<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>inspirasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/inspirasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Dec 2025 16:19:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>inspirasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Keberhasilan Bupati Banyuwangi Bangun Daerah Jadi Inspirasi Strategi Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/keberhasilan-bupati-banyuwangi-bangun-daerah-jadi-inspirasi-strategi-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[keberhasilan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228905</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, diminta menjadi pembicara dalam Rapat Kerja (Raker) Bidang Pengawas Internal Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang digelar di Banyuwangi, Jumat (19/12/2025) tadi. Hal ini, tentunya tidak lepas dari sosok Bupati Ipuk, yang berhasil menginspirasi dalam membangun Kabupaten Banyuwangi. Dalam momen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, diminta menjadi pembicara dalam Rapat Kerja (Raker) Bidang Pengawas Internal Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang digelar di Banyuwangi, Jumat (19/12/2025) tadi. Hal ini, tentunya tidak lepas dari sosok Bupati Ipuk, yang berhasil menginspirasi dalam membangun Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Ipuk memaparkan strategi akselerasi pembangunan Banyuwangi. Dirinya mengawali pemaparannya, dengan berbagai pengalaman saat pertama menjabat sebagai bupati pada 2020, atau di tengah tekanan pandemi Covid-19.</p>



<p>Saat itu, banyak daerah mengalami tekanan ekonomi dan lonjakan kemiskinan. Namun, Banyuwangi mampu menahan dampak dengan kenaikan kemiskinan yang sangat tipis.</p>



<p>“Itu karena, percepatan pembangunan yang kami lakukan secara kolektif serta kebijakan yang terarah. Sehingga, bisa melalui itu semua,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pembangunan berkelanjutan, imbuhnya, harus dilandasi kerja bersama, saling percaya, serta pengawasan yang ketat. Pemkab Banyuwangi menerapkan monitoring dan evaluasi (Monef) sebagai kewajiban dalam setiap program agar kebijakan benar-benar berdampak pada kinerja daerah.</p>



<p>“Tidak ada program tanpa monef. Karena kalau tidak diawasi, laporan bisa terlihat baik, tapi ternyata tidak berdampak pada capaian kinerja dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Ipuk juga mengungkapkan, tantangan geografis Banyuwangi sebagai kabupaten terluas di Jawa Timur, yang memicu disparitas wilayah dan kemiskinan yang terklaster. Kondisi tersebut, mendorong Pemkab Banyuwangi menetapkan skala prioritas pembangunan yang fokus dan terukur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Prioritas utama Bupati Ipuk, adalah percepatan pengentasan kemiskinan, lalu pendidikan dan kesehatan untuk meningkatkan kualitas SDM, serta penguatan sektor unggulan seperti pariwisata, pertanian, perikanan, UMKM dan ekonomi kreatif. Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga mendorong percepatan digitalisasi sebagai infrastruktur kelima setelah jalan, jembatan, bandara dan pelabuhan. Digitalisasi sendiri, mampu melipat jarak dan waktu pelayanan publik agar lebih mudah diakses masyarakat.</p>



<p>“Inovasi menjadi kunci keberhasilan kami. Tapi inovasi versi kami jelas kriterianya, tidak menambah SDM, tidak menambah anggaran dan tidak membuat aplikasi baru. Inovasi bagi kami adalah kreativitas memaksimalkan kondisi yang ada,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dengan pendekatan inovasi, kolaborasi, pengawasan dan digitalisasi, Bupati Ipuk menyebut capaian makro Banyuwangi terus membaik. Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 6,13 persen pada 2025 dan terendah dalam sejarah, lalu pertumbuhan ekonomi Banyuwangi mencapai 5,72 persen di 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur maupun nasional, serta pendapatan per kapita masyarakat menembus Rp 62 juta per tahun.</p>



<p>“Semua ini kami lakukan dengan satu kunci, yaitu komitmen kepemimpinan dan pengawasan. Dengan begitu, pembangunan bisa berjalan cepat, berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Pengawas Internal SKK Migas Irjen Pol (Purn), Ibnu Suhaendra, mengatakan keberhasilan pembangunan Banyuwangi menjadi salah satu alasan daerah ini dipilih sebagai lokasi Rapat Kerja Bidang Pengawas Internal SKK Migas. Forum tersebut sekaligus membahas perencanaan kerja tahun 2026 untuk mendorong peningkatan lifting migas nasional.</p>



<p>“Kami melihat Banyuwangi sebagai contoh keberhasilan. Tadi disampaikan oleh Ibu Bupati bagaimana inovasi, kerja sama dan pengawasan atau monef dijalankan secara konsisten. Ini sangat relevan dan bisa menjadi inspirasi bagi institusi, termasuk SKK Migas,” kata Ibnu.</p>



