<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>instalasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/instalasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Aug 2025 11:32:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>instalasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Menteri LH Sambut Baik Rencana Pemkab Malang Bangun Dua RDF dan Instalasi Pengelolaan Limbah B3</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-lh-sambut-baik-rencana-pemkab-malang-bangun-dua-rdf-dan-instalasi-pengelolaan-limbah-b3</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225164</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau tempat pembuangan akhir (TPA) Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (18/08/2025) tadi. Dalam momen itu, Menteri LH Hanif Faisol menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik rencana Pemerintah Kabupaten Malang, yang akan membangun fasilitas Refuse Derived [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, mendampingi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau tempat pembuangan akhir (TPA) Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (18/08/2025) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Menteri LH Hanif Faisol menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik rencana Pemerintah Kabupaten Malang, yang akan membangun fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di dua lokasi dan membangun Instalasi Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3). &#8220;TPA (Talangagung, red) ini bukan merupakan salah satu TPA yang kita berikan sanksi administrasi pemerintah. Artinya, TPA ini sudah berjalan sedemikian baik di dalam pengelolaannya. Mulai dari tadi, kami coba tes ini hasil pengukuran baku mutu air limbahnya, kemudian dari sisi bau juga tidak terlalu dan hampir tidak menyengat. Kemudian ada pemanfaatan metanol dan metana. Sehingga, ini tentu merupakan langkah-langkah yang cukup baik dari Bupati Malang dalam penanganan sampahnya,&#8221; kata Menteri LH Hanif.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa ke depan Pemerintah Kabupaten Malang akan ada pembangunan fasilitas RDF, untuk dua lokasi TPA yang diyakininya akan semakin meningkatkan sirkuler ekonomi. Sehingga, penanganan sampah itu wajib dengan sirkuler ekonomi kalau mau sustainable.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="438" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Menteri-LH-Sambut-Baik-Rencana-Pemkab-Malang-Bangun-Dua-RDF-dan-Instalasi-Pengelolaan-Limbah-B3-2.jpg?resize=600%2C438&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-225166" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Menteri-LH-Sambut-Baik-Rencana-Pemkab-Malang-Bangun-Dua-RDF-dan-Instalasi-Pengelolaan-Limbah-B3-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Menteri-LH-Sambut-Baik-Rencana-Pemkab-Malang-Bangun-Dua-RDF-dan-Instalasi-Pengelolaan-Limbah-B3-2.jpg?resize=300%2C219&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">METANA: Hasil pengelolaan sampah berupa gas metana yang sudah bisa dimanfaatkan. (pemkab for memontum)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Pihaknya juga meminta Bupati Malang, untuk segera mengusulkan kepada Kementrian LH, membangun instalasi pengolahan limbah B3, terutama dari rumah sakit-rumah sakit. &#8220;Tanpa itu, semua yang ada musibah dan marabahaya buat kita semua. Saya ucapkan terima kasih. Ini semua terus ditingkatkan, kemudian beberapa upaya pilah sampah juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Saya harap ini terus dilakukan akselerasi percepatannya, karena memudahkan di dalam pengelolaan yang lebih efisien dan lebih efektif,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, RDF adalah bahan bakar alternatif yang dibuat dari sampah yang telah diproses. Seperti plastik, kertas dan limbah organik yang mudah terbakar. Proses RDF melibatkan pemilahan, penghancuran dan pengeringan sampah untuk menghasilkan bahan bakar yang dapat digunakan berbagai industri.</p>



