<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>IRCEB &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/irceb/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Oct 2018 21:50:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>IRCEB &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sutiaji: UMKM Penyangga Perekonomian Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-umkm-penyangga-perekonomian-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 21:50:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[IRCEB]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60928-sutiaji-umkm-penyangga-perekonomian-masyarakat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, menekankan, agar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar terus bertumbuh sehingga mampu menjadi penyangga perekonomian daerah. Hal ini ditegaskan saat Wali Kota Malang menjadi pemateri dalam &#8220;2nd International Resreach Conference on Economics and Bussines&#8221; yang digelar oleh Universitas Negeri Malang di Hotel Savana, pada Senin (22/10/2018). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, menekankan, agar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar terus bertumbuh sehingga mampu menjadi penyangga perekonomian daerah. Hal ini ditegaskan saat Wali Kota Malang menjadi pemateri dalam  &#8220;2nd International Resreach Conference on Economics and Bussines&#8221; yang digelar oleh Universitas Negeri Malang di Hotel Savana, pada Senin (22/10/2018).</p>
<p>Sutiaji, menerangkan, selama ini UMKM teruji dan bisa bertahan dalam melawan arus ekonomi global yang terus berkembang. Sehingga, keberadaannya, harus mendapat dukungan dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat. Beberapa problem UMKM, termasuk dalam bidang permodalan, harus ada solusi bersama antar lembaga, sehingga para pelaku di dalamnya mampi mengakses modal dengan bunga yang rendah atau bahkan bisa tanpa bunga sekalipun (zero riba).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0115-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-60929" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0115-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0115-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0115-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Ini adalah tantangan bagi kita, bagaimana tahun 2018 ini menjadi starting point untuk memajukan UMKM kita,&#8221; kata Sutiaji.</p>
<p>Dikatakan pula, semangat pengembangan UMKM ini harus menjadi perhatian bersama, sehingga hal ini bisa terealisasi. Karena itu, dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang mendorong kepada Dinas Koperasi dan UMKM agar terus memperhatikan dan mengembangkan potensi para pelaku usaha di dalamnya.</p>
<p>&#8220;Saya harap tahun 2019 usaha yang mikro bisa naik kelas jadi menengah dan seterusnya,&#8221; tandasnya. </p>
<p>Sutiaji menambahkan, koperasi sebagai lembaga keuangan diharapkan mampu bersinergi dengan baik dengan UMKM. Tujuannya, tak lain agar keduanya mampu menjadi penopang perekonomian khususnya di Kota Malang.</p>
<p>&#8220;Kedepan UMKM kita harus bisa masuk dalam sistem 4.0, karena itu butuh dorongan dan sentuhan kebijakan,&#8221; pungkasnya. <strong>(hms/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60928</post-id>	</item>
		<item>
		<title>IRCEB 2 Angkat UKM Melalui Inovasi Digital</title>
		<link>https://memontum.com/irceb-2-angkat-ukm-melalui-inovasi-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 11:47:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[IRCEB]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60897-irceb-2-angkat-ukm-melalui-inovasi-digital</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kembali, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM) menginisiasi event internasional 2nd International Research Conference on Economics and Business (IRCEB) atau Konferensi Penelitian Internasional ke-2 tentang Ekonomi dan Bisnis di tahun 2018. Kali ini, dihadiri sekitar 186 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan beberapa peserta asing seperti dari Hebron University [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kembali, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM) menginisiasi event internasional 2nd International Research Conference on Economics and Business (IRCEB) atau Konferensi Penelitian Internasional ke-2 tentang Ekonomi dan Bisnis di tahun 2018. Kali ini, dihadiri sekitar 186 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan beberapa peserta asing seperti dari Hebron University Palestina, Universitas Trengganu Malaysia, UK, Australia, Eropa, dan lainnya, yang memadati ruang Cempaka Hotel Savana Malang, selama 2 hari, Senin-Selasa (22-23/10/2018).</p>
<p>Mengangkat tema Suistanability Accounting, Enterpreneurship and Economic Growth to Promote Innovation-Led Growth in SMEs, atau Akuntansi Keberlanjutan, Kewirausahaan, dan Pertumbuhan Ekonomi untuk Meningkatkan Pertumbuhan Inovasi dalam UKM, sebagai wadah silaturahmi dan membangun kerjasama dengan pemangku kepentingan terkait dengan pengembangan UMKM.</p>
<div id="attachment_60898" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-60898" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0130-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Para peserta menyimak pemaparan narasumber. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-60898" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0130-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181022-WA0130-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-60898" class="wp-caption-text"><em><strong>Para peserta menyimak pemaparan narasumber. (rhd)</strong></em></p></div>
<p>&#8220;Kegiatan ini mengangkat issue utama yang akan dibahas terkait peran para stakeholders dan langkah-langkah nyata dalam pengembangan UMKM dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Sekaligus untuk meningkatkan publikasi bereputasi dan sebagai wadah mendesiminasikan hasil- hasil penelitian civitas akademika UM. Jumlah paper yang masuk sekitar 85 paper,&#8221; jelas Ketua Pelaksana Dr Puji Handayati.</p>
<p>IRCEB 2 dikemas dalam 2 sesi besar, yaitu seminar international, dengan mendatangkan pembicara 3 international, yaitu Prof Kelly’s Jayasinghe ( Essex University-UK), Dr Mahira ( University Terengganu- Malaysia) dan Dr Max Briggs (QUT Business School-Australia) dan sebagai keynote speaker Dr Rully Nuryanto (Deputi ESDM Kementrian Koperasi dan UKM). Dan sesi kedua paralel session, yaitu pemaparan artikel hasil penelitian. </p>
<p>Sementara itu, Walikota Malang Sutiaji mengatakan akan menggandeng Perguruan Tinggi untuk membuat aplikasi yang mendukung UKM di era Industri 4.0. Selain sisi konvensional tetap dijalankan dengan mewadahi aneka UKM di Mall UMKM yang rencananya ditempatkan di Ex Mall Ramayana. </p>
<p>&#8220;Kami tantang civitas akademika di Malang, seperti UB, UM, dan lainnya, untuk mendesain aplikasi UMKM kekinian, seperti start up atau e-commerce UMKM, dan lainnya. Kita pilih UMKM itu karena sektor ekonomi yang tahan banting,&#8221; terang Sutiaji.</p>
<p>Senada, Deputi ESDM Kementrian Koperasi dan UKM, Dr Rully Nuryanto, mengatakan UKM harus jeli mencermati perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen saat ini. Misal kuliner tak hanya rasa, namun tempatnya mungkin yang instagramable. Secara tidak langsung, sekaligus promosi gratis yang menjadikan usaha tambah ramai pengunjung. </p>
<p>&#8220;Terkait permodalan, ada bantuan bagi pengusaha pemula melalui beberapa pelatihan dan tahapan seleksi.  Melalui pengajuan proposal bisnis jika lolos maksimal Rp 13 juta per orang. Beragam pelatihan yang diberikan, misal packaging dari jauh sudah menarik perhatian, dan lainnya,&#8221; tambah Rully. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60897</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
