47:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>induk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Krucil Probolinggo Geger, Induk Sapi Lahirkan Anak Berkepala Cabang</title>
		<link>https://memontum.com/warga-krucil-probolinggo-geger-induk-sapi-lahirkan-anak-berkepala-cabang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[anak,]]></category>
		<category><![CDATA[berkepala]]></category>
		<category><![CDATA[cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Geger]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[krucil]]></category>
		<category><![CDATA[lahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194264</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Warga Desa Watupanjang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, dibuat geger. Gegaranya, yakni seekor sapi yang baru lahir milik warga setempat yakni Ida (80), berkepala cabang. Selain memiliki dua kepala, mulut, hidung dan mata juga rangkap dua. Salah satu warga, Surahman, mengatakan bahwa kelahiran anak sapi dengan kepala bercabang tersebut menarik warga untuk melihatnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Warga Desa Watupanjang, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, dibuat geger. Gegaranya, yakni seekor sapi yang baru lahir milik warga setempat yakni Ida (80), berkepala cabang. Selain memiliki dua kepala, mulut, hidung dan mata juga rangkap dua.</p>



<p>Salah satu warga, Surahman, mengatakan bahwa kelahiran anak sapi dengan kepala bercabang tersebut menarik warga untuk melihatnya secara langsung. Bahkan, banyak warga yang mengabadikan momen langka itu dengan memotretnya menggunakan HP.</p>



<p>&#8220;Sejak anak sapi itu lahir, banyak warga yang berdatangan untuk melihat. Bahkan, banyak juga yang mengabadikan momen tersebut,&#8221; katanya, Rabu (26/07/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disperta, drh Nikolas Nuryulianto, mengatakan jika secara teori kelahiran anak sapi dengan kepala bercabang dan mulut terpisah, itu bisa terjadi dengan induk sapi yang memiliki dua sel telur. Jika keduanya jadi, maka akan lahir sapi kembar.</p>



<p>&#8220;Jika sel telur ini bertemu dengan sperma, dan kedua sel telurnya jadi, maka akan lahir kembar, tapi tidak identik kembarnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Kemudian, lanjutnya, jika hanya satu sel telurnya yang jadi dan sel telur ini membelah diri, maka akan lahir anakan sapi dengan kembar identik. Dalam kasus di Krucil ini, kemungkinan satu sel telur yang jadi. Dan sel telur ini mencoba membelah diri, tapi upaya membelah dirinya terganggu dan tidak sempurna.</p>



<p>&#8220;Karena terganggu, akhirnya tidak sempurna. Jadi, mungkin faktor ini yang menyebabkan sapi tersebut lahir dengan dua kepala. Dan terkait apa yang mengganggu pembelahan dirinya, itu memerlukan riset untuk memastikannya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Niko juga mengimbau, kepada para peternak untuk rutin memeriksakan sapinya. Terlebih, sapi yang dalam kondisi mengandung ke dokter hewan atau petugas teknis kesehatan hewan.</p>



<p>&#8220;Terlebih bagi hewan yang sedang bunting. Kami mengimbau, agar peternaknya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan dokter hewan dan petugas teknis kami. Agar, kesehatan sapinya terjaga,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Batu Dorong Diskumdag untuk Rumuskan Perwali Perpindahan Pedagang ke Pasar Induk</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-batu-dorong-diskumdag-untuk-rumuskan-perwali-perpindahan-pedagang-ke-pasar-induk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jul 2023 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Diskumdag]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[perpindahan]]></category>
		<category><![CDATA[perwali]]></category>
		<category><![CDATA[rumuskan]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192920</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; DPRD Kota Batu mendorong Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) untuk segera merumuskan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur perpindahan pedagang dari lahan relokasi ke Pasar Induk Among Tani. Ini dilakukan, supaya dari pihak pedagang segera memiliki kepastian hukum saat berada di tempat yang baru. Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; DPRD Kota Batu mendorong Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) untuk segera merumuskan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur perpindahan pedagang dari lahan relokasi ke Pasar Induk Among Tani. Ini dilakukan, supaya dari pihak pedagang segera memiliki kepastian hukum saat berada di tempat yang baru.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, menyampaikan keresahan pedagang yang ada di lahan relokasi Pasar Batu, selama ini tidak merasa terlindungi apabila pindah ke Pasar Induk Among Tani. Itu karena, mereka berharap ada Perwali.</p>



