<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>industri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/industri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 09:47:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>industri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Genjot Kemandirian Industri, Gubernur Bengkulu Tinjau Produksi Minyak Goreng Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/genjot-kemandirian-industri-gubernur-bengkulu-tinjau-produksi-minyak-goreng-lokal</link>
					<comments>https://memontum.com/genjot-kemandirian-industri-gubernur-bengkulu-tinjau-produksi-minyak-goreng-lokal#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[genjot]]></category>
		<category><![CDATA[goreng,]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231809</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meninjau langsung rumah produksi minyak goreng sawit Bumi Merah Putih (BMP) di Kelurahan Sawah Lebar, Senin (20/04/2026) tadi. Kunjungan itu dilakukan, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam mendorong kemandirian daerah melalui pengolahan sumber daya alam (SDA) lokal. Dalam kesempatan itu, gubernur menegaskan akan pentingnya menghasilkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meninjau langsung rumah produksi minyak goreng sawit Bumi Merah Putih (BMP) di Kelurahan Sawah Lebar, Senin (20/04/2026) tadi. Kunjungan itu dilakukan, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam mendorong kemandirian daerah melalui pengolahan sumber daya alam (SDA) lokal.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, gubernur menegaskan akan pentingnya menghasilkan produk sendiri dari potensi daerah, khususnya komoditas unggulan seperti kelapa sawit. Dirinya menyebut, seluruh proses produksi minyak goreng BMP dilakukan di Bengkulu, mulai dari bahan baku hingga pengolahan akhir menjadi minyak goreng siap konsumsi.</p>



<p>“Kita ingin daerah kita menghasilkan produk sendiri dari SDA kita, seperti sawit. Ini produk Bengkulu, bahan bakunya dari Bengkulu dan diolah menjadi minyak goreng Bumi Merah Putih,” kata Gubernur Helmi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi daerah. Menurutnya, kebanggaan terhadap produk daerah harus dibangun melalui penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Selain mendorong kemandirian ekonomi, Gubernur Helmi juga menyampaikan bahwa industri ini turut memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Sebagian besar, tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat, sehingga membantu menekan angka pengangguran.</p>



<p>Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen, untuk terus mendukung pengembangan produk ini agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk ke luar daerah. Ke depan, berbagai produk turunan seperti sabun, perawatan kulit, dan parfum juga akan dikembangkan di bawah label Merah Putih sebagai bagian dari penguatan industri lokal. <strong>(kom/bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/genjot-kemandirian-industri-gubernur-bengkulu-tinjau-produksi-minyak-goreng-lokal/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231809</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Riset dan Inovasi Pembangunan Industri Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/presiden-prabowo-dorong-perguruan-tinggi-perkuat-riset-dan-inovasi-pembangunan-industri-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229520</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada pembangunan industri nasional dan peningkatan pendapatan negara. Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo, dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/01/2026) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada pembangunan industri nasional dan peningkatan pendapatan negara. Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo, dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/01/2026) tadi.</p>



<p>Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa Presiden menekankan pentingnya peran riset dan inovasi sebagai fondasi pembangunan industri berbasis sains dan teknologi. Presiden menegaskan, bahwa di era saat ini salah satu pahlawan bangsa adalah mereka yang mampu melahirkan inovasi dan terobosan nyata.</p>



<p>“Bapak Presiden meminta riset-riset dan inovasi untuk membangun industri dan mengangkat pendapatan negara. Jadi tadi Presiden menyampaikan bahwa di era dulu perjuangan bangsa kita para pahlawan negara itu adalah orang-orang yang bisa melawan penjajah, membela rakyat dari penjajahan. Nah saat ini pahlawan-pahlawan ini adalah orang-orang yang bisa melakukan inovasi-inovasi, melakukan terobosan-terobosan sehingga bisa meningkatkan pendapatan negara,” kata Mendiktisaintek.</p>



<p>Oleh karena itu, Presiden meminta untuk selalu menjaga kekompakan, persatuan, sehingga riset dan teknologi ini bisa terus didorong, penguasaan sains dan teknologi dapat terus berlangsung. Selain itu, dalam arahannya, Presiden turut menekankan pentingnya sinergi antara riset, teknologi dan industri nasional agar penguasaan Saintek dapat memberikan dampak langsung bagi perekonomian bangsa.</p>



