<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>islam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/islam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Dec 2025 10:03:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>islam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tingkatkan Kualitas Guru dan Pendidikan Agama Islam, Banyuwangi Diganjar Anugerah Tanda Cinta PAI</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-kualitas-guru-dan-pendidikan-agama-islam-banyuwangi-diganjar-anugerah-tanda-cinta-pai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[anugerah]]></category>
		<category><![CDATA[diganjar]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berhasil meraih Anugerah Tanda Cinta PAI (Pendidikan Agama Islam) 2025 dari Kementrian Agama (Kemenag) RI. Penghargaan itu diberikan kepada Banyuwangi, karena dinilai memiliki perhatian khusus pada peningkatan kualitas guru. “Peningkatan kualitas Pendidikan Agama Islam di Banyuwangi merupakan tanggung jawab bersama. Alhamdulillah, kami berterima kasih atas apresiasi Kemenag atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berhasil meraih Anugerah Tanda Cinta PAI (Pendidikan Agama Islam) 2025 dari Kementrian Agama (Kemenag) RI. Penghargaan itu diberikan kepada Banyuwangi, karena dinilai memiliki perhatian khusus pada peningkatan kualitas guru.</p>



<p>“Peningkatan kualitas Pendidikan Agama Islam di Banyuwangi merupakan tanggung jawab bersama. Alhamdulillah, kami berterima kasih atas apresiasi Kemenag atas upaya daerah mendukung penguatan pendidikan agama,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Jumat (05/12/2025) tadi.</p>



<p>Anugerah Tanda Cinta PAI sendiri diberikan kepada Banyuwangi, juga karena dinilai mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan agama Islam, melalui peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru PAI di daerah. Salah satunya, dengan memfasilitasi guru PAI baik di sekolah negeri maupun swasta, untuk mengikuti pendidikan profesi guru (PPG).</p>



<p>Anugerah tersebut, diserahkan langsung Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin kepada Bupati Ipuk di Jakarta, Selasa (02/12/2025) lalu. Sementara Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Agama Islam, merupakan Program Kementrian Agama dalam rangka pelaksanaan Program Prioritas (Asta Cita) Presiden RI Tahun 2024- 2029. Program ini, juga sebagai pelaksanaan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, bahwa guru dituntut memiliki kualifikasi akademik, kompetensi dan sertifikat pendidik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada program tersebut, Kemenag meminta dukungan daerah untuk mengalokasikan Bantuan Biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG), baik untuk guru PAI di sekolah negeri dan swasta. Pada tahun 2024, Banyuwangi telah mengirimkan 379 guru Agama Islam dari tingkat SD dan SMP dari sekolah negeri dan swasta untuk mengikuti program.</p>



<p>“Ini adalah bentuk komitmen daerah untuk terus menghadirkan pendidikan agama yang berkualitas melalui peningkatan kompetensi dan professionalitas guru. Prndidikan agama menjadi bagian penting dalam penguatan karakter generasi bangsa,” papar Bupati Ipuk.</p>



<p>Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan, Suratno, pelaksanaan Program PPG guru Agama Islam Banyuwangi pada tahun 2024, diikuti total sebanyak total 379 guru tingkat SD dan SMP dari sekolah negeri dan swasta se Banyuwangi. “Mereka menjalani PPG selama empat bulan di Universitas yang ditunjuk oleh Kemenag. Untuk Banyuwangi dilaksanakan di UIN KHAS Jember,” katanya.</p>



<p>Selanjutnya, pada tahun 2025 Banyuwangi juga kembali mengirimkan guru Agama Islam untuk mengikuti program PPG. Guru yang difasilitasi sebanyak 246 orang. “Dengan dikirimnya para guru tersebut, saat ini semua guru agama Islam sudah mengikuti Program PPG dari Kemenag. Selain untuk peningkatan kompetensi dan professionalitas, program PPG ini juga menjadi salah satu syarat bagi para guru untuk mendapatkan sertifikasi dari Kemenag,” paparnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228444</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru Islam, Bupati Lumajang Tegaskan Pembangunan Akhlak Generasi melalui Al Quran</title>
		<link>https://memontum.com/tahun-baru-islam-bupati-lumajang-tegaskan-pembangunan-akhlak-generasi-melalui-al-quran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223393</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi harus dimulai dari pembangunan akhlak generasi melalui Al-Quran. Inilah pesan utama dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, yang digelar Yayasan Ma’had Tahfizul Qur’an Bahrusyifa di Alun-alun Lumajang, Jumat (27/06/2025) tadi. Bupati Lumajang, Indah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi harus dimulai dari pembangunan akhlak generasi melalui Al-Quran. Inilah pesan utama dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, yang digelar Yayasan Ma’had Tahfizul Qur’an Bahrusyifa di Alun-alun Lumajang, Jumat (27/06/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa gerakan menghafal, membaca dan mengamalkan Al-Quran kini telah menjelma menjadi arus utama pembentukan karakter masyarakat Lumajang dari anak-anak hingga orang tua. “Saat ini, gerakan tahfidz bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga mengajak orang tua untuk aktif mencintai Al-Quran. Inilah kekuatan moral yang akan menjaga masa depan generasi Lumajang,” tegasnya.</p>