<p>Ke depan, SKK Migas juga melihat peluang pengembangan Kawah Ijen agar lebih ramah wisatawan. Salah satunya dengan mendorong akses yang tidak lagi menggunakan gerobak, melainkan melalui pengembangan kereta gantung. Gagasan tersebut akan disampaikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, agar pariwisata Banyuwangi semakin mendunia. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228905</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Open House di Pendopo Sabha Swagatha, Bupati Banyuwangi Berbagi Inspirasi bersama Komunitas Difabel</title>
		<link>https://memontum.com/open-house-di-pendopo-sabha-swagatha-bupati-banyuwangi-berbagi-inspirasi-bersama-komunitas-difabel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[swagatha,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220825</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Selain menggelar Festival Diaspora dari berbagai wilayah di Indonesia dan dunia, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga mengadakan open house di Pendopo Sabha Swagatha, Kamis (03/04/2025) tadi. Open house ini, diikuti berbagai kalangan termasuk komunitas difabel, yang juga turut hadir dan berbagi inspirasi. Gelaran open house ini, tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Selain menggelar Festival Diaspora dari berbagai wilayah di Indonesia dan dunia, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, juga mengadakan open house di Pendopo Sabha Swagatha, Kamis (03/04/2025) tadi. Open house ini, diikuti berbagai kalangan termasuk komunitas difabel, yang juga turut hadir dan berbagi inspirasi.</p>



<p>Gelaran open house ini, tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah bagi para teman disabilitas, untuk menunjukkan karya dan kontribusi. Seperti Wahyu Riyanto, influencer tunadaksa asal Banyuwangi yang kini berkarir di Jakarta. Wahyu berbagi pengalamannya keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang untuk berkarya.</p>



<p>Sebelumnya, Wahyu mendapat Beasiswa Banyuwangi Cerdas pada tahun 2016. Kini, dirinya menjadi content creator. Konten-kontennya pun juga banyak seputar mendaki gunung.</p>



<p>Wahyu sendiri dikenal melalui kolaborasinya di YouTube bersama stand-up comedian, Tretan Muslim. Saat open house, Wahyu juga berbagi pengetahuan tentang content creating yang bisa diterapkan oleh teman-teman difabel lainnya</p>



<p>&#8220;Di luar daerah, saya belajar bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkontribusi dan berkarya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain Wahyu, ada Nadifa Hayu Aulia, seorang tunarungu yang sukses merintis usaha sejak 2019 di Bali bersama suaminya, Fatur Ashad, juga berbagi kisahnya. Menurut Nadifa, tantangan terbesar bagi penyandang tunarungu adalah komunikasi, tetapi hal itu bukan penghalang untuk meraih sukses.</p>



<p>&#8220;Kesulitan terbesar bagi tunarungu adalah bagaimana berkomunikasi, tetapi itu bukan halangan. Saya belajar banyak dari suami untuk berani berinteraksi dengan orang lain. Dengan sedikit usaha, orang akan memahami kita,&#8221; ungkap Nadifa.</p>



<p>Selain itu, hadir pula sejumlah komunitas difabel, seperti komunitas tuli Gerkatin dan Taliwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan inklusi sosial merupakan aspek penting dalam pembangunan daerah. &#8220;Terima kasih atas kehadiran teman-teman difabel. Banyuwangi harus menjadi rumah bagi semua. Kami ingin para difabel juga mendapatkan ruang untuk berbagi pengalaman dan berkontribusi dalam membangun daerah,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Selama ini, Pemkab Banyuwangi telah menerapkan berbagai program pro-difabel, seperti pendidikan inklusif dengan program sekolah inklusi yang hingga saat ini total ada 162 lembaga sekolah, mulai jenjang SD &#8211; SMP. “Kami menyiapkan sekolah inklusi yang ramah difabel, mulai dari infrastrukturnya hingga Sumber Daya Manusianya,” ungkap Bupati Ipuk.</p>



<p>Banyuwangi telah menyiapkan 250 guru pendamping yang disebar di berbagai sekolah inklusi se-Banyuwangi, untuk mendampingi 1.147 peserta didik berkebutuhan khusus. Adapula beasiswa Banyuwangi Cerdas bagi siswa difabel.</p>



<p>Banyuwangi juga rutin menggelar Festival Kita Bisa sebagai ruang bagi para difabel untuk mengekspresikan diri serta menampilkan bakat minat mereka.</p>



<p>Untuk pemenuhan hak sipil, pemkab menggulirkan program Go on Document (Godoc) dari rumah ke rumah untuk memberikan kemudahan kepada para difabel dalam proses pembuatan dokumen kependudukan. Ruang-ruang publik dan sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi juga telah dibangun dengan konsep ramah difabel.</p>