<p>&#8220;Kami minta, Diskumdag Kota Batu harus segera merumuskan Perwali yang diajukan ke Bagian Hukum yang kemudian diketahui oleh Wali Kota,&#8221; terangnya di Gedung DPRD Kota Batu, Senin (10/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mengenai Perwali tersebut, lanjutnya, tentu harus lengkap. Apalagi, nantinya juga ada retribusi. &#8220;Perwali ini harus segera dibuat, karena pada saatnya ada penarikan retribusi. Maka, kalau pedagang di tempat yang baru tidak definitif, kan tidak bisa,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk itu, tegasnya, jangan sampai pasar tidak segera ditempati, hanya gara-gara tidak kejelasan aturan. Jadi, harus segera disiapkan dan dibuat. Karenanya, Diskumdag harus segera menindaklanjuti dengan merumuskan Perwali.</p>



<p>&#8220;Di sini, karena pedagang yang pindah ke tempat baru ini tidak sekedar pindah, maka semua harus dibuat secara jelas. Sehingga, pedagang menjadi nyaman,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192920</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penempatan Pasar Induk Among Tani Dipastikan Molor, Pedagang Pertanyakan Rencana Pengundian Penempatan</title>
		<link>https://memontum.com/penempatan-pasar-induk-among-tani-dipastikan-molor-pedagang-pertanyakan-rencana-pengundian-penempatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jul 2023 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[among]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dipastikan]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Molor]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[penempatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengundian]]></category>
		<category><![CDATA[pertanyakan]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192308</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Rencana pemindahan pedagang dari lahan relokasi menuju Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dipastikan akan berlangsung lama. Itu karena, rencana relokasi tahap awal yang melibatkan 1.696 kios dan 934 los dari total sekitar 3.306 pedagang, hingga kini masih belum dilakukan pengundian tempat yang dijadwalkan oleh Diskumdag Kota Batu. Koordinator Zona Konveksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Rencana pemindahan pedagang dari lahan relokasi menuju Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dipastikan akan berlangsung lama. Itu karena, rencana relokasi tahap awal yang melibatkan 1.696 kios dan 934 los dari total sekitar 3.306 pedagang, hingga kini masih belum dilakukan pengundian tempat yang dijadwalkan oleh Diskumdag Kota Batu.</p>



<p>Koordinator Zona Konveksi Lahan Relokasi Pasar Batu, Lukman Hadi, mengatakan bahwa hingga saat ini pedagang yang akan dipindahkan tahap awal, belum dilakukan pengundian untuk penempatan kios. Lamanya proses, bisa jadi dikarenakan menunggu payung hukum berupa Peraturan Wali Kota, yang rencana akan segera dibuat. Dengan pertimbangan, karena ribuan pedagang yang akan dipindahkan ke Pasar Induk, itu dari varian zona. Diantaranya, seperti konveksi, elektronik, peralatan, aksesoris serta kuliner dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Hingga saat ini, memang dari zona konveksi ada sebanyak 400 pedagang. Kalau ditotal, keseluruhan pedagang ada sebanyak 3.306 orang. Kesemuanya, itu pasti menempati kios di Pasar Induk Among Tani,&#8221; terangnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (02/07/2023) tadi.</p>



<p>Perihal payung hukum, paparnya, sangat dibutuhkan oleh para pedagang. Karena, dalam payung hukum itu menetapkan aturan supaya di kemudian hari saat pedagang ini sudah menempati kios baru, tidak muncul masalah di belakang hari.</p>



<p>&#8220;Kalau harapan kami, itu di sini segera pindah ke tempat yang baru. Terus ada payung hukum, sehingga pedagang juga nyaman menjalankan usahanya. Karena, di lahan relokasi ini pendapatan kami turun drastis,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Sembilan Zona (Pedang IX) Pasar Besar Batu, Muhammad Ali Subaidi, pun berharap bisa segera menempati Pasar baru atau lokasi permanen. Karena sejak menempati lahan relokasi, untuk pendapatan cenderung menurun.</p>



<p>Karenanya, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Diskumdag, terkait pembagian kios kepada pedagang. Apakah melalui mekanisme pengundian maupun dengan mekanisme lainnya, terkait pembagian kios kepada pedagang.</p>