<p>Peringatan 1 Muharram kali ini, menurut Bunda Indah, bukan sekadar pergantian tahun, melainkan momen berhijrah meninggalkan kelalaian menuju kesadaran. Meninggalkan kebiasaan buruk menuju kehidupan yang lebih baik, sebagaimana semangat hijrah Nabi Muhammad SAW.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita harus bermuhasabah, mengevaluasi diri dan memastikan bahwa tahun ini kita lebih bermanfaat, lebih berakhlak dan lebih dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Yayasan Bahrusyifa, Imam Suryadi, menjelaskan bahwa kegiatan tahunan ini merupakan bagian dari visi yayasan untuk menjadikan Al-Quran sebagai roh sosial masyarakat. Dirinya menyebut, membaca Al-Quran di awal tahun adalah bentuk mengetuk pintu langit agar Kabupaten Lumajang senantiasa diberkahi.</p>



<p>“Kami ingin Al-Quran tidak hanya dibaca, tapi hidup dalam perilaku. Dari sinilah kemakmuran dan keamanan daerah akan tumbuh,” jelasnya.</p>



<p>Kegiatan yang diikuti ribuan santri dan masyarakat ini menjadi bukti bahwa kekuatan spiritual berbasis Al-Quran mampu menjadi fondasi perubahan sosial dan pembangunan karakter bangsa. Dari Alun-alun Lumajang, gema tahfidz Quran menjadi langkah awal menuju peradaban lokal yang unggul dan berakhlak mulia. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Songsong Tahun Baru Islam, Pemkab Lumajang bersama Warga Gelar Lailatul Ijtima&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/songsong-tahun-baru-islam-pemkab-lumajang-bersama-warga-gelar-lailatul-ijtima</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 13:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[ijtima’]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[lailatul]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[songsong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223244</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menyongsong Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama warga Kelurahan Ditotrunan menggelar Lailatul Ijtima’, sebagai ruang reflektif dan spiritual dalam memperkuat ikatan keimanan dan kebersamaan sosial, di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (21/06/2025) malam. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan semacam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Menyongsong Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama warga Kelurahan Ditotrunan menggelar Lailatul Ijtima’, sebagai ruang reflektif dan spiritual dalam memperkuat ikatan keimanan dan kebersamaan sosial, di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (21/06/2025) malam.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan semacam ini bukan sekadar seremonial, melainkan wahana untuk merawat nilai-nilai ukhuwah islamiyah dan memperkuat fondasi ketahanan sosial di tengah masyarakat. “Lailatul Ijtima’ ini bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga forum untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, dan kesadaran kolektif kita dalam menjaga harmoni sosial,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat memberikan sambutan.</p>



<p>Dirinya juga mengapresiasi, tingginya partisipasi warga dan panitia, serta menyerukan kolaborasi yang lebih erat antara masyarakat dan pemerintah dalam menyukseskan program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan dan penguatan ekonomi rakyat. Bunda Indah juga menekankan, pentingnya menjaga stabilitas sosial dan keamanan lingkungan, terlebih menjelang tahun politik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Persaudaraan dan kerukunan adalah kunci utama dalam membangun daerah yang kuat dan berkarakter,” tegasnya.</p>



<p>Pemkab Lumajang, menurutnya, terus berkomitmen mengarusutamakan nilai-nilai religius dalam pembangunan daerah. Kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial seperti Lailatul Ijtima’ akan senantiasa mendapat dukungan sebagai bagian dari upaya menanamkan identitas masyarakat Lumajang yang religius dan berdaya.</p>



<p>“Mari kita sambut tahun baru Hijriah dengan semangat perubahan yang positif, memperkuat nilai spiritual sekaligus mendukung pembangunan Lumajang yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” terangnya.</p>



