<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>inggrisan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/inggrisan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Nov 2025 14:07:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>inggrisan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>AHY Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi Jadi Kawasan Heritage</title>
		<link>https://memontum.com/ahy-tinjau-progres-revitalisasi-pasar-induk-dan-asrama-inggrisan-banyuwangi-jadi-kawasan-heritage</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[inggrisan]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227328</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan di Kabupaten Banyuwangi, Jumat (31/10/2025) tadi. Dua bangunan bersejarah tersebut, saat ini direvitalisasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan akan dijadikan pusat perbelanjaan yang menyatu dengan kawasan wisata heritage. Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan di Kabupaten Banyuwangi, Jumat (31/10/2025) tadi. Dua bangunan bersejarah tersebut, saat ini direvitalisasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan akan dijadikan pusat perbelanjaan yang menyatu dengan kawasan wisata heritage.</p>



<p>Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan sendiri, ditargetkan tuntas akhir 2025 dan bisa beroperasi Januari 2026. Kedua bangunan tersebut, mulai direvitalisasi oleh Kemen PU pada Oktober 2024, dengan anggaran total Rp 152 miliar. Sementara hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 52 persen.</p>



<p>&#8220;Kami meninjau lokasi Pasar Induk Banyuwangi yang saat ini tengah direvitalisasi. Proyek ini sudah dikerjakan kurang lebih selama satu tahun dan diharapkan selesai pada akhir tahun 2025 agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,&#8221; kata AHY, didampingi Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Kemen PU dan Forkopimda Banyuwangi.</p>



<p>Pasar Induk Banyuwangi dibangun di atas lahan 10.600 meter persegi, dengan 2 bangunan utama, yakni pasar sisi utara setinggi 2 lantai terdiri dari 209 los atau kios dan pasar sisi selatan dengan 2 lantai memiliki 568 kios atau los. Secara keseluruhan, luas bangunan utama pasar adalah 15.872 meter persegi dengan kapasitas 777 kios atau los, yang terdiri dari 194 kios dan 583 los.</p>



<p>“Harapannya, ini bisa semakin menghidupkan pasar dari sebelumnya. Dengan hadirnya Pasar Induk yang telah direvitalisasi ini, mudah-mudahan semakin menggeliatkan ekonomi masyarakat di Banyuwangi,” papar AHY.</p>



<p>Diharapkan, para penjual dan para pembeli bisa nyaman datang ke tempat Pasar Induk, berbelanja dan berjualan. &#8220;Sekali lagi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan Kabupaten Banyuwangi,” imbuhnya.</p>



<p>AHY juga mengaku terkesan, dengan arsitektur Pasar Induk Banyuwangi dan Inggrisan yang tetap mempertahankan sejarah serta menonjolkan kearifan lokal. “Arsitekturnya menarik sekali karena tetap berusaha mempertahankan kekhasan Banyuwangi. Bahkan tadi ada sebagian yang juga dipertahankan sebagai heritage,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pasar Induk Banyuwangi didesain memiliki gedung utama yang terdiri atas 2 lantai dengan arsitektur khas Osing, Banyuwangi. Pasar juga akan dibagi menjadi areal pasar basah, pasar kering dan area kuliner dan juga dilengkapi dengan gedung parkir.</p>



<p>Sementara Asrama Inggrisan, merupakan salah satu obyek cagar budaya. Asrama Inggrisan direvitalisasi sesuai ketentuan perundangan yang mengatur tentang cagar budaya.</p>



<p>Orisinalitas bangunannya, akan tetap dipertahankan. Nantinya, akan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang semakin meningkatkan daya tarik wisatawan.</p>



<p>Asrama Inggrisan merupakan komplek perkantoran telegrap yang menjadi penghubung dunia. Pada 1871, untuk pertama kalinya, Eropa dengan Australia tersambung kabel telegrap bawah laut. Di mana saat itu, Banyuwangi menjadi titik penghubungnya.</p>



<p>AHY sendiri juga mengaku senang, revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi bisa menyerap banyak tenaga kerja lokal. “Saya senang ada 250 pekerja setiap hari, yang sebagian berasal dari Banyuwangi. Mudah-mudahan proyek ini juga terus bisa membuka lapangan pekerjaan yang baik,” tambahnya.</p>



<p>Project Manager Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan, Ikhwan Fatoni, menambahkan saat ini progres telah mencapai 52 persen. “Ini sudah secara keseluruhan, baik Pasar Induk maupun Asrama Inggrisan karena memang satu paket. Memang masih ada pekerjaan struktur sedikit yang harus kita selesaikan. Seperti ram tangga dan penyelesaian atap. Selebihnya sudah mulai ke pekerjaan pembuatan kios-kios dan nanti finishing kios,” ungkapnya.</p>