<p>“Tak hanya itu, sejak beberapa tahun terakhir kami juga membuka jalur khusus difabel dalam rekrutmen ASN di Banyuwangi. Bahkan, perusahaan swasta juga kami dorong untuk membuka lowongan kerja untuk mereka. Ini sebagai bentuk dukungan pemkab kepada para difabel,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Melalui inisiatif-inisiatif tersebut, Banyuwangi terus berupaya menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas, memberikan mereka kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi dalam masyarakat. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220825</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pisah Sambut Wakil Bupati Malang, Bupati Sanusi Sebut Capaian Prestasi Jadi Inspirasi Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/pisah-sambut-wakil-bupati-malang-bupati-sanusi-sebut-capaian-prestasi-jadi-inspirasi-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[capaian]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219895</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar acara pisah sambut Wakil Bupati Malang periode 2021-2025, H Didik Gatot Subroto, kepada periode 2025-2030, Hj Lathifah Shohib, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (04/03/2025) tadi. Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi dan sekaligus dikemas dengan Buka Puasa Bersama, itu juga dihadiri sejumlah tamu undangan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar acara pisah sambut Wakil Bupati Malang periode 2021-2025, H Didik Gatot Subroto, kepada periode 2025-2030, Hj Lathifah Shohib, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (04/03/2025) tadi. Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi dan sekaligus dikemas dengan Buka Puasa Bersama, itu juga dihadiri sejumlah tamu undangan.</p>



<p>Diantaranya, selain unsur Forkopimda dan Kepala OPD, juga hadir Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang sebelumnya juga Sekretaris Daerah Kabupaten Malang periode 2020-2024, Wahyu Hidayat. Termasuk, pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 pada Pilkada tahun 2024 kemarin, H Gunawan bersama H Umar Usman.</p>



<p>Mengawali sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Didik Gatot Subroto atas dedikasi, pengabdian dan kerja kerasnya dalam membangun Kabupaten Malang. Sehingga, banyak capaian dan prestasi yang telah diraih di bawah kepemimpinannya dan menjadi inspirasi untuk pembangunan Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Kepemimpinan yang penuh kebijaksanaan, keteguhan dalam bekerja serta kepedulian terhadap masyarakat adalah warisan yang sangat berharga. Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Didik beserta ibu, yang telah mengabdikan dirinya, memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Malang ini. Tentunya, sudah banyak hal yang Pak Didik lakukan untuk Kabupaten Malang,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dalam momen yang sama, Bupati Malang juga menyampaikan ucapan sambutan kepada Wakil Bupati Malang periode 2025-2030, Hj Lathifah Shohib, yang sudah pasti akan mendampinginya dalam mewujudkan visi Kabupaten Malang yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Didik atas pengabdiannya selama ini. Kepada Ibu Lathifah, selamat bertugas. Saya berharap kita dapat bersama-sama membangun Kabupaten Malang, agar semakin makmur dan berkeadilan,” tegas Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="407" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/03/Pisah-Sambut-Wakil-Bupati-Malang-Bupati-Sanusi-Sebut-Capaian-Prestasi-Jadi-Inspirasi-Pembangunan-2.jpg?resize=600%2C407&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-219897" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/03/Pisah-Sambut-Wakil-Bupati-Malang-Bupati-Sanusi-Sebut-Capaian-Prestasi-Jadi-Inspirasi-Pembangunan-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/03/Pisah-Sambut-Wakil-Bupati-Malang-Bupati-Sanusi-Sebut-Capaian-Prestasi-Jadi-Inspirasi-Pembangunan-2.jpg?resize=300%2C204&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">KOMPAK: Bupati Malang bersama Forkopimda dan tamu undangan di momen pisah sambut Wakil Bupati. (ist)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Hj Lathifah Shohib menjelaskan bahwa jabatan yang diembannya adalah amanah dan ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Karenanya, dirinya juga meminta dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Malang, agar dapat menjalankan amanah selaku Wakil Bupati Malang periode 2025-2030, dengan sebaik mungkin.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk bersama-sama dengan Bapak Bupati Malang, H Sanusi serta seluruh jajaran pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, guna dalam mewujudkan visi Kabupaten Malang. Yaitu, Kabupaten Malang Maju, Sejahtera, Berdaya Saing dan Berkelanjutan,&#8221; kata Wakil Bupati Malang.</p>



<p>Sementara itu, di momen yang sama pula, Wakil Bupati Malang periode 2021-2025, Didik Gatot Subroto mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama selama masa dirinya menjabat. Termasuk, kiranya meminta maaf bila terjadi suatu kesalahan.</p>



<p>&#8220;Selama empat tahun ini, saya pasti memiliki banyak kekhilafan. Saya mohon maaf kepada seluruh jajaran, terutama kepada Bapak Bupati dan masyarakat Kabupaten Malang. Terima kasih atas kebersamaan ini,&#8221; ungkap Didik Gatot Subroto.</p>