<p>“Riset dan teknologi berjalan beriringan dengan industri-industri yang memang dibutuhkan oleh bangsa kita,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam hal ini, Presiden berharap para guru besar dan pimpinan perguruan tinggi dapat menjadi pahlawan bangsa melalui penciptaan terobosan industri berbasis sains dan teknologi. “Pada akhirnya bisa menciptakan industri-industri besar di Indonesia, bisa mengangkat pendapatan yang akan masuk ke dalam negara kita,” kata Brian.</p>



<p>Pada taklimat tersebut, Presiden juga menyinggung rencana pembukaan 18 proyek hilirisasi industri oleh Danantara yang membutuhkan dukungan SDM unggul, riset dan inovasi dari perguruan tinggi. Menurut Presiden, momentum tersebut merupakan kesempatan besar bagi perguruan tinggi untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional.</p>



<p>“Ini sekali lagi perguruan tinggi harus memegang peran yang penting, harus mengambil peran yang signifikan. Ini saatnya perguruan tinggi bisa berkontribusi bagi negara dalam bentuk menghasilkan SDM unggul dan juga riset, serta inovasi,” jelasnya.</p>



<p>Sebagai bentuk dukungan konkret, menurut Brian, pemerintah akan menambah alokasi dana riset dan inovasi bagi seluruh perguruan tinggi hingga Rp 4 triliun. “Jadi itu adalah satu bukti, satu gambaran betapa memang Bapak Presiden memberikan amanat yang besar kepada perguruan tinggi, kepada seluruh peneliti, seluruh guru besar untuk memiliki kontribusi yang signifikan bagi kemajuan bangsa kita ke depan,” urainya.</p>



<p>Dengan dorongan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan visinya bahwa Indonesia tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga unggul dalam mengolahnya melalui ilmu pengetahuan, riset dan inovasi anak bangsa. <strong>(kom/set/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229520</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Industri Rokok Terus Tumbuh, Pemkot Malang Soroti Minimnya Tenaga Kerja Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/industri-rokok-terus-tumbuh-pemkot-malang-soroti-minimnya-tenaga-kerja-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[minimnya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[soroti]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228694</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, memastikan bahwa tahun depan, sedikitnya ada 10 pabrik rokok baru yang diproyeksikan mulai beroperasi. Sehingga, total ada 62 pabrik rokok di Kota Malang. Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa di balik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, memastikan bahwa tahun depan, sedikitnya ada 10 pabrik rokok baru yang diproyeksikan mulai beroperasi. Sehingga, total ada 62 pabrik rokok di Kota Malang.</p>



<p>Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa di balik pesatnya investasi tersebut, Pemkot Malang justru menghadapi persoalan serius. Yakni minimnya minat warga lokal Kota Malang untuk mengisi lowongan kerja di sektor itu.</p>



<p>&#8220;Tentunya dengan penambahan 10 pabrik ini menandakan ada geliat ekonomi yang cukup positif. Namun, penyerapan tenaga kerja justru lebih banyak diisi pendatang dari luar kota. Karena anak-anak kita yang baru lulus SMA banyak yang tidak tertarik menjadi pelinting rokok,&#8221; jelas Arif, Jumat (12/12/2025) tadi.</p>



<p>Padahal menurut Arif, untuk gaji yang didapatkan bisa di atas UMK, yakni Rp 4 juta sampai Rp 5 juta. Namun, banyak yang lebih memilih bekerja di toko atau kafe. Pihaknya pun juga sudah turun langsung ke beberapa pabrik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Para pemilik pabrik telah membuka selebar-lebarnya kesempatan bagi warga Kota Malang, namun pendaftar lokal tetap minim. Akhirnya, pabrik mau tidak mau merekrut tenaga kerja dari luar daerah demi memenuhi kebutuhan produksi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Melihat kondisi tersebut, Disnaker-PMPTSP bersama Diskopindag kini tengah menyusun strategi agar peluang kerja besar ini bisa terserap oleh tenaga kerja lokal. Salah satunya melalui edukasi untuk mengubah stigma bahwa pekerjaan linting rokok adalah pekerjaan rendahan.</p>