<p>Bupati Sanusi menambahkan bahwa di Kabupaten Malang nantinya akan ada pengembangan dalam pengelolaan sampah. &#8220;Di sini juga akan ada penanganan RDF dan diberi untuk perizinan pengelolaan limbah B3 di Kabupaten Malang. Sehingga, nanti penanganan sampah akan lebih masif dan bernilai ekonomis. Untuk RDF, akan direalisasikan pada November atau Desember. Jadi di tahun 2025, ini sudah bisa jalan karena MoU-nya sudah dengan PT Semen Indonesia dan waktu itu disaksikan oleh Pimpinan KPK di Jakarta,&#8221; papar Bupati Malang. <strong>(kom/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225164</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima 60 Titik Instalasi Air Bersih Kemensos, Ketua TP PKK Trenggalek Berharap Beri Efek Multiplus</title>
		<link>https://memontum.com/terima-60-titik-instalasi-air-bersih-kemensos-ketua-tp-pkk-trenggalek-berharap-beri-efek-multiplus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Apr 2024 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[multiplus]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208738</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Di tahun 2024, Kabupaten Trenggalek mendapat 60 titik instalasi air bersih dari Kementrian Sosial (Kemensos) . Diketahui, jika wilayah Trenggalek didominasi dataran tinggi maupun pegunungan yang mana beberapa waktu lalu beberapa wilayah mengalami kekurangan air bersih. Tidak hanya air bersih, out put dari instalasi ini nantinya merupakan air murni yang bisa langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Di tahun 2024, Kabupaten Trenggalek mendapat 60 titik instalasi air bersih dari Kementrian Sosial (Kemensos) . Diketahui, jika wilayah Trenggalek didominasi dataran tinggi maupun pegunungan yang mana beberapa waktu lalu beberapa wilayah mengalami kekurangan air bersih.</p>



<p>Tidak hanya air bersih, out put dari instalasi ini nantinya merupakan air murni yang bisa langsung dapat diminum. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny, berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat multiplus efek kepada masyarakat sekitar.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan ini bisa membuat tubuh lebih sehat dan juga pemantik masyarakat untuk hidup sehat,&#8221; ungkap Novita, saat menghadiri kegiatan sosialisasi di Aula Dinas PUPR, Jumat (26/04/2024) tadi.</p>



<p>Dikatakan istri Bupati Trenggalek ini, nantinya masyarakat penerima manfaat tidak perlu lagi membeli air galon atau kemasan untuk memenuhi kebutuhan minumnya. Apalagi air dari instalasi ini diyakini leboh sehat dari air rebusan karena kandungan mineralnya sudah dipisahkan.</p>



<p>Patut disyukuri juga, karena Trenggalek menjadi daerah yang terbanyak mendapatkan bantuan instalasi air bersih tersebut. Bila yang lainnya hanya sekitar 10 hingga 15 titik, Trenggalek paling banyak dengan jumlah 60 titik.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah kita mendapat bantuan instalasi air bersih terbanyak. Tentunya sangat bersyukur, karena sejak kemarau tahun yang lalu saya bersama mas bupati sangat struggle untuk bisa menyediakan air minum dengan anggaran APBD yang terbatas. Dan alhamdulillah direspon sangat baik dan sangat positif oleh ibu menteri sosial,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Novita menuturkan, ikhtiar yang semua telah lakukan mendapatkan jawaban dan menerima bantuan. Ini akan sangat membantu ketersediaan air bersih saja tapi berefek pada membantu pada perekonomian keluarga.</p>



<p>&#8220;Semua ikhtiar yang kita lakukan mendapatkan jawaban dan menerima bantuan. Alhamdulillah jumlahnya cukup banyak, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran kementrian sosial dan semoga di 60 titik instalasi air bersih ini menjadi manfaat multiplus efeknya sangat luar biasa bagi masyarakat,&#8221; tutur ibu tiga anak ini.</p>



<p>Tidak hanya membantu ketersediaan air bersih saja, tapi berefek pada membantu pada perekonomian keluarga. Maupun kesehatan keluarga, karena mau bagaimana pun air ini tidak hanya sekedar air biasa, tapi sudah tidak ada kandungan mineral dan mungkin bisa menurunkan angka stunting.</p>



<p>&#8220;Saya akan segera memberi surat tugas kepada seluruh kader PKK di seluruh desa untuk bisa mengawal, dimana titik sumur diberikan. Agar setiap masyarakat yang ada di sekitarnya ini bisa memberi edukasi tentang pentingnya air ini. Karena kalau sudah ada air minum ini, tidak perlu membeli air galon lag. Otomatis uangnya bisa digunakan untuk pendidikan dan lain sebagainya yang leboh diperlukan oleh keluarga,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Penyuluh Sosial Ahli Muda Kemensos, Indri Astuti, membenarkan bahwasannya Kabupaten Trenggalek mendapatkan paling banyak bantuan instalasi air bersih di tahun 2024. Meski demikian, pihaknya berpesan untuk instalasi air bersih ini nantinya bisa dirawat dengan baik. Kemudian keberadaannya tidak menjadikan perselisihan di tengah tengah masyarakat.</p>