<p>“Sebenarnya, semuanya sudah didata. Namun, hasil verifikasinya belum disampaikan kepada kami. Dan, kami tidak ingin muncul masalah, saat menempati pasar baru yang seharusnya menjadi hak pedagang,” jelasnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, rencana pemindahan pedagang ke Pasar Induk, akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal, terdiri dari pemilik kios dan los, karena pedagang tersebut sudah mengantongi SK. Disusul kemudian, tahap berikutnya hingga mencapai sekitar 3.306 pedagang. Sehingga, Juli ini diharapkan sudah masuk ke Pasar Induk dan diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192308</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bank Jatim Cabang Batu Bidik Pengembangan ke Pasar Induk Among Tani</title>
		<link>https://memontum.com/bank-jatim-cabang-batu-bidik-pengembangan-ke-pasar-induk-among-tani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 14:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[among]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bidik]]></category>
		<category><![CDATA[cabang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[tani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192007</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Bank Jatim Cabang Batu akan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani. Bahkan, terkait perencanaan ini pihak bank sudah mengajukan izin ke tingkat pusat hingga Bank Indonesia (BI). Kepala Bank Jatim Cabang Batu, Kartika Dyah Sri Rahayu, mengatakan jika sebenarnya saat ini pihaknya sedang berproses untuk persiapan membuka cabang di Pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Bank Jatim Cabang Batu akan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani. Bahkan, terkait perencanaan ini pihak bank sudah mengajukan izin ke tingkat pusat hingga Bank Indonesia (BI).</p>



<p>Kepala Bank Jatim Cabang Batu, Kartika Dyah Sri Rahayu, mengatakan jika sebenarnya saat ini pihaknya sedang berproses untuk persiapan membuka cabang di Pasar Induk Among Tani Kota Batu. Sehingga, ketika kapanpun Pasar Induk itu dibuka, maka Bank Jatim sudah siap operasional.</p>



<p>&#8220;Proses ini sudah dilakukan. Sehingga, Bank Jatim tinggal menunggu proses dari Pasar Induk,&#8221; terangnya, Selasa (27/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk tempat operasional, paparnya, sebenarnya sudah disediakan. Hanya saja, titik lokasi yang dimaksud masih belum dilihat, karena masih menunggu proses perizinann dari Bank Jatim Pusat dan BI.</p>



<p>&#8220;Titik atau tempat untuk operasional sudah ada. Tetapi, itu belum kami lihat. Kami masih izin dahulu dengan Bank Jatim Pusat serta BI,&#8221; ujar Kartika.</p>



<p>Untuk teknis pelaksanaan operasional, tambahnya, nantinya juga berproses dan melihat transaksi keuangan yang ada. Artinya, ada syarat wajib usaha di pasar. Salah satu contoh, potensi perputaran uang hingga seperti arisan simpanan di bank.</p>



<p>&#8220;Intinya semua harus lewat prosedur. Perbankkan sendiri nantinya juga akan membidik pembiayaan usaha,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Diresmikan Presiden, Pasar Induk Among Tani Kota Batu Dibersihkan dari PKL</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-diresmikan-presiden-pasar-induk-among-tani-kota-batu-dibersihkan-dari-pkl</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[among]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[dibersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[Diresmikan]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[PKL]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191050</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Awal Juli 2023 mendatang, Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dijadwalkan bakal diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Menyongsong persiapan itu, Satpol PP Kota Batu melakukan penertiban dengan pembersihan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar sepanjang Jalan Dewi Sartika, Kota Batu. Kasatpol PP Kota Batu, Bambang Kuncoro, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Awal Juli 2023 mendatang, Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dijadwalkan bakal diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Menyongsong persiapan itu, Satpol PP Kota Batu melakukan penertiban dengan pembersihan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar sepanjang Jalan Dewi Sartika, Kota Batu.</p>



<p>Kasatpol PP Kota Batu, Bambang Kuncoro, mengatakan bahwa PKL yang berjualan di atas trotoar sepanjang Jalan Dewi Sartika, sudah mulai bermunculan. Sehingga, ini nantinya perlu diantisipasi karena pejalan kaki yang lewat trotoar, sudah terganggu dan juga menyebabkan kemacetan.</p>