<p>Seusai pelaksanaan pemberian sambutan, prosesi pisah kenal dilanjutkan dengan pemberian cindera mata. Berikutnya, pelaksanaan buka bersama. <strong>(kom/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalis nan Mewah ala Desainer Andy Sugix untuk Inspirasi Fesyen Lebaran 2025</title>
		<link>https://memontum.com/minimalis-nan-mewah-ala-desainer-andy-sugix-untuk-inspirasi-fesyen-lebaran-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[minimalis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219873</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Meski Ramadan baru memasuki awal bulan, namun tren fesyen menuju Hari Raya Idul Fitri 1446 H / tahun 2025 sudah mulai dipersiapkan dan banyak dicari oleh masyarakat. Salah satu fesyen desainer Malang, Andy Sugix, menyampaikan bahwa tren di tahun ini mengarah pada desain yang lebih simpel, nyaman, tetapi tetap elegan. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Meski Ramadan baru memasuki awal bulan, namun tren fesyen menuju Hari Raya Idul Fitri 1446 H / tahun 2025 sudah mulai dipersiapkan dan banyak dicari oleh masyarakat. Salah satu fesyen desainer Malang, Andy Sugix, menyampaikan bahwa tren di tahun ini mengarah pada desain yang lebih simpel, nyaman, tetapi tetap elegan. Dengan cuttingan loose yang banyak digunakan dalam busana Melayu, kini menjadi pilihan utama.</p>



<p>Menurutnya, tren fesyen itu tidak muncul begitu saja atau sekadar mengikuti viralitas semata. Namun, melalui pengamatan terhadap kondisi dunia saat ini.</p>



<p>&#8220;Kalau kita lihat orang-orang Melayu, itu trend banget sekarang dengan cuttingan yang simpel dan membentuk badan. Jadi orang-orang sekarang itu cenderung sudah tidak mau yang ribet, tetapi tetap kelihatan elegan dan cantik,&#8221; kata Andy, Selasa (04/03/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa tren fesyen dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk cuaca yang masih sering hujan, situasi politik, serta dinamika sosial. Di tahun ini, motif bunga-bunga serta warna coklat, champagne (nuasan lembut,red) dan putih, diprediksi akan lebih mendominasi.</p>



<p>&#8220;Kalaupun ada warna cerah, itu bisa tetapi biasanya hanya sebagai signature suatu keadaan saja,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk Lebaran 2025, kombinasi busana two pieces (dua potong, red) dan three pieces (tiga potong,red) menjadi favorit. Atasan loose, dipadukan dengan bawahan seperti celana cutbray atau rok lebar akan memberikan tampilan yang tetap modis namun sopan. Outer juga menjadi elemen styling yang populer, memberikan fleksibilitas dalam berpenampilan.</p>



<p>&#8220;Kalau siang pas Lebaran outer bisa dilepas, kalau sore dipakai lagi. Tetap terlihat sopan dan akan kelihatan keren walaupun looksnya tidak yang Lebaran banget,&#8221; katanya.</p>



<p>Agar tetap stylish tanpa terkesan berlebihan, Andy menyarankan pemilihan warna yang tidak lebih dari dua dalam satu tampilan. Kombinasi warna earth-tone dengan biru elektrik, atau burgundy dengan champagne, dapat memberikan kesan mewah tanpa motif berlebihan.</p>



<p>&#8220;Kemudian warna-warna lain yang biasanya hitam-putih, sekarang coba kalau hitam dipadukan dengan warna champagne, itu akan lebih keren,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219873</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Pengetahuan dan Inspirasi di Momen Hardiknas, Gramedia Hadir di Mall MOG</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-pengetahuan-dan-inspirasi-di-momen-hardiknas-gramedia-hadir-di-mall-mog</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2024 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gramedia]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209025</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024, gerai Gramedia Mall MOG resmi dibuka, Kamis (02/05/2024) tadi. Grand Opening Gramedia Mall MOG, resmi dibuka oleh Operation Director Gramedi, Heri Darmawan. Keberadaan gerai sendiri, berada di lantai Basement Unit B1-B2, Mall MOG Jalan Kawi, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Gerai Gramedia MOG [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024, gerai Gramedia Mall MOG resmi dibuka, Kamis (02/05/2024) tadi. Grand Opening Gramedia Mall MOG, resmi dibuka oleh Operation Director Gramedi, Heri Darmawan.</p>



<p>Keberadaan gerai sendiri, berada di lantai Basement Unit B1-B2, Mall MOG Jalan Kawi, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Gerai Gramedia MOG menghadirkan suasana modern dan konsep yang fresh. Tujuannya, agar menjadikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi para pelanggan.</p>