<p>Acara sendiri berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, serta dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan warga Ditotrunan. Antusiasme tersebut, mencerminkan semangat kolektif warga dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai Islam yang menjadi pilar penting kehidupan bermasyarakat. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223244</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahun Baru Islam, Pemkot Probolinggo bersama Baznas Gelar Aksi Peduli Janda Dhuafa</title>
		<link>https://memontum.com/tahun-baru-islam-pemkot-probolinggo-bersama-baznas-gelar-aksi-peduli-janda-dhuafa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dhuafa]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212197</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo bersama Baznas kembali berkolaborasi dengan menggandeng organisasi NU Ranting Jrebeng Wetan, melakukan aksi Peduli Janda Dhuafa di Mushola Darul Karomah Jalan Sunan Bonang Kelurahan Jrebeng Wetan, Selasa (23/07/2024) tadi. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, yang turut menyerahkan santunan berupa uang tunai dan Sembako [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota Probolinggo bersama Baznas kembali berkolaborasi dengan menggandeng organisasi NU Ranting Jrebeng Wetan, melakukan aksi Peduli Janda Dhuafa di Mushola Darul Karomah Jalan Sunan Bonang Kelurahan Jrebeng Wetan, Selasa (23/07/2024) tadi. Hadir langsung dalam pelaksanaan itu, Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, yang turut menyerahkan santunan berupa uang tunai dan Sembako kepada 10 perwakilan penerima.</p>



<p>Pj Wali Kota dalam sambutannya mengatakan bahwa santunan ini memang rutin digelar oleh pemkot bersama Baznas, dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. “Bapak ibu sekalian. Jadi kami ini yang di pemerintah kota bersama Baznas hampir tiap hari di bulan yang mulia, tiada hari tanpa santunan. Tiap hari Bakda Maghrib dan Isya, itu keliling,” terangnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Nurkholis juga mengungkapkan, bahwa pemkot akan menggelar acara serupa dengan penerima yang lebih banyak pada awal bulan Agustus. Untuk itu, supaya sasarannya lebih merata, dirinya juga telah meminta lurah dan camat untuk mendata warganya yang berhak mendapatkan santunan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tadi di rapat juga saya sampaikan ke Pak Camat dan Pak Lurah, barangkali di RT dan RW-nya ada yatim piatu atau kaum dhuafa atau janda yang perlu disantuni. Jadi, tolong dilaporkan ke kami dan mumpung bulannya baik,” tambah Pj Wali Kota Nurkholis.</p>



<p>Ketua Baznas Kota Probolinggo, Hakimmudin, menambahkan bahwa kegiatan yang digelar malam ini melengkapi berbagai agenda santunan yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh pemkot bersama Baznas kota. “Bahwa kami dari pengurus Baznas Kota Probolinggo, alhamdulillah kami juga sudah melaksanakan kegiatan yang insyaallah sangat mulia. Ada beberapa kegiatan, santunan anak yatim, ada kegiatan khitanan massal, ada santunan dhuafa, macam macam kegiatan, sekiranya kegiatan ini menuai manfaat yang besar,” ungkapnya.</p>



<p>Acara penyerahan santunan ini, diawali dengan pembacaan yasin dan tahlil serta dilanjutkan dengan tausiyah serta penyerahan bantuan untuk 50 orang janda dhuafa di wilayah setempat. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212197</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Tahun Baru Islam, Pemkab Jember Gelar Pawai Obor bersama Ribuan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-tahun-baru-islam-pemkab-jember-gelar-pawai-obor-bersama-ribuan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212061</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Pawai Obor dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1446 Hijriah, Jumat (19/07/2024) malam. Ribuan warga Kabupaten Jember, dalam kesempatan itu memadati jalanan utama Kota Jember dan berjalan kaki sambil memegang obor, dari Jalan Gajah Mada menuju Alun-alun Jember. Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember, Muhammad Balya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Pawai Obor dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1446 Hijriah, Jumat (19/07/2024) malam. Ribuan warga Kabupaten Jember, dalam kesempatan itu memadati jalanan utama Kota Jember dan berjalan kaki sambil memegang obor, dari Jalan Gajah Mada menuju Alun-alun Jember.</p>