<p>Dirinya optimis, proyek akan rampung tepat waktu, pada Desember 2025 mendatang. “Kami akan berupaya, kalau memang diperlukan kami akan segera tambah jumlah pekerja agar selesai sesuai target,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah pusat yang terus mendukung kemajuan Banyuwangi. “Semoga nantinya Pasar Induk dan Asrama Inggrisan yang tampil dengan wajah baru ini bisa menjadi destinasi baru bagi wisatawan sehingga semakin menggeliatkan ekonomi warga kami,” harap Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227328</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Banyuwangi, Menteri PUPR Tinjau Progres Rencana Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-banyuwangi-menteri-pupr-tinjau-progres-rencana-revitalisasi-pasar-induk-dan-asrama-inggrisan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[inggrisan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211794</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meninjau secara langsung progres rencana revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi dan destinasi wisata berupa bangunan bersejarah Asrama Inggrisan yang merupakan eks Kantor Dagang Inggris di Banyuwangi, Sabtu (13/07/2024) tadi. Peninjauan tersebut, dilakukan Menteri Basuki dengan didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. &#8220;Alhamdulillah, sekarang sudah tahapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meninjau secara langsung progres rencana revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi dan destinasi wisata berupa bangunan bersejarah Asrama Inggrisan yang merupakan eks Kantor Dagang Inggris di Banyuwangi, Sabtu (13/07/2024) tadi. Peninjauan tersebut, dilakukan Menteri Basuki dengan didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, sekarang sudah tahapan lelang pekerjaan. Tinggal nanti pelaksanaan,&#8221; kata Menteri PUPR kepada Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Menteri Basuki dan rombongan melihat secara langsung kondisi Pasar Banyuwangi, yang saat ini sudah dibongkar dan siap untuk dilakukan pekerjaan pembangunan. Selanjutnya, rombongan berjalan kaki ke Asrama Inggrisan yang lokasinya cukup berdekatan.</p>



<p>&#8220;Untuk desainnya, kedua bangunan itu juga sudah disetujui. Untuk Asrama Inggrisan ini desainernya Yori Antar, desainer nasional yang sudah membangun banyak ikon heritage di Indonesia. Pasti hasilnya bagus,&#8221; tambah Menteri Basuki.</p>



<p>Revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan, lanjutnya, merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat untuk kemajuan Banyuwangi yang terus berinovasi. Dengan dukungan sarana dan prasarana infrastruktur, Menteri Basuki yakin Banyuwangi ke depan akan mengalami lompatan yang semakin tinggi.</p>



<p>&#8220;Apalagi nanti, kalau tol Probowangi dan jalan lintas selatan sudah selesai, pasti ke depan lompatannya (Banyuwangi) akan lebih jauh lagi,&#8221; tambah Menteri yang akrab Pak Bas itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat yang telah mendukung pembangunan infrastruktur Banyuwangi. Pasar Banyuwangi didesain menjadi kawasan perbelanjaan rakyat, yang akan terintegrasi dengan Asrama Inggrisan yang merupakan bangunan bersejarah eks kantor dagang Inggris sebagai satu kesatuan kawasan heritage.</p>



<p>Bangunan bagian depan Pasar Banyuwangi, lanjutnya, termasuk cagar budaya. Pembangunannya akan tetap mempertahankan fasad bangunan asli, karena pintu gerbangnya adalah bangunan bersejarah.</p>



<p>&#8220;Harapannya, dengan revitalisasi ini akan meningkatkan kunjungan orang ke pasar. Sehingga pasar bisa benar-benar menjadi pusat belanja yang menjanjikan bagi para pedagangnya serta nyaman bagi para pembelinya,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Bupati meyakini, revitalisasi pasar Banyuwangi akan memperkuat daya tarik wisata mengingat letak pasar induk ini berada tepat di jantung kota Banyuwangi. Apalagi, di dekat pasar juga terdapat bangunan cagar budaya eks kantor Kamar Dagang Inggris.</p>



<p>Asrama Inggrisan adalah salah satu bangunan cagar budaya di Banyuwangi yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1776. Gedung itu kemudian diambil alih British East India Company-Kantor Dagang Inggris pada abad 18. Tempat ini, lantas dijadikan kantor kabel jaringan telegram bawah laut yang menghubungkan Eropa hingga Australia.</p>



<p>Dr Thor Kerr dari Curtin University Perth Australia dan Irfan Wahyudi, PhD dari Universitas Airlangga, pun telah melakukan riset tentang keterkaitan Banyuwangi dan Australia masa itu dan salah satu jantung aktivitasnya adalah di Asrama Inggrisan. &#8220;Dukungan Pak Basuki terhadap pembangunan ini sangat penting artinya bagi Banyuwangi. Karena tidak hanya membuat fungsi kedua kawasan tersebut menjadi lebih maksimal, tetapi juga menghidupkan kembali warisan heritage yang sarat akan sejarah. Termasuk yang lebih penting adalah mendorong peningkatan perekonomian rakyat,” kata Bupati Ipuk. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211794</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