<p>&#8220;Untuk Sigaret Kretek Tangan (SKT), risikonya rendah dan proses perizinannya dipermudah pemerintah pusat melalui NIB. Tapi peluang kerjanya besar dan penghasilannya jelas. Jangan sampai warga kita sendiri tertinggal,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa dengan bertambahnya pabrik rokok, kebutuhan tenaga kerja bakal melonjak signifikan pada tahun depan. Pihaknya berharap momentum ini bisa menjadi kesempatan bagi warga lokal untuk turut merasakan pertumbuhan ekonomi kota.</p>



<p>&#8220;Di tahun 2025 ini saja, sudah ada tambahan 10 pabrik dari sebelumnya 42 pabrik. Jadi kalau ditambah dengan tahun depan, maka ada 62 pabrik,&#8221; imbuh Arif. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228694</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Launching Bus Gunungmas Faz Revolver, Bupati Malang Apresiasi Kreativitas dan Keberanian Industri Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/launching-bus-gunungmas-faz-revolver-bupati-malang-apresiasi-kreativitas-dan-keberanian-industri-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmas]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[keberanian]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[revolver,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228307</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melaunching Bus Gunungmas Faz Revolver bersama PT Gunungmas Perkasa Nusantara di Karoseri Gunungmas, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Senin (01/12/2025) tadi. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Owner PT Gunungmas Perkasa Nusantara, H Sulaiman, Forkopimda Kabupaten Malang dan Kota Malang, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Forkopimcam Gondanglegi, Direksi dan jajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, melaunching Bus Gunungmas Faz Revolver bersama PT Gunungmas Perkasa Nusantara di Karoseri Gunungmas, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Senin (01/12/2025) tadi. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Owner PT Gunungmas Perkasa Nusantara, H Sulaiman, Forkopimda Kabupaten Malang dan Kota Malang, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Forkopimcam Gondanglegi, Direksi dan jajaran Manajemen PT Gunungmas Perkasa Nusantara, serta seluruh Mitra Usaha dan Stakeholder.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Sanusi mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar peluncuran produk bus, tetapi juga lahirnya sebuah karya yang mencerminkan kreativitas dan keberanian industri lokal dalam menjawab tantangan zaman. Kehadiran bus baru ini, menjadi bukti nyata bahwa PT Gunungmas Perkasa Nusantara tidak sekadar mengikuti arus, melainkan mampu tampil sebagai pelopor dalam menghadirkan inovasi.</p>



<p>“Pemkab Malang berkomitmen untuk menghadirkan birokrasi yang lebih cepat, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha. Melalui digitalisasi layanan publik, penyederhanaan perizinan, penguatan sektor industri kreatif dan manufaktur, serta fasilitasi investasi, kami terus mendorong terciptanya ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan dunia industri. Termasuk, bagi PT Gunungmas Perkasa Nusantara,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya meyakini, bahwa inovasi di dunia usaha tidak akan berjalan optimal, tanpa diimbangi inovasi dalam pemerintahan. Itu karena, keduanya harus bergerak seiring.</p>



<p>Disampaikan Bupati Sanusi, bahwa pemerintah menghadirkan regulasi yang memudahkan, dengan harapan agar dunia usaha melahirkan produk-produk yang membanggakan. &#8220;Inilah kolaborasi yang terus kita bangun untuk mewujudkan Kabupaten Malang yang lebih sejahtera dan berdaya saing,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai salah satu karoseri senior di Malang, Gunungmas memiliki peran penting dalam membangun reputasi daerah sebagai pusat industri kendaraan. Peluncuran produk bus hari ini, sekaligus menjadi bukti bahwa putra-putri bangsa dari Kabupaten Malang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.</p>