<p>Dengan menghadirkan luas kurang lebih 1100 m² dengan koleksi buku yang terdiri dari 5.043 judul buku dan koleksi non buku sebanyak 4.586 item, gerai juga menyuguhkan pilihan non books. Mulai dari perlengkapan kantor dan sekolah, tas, art hingga alat musik dan alat olahraga.</p>



<p>“Gramedia MOG adalah store ke-127 yang kini resmi dibuka. Semoga dengan hadirnya Gramedia Mall MOG Malang ini dapat selalu memberikan inspirasi baru dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi warga Malang,&#8221; kata Heri.</p>



<p>Grand opening ini sendiri, ujarnya, memang disengaja digelar bertepatan dengan Hardiknas, agar semakin bisa menyebarluaskan literasi pendidikan. &#8220;Hadirnya Gramedia ini membawa kebiasaan menimbuhkembangkan masyarakat agar meningkatkan literasi dalam memaknai apa yang dibaca, memaknai apa yang dilihat dan memaknai apa yang simak. Mencerahkannya di situ,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan kebiasaan membaca, kebiasaan memahami konten, memahami makna, diharapkan masyarakat semakin terdidik. &#8220;Ketika MOG menggandeng saya meminta Gramedia ada di sini, saya senang sekali. Karena Gramedia tidak bisa berdiri sendiri untuk menyebar luaskan pendidikan. MOG memberikan kesempatan kami, bekerjasama sehingga masyarakat mudah mengakses,&#8221; urainya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa Gramedia hadir dengan semangat dan komitmen untuk terus memberikan pengetahuan dan inspirasi guna membantu setiap orang menjaga relevansinya dalam menghadapi perubahan.</p>



<p>Sementara itu, General Manager Mall MOG Malang, Waras Wahjoeli,&nbsp; mengatakan dengan hadirnya Gramedia dapat menjadi warna baru bagi Mall MOG Malang. &#8220;Hadirnya Gramedia ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat literasi bagi warga Malang, khususnya untuk generasi muda” ucap Waras Wahjoeli.</p>



<p>Dalam rangka grand opening, Gramedia Mall MOG Malang memberikan banyak promo menarik mulai dari tanggal 2 hingga 5 mei 2024 seperti, diskon 15 persen untuk seluruh buku terbitan Gramedia dengan minimal belanja Rp 200.000, diskon hingga 70 persen untuk produk Kukiko, harga spesial untuk produk-produk IT dimulai dari harga Rp 89.000. Tidak hanya itu saja, ada juga diskon 20 persen untuk tas, mainan, stationery dan seluruh buku terbitan Gramedia khusus new member MyValue.</p>



<p>Selanjutnya, terdapat juga potongan harga sebesar Rp 50.000 untuk alat Musik, harga spesial untuk kursi dan alat pijat, diskon 20 perseb untuk Art Supplies dan juga dapatkan voucher belanja Gramedia senilai Rp. 50.000 untuk 100 orang pertama dengan minimal transaksi sebesar Rp 150.000.</p>



<p>Pada saat grand opening juga akan dimeriahkan oleh ‘Wisata Belanja’ yang dihadiri oleh 3 sekolah dari Brawijaya Smart School dan Saint Joseph Montessori School. Wisata belanja ini akan diikuti dengan serangkaian store tour dan kegiatan menarik lainnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Dies Maulidiyah dan Wisuda Sarjana, Pj Bupati Lumajang Ingatkan Inspirasi dan Agen Perubahan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-dies-maulidiyah-dan-wisuda-sarjana-pj-bupati-lumajang-ingatkan-inspirasi-dan-agen-perubahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[maulidiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana,]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menghadiri acara Dies Maulidiyah ke-10 dan Wisuda Sarjana (S1) ke-5 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Lumajang Tahun Akademik 2023/2024 di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Sabtu (13/01/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Bupati mengapresiasi pelaksanaan itu. Termasuk, mendorong agar wisudawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menghadiri acara Dies Maulidiyah ke-10 dan Wisuda Sarjana (S1) ke-5 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Lumajang Tahun Akademik 2023/2024 di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Sabtu (13/01/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Bupati mengapresiasi pelaksanaan itu. Termasuk, mendorong agar wisudawan STAI Miftahul Ulum Lumajang untuk menjadikan gelar sarjana sebagai tanggung jawab untuk menginspirasi, memberikan kontribusi nyata dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.</p>