<p>Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember, Muhammad Balya Firjaun Barlaman, dalam momen itu turut menyatu bersama ribuan warga dalam Pawai Obor. Tidak hanya berjalan kaki sambil memegang obor, dalam iring-iringan itu juga terdapat barisan penari Zapin, yang membuat suasana semakin penuh kegembiraan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Hendy dalam momen itu juga menyempatkan diri menyapa dan menari Zapin bersama warganya. “Ini merupakan pertanda pergantian tahun baru Islam, 1 Muharram 1446 Hijriah. Semoga, Jember semakin keren,” kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy juga berpesan kepada warga agar di tahun baru Hijriah ini semua mengoreksi diri. Apa yang kurang baik di tahun lalu, diperbaiki pada tahun ini.</p>



<p>Setelah melakukan iring-iringan berjalan kaki dan sampai di Alun-alun Jember, masyarakat mengikuti doa bersama yang dipusatkan di depan Pendopo Wahyawibawagraha. Dalam doa bersama ini, masyarakat memohon doa agar diberikan hidup yang berkah, hidup yang lebih baik dan terhindar dari segala musibah. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212061</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Tahun Baru Islam, Pemkab Pamekasan Beri Santunan Ratusan Anak Yatim</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-tahun-baru-islam-pemkab-pamekasan-beri-santunan-ratusan-anak-yatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214808</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Memperingati Tahun Baru Islam 1446 H, Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, memberikan santunan kepada ratusan anak yatim di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Rabu (17/07/2024) tadi. Pelaksanaan acara tersebut, bekerja sama dengan Takmir Masjid Asy Syuhada, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Pamekasan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Memperingati Tahun Baru Islam 1446 H, Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, memberikan santunan kepada ratusan anak yatim di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Rabu (17/07/2024) tadi. Pelaksanaan acara tersebut, bekerja sama dengan Takmir Masjid Asy Syuhada, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Pamekasan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan.</p>



<p>Pj Bupati Masrukin mengatakan, bahwa akan terus berupaya menggelar kegiatan itu secara rutin dalam setiap tahunnya. Tujuannya, karena sebagai syiar keislaman serta keberlanjutan program pemerintah daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Momen Muharram ini sebagai introspeksi diri kita serta evaluasi atas perjalanan kita dalam satu tahun terakhir. Sehingga, hal ini menjadi pijakan kita dalam melangkah untuk memperbaiki di berbagai elemen. Terutama program kita yang berbasis masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Mantan Sekda Pamekasan itu berkomitmen, akan terus mengawal plotting Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kemaslahatan masyarakat Pamekasan. &#8220;Oleh karena itu, diharapkan santunan anak yatim terus berjalan dengan baik. Kami berharap, santunan anak yatim ini terus dilanjutkan dan program seperti ini tidak tiba-tiba hilang,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Tahun Baru Islam, Lima Dusun di Desa Tumpeng Lumajang Gelar Pawai Tumpeng</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-tahun-baru-islam-lima-dusun-di-desa-tumpeng-lumajang-gelar-pawai-tumpeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 03:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[tumpeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211737</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Memperingati Tahun Baru Islam 1446 Hijiriah, ribuan warga Lereng Gunung Semeru, tepatnya di Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, menggelar Kirab Tumpeng, Sabtu (13/07/2024) tadi. Kirab Tumpeng ini, dilakukan oleh warga dari lima dusun di Desa Tumpeng, yakni Dusun Besuk Selatan, Besuk Utara, Tumpeng Barat, Tumpeng Krajan dan Tumpeng Timur. Dalam prosesi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Memperingati Tahun Baru Islam 1446 Hijiriah, ribuan warga Lereng Gunung Semeru, tepatnya di Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, menggelar Kirab Tumpeng, Sabtu (13/07/2024) tadi. Kirab Tumpeng ini, dilakukan oleh warga dari lima dusun di Desa Tumpeng, yakni Dusun Besuk Selatan, Besuk Utara, Tumpeng Barat, Tumpeng Krajan dan Tumpeng Timur.</p>



<p>Dalam prosesi Kirab Tumpeng ini, tampak warga berjalan kaki dengan memanggul nasi tumpeng serta lauk pauknya menuju ke makam Mbah Tuan Sido Branti. Untuk memanggulnya, warga harus mengangkat atau memikulnya bersama empat orang untuk satu tumpengnya, karena ukurannya cukup besar. Sampai di lokasi, mereka menggelar doa bersama dan memperebutkan tumpeng tersebut untuk di makan bersama sama.</p>