<p>“Saya berharap karya ini tidak berhenti di sini. Semoga Gunungmas terus berinovasi. Bahkan, memperluas pasar dan menghadirkan produk unggulan yang menginspirasi generasi muda. Pemerintah Kabupaten Malang siap mendukung setiap langkah kemajuan tersebut. Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, kita dapat mendorong Kabupaten Malang menjadi daerah yang semakin inovatif, tangguh dan makmur,” paparnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228307</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Probolinggo Harap Penempatan Pekerja Difabel di Dunia Usaha dan Industri Semakin Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-probolinggo-harap-penempatan-pekerja-difabel-di-dunia-usaha-dan-industri-semakin-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penempatan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan bagi perwakilan perusahaan, perbankan dan UMKM di salah satu hotel di Probolinggo, Senin (17/11/2025) tadi. Kegiatan ini, dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Aries Santoso, mewakili Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan bagi perwakilan perusahaan, perbankan dan UMKM di salah satu hotel di Probolinggo, Senin (17/11/2025) tadi. Kegiatan ini, dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Aries Santoso, mewakili Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin.</p>



<p>Dalam keterangannya, Kepala Disperinaker, Retno Fadjar Winarti, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya pemerintah untuk memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pentingnya pengarusutamaan difabel dalam dunia ketenagakerjaan. Dirinya menekankan, tiga tujuan utama sosialisasi ini, yakni meningkatkan komitmen berbagai pihak akan pentingnya inklusivitas, membangun kolaborasi lintas sektor, serta mendorong penempatan tenaga kerja disabilitas sesuai amanat peraturan perundang-undangan.</p>



<p>&#8220;Tujuan kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman, komitmen, serta keberpihakan berbagai pemangku kepentingan atas perspektif dan pengarusutamaan difabel dalam bidang ketenagakerjaan. Kami ingin memastikan ekosistem kerja yang lebih inklusif dapat terbangun melalui kolaborasi lintas sektor,&#8221; kata Retno.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, mengenai perkembangan penyerapan tenaga kerja difabel di Kota Probolinggo hingga tahun 2025. Tercatat, ada 20 pekerja difabel yang bekerja di sektor formal dan informal. Yakni, dengan sembilan perusahaan formal yang telah mempekerjakan tenaga kerja difabel.</p>



<p>Retno juga menjelaskan, bahwa Pemkot Probolinggo berharap angka ini terus meningkat. &#8220;Harapan kami penempatan pekerja difabel di dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja semakin meningkat sehingga mampu membantu menurunkan tingkat pengangguran terbuka Kota Probolinggo,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sosialisasi ini, diikuti 130 peserta dari unsur perusahaan, perbankan dan UMKM. Mereka diharapkan memahami peran ULD, sebagai pusat rujukan dan fasilitasi ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas.</p>



<p>Mewakili Wali Kota Probolinggo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Aries Santoso, menyampaikan bahwa penyandang disabilitas merupakan bagian dari kebhinekaan yang wajib dihormati dan dijamin haknya. Dirinya menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin pemenuhan hak-hak tersebut.</p>



<p>&#8220;Penyandang disabilitas adalah bagian dari keberagaman yang harus kita jaga. Mereka memiliki hak yang sama untuk dipahami, dirangkul dan dijamin kesetaraannya dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk hak atas pekerjaan,&#8221; ujar Aries.</p>



<p>Menurutnya, ULD adalah sarana penting untuk memastikan akses dan pendampingan yang layak bagi tenaga kerja difabel. &#8220;ULD dibentuk sebagai wujud nyata komitmen pemerintah. ULD berperan memfasilitasi terpenuhinya hak-hak penyandang disabilitas, mulai dari penyediaan fasilitas yang ramah hingga asesmen dan pendampingan kerja,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ada sebanyak empat poin penting, yang harus dipahami peserta. Yaitu pentingnya inklusivitas, peran strategis ULD, kolaborasi multipihak, serta pemberian akses ketenagakerjaan yang setara. Aries juga mengajak seluruh peserta, untuk menjadikan sosialisasi ini sebagai momentum memperkuat sinergi.</p>



