<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ipin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ipin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Aug 2023 09:41:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ipin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dongkrak Ekonomi Lokal Trenggalek, Mas Ipin Keluarkan Edaran untuk ASN Agar Beli Beras Petani</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-ekonomi-lokal-trenggalek-mas-ipin-keluarkan-edaran-untuk-asn-agar-beli-beras-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Aug 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[agar]]></category>
		<category><![CDATA[beli]]></category>
		<category><![CDATA[beras]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[edaran]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ipin]]></category>
		<category><![CDATA[keluarkan]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengeluarkan surat edaran untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Keripik Tempe, agar membeli beras dari petani lokal. Hal tersebut disampaikan bupati, dalam kegiatan studi banding Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Aula Kecamatan Gandusari. Dalam kesempatan itu, Mas Ipin-sapaan akrabnya, menyampaikan alasannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengeluarkan surat edaran untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Keripik Tempe, agar membeli beras dari petani lokal. Hal tersebut disampaikan bupati, dalam kegiatan studi banding Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Aula Kecamatan Gandusari.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Ipin-sapaan akrabnya, menyampaikan alasannya mengeluarkan edaran bagi ASN agar membeli beras dari petani lokal Trenggalek. &#8220;Tujuannya, karena ingin menggerakkan ekonomi lokal Trenggalek. Dengan membeli beras petani lokal, maka akan tercipta pasar untuk beras beras lokal Trenggalek. Tinggal para petani bagaimana cara menekan ongkos produksi, sehingga mereka tidak merugi,&#8221; kata Mas Ipin, Rabu (02/08/2023) siang.</p>



<p>Dijelaskan Mas Ipin, kelangkaan dan mahalnya pupuk maupun pestisida, bisa disikapi petani dengan membuat pupuk pestisida sendiri. Makanya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengajak seluruh Paguyuban Gapoktan se-Kabupaten Trenggalek untuk melakukan Studi banding dengan Paguyuban Gapoktan Tani Bersinar di Gandusari.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Percuma kalau menggunakan pupuk kimia, bila hasilnya tetap seperti itu-itu saja. Bahkan, membuat tanah semakin keras. Dengan membuat pupuk sendiri menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar, diharapkan ongkos produksi benar-benar bisa ditekan. Murah karena bahan bakunya berasal dari limbah yang ada di sekitar kita,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Beras sendiri, sambungnya, merupakan salah satu kebutuhan pokok. Sehingga harganya tidak mungkin mahal. Bila harganya mahal, tentunya pemerintah akan melakukan upaya-upaya tertentu untuk menekan harga beras ini.</p>



<p>Apalagi kenaikan harga beras akan berpengaruh pada inflasi, maka turunnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. &#8220;Ini teman teman Gapoktan saling belajar dengan paguyuban. Jadi, syarat belajar bagaimana caranya menghasilkan beras yang kualitasnya baik,&#8221; kata suami Novita Hardiny.</p>



<p>Pada dasarnya selain sosialisasi, ujarnya, Pemkab juga sudah membuat surat edaran kepada ASN itu membeli beras dari petani lokal. Sebenarnya edaran ini semata-mata dalam rangka menggerakkan ekonomi lokal.</p>



<p>&#8220;Pak Presiden sendiri saja pingin TKDN, produk-produk dalam negeri itu diserap lebih, apalagi ini di level petani. Kita tahu siapa yang menjamin petani terkait pemasarannya. Mereka kalau tidak kena ijon, harganya juga murah. &#8220;Jadi yang harus melindungi pertama kali, ya kita sebagai abdi negara. Kita yang selama ini digaji oleh rakyat juga harus peduli kepada rakyat dengan membeli beras petani lokal kita,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Idul Adha, Mas Ipin Monitoring Harga Komoditas Pangan dan Ternak di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-idul-adha-mas-ipin-monitoring-harga-komoditas-pangan-dan-ternak-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[idul]]></category>
		<category><![CDATA[ipin]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[mas]]></category>
		<category><![CDATA[Monitoring]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191867</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melakukan monitoring harga bahan pokok jelang Hari Raya Kurban. Dari pemantauan itu, diketahui bahwa harga kebutuhan bahan pokok menjelang Idul Adha, cenderung stabil. Kalaupun ada kenaikan, hanya pada beberapa komoditas seperti ayam. Sementara itu, dalam pemantauan harga hewan ternak, diketahui juga cenderung stabil. &#8220;Giat hari ini kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melakukan monitoring harga bahan pokok jelang Hari Raya Kurban. Dari pemantauan itu, diketahui bahwa harga kebutuhan bahan pokok menjelang Idul Adha, cenderung stabil. Kalaupun ada kenaikan, hanya pada beberapa komoditas seperti ayam.</p>