<p>Tidak ketinggalan, Pj Bupati juga menekankan pentingnya menjadi pemimpin dalam bidang keilmuan, sosok yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan bertanggung jawab. Sehingga, ilmu yang diperoleh selama empat tahun di STAI Miftahul Ulum Lumajang, bukan hanya bekal pribadi, tetapi amanah untuk menjadi kekuatan positif bagi masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Bupati Yuyun juga mengajak wisudawan untuk membuktikan bahwa pendidikan adalah perjalanan pembentukan karakter dan integritas serta menekankan peran ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan dalam menciptakan dampak positif. Dirinya juga mengharapkan, agar wisudawan diharapkan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk menyelesaikan permasalahan global, membangun harmoni antar individu dan menjadikan masyarakat lebih baik.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Bupati juga memberikan pesan kepada seluruh elemen di lingkungan STAI Miftahul Ulum Lumajang, untuk menjaga kebersamaan, terus berkembang dan menjadi lembaga responsif terhadap tuntutan zaman. &#8220;Semoga, setiap langkah diwarnai oleh kesusksesan, keberkahan dan kebahagiaan serta menjadi kebanggaan almamater,&#8221; katanya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Terima Penghargaan dari Unikama sebagai Tokoh Inspirasi Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-dari-unikama-sebagai-tokoh-inspirasi-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[unikama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197823</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, dinobatkan sebagai Tokoh Inspirasi Pendidikan Kabupaten Malang oleh Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama). Penobatan itu ditandai sesi penyerahan piagam penghargaan dari Rektor Unikama, Sudi Dul Aji, kepada Bupati Malang usai menjadi keynote speaker pada kuliah umum bertempat di Auditorium Multikultural Kampus Unikama, Sabtu (09/09/2023) siang. Kuliah tamu dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, dinobatkan sebagai Tokoh Inspirasi Pendidikan Kabupaten Malang oleh Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama). Penobatan itu ditandai sesi penyerahan piagam penghargaan dari Rektor Unikama, Sudi Dul Aji, kepada Bupati Malang usai menjadi keynote speaker pada kuliah umum bertempat di Auditorium Multikultural Kampus Unikama, Sabtu (09/09/2023) siang.</p>



<p>Kuliah tamu dengan tema &#8216;Membangun Kesadaran Hukum dalam Mengelola Pemerintahan Desa di Era Revolusi Industri 4.0&#8217; ini juga menghadirkan beberapa nara sumber lainnya. Di antaranya Fahri Bachmid, (Pakar Hukum Tata Negara) dan diikuti para kepala desa se Kabupaten Malang dan sejumlah mahasiswa Unikama.</p>



<p>&#8221;Terima kasih kepada Unikama karena telah melihat kinerja Pemerintah Kabupaten Malang. Untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Malang, nantinya akan berkolaborasi bersama Unikama dalam hal pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Malang,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Pihaknya menjelaskan, alokasi anggaran Pemerintah Kabupaten Malang untuk bidang pendidikan sebesar 30 persen senilai Rp 1,46 triliun. &#8220;Terbilang tinggi untuk mendorong bidang pendidikan di wilayah Kabupaten Malang cukup luas dan besar. Semakin bagus kapasitas pendidikan, tentunya akan semakin bagus kualitas anak didik di Kabupaten Malang,&#8221; jelas Bupati Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati berharap, kepada masyarakat Kabupaten Malang, khususnya wali murid untuk dapat mengikuti pendidikan dasar di Kabupaten Malang, yakni SD dan SMP, dengan semua pembiayaan yang gratis. Bupati Malang mendorong pihak kampus agar juga terlibat sebagai agen perubahan untuk merubah mahasiswanya semakin lebih baik.</p>



<p>&#8221;Makanya sejak dini masyarakat harus dilibatkan pada persoalan bangsa ini. Termasuk persoalan di desa, sehingga akan tahu ketika nanti sudah lulus, mereka sudah bisa terjun untuk melakukan perubahan di desa itu. Setelah ini saya dengan Pak Rektor Unikama melakukan MoU, PKS nya antara Kepala Dinas dengan Dekan sesuai dengan jurusan dan leading sektornya. Sehingga mahasiswa yang bersangkutan misalnya bidang ketatanegaraan bisa menggarap administrasi desa supaya nanti tidak ada kesalahan-kesalahan dalam administrasi di pemerintahan desa,&#8221; jelas Bupati Malang.</p>



<p>Terpisah, Rektor Unikama, Sudi Dul Aji, menjelaskan, bahwa penobatan itu berdasarkan karena adanya perhatian Bupati Malang terhadap bidang pendidikan yang diindikasikan hampir 36 persen alokasi APBD. Diakuinya, kalau di nasional 40 persen dan tidak semua daerah mengalokasikan anggaran yang cukup tinggi.</p>



<p>Selain itu, secara langsung telah memberikan bantuan bidang pendidikan kepada guru-guru PAUD dan BK, berupa bantuan untuk melanjutkan study-nya. Serta, Unikama melihat langsung ada beberapa sekolah diberikan bantuan ruang kegiatan belajar. Seperti halnya ruang UKS dan toilet, itu secara real memang diberikan langsung untuk pembelajaran di tingkat sekolah dasar.</p>



