<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>inspeksi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/inspeksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jul 2025 10:28:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>inspeksi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Respon Temuan Beras Oplosan, Pemkot Malang Jadwalkan Inspeksi Mendadak ke Pasar Tradisional</title>
		<link>https://memontum.com/respon-temuan-beras-oplosan-pemkot-malang-jadwalkan-inspeksi-mendadak-ke-pasar-tradisional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[inspeksi]]></category>
		<category><![CDATA[jadwalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[Temuan]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan segera melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Hal itu dilakukan, sebagai tindak lanjut atas temuan dugaan peredaran beras oplosan yang menjadi perbincangan publik. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa persoalan beras oplosan menjadi perhatian serius. Dalam penanganannya telah dilakukan oleh Tim Satgas Pangan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan segera melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar tradisional. Hal itu dilakukan, sebagai tindak lanjut atas temuan dugaan peredaran beras oplosan yang menjadi perbincangan publik.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa persoalan beras oplosan menjadi perhatian serius. Dalam penanganannya telah dilakukan oleh Tim Satgas Pangan.</p>



<p>&#8220;Terkait beras oplosan, itu ada tim sendiri yang menangani. Satgas pangan sudah bergerak dan laporan awal sudah kami terima. Tapi untuk detail dan temuan lengkapnya, kami akan turun bersama ke pasar,&#8221; kata Wali Kota Wahyu, Rabu (23/07/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakan Wali Kota Wahyu, Satgas Pangan yang terdiri dari unsur Polresta, Kejaksaan, Bulog dan instansi terkait lainnya telah melakukan pengecekan awal. Namun, pihaknya masih menunggu hasil menyeluruh untuk kemudian dirapatkan dan disampaikan secara resmi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Beberapa pasar memang ada indikasi, tapi kami akan pastikan lagi saat sidak gabungan. Jika ada yang terlaporkan secara resmi, tentu akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wali Kota Wahyu juga meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, untuk segera menyampaikan laporan resmi terkait perkembangan temuan di lapangan. Apalagi, isu beras oplosan menjadi sorotan pemerintah pusat.</p>



<p>&#8220;Pada saat peluncuran Koperasi Merah Putih kemarin, Presiden sudah memerintahkan langsung kepada Jaksa Agung untuk turun tangan. Kami di daerah harus siap, karena kami juga tergabung dalam Satgas Pangan dan diminta segera bertindak,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa akan melakukan sidak dalam waktu dekat ini. &#8220;Nanti dalam waktu dekat ini akan kita cek di pasar-pasar tradisional, untuk memastikan beras oplosan tersebut,&#8221; imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inspeksi Keselamatan di Terminal Arjosari, Tiga Bus Ditemukan Tak Layak Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/inspeksi-keselamatan-di-terminal-arjosari-tiga-bus-ditemukan-tak-layak-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[arjosari,]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[inspeksi]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208108</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang selama mudik lebaran 2024 ini, Terminal Arjosari, Kota Malang, telah melakukan inspeksi keselamatan atau Ramp Check. Hasilnya, ditemukan tiga unit bus tidak layak jalan dan 260 unit bus telah tertempel stiker layak jalan. Kepala Terminal Arjosari Malang, Maria Margareta, menjelaskan jika tiga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang selama mudik lebaran 2024 ini, Terminal Arjosari, Kota Malang, telah melakukan inspeksi keselamatan atau Ramp Check. Hasilnya, ditemukan tiga unit bus tidak layak jalan dan 260 unit bus telah tertempel stiker layak jalan.</p>



<p>Kepala Terminal Arjosari Malang, Maria Margareta, menjelaskan jika tiga unit bus yang tidak layak jalan itu karena telah mengalami insiden kerusakan kaca dan stiker khusus telah ditempelkan sebagai tanda tidak layak. “Sejak awal Maret sampai 31 Maret kemarin itu, Terminal Arjosari telah melakukan inspeksi keselamatan dengan menempelkan stiker layak jalan kepada unit bus yang lolos inspeksi secara fisik dan administratif. Sebanyak 260 unit bus termasuk dalam kategori layak, yang terdiri dari Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP). Sementara itu, terdapat 3 unit bus tidak layak karena kacanya pecah,” jelas Maria, Rabu (03/04/2024) tadi.</p>



<p>Untuk memastikan keabsahan kerusakan kaca tersebut, Terminal Arjosari telah meminta surat resmi dari pihak kepolisian. Karena kerusakan itu terjadi disebabkan karena adanya pelemparan dari oknum yang tidak bertanggungjawab.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jadi tiga unit bus itu tujuannya ke arah Bali semua dan kacanya rusak akibat pelemparan dari oknum yang tidak bertanggungjawab. Dalam inspeksi keselamatan ini meliputi pemeriksaan ban, kaca, serta dokumen administrasi,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang yang menunggu bus, Terminal Arjosari juga telah melakukan penambahan kursi di ruang tunggu. Apalagi, diprediksi lonjakan penumpang diperkirakan mencapai 40 hingga 50 persen pada H-2 nanti.</p>



<p>“Karena nanti diprediski terjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Maka kami berharap, mudik lebaran di tahun 2024 ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memastikan keamanan serta kenyamanan bagi para penumpang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208108</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