<p>Sementara itu, dalam pemantauan harga hewan ternak, diketahui juga cenderung stabil. &#8220;Giat hari ini kita memantau pasar hewan. Dari pantauan, meskipun menjelang Hari Raya Idul Adha, namun harga hewan kurban, khususnya kambing cenderung stabil,&#8221; kata Bupati Arifin, saat dikonfirmasi seusai melakukan monitoring di Pasar Basah, Senin (26/06/2023) siang.</p>



<p>Terkait ketersediaan hewan Kurban, disampaikan Mas Ipin-sapaan akrabnya, masih cukup melimpah. Sementara untuk kesehatan hewan, pun terpantau juga baik. Apalagi, pihaknya juga menerjunkan mantri dan dokter hewan guna mengecek kondisi kesehatan hewan Kurban.</p>



<p>&#8220;Kita juga mengecek ke pasar basah untuk melihat harga kebutuhan pokok. Cenderung stabil dan ada kenaikan harga khususnya ayam. Ayam lumayan naik, yang biasa di harga Rp 28 ribu hingga 35 ribu per kilogram, kini sudah mencapai Rp 37 ribu per kilogram,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Tidak hanya terjadi di Trenggalek, paparnya, kenaikan harga ayam ini sama dengan daerah lain. Kalau untuk harga komoditas pangan seperti cabe, bawang, beras dan lainnya, masih belum ada kenaikan yang siginifikan.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>&#8220;Terus yang lainnya, seperti lombok, bawang, beras dan yang lain-lain tergolong stabil. Kemudian stok juga aman,&#8221; kata suami Novita Hardiny ini.</p>



<p>Monitoring harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha, ini akan terus dilakukan oleh pemerintah kabupaten secara berkala. Harapannya, selain menjaga harga agar tetap stabil, juga stock kebutuhan pokok itu bisa tetap terjaga.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Arifin juga mendorong agar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk masyarakat sering digelar. Tujuannya, untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat di tengah mahalnya bahan-bahan kebutuhan pokok.</p>



<p>&#8220;Gerakan pangan murah sudah dilaunching. Saya bayangkan, kalau distribusi kebutuhan pokok ini tidak terlalu jauh, maka harganya juga pasti murah,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dari hasil monitoring di kali ini, banyak barang yang di suplay dari Malang dan dari luar kota lainnya. Kompensasi distribusi inilah, yang membuat harga itu menjadi mahal.</p>



<p>&#8220;Seperti bawang merah yang ditanam sendiri oleh tetangga kita, harganya sekitar Rp 30 ribu. Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun kemarin atau hari-hari sebelumnya, itu termasuk mahal. Tapi kalau kita pergi ke pasar, harganya jatuh di angka Rp 34 ribu hingga 35 ribu. Jadi masih relatif lebih murah,&#8221; ujar Bupati Arifin.</p>



<p>Dirinya berharap, gerakan pangan murah ini bisa seminggu atau sebulan sekali di gelar di tiap Kecamatan. &#8220;Kita kumpulkan semua petani petani lokal yang selama ini tidak punya akses ke pasar. Coba di identifikasi seperti kelompok wanita tani yang produksinya sayur. Kita sudah berhasil melakukan di tingkat ASN. Tunjangan beras ASN, kita belikan beras asli produksi dari petani Trenggalek,&#8221; terangnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191867</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