<p>&#8220;Terakhir saya berpesan agar apa yang sudah diberikan ini bisa dirawat dan dijaga sebaik mungkin. Dan agar bisa saling memahami satu dengan yang lain agar tidak terjadi perselisihan. Apalagi tujuan dari bantuan ini untuk mengurai perselisihan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih,&#8221; papar Indri. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208738</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Besuki Situbondo Gunakan DBHCHT untuk Bangun Instalasi Laundry dan Pembelian Alkes</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-besuki-situbondo-gunakan-dbhcht-untuk-bangun-instalasi-laundry-dan-pembelian-alkes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Nov 2023 03:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[Besuki]]></category>
		<category><![CDATA[DBHCHT]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[laundry]]></category>
		<category><![CDATA[pembelian]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201072</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pasien rawat inap, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki, Kabupaten Situbondo, membangun instalasi laundry dan pembelian alat kesehatan (Alkes) menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023. Direktur RSUD Besuki, dr H Imam Hariyono, mengatakan bahwa dari anggaran DBHCHT 2023 dialokasikan untuk pembangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pasien rawat inap, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki, Kabupaten Situbondo, membangun instalasi laundry dan pembelian alat kesehatan (Alkes) menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023.</p>



<p>Direktur RSUD Besuki, dr H Imam Hariyono, mengatakan bahwa dari anggaran DBHCHT 2023 dialokasikan untuk pembangunan instalasi laundry, pembelian Alkes dan dialokasikan untuk pembelian barang habis pakai. “Anggaran DBHCHT yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Pemkab Situbondo, tentunya sangat bermanfaat bagi pembangunan di bidang kesehatan. Anggaran DBHCHT tahun 2023 yang diberikan kepada RSUD Besuki ini, kami alokasikan untuk pembangunan instalasi laundry, alat kesehatan dan barang habis pakai lain,” kata Direktur RSUD Besuki, Selasa (07/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="600" height="433" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/11/RSUD-Besuki-Situbondo-Gunakan-DBHCHT-untuk-Bangun-Instalasi-Laundry-dan-Pembelian-Alkes-2.jpg?resize=600%2C433&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-201074" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/11/RSUD-Besuki-Situbondo-Gunakan-DBHCHT-untuk-Bangun-Instalasi-Laundry-dan-Pembelian-Alkes-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2023/11/RSUD-Besuki-Situbondo-Gunakan-DBHCHT-untuk-Bangun-Instalasi-Laundry-dan-Pembelian-Alkes-2.jpg?resize=300%2C217&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure>



<p>Lebih lanjut dr Imam menjelaskan, laundry rumah sakit merupakan tempat pencucian linen atau bahan kain yang digunakan di rumah sakit. “Laundry yang digunakan di rumah sakit untuk kebutuhan mencuci sprei, bantal, guling, selimut, baju petugas, baju pasien dan alat instrumen steril lain. Adapun sarana penunjang pembangunan gedung laundry, ini dilengkapi dengan mesin cuci, disinfektan, mesin uap (steam boiler), pengering, meja dan mesin setrika,” jelasnya.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, keberadaan instalasi laundry menjadi syarat wajib untuk sebuah rumah sakit. Oleh karena itu, anggaran DBHCHT tahun 2023 digunakan untuk kepentingan dan kebutuhan pembangunan gedung laundry dan peralatannya tersebut.</p>



<p>“Keberadaan instalasi laundry menjadi syarat wajib untuk sebuah rumah sakit. Sebab, dengan pengelolaan laundry dan kelengkapannya akan melindungi tenaga kesehatan dan pasien dari penularan penyakit menular. Keberadaan instalasi laundry merupakan syarat wajib bagi RSUD Besuki untuk naik kelas ke jenjang yang lebih tinggi, yakni dari Kelas D ke Kelas C,” kata dr Imam.</p>