<p>&#8220;Mari kita manfaatkan momentum ini untuk meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi. Teruslah berkarya dan jangan jadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan,&#8221; pesannya. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BI Malang Gelar Artcofest 2025, Satukan Hulu-Hilir Industri Kopi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/bi-malang-gelar-artcofest-2025-satukan-hulu-hilir-industri-kopi-untuk-pertumbuhan-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artcofest]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[hulu-hilir]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[satukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang bersama Universitas Brawijaya (UB) bersinergi memperkuat ekosistem pengembangan kopi dan ekonomi kreatif melalui kegiatan Artcofest 2025, Senin (03/11/2025) malam. Kegiatan bertajuk &#8216;Brewing Bridges: Fostering Connections and Driving Sustainable Growth&#8217;, itu menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri kopi, akademisi, serta komunitas kreatif. Kepala Kantor Perwakilan BI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang bersama Universitas Brawijaya (UB) bersinergi memperkuat ekosistem pengembangan kopi dan ekonomi kreatif melalui kegiatan Artcofest 2025, Senin (03/11/2025) malam. Kegiatan bertajuk &#8216;Brewing Bridges: Fostering Connections and Driving Sustainable Growth&#8217;, itu menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri kopi, akademisi, serta komunitas kreatif.</p>



<p>Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Febrina, menyampaikan bahwa melalui Artcofest 2025, BI Malang ingin mendorong sinergi dari hulu hingga hilir industri kopi, yakni mulai dari petani, pengolah, roastery, kedai kopi, hingga pelaku ekonomi kreatif. Tentu itu dilakukan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Ini juga sebagai bentuk nyata komitmen BI dalam memperkuat rantai nilai (value chain) kopi dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif di wilayah Malang Raya. Selain itu, juga tidak hanya mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk, tetapi juga membuka peluang pembiayaan dan ekspor bagi pelaku usaha,” ujar Febrina.</p>



<p>Melalui kegiatan tersebut, BI Malang juga berkomitmen mendukung UMKM melalui tiga strategi utama, yakni kebijakan, implementasi dan sinergi. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan korporatisasi, kapasitas dan akses pembiayaan, khususnya untuk sektor unggulan seperti kopi.</p>



<p>“Sinergi antara pelaku usaha, akademisi, komunitas dan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kopi, memperluas pasar, sekaligus membuka peluang ekspor kopi khas Malang dan Jawa Timur,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, kegiatan Artcofest 2025 juga turut mendukung program nasional seperti Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan nilai ekonomi sektor pertanian serta UMKM.</p>



<p>“Melalui Artcofest 2025, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan bangga menggunakan produk kopi lokal, serta memperkuat kolaborasi menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” lanjutnya.</p>



<p>Diharapkan, melalui kegiatan tersebut nantinya dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam industri kopi, menumbuhkan kreativitas dan memperkuat ekonomi kreatif berbasis komoditas unggulan daerah.</p>



<p>Sebagai informasi, rangkaian kegiatan Artcofest 2025 memadukan edukasi, inovasi dan kolaborasi. Diantaranya, coffee talks, dengan menghadirkan narasumber dari akademisi dan praktisi industri kopi, seperti Andik Irawan, Ph.D. (Founder Eiko Coffee Roaster), Prof. Luchman Hakim, Prof. Mangku Purnomo dari Universitas Brawijaya, serta Aji Pramono (Kapiten Nusantara) dan sejumlah pelaku kopi nasional lainnya.</p>



<p>Selain itu, juga coffee exhibition, menampilkan lebih dari 50 pelaku industri kopi dan roastery unggulan di wilayah kerja BI Malang, seperti Vensfamily, Malbourne, SURA, Gigsy Project, Janus Coffee, Motiv, Amstirdam, Partikular, dan Fifteen Seventeen Kopi Tjap Giling.</p>