<p>&#8220;Saat ini PKL yang ada di sepanjang trotoar bermunculan. Apalagi, diperkirakan awal Juli 2023, Pasar Induk dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden. Jadi sebelum diresmikan, kami tertibkan para PKL,&#8221; terangnya di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Kamis (15/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Apalagi, ujar Bambang, keberadaan PKL tersebut sudah melanggar Perda. Yaitu, dengan mengganggu pejalan kaki serta memanfaatkan fasilitas umum untuk berjualan.</p>



<p>&#8220;Keberadaan PKL ini terang-terangan mengganggu estika juga menimbulkan kemacetan. Pastinya ini melanggar Perda, ya kita tertibkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebelum pelaksanaan penertiban, paparnya, itu sudah dilakukan sosialisasi kepada para pedagang. Dimana, yang menginformasikan tentang larangan berjualan di badan jalan hingga di atas gorong-gorong yang merupakan Fasum.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, penertiban PKL ini dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 7 Tahun 202, tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Serta Perlindungan Masyarakat, dan Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima,” tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191050</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kementrian dan Badan Pangan Bakal Gelontor Tiga Cold Storage untuk Pasar Induk Among Tani Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/kementrian-dan-badan-pangan-bakal-gelontor-tiga-cold-storage-untuk-pasar-induk-among-tani-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jun 2023 07:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[among]]></category>
		<category><![CDATA[badan]]></category>
		<category><![CDATA[bakal]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[cold]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[gelontor]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[kementrian]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[storage]]></category>
		<category><![CDATA[tani]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pasar Induk Among Tani Kota Batu bakal mendapat bantuan tiga cold storage atau ruang pendingin dari dua kementerian. Dimana, bantuan itu rencananya dua unit dari Kementerian Pertanian dan satu unit dari Badan Pangan Nasional. Sementara untuk kapasitasnya, direncanakan sebanyak 8 ton. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Batu</strong> &#8211; Pasar Induk Among Tani Kota Batu bakal mendapat bantuan tiga cold storage atau ruang pendingin dari dua kementerian. Dimana, bantuan itu rencananya dua unit dari Kementerian Pertanian dan satu unit dari Badan Pangan Nasional. Sementara untuk kapasitasnya, direncanakan sebanyak 8 ton.</p>



<p>Pj Wali <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a>, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa untuk membantu bahan baku yang dimiliki pedagang, baik itu daging ataupun jenis hortikultura menjadi awet dalam waktu lama, maka diberikan bantuan cold storage. Melalui bantuan tersebut, maka bahan yang akan dijual bisa lebih tahan lama.</p>



<p>&#8220;Jadi, Pasar Induk Among Tani nantinya mendapatkan bantuan tiga unit cold storage. Dua bantuan dari Kementerian Pertanian itu, nantinya satu untuk penyimpanan daging dan satunya lagi untuk penyimpanan jenis hortikultura. Kemudian, ditambah satu unit lagi dari Badan Pangan Nasional, yang fungsinya untuk penyimpanan daging ayam,&#8221; terang Pj Wali Kota Aries, saat berada di Coban Talun Kota Batu, Rabu (14/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait bantuan itu, tambahnya, karena di saat awal pembangunan atau Pasar Induk sudah rampung, pasar tidak memiliki cold storage. Sehingga, dipandang perlu untuk melakukan pengajuan dan direspon oleh pihak kementerian. Bahkan, dari Badan Pangan Nasional menambah lagi bantuan satu Cold Storage. Dan, masing-masing bantuan</p>



<p>&#8220;Rencananya, bantuan itu akan diberikan saat Pasar Induk Among Tani diresmikan oleh Presiden. Bantuan rencananya akan dibarengi dengan pemberian bantuan secara simbolis,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk tempat penempatan cold storage di Pasar Induk, tegas Aries, sudah disediakan bangunan khusus. Sehingga, dimungkinkan tidak perlu lagi penambahan bangunan ruangan.</p>



<p>&#8220;Karena di awal Pemkot Batu juga merencanakan pengadaan cold storage, maka dengan bantuan ini rencana pengadaan dialihkan,&#8221; imbuhnya.<strong>&nbsp;(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190883</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