<p>&#8221;Bupati Malang juga konsisten bahwa di daerah KEK Singosari, karena arahnya di IT. Maka beliau berharap ada kemampuan lebih untuk guru-guru di sana dalam pemanfaatan IT. Kami akan menyambut dan akan menggelar workshop pembelajaran di tingkat SD dan SMP dalam memanfaatkan IT. Kami juga ada harapan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat, bekerjasama dalam meningkatkan hal apapun. Baik bidang pendidikan dan perekonomian, hukum, termasuk RP,&#8221; ujarnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197823</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seminar Inspirasi Wirausaha Muda bersama 200 Usaha Mikro, Mas Dhito Ingatkan Produk Kediri Skala Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/seminar-inspirasi-wirausaha-muda-bersama-200-usaha-mikro-mas-dhito-ingatkan-produk-kediri-skala-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 02:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[mikro,]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195526</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan motivasi bagi wirausaha muda dan pelaku UMKM Kabupaten Kediri, yang masih berjuang untuk dapat eksis dan lebih memiliki daya saing. Disampaikan, bahwa pelaku UMKM sangat penting untuk melakukan inovasi. Dirinya pun mencontohkan pada produk kuliner, perlu adanya inovasi pada kemasan atau packaging supaya produk yang dijual [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan motivasi bagi wirausaha muda dan pelaku UMKM Kabupaten Kediri, yang masih berjuang untuk dapat eksis dan lebih memiliki daya saing. Disampaikan, bahwa pelaku UMKM sangat penting untuk melakukan inovasi.</p>



<p>Dirinya pun mencontohkan pada produk kuliner, perlu adanya inovasi pada kemasan atau packaging supaya produk yang dijual lebih menarik konsumen. Itu karena, masih ditemukan produk makanan di pasaran yang dijual kurang memperhatikan packaging namun dari kualitas rasa sudah enak.</p>



<p>Kemudian, tambah Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, pentingnya juga dalam merubah mindset pelaku UMKM. Sebab, sejauh ini masih banyak yang hanya sebatas berjualan untuk menyambung hidup tanpa mempedulikan penghitungan biaya operasional dengan omset penjualan.</p>



<p>&#8220;Perlu dijaga eksistensinya. Kredibilitas dan jangan pernah merasa sudah berada di zona nyaman,&#8221; pesan Mas Dhito dalam acara seminar inspirasi wirausaha muda From Zero to Hero di Convention Hall, Jumat (11/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Untuk menguatkan UMKM di Kabupaten Kediri, sedikitnya sebanyak 200 pelaku usaha mikro dari beberapa sektor, baik kuliner, jasa, kerajinan maupun fashion dikumpulkan di Convention Hall. Mereka diberikan pendampingan termasuk difasilitasi dalam pengurusan perijinan.</p>



<p>Di Kabupaten Kediri, lanjut Mas Dhito, dari data yang tercatat di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik), sekitar 9.475 pelaku usaha mikro dimana mayoritas sebanyak 6.195 usaha mikro bergerak di bidang kuliner. Melalui kegiatan seminar tersebut, pihaknya berharap pelaku UMKM di Kabupaten Kediri dapat terus tumbuh dan lebih berdaya saing. Terlebih, potensi pasar saat ini dinilai sangat besar bagi pelaku UMKM, terutama adanya bandara yang sudah akan beroperasi dalam hitungan bulan.</p>



<p>&#8220;Saya berharap banyak bahwa UMKM itu sudah ada yang moncer dan siap dijual di skala nasional,&#8221; ungkap Mas Dhito.</p>



<p>Selain bandara, dengan dibangunnya stadion dengan konsep sport, bussines and entertainment di dekat bandara juga menjadi potensi pasar bagi pelaku UMKM. Kemudian, adanya pembangunan jalan tol yang nantinya akan dibuat rest area.</p>



<p>Mas Dhito mengaku, pemerintah masih perlu kerja keras lagi untuk menguatkan pelaku UMKM di Kabupaten Kediri, supaya naik kelas dan berdaya saing. Sebab, dari keseluruhan UMKM yang terdaftar, mereka yang dilihat sudah siap tidak lebih dari 10 persen.</p>