<p>&#8220;Lalu juga ada business matching dan inovasi expo, yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan guna memperluas akses pembiayaan serta memperkuat jejaring bisnis, kemudian juga ada manual brewing competition, sebagai ajang kreativitas dan pengembangan kompetensi bagi barista muda serta generasi muda di sektor kopi,&#8221; imbuh Febrina. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lamongan Siap Berkontribusi Kuatkan Sektor Pertanian, Ekonomi hingga Kawasan Industri</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lamongan-siap-berkontribusi-kuatkan-sektor-pertanian-ekonomi-hingga-kawasan-industri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berkontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kuatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226702</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengatakan kesiapan untuk berkontribusi mewujudkan Jawa Timur (Jatim) tangguh dan bertumbuh, dengan menguatkan sektor pertanian, ekonomi, sumber daya manusia hingga kawasan industri. Hal itu disampaikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat bertindak menjadi inspektur upacara (Irup) Peringatan Hari Jadi ke 80 Provinsi Jawa Timur, di Halaman Gedung Pemkab Lamongan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengatakan kesiapan untuk berkontribusi mewujudkan Jawa Timur (Jatim) tangguh dan bertumbuh, dengan menguatkan sektor pertanian, ekonomi, sumber daya manusia hingga kawasan industri. Hal itu disampaikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat bertindak menjadi inspektur upacara (Irup) Peringatan Hari Jadi ke 80 Provinsi Jawa Timur, di Halaman Gedung Pemkab Lamongan, Senin (13/10/2025) tadi.</p>



<p>Momentum peringatan delapan dekade yang mengambil tema &#8216;Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh&#8217;, ini juga dimaknai untuk memperkuatkan sinergi mewujudkan Jawa Timur, sebagai Gerbang Baru Nusantara. Pada sektor pertanian, capaian sebagai lumbung pangan Jawa Timur, terus dipertahankan.</p>



<p>Kota Soto sendiri, adalah salah satu produsen padi terbesar di provinsi Jawa Timur. Tidak hanya padi, adapun komoditas unggulan lainnya seperti jagung dan kedelai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, Kabupaten Lamongan juga merupakan bagian dari kawasan Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan) di Jawa Timur. Itu karena, posisi strategisnya yang mendukung pusat ekonomi dan konektivitas regional.</p>



<p>&#8220;Momentum peringatan Hari Jadi ke 80 Provinsi Jawa Timur, harus kita maknai agar lebih menguatkan kontribusi Kabupaten Lamongan untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Yakni dengan komitmen mempertahankan dan memaksimalkan sektor pertanian, ekonomi, sumber daya manusia, hingga kawasan industri,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, bupati juga menyampaikan sambutan dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa, yaitu agar mengajak masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, sebagai momentum memperkuat semangat ketangguhan dan pertumbuhan berkelanjutan. Didalamnya, juga menegaskan bahwa masa depan membutuhkan lompatan yang lebih progresif dengan menanamkan filosofi kerja yang mencerminkan karakter khas Jawa Timur.</p>



<p>Filosofi kerja itu, bisa dirumuskan dalam Jatim BISA (Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif). <strong>(kom/son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226702</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Kontribusi Industri Hasil Tembakau Tembus Pasar Ekspor, Pemkot Malang Gelar Bimtek</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-kontribusi-industri-hasil-tembakau-tembus-pasar-ekspor-pemkot-malang-gelar-bimtek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2025 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224480</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka mendorong kontribusi Industri Hasil Tembakau (IHT) terhadap ekspor, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis Ekspor Produk. Kegiatan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), ini digelar selama dua hari, atau mulai 31 Juli 2025 hingga 1 Agustus 2025 dan diikuti perwakilan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka mendorong kontribusi Industri Hasil Tembakau (IHT) terhadap ekspor, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis Ekspor Produk. Kegiatan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), ini digelar selama dua hari, atau mulai 31 Juli 2025 hingga 1 Agustus 2025 dan diikuti perwakilan dari pabrik rokok di Kota Malang.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyebutkan bahwa Kota Malang memiliki potensi untuk ekspor dari sektor IHT. Saat ini, tercatat ada 56 IHT yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).</p>



<p>Menurutnya, dengan semakin banyaknya IHT, maka para pelaku sektor ini juga harus dapat membaca peluang dan memperluas pasar, termasuk ke luar negeri.</p>