<p>Instalasi laundry, papar dr Imam, juga untuk menunjang layanan spesialis Orthopedi (tulang), spesialis mata, syaraf, patologi klinik, radiologi, spesialis anak dan pelayanan cuci darah. &#8220;Instalasi laundry sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan di RSUD Besuki,” tambahnya.<strong> (her/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201072</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Sutiaji Groundbreaking Instalasi Pengolahan Air Sungai Bango Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-sutiaji-groundbreaking-instalasi-pengolahan-air-sungai-bango-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[bango]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191858</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menseriusi pemberian pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Malang. Seperti yang dilakukan Senin (26/06/2023) tadi, Wali Kota Malang, Sutiaji bersama dengan Direktur Perum Jasa Tirta (PJT) 1, Fahmi Hidayat, Direktur PDAM Tugu Tirta Kota Malang, M Nor Muhlas dan jajaran melakukan Groundbreaking Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menseriusi pemberian pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Malang. Seperti yang dilakukan Senin (26/06/2023) tadi, Wali Kota Malang, Sutiaji bersama dengan Direktur Perum Jasa Tirta (PJT) 1, Fahmi Hidayat, Direktur PDAM Tugu Tirta Kota Malang, M Nor Muhlas dan jajaran melakukan Groundbreaking Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Bango 200 liter per second (Lps) di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan rasa syukurnya karena IPA tersebut sudah mulai bisa dikerjakan. Sehingga, kegelisahan akan air baku yang sering padam bisa terselesaikan dan pemenuhan air bersih yang biasanya bergantung dengan daerah lain bisa terpenuhi secara mandiri oleh Kota Malang.</p>



<p>“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, untuk membantu kami menyiapkan terkait sumber air bersih. Ini tentu perjalanan yang luar biasa, karena melalui kajian-kajian luar biasa. Alhamdulillah, telah dilakukan peletakan batu pertama dan sekarang mulai dikerjakan, setelah kita tandatangani kesepakatan awal di akhir tahun kemarin,” Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Pihaknya berharap, pembangunan tersebut nantinya bisa terselesaikan di Agustus 2023, dengan 100 lps yang sudah terkoneksi. Kemudian, juga akan mendorong kemandirian air baku hingga tahun 2027 mendatang, dengan 500 lps.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Kemandirian air baku akan terus kami support karena di tahun 2027 nanti ketersediaan air baku ini ada 500 lps dari WTP Bango ini, belum juga SPAM-SPAM kita yang sudah ada itu. Tidak menutup kemungkinannjuya bahwa Tugu Tirta akan melakukan kontrak ke dua, yang bisa sampai 2000 lps. Karena kemampuan sungai-sungai kita yang ada 5 itu luar biasa. Sehingga insyaallah terpenuhi kebutuhan air bakunya,” tambahnya.</p>



<p>Kemudian, saat disinggung mengenai sharing pendapatan, Sutiaji menyampaikan jika secara teknis hal tersebut kewenangan dari PDAM Tugu Tirta dan PJT 1. Pihaknya, hanya membuat kerangka besar (kesepakatan pembangunan) tersebut.</p>



<p>“Saya hanya membuat kerangka besar, ini domainnya Bisnis to Bisnis bukan Government to Government. Secara teknis kami tidak ikut ikutan, karena itu urusannya Tugu Tirta dan PJT I. Profit memang iya, tapi ini bukan sagang air, tapi mensupport kebutuhan air akan masyarakat, itu yang perlu digarisbawahi,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur PJT 1, Fahmi Hidayat, menyampaikan jika pihaknya akan memanfaatkan air yang ada di Sungai Bango dengan diolah dan disalurkan di reservoir PDAM Tugu Tirta Kota Malang. Diharapkan nantinya pada bulan Agustus 2023, bisa dilakukan soft launching 100 lps.</p>



<p>“Insyaallah, kita harapkan soft opening untuk 100 lps sudah bisa dilakukan pada 17 Agustus mendatang. Begitu selesai groundbreaking ini, kita selesaikan semua perizinan. Ada izin untuk pemanfaatan sumber daya airnya, kemudian izin dari pemanfaatan sungai dan lahannya, nanti kalau sudah semua, insyaallah konstruksi akan dimulai. Tahapan perizinan masih proses untuk difinalisasi,” imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, nantinya usai dilakukan soft opening 100 lps, maka pembangunan akan dilanjutkan hingga 200 lps dan target penyelesaian pembangunan yaitu pada akhir tahun 2023 ini. Untuk investasi 200 lps biaya yang dibutuhkan kurang lebih sebanyak Rp 74 miliar.</p>



<p>“Ini pembiayaan sepenuhnya dari PJT 1. Tapi prosesnya nanti, air yang diolah di sini kita salurkan ke resevoirnya Perumda Tugu tirta. Itu sudah bisa langsung minum, karena sudah di treatment di sini nanti resevoirnya di buring bawah,” imbuhnya. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191858</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