<p>&#8220;Kita masih perlu kerja keras,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Berbagai kebijakan telah dilakukan pemerintah daerah, untuk menguatkan pelaku UMKM. Mulai dari pembangunan Gerai Rumah Inkubasi (Garasi), Klinik UMKM hingga menyediakan pinjaman dengan bunga ringan bagi pelaku UMKM melalui bank daerah.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) Kabupaten Kediri, Mamiek Amiyati, menambahkan bahwa dalam kegiatan seminar tersebut pihaknya memfasilitasi pelayanan perijinan merk, NIB, halal serta PIRT gratis bagi pelaku UMKM. &#8220;Terkait pembinaan ataupun pemberdayaan, Mas Bup telah membentuk Garasi dan ini memudahkan teman-teman UMKM untuk mengakses kegiatan di Garasi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saat ini, ujarnya, di Kabupaten Kediri sudah ada tiga lokasi Garasi UMKM yang tersebar di Kecamatan Pare, Grogol dan Papar. Untuk memperluas jangkauan pelayanan itu, sudah ada rencana penambahan Garasi untuk di wilayah Kecamatan Ngadiluwih.<strong> (kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195526</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yayasan Jannaka Indonesia Gandeng Influencer Ternama Beri Inspirasi Perempuan di Malang Raya</title>
		<link>https://memontum.com/yayasan-jannaka-indonesia-gandeng-influencer-ternama-beri-inspirasi-perempuan-di-malang-raya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Influencer]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[jannaka]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[raya]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[ternama]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193398</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kegiatan bincang asik bersama Yayasan Jannaka Indonesia, dengan menggandeng salah satu influencer perempuan ternama yaitu Rachel Venya, berlangsung di salah satu cafe Kota Malang, Sabtu (15/07/2023) tadi. Founder Yayasan Jannaka Indonesia, Rino Lande, menyampaikan jika dengan melibatkan salah satu influencer, pihaknya ingin memberikan sebuah inspirasi pada perempuan-perempuan yang sedang menjalankan sebuah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kegiatan bincang asik bersama Yayasan Jannaka Indonesia, dengan menggandeng salah satu influencer perempuan ternama yaitu Rachel Venya, berlangsung di salah satu cafe Kota Malang, Sabtu (15/07/2023) tadi.</p>



<p>Founder Yayasan Jannaka Indonesia, Rino Lande, menyampaikan jika dengan melibatkan salah satu influencer, pihaknya ingin memberikan sebuah inspirasi pada perempuan-perempuan yang sedang menjalankan sebuah bisnis. Apalagi, pihaknya meyakini jika usaha yang dijalankan oleh perempuan memiliki potensi bertahan lebih lama.</p>



<p>“Kami sangat percaya teori the power of emak emak (kekuatan ibu-ibu,red), karena perempuan ini lebih amanah. Sehingga, tidak ada usaha yang gagal dari mereka. Meskipun mayoritas usaha yang dijalankan masih sebatas usaha informal dalam skala kecil,” kata Rino Lande.</p>



<p>Apalagi dalam salah satu program yang telah dijalankan, yaitu warung bergulir dengan memberdayakan para perempuan agar lebih mandiri. Seperti salah satunya, yaitu menggandeng para guru TK di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.</p>



<p>“Program tersebut ditandai dengan bantuan modal dan pendampingan usaha bagi guru TK yang mayoritas adalah kaum perempuan. Di tahun 2022, dari program tersebut mampu melahirkan satu usaha, kemudian mengalami peningkatan signifikan yakni tiga usaha baru muncul setiap bulanya,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, menurutnya pengembangan usaha masih terbentur dengan pola hidup sosial yang membuat kegelisah para perempuan. Karena, terkadang para perempuan sering kali bimbang antara mengurus rumah tangga atau memulai mengembangkan usaha dengan konsekuensi membutuhkan waktu dan perhatian lebih.</p>



<p>“Karena kegelisahan itu lah saya menggandeng Rachel Venya, untuk memberikan inspirasi kepada kaum perempuan Malang Raya dalam rangka mengembangkan usahanya. Karena sosok Rachel Venya dipandang tepat yang patut diacungi jempol dalam hal berbisnis yang digelutinya,” tambah pria yang juga Politisi PKB ini.</p>



<p>Sementara itu, Rachel Venya, menyampaikan jika untuk menjawab kegelisahan para perempuan tersebut, menurutnya perlu dibutuhkan konsistensi dan inovasi. Apalagi dalam menjalankan sebuah bisnis, juga ditemui kegagalan.</p>



<p>“Misalnya jualan pisang goreng tidak laku, tapi terus jualan. Ya jangan, itu harus di upgrade dengan inovasi-inovasi yang sedang tren saat ini. Karena tiap tahun itu mesti berubah,” ucap Rachel, saat bincang asik.</p>



<p>Tidak hanya itu, Rachel juga menambahkan, jika saat ini teknologi semakin maju maka masyarakat pun juga perlu memanfaatkan media sosial yang ada, apalagi itu dapat diakses oleh siapa saja. Sehingga, pemasaran usaha bisa dikenal dengan masyarakat luas.</p>



<p>“Karena dalam mengembangkan dunia bisnis itu bisa melalui dunia online. Tinggal promosi di account, dan jangan takut. Dimulai dari followers sedikit tidak apa-apa yang penting tetap konsisten, dan bisa di share,” imbuh Rachel. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193398</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