<p>Eko menambahkan, saat pelaksanaan business matching, minat pasar luar negeri terhadap produk tembakau cukup tinggi. &#8220;Permintaan dari pasar luar negeri, khususnya kawasan Timur Tengah dan Asia, cukup besar. Karena itu, kami mendorong agar produk ini bisa diekspor. Kami juga telah menyampaikan kepada pelaku industri di kota ini mengenai mekanisme ekspor. Jika pasar sudah cocok, permintaan tentu akan terus meningkat,&#8221; kata Eko, dalam pelaksanaan Pembukaan Bimtek, Kamis (31/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penyelenggaraan Bimtek ini, menjadi sebuah dukungan pemerintah dalam pengembangan industri dengan memberikan fasilitasi, pendampingan teknis dan pemahaman menyeluruh, baik terkait prosedur, persyaratan dan strategi ekspor ke pasar internasional. Melalui kegiatan ini, pelaku IHT diharapkan dapat memahami ketentuan peraturan ekspor, termasuk dokumen, perizinan, serta ketentuan bea cukai dan karantina.</p>



<p>“Mereka juga mendapat pendampingan teknis, mulai dari persiapan produk, pengurusan dokumen, pemilihan jalur distribusi, hingga pemanfaatan fasilitas ekspor dari pemerintah. Upaya ini sekaligus mendorong pelaku industri untuk siap menembus pasar global dengan menyesuaikan standar mutu internasional, kemasan layak ekspor dan strategi pemasaran yang efektif,” terangnya.</p>



<p>Dalam Bimtek kali ini, menghadirkan dua nara sumber, yaitu Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Pitoyo Pribadi dan Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Disperindag Jawa Timur, Lucky Kristian. Kegiatan ini, pun menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat jejaring ekspor dan dukungan instansi terkait dalam membangun ekosistem ekspor hasil tembakau yang berkelanjutan di Kota Malang. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224480</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Pasuruan Ajak Pengelola Dunia Usaha dan Industri Berperan dalam Mitigasi Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-pasuruan-ajak-pengelola-dunia-usaha-dan-industri-berperan-dalam-mitigasi-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[berperan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengelola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223399</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam mitigasi bencana. Hal ini disampaikannya, di hadapan sejumlah perwakilan perusahaan yang hadir dalam acara Lokakarya Forum Multipihak, untuk penanggulangan bencana di Kabupaten Pasuruan, yang dilaksanakan di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (26/06/2025) tadi. Diuraikan Bupati Rusdi Sutejo, dunia usaha [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam mitigasi bencana. Hal ini disampaikannya, di hadapan sejumlah perwakilan perusahaan yang hadir dalam acara Lokakarya Forum Multipihak, untuk penanggulangan bencana di Kabupaten Pasuruan, yang dilaksanakan di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (26/06/2025) tadi.</p>



<p>Diuraikan Bupati Rusdi Sutejo, dunia usaha dan industri (Dudi) memiliki peran yang juga penting dalam hal mitigasi bencana. Khususnya, dalam memberikan pendampingan terhadap masyarakat. Hal ini, dapat diwujudkan dengan beragam program tanggung jawab sosial perusahaan yang sudah mulai menjangkau fase prabencana.</p>



<p>&#8220;Saya tekankan di sini, bahwasanya peran seluruh pentaheliks menjadi penting. Apalagi urusan kebencanaan. Karena ini menjadi urusan bersama yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Maka dari itu, peran dunia usaha sangat berpengaruh banyak dalam hal mitigasi,&#8221; kata Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menjelaskan, besarnya dukungan dunia usaha untuk penanggulangan bencana, harus diiringi dengan perencanaan dan inventarisasi. Sehingga, distribusi bantuan atau dukungan yang diberikan dapat diterima masyarakat secara tepat guna.</p>



<p>&#8220;Kita mulai harus menginvetaris kekuatan kita, mulai dari sumber daya manusia, logistik dan peralatan. Serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dengan tepat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan digelarnya lokakarya kali ini, Mas Rusdi berharap ada follow up dari semua pihak yang sama-sama terkait dengan urusan kebencanaan sampai betul-betul melahirkan model kerja sama multipihak yang inklusif, efektif dan memenuhi prinsip-prinsip kemanusiaan. &#8220;Terpenting juga adalah dapat memberikan relasi mutualisme antara pemerintah daerah dengan dunia usaha dan industri. Saya harapkan semua perwakilan multipihak mengemukakan aspirasi, saran dan masukan untuk penyelenggaraan penanggulangan bencana yang lebih baik di Kabupaten Pasuruan,&#8221; harapnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223399</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