<p>Kegiatan yang dilakukan tersebut, merupakan bentuk sedekah bumi pada Bulan Muharram. &#8220;Sedekah bumi ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kami kepada Tuhan. Tentunya, dengan rezeki dari pertanian, yang diberikan kepada warga. Tumpeng ini akan kami bawa dari sini (balai desa, red) menuju ke makam Mbah Tuan Sido Branti, pada hari ini,&#8221; kata Kepala Desa Tumpeng, M Deni Purwadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan ini, lanjut Deni, masih dalam rangkaian Loemajang Biyen, yang digelar di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro. Dirinya berharap, dengan di gelarnya tumpengan tersebut, maka desa yang akan dijauhkan dari segala musibah dan supaya hasil panen dari warga desa Tumpeng bisa melimpah ruah untuk memenuhi kebutuhan hidupn warga.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Rukun Tetangga (RT) 07, Dusun Tumpeng Barat, Supancas, berharap agar gelaran tumpengan seperti ini selalu diadakan di setiap tahunnya. Apalagi, warga sadar bahwa apa yang dilakukan adalah bentuk syukur dan kearifan lokal di masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini memang sudah sesuai dengan nama desanya. Yaitu Desa Tumpeng, di mana ini menjadikan kami sebagai masyarakat sangat berharap agar syukuran seperti ini harus dilakukan di setiap tahunya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa kegiatan Pawai Tumpeng tersebut hanya kali ini dilakukan di desanya. &#8220;Kalau warga di setiap tahunnya, itu sudah melakukan di RTnya masing masing. Seperti yang akan dilakukan warga di RT 07, yang akan mengadakan tumpengan (barik&#8217;an),&#8221; ujarnya. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211737</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Memperingati Tahun Baru Islam, Warga Mangunharjo Kota Probolinggo Belah Jimat</title>
		<link>https://memontum.com/memperingati-tahun-baru-islam-warga-mangunharjo-kota-probolinggo-belah-jimat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[mangunharjo]]></category>
		<category><![CDATA[memperingati]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Giat tahunan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram, menjadi hal yang selalu dinantikan warga Kelurahan Mangunharjo, Kota Probolinggo. Warga setempat, tampak memadati area di Jalan WR Supratman, guna mengikuti rangkaian pelaksanaan, yang salah satunya Jalan Sehat Berbudaya, Minggu (07/07/2024) tadi. Kegiatan yang dikenal dengan istilah Belah Jimat (Bersih Lahir dan Jiwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Giat tahunan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram, menjadi hal yang selalu dinantikan warga Kelurahan Mangunharjo, Kota Probolinggo. Warga setempat, tampak memadati area di Jalan WR Supratman, guna mengikuti rangkaian pelaksanaan, yang salah satunya Jalan Sehat Berbudaya, Minggu (07/07/2024) tadi.</p>



<p>Kegiatan yang dikenal dengan istilah Belah Jimat (Bersih Lahir dan Jiwa Masyarakat Mangunharjo), dihadiri langsung Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis. &#8220;Kami mengapresiasi kegiatan ini. Mari masyarakat Kelurahan Mangunharjo, untuk terus bersemangat dalam menjaga dan melestarikan sejarah serta seni budaya. Sehingga, sejarah dan seni budaya tetap eksis,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya berharap, kegiatan Belah Jimat Mangunharjo dapat terus dikembangkan. Serta, menjadi komitmen bersama dalam mengelola potensi seni budaya. “Satu budaya yang patut kita pelihara, kita lestarikan. Ke depan ini akan menjadi agenda Pemkot, sehingga masyarakat luas lebih paham,” ujarnya.</p>



<p>Rangkaian peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1446 H oleh Kelurahan Mangunharjo, itu mengusung tema &#8216;Purwa Kanthi Mawa Nismara&#8217; yang artinya mengawali dengan membawa suasana penuh ketentraman. Didampingi Camat Mayangan, Agus Dwiwantoro, lurah se-Kecamatan Mayangan dan Forkopimca Mayangan, Pj Nurkholis melepas ribuan masyarakat melewati rute Jalan WR Supratman &#8211; Jalan Imam Bonjol &#8211; Jalan Pandjaitan &#8211; Jalan Pandjaitan &#8211; Jalan Panglima Sudirman &#8211; Jalan dr Soetomo dan finish kembali di area Klenteng Tri Dharma Sumber Naga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Lurah Mangunharjo, Hari Setioyani,&nbsp; menyampaikan bahwa giat ini diawali dengan ziarah makam Bupati Probolinggo pertama yang berada di kawasan Kelurahan Mangunharjo. Dilanjutkan, ziarah di makam kepala desa pertama sampai ke lima Kelurahan Mangunharjo pada Sabtu (06/07/2024) pagi. Lalu, istighosah dan Jamasan Kentongan pada malam harinya.</p>



<p>“Dan pelaksanaan jalan sehat berbudaya ini merupakan puncak kegiatan Belah Jimat Mangunharjo dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 2024,” katanya.</p>



<p>Yani menambahkan, tujuan dilakukannya giat ini yaitu untuk memberikan wawasan pada generasi muda tentang sejarah berdirinya Kelurahan Mangunharjo serta mempromosikan potensi seni dan budaya sekaligus menghibur masyarakat di Kelurahan Mangunharjo khususnya. “Selain itu juga ada kegiatan Bazar UMKM Kelurahan Mangunharjo untuk menggerakkan perekonomian. Sehingga pada akhirnya, dapat memberikan kesejahteraan untuk masyarakat sekitar,” tambahnya.</p>



<p>Jalan Sehat Berbudaya sendiri, diikuti para tokoh masyarakat, tokoh adat, pelaku seni, pemilik UMKM dan segenap lapisan warga setempat, baik tua maupun muda, mulai anak-anak hingga lanjut usia. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Tahun Baru Islam, Pemkab Situbondo Gelar Lomba Lampion dan Pesta Kembang Api</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-tahun-baru-islam-pemkab-situbondo-gelar-lomba-lampion-dan-pesta-kembang-api</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kembang,]]></category>
		<category><![CDATA[lampion]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H di Kabupaten Situbondo dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, pawai lampion dan pesta kembang api, Sabtu (06/07/2024) tadi. Kegiatan ini, diikuti siswa-siswi SMP, MTs, SMA, SMK, MA Negeri dan swasta di Depan Pendopo Aryo Situbondo. Pawai dan lomba lampion tersebut, dimulai dengan ditekannya tombol pelepasan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H di Kabupaten Situbondo dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, pawai lampion dan pesta kembang api, Sabtu (06/07/2024) tadi. Kegiatan ini, diikuti siswa-siswi SMP, MTs, SMA, SMK, MA Negeri dan swasta di Depan Pendopo Aryo Situbondo.</p>



<p>Pawai dan lomba lampion tersebut, dimulai dengan ditekannya tombol pelepasan oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi didamping Sekda Situbondo, Ketua Pengadilan Situbondo, Kasi Intel Kejari Situbondo dan Kepala OPD. Bersamaan dengan itu, dinyalakan ribuan kembang api yang disaksikan oleh ribuan masyarakat Situbondo.</p>



<p>Bupati Karna Suswandi mengatakan bahwa peringatan 1 Muharam ini akan menjadi titik tolak bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, untuk bersama-sama berbenah agar ke depan lebih baik lagi. &#8220;Tahun Baru Islam merupakan momentum penting bagi Umat Islam di seluruh dunia. Maka, setiap 1 Muharam selalu diperingati oleh Umat Islam,&#8221; kata Bupati Karna.</p>



<p>Tidak hanya itu, pada momentum tahun baru Islam tersebut, dirinya juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. &#8220;Untuk menjadi kabupaten ini lebih baik lagi, tentunya kita butuh partisipasi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Situbondo. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membangun untuk masa depan Situbondo yang lebih baik,&#8221; tambah Bupati Karna.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, yang Sekdakab Situbondo, Wawan Setiawan, mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam ini, secara rutin setiap tahunnya dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo. &#8220;Maksud dan tujuan dilaksanakan peringatan Tahun Baru Islam ini untuk mengenang kembali hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah,&#8221; kata Sekda Wawan.</p>



<p>Dalam peristiwa hijrah tersebut, sambung Sekda Wawan, sebagai Umat Islam hendaknya bisa mengambil hikmah dan pesan yang terkandung dalam hijrah tersebut. &#8220;Tema dalam peringatan ini, yaitu dengan semangat tahun baru islam kita memperkuat islamiyah menuju Situbondo berjaya dan berkelanjutan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, Sekda Wawan juga turut menandai pelaksanaan dengan menyalakan kembang api. &#8220;Adapun peserta yang mengikuti lomba lampion ini sebanyak 37 peserta dari sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Kota, Panarukan, Kendit, Panji, Kapongan dan Mangaran,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk menyemarakkan pawai dan lomba lampion, Pemkab Situbondo menyediakan hadiah dengan jumlah total sebesar Rp 30 juta serta trophy dan piagam penghargaan. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211516</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
