<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Isolasi Covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/isolasi-covid-19/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jul 2021 13:59:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Isolasi Covid-19 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Selain SDN Barata Jaya, Pemanfaatan SDN Gunungsari 1-484 untuk Isoman juga Tuai Penolakan</title>
		<link>https://memontum.com/selain-sdn-barata-jaya-pemanfaatan-sdn-gunungsari-1-484-untuk-isoman-juga-tuai-penolakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 13:59:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Isolasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148741</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Beberapa sekolah di Surabaya, yang dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri (Isoman) pasien Covid-19, secara bergelombang menuai penolakan. Selain SDN Barata Jaya, nyatanya ada SDN Gunungsari 1-484, yang juga dijadikan tempat Isoman. Pemanfaatan ini, pun menuai penolakan. Warga mengaku was-was dan kecewa, karena sebelumnya tidak ada sosialisasi terlebih dahulu. Seperti sebagaimana, yang disampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Beberapa sekolah di Surabaya, yang dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri (Isoman) pasien Covid-19, secara bergelombang menuai penolakan. Selain SDN Barata Jaya, nyatanya ada SDN Gunungsari 1-484, yang juga dijadikan tempat Isoman. Pemanfaatan ini, pun menuai penolakan.</p>



<p>Warga mengaku was-was dan kecewa, karena sebelumnya tidak ada sosialisasi terlebih dahulu. Seperti sebagaimana, yang disampaikan Ketua Rt03 Rw06 Gunungsari, Agus Purwanto.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak">Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
</ul>


<p>Dirinya mengatakan, bahwa warga tadi baru mengetahui jika petugas gabungan yang diterjunkan Pemkot Surabaya ke lokasi tersebut, untuk melakukan pembersihan tempat, pada Jumat (23/07) tadi. &#8220;Mulai dibersihkan pukul 07.00, warga baru tahu ya pas dibersihkan itu. Salah satu petugas memberitahu kalau rencananya dibuat isolasi mandiri,&#8221; kata Agus saat ditemui di lokasi, Jumat (23/07) tadi.</p>



<p>Hal tersebut, kontan membuat warga sekitar kecewa. Karena sebelumnya, tak ada sosialisasi. Mereka sempat emosi dan mendatangi petugas kemudian menyatakan penolakan soal alih fungsi SDN jadi tempat isolasi.</p>



<p>&#8220;Namanya penyakit kayak gini (Covid-19) ya takut warga tertular dan dekat dengan pemukiman kan. Warga menolak. Minimal ada sosialisasi biar kami paham,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Selain itu, kata Agus, para warga tidak mendapatkan sosialisasi dari kelurahan dan kecamatan setempat, perihal pengalihan fungsi tersebut. Sebab itu, warga langsung datang ke lurah dan camat untuk menjawab keresahan warga serta meminta untuk disampaikan ke Pemkot Surabaya.</p>



<p>&#8220;Jawaban Lurah sementara ditampung karena banyak warga tidak setuju nanti akan di koordinasikan dengan yang diatas,&#8221; ujar Agus.<strong> (ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148741</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tolak SDN Barata Jaya Surabaya jadi Tempat Isoman, Warga Ancam Tutup Akses Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/tolak-sdn-barata-jaya-surabaya-jadi-tempat-isoman-warga-ancam-tutup-akses-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 13:24:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Isolasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148729</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Warga Brata Jaya Surabaya akan menutup portal akses jalan menuju SDN Brata Jaya. Lantaran Menolak Keras lokasi tersebut dijadikan tempat isolasi mandiri (Isoman) Covid-19. Sebab warga setempat tak ingin terpapar Covid-19. Ketua RT 3 RW 5 Kelurahan Brata Jaya, Imam Setiono, mengatakan, jika Pemkot Surabaya tetap menjadikan SDN Brata Jaya tersebut jadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya &#8211;</strong> Warga Brata Jaya Surabaya akan menutup portal akses jalan menuju SDN Brata Jaya. Lantaran Menolak Keras lokasi tersebut dijadikan tempat isolasi mandiri (Isoman) Covid-19. Sebab warga setempat tak ingin terpapar Covid-19.</p>



<p>Ketua RT 3 RW 5 Kelurahan Brata Jaya, Imam Setiono, mengatakan, jika Pemkot Surabaya tetap menjadikan SDN Brata Jaya tersebut jadi ruang isolasi, warga tak segan-segan memboikot akses jalan dengan menutup portal.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak">Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Jadi saya sebagai perwakilan warga, menolak keras SD Brata Jaya digunakan untuk tempat Isoman. Kalau dipaksakan, dengan berat hati kami akan menutup portal yang ada di lingkungan kami, supaya tidak bisa lagi akses untuk masuk ke lokasi,&#8221; ujarnya, Jumat (23/07).</p>



<p>Selain itu, kata imam, warga juga akan menerapkan sistem keluar-masuk melalui satu pintu, dan hanya warga setempat yang diperbolehkan lewat.</p>



<p>Hingga, Ibu-ibu juga ikut berjaga di lokasi, untuk memantau pergerakan Pemkot Surabaya menjadikan tempat itu sebagai ruang isolasi.</p>



<p>&#8220;Dari mulai pukul 08.30. Bahkan yang disini stand by, posisi ibu-ibu rumahnya disekitar sini,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Alasan Penolakan tersebut oleh warga. Karena berbagai pertimbangan, seperti banyaknya Lansia, anak kecil, Balita dan tergolong pemukiman padat penduduk.</p>



<p>&#8220;Belum ada sosialisasi, jadi memang jabarnya sangat mendadak sekali, baru kemarin pagi langsung ada eksekusi di sekolahan untuk mengeluarkan bangku di dalam kelas. Akhirnya warga langsung bereaksi,&#8221; ujar Imam.</p>



<p>Lanjutnya, dari Kamis (22/07) kemarin malam, warga sempat bermediasi dengan Camat dan Lurah setempat. Pasalnya, sedari pagi warga sudah mendapatkan info perihal pengalihfungsian tempat itu untuk perawatan pasien Covid-19 dengan gejala ringan.</p>



<p>&#8220;Ada 6 RT semuanya menolak. Masih banyak tempat lain yang lebih representatif, yang tidak ada di dalam pemukiman warga, kami sangat mengkhawatirkan kesehatan warga,&#8221; kata Imam.<strong> (ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148729</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Spanduk Penolakan Sekolah jadi Tempat Isolasi Terpasang di Barata Jaya Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/spanduk-penolakan-sekolah-jadi-tempat-isolasi-terpasang-di-barata-jaya-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 11:39:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Isolasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148710</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Spanduk penolakan atas nama warga terpasang di Jalan Barata Jaya RT 03 RW 05, Kota Surabaya. Mereka melakukan penolakan, karena Sekolah Dasar Negeri (SDN) Barata Jaya, dijadikan tempat isolasi mandiri (Isoman) bagi penderita Covid-19. SDN Barata Jaya sendiri, merupakan salah satu tempat untuk penanganan Covid-19 dan ditunjuk oleh Kelurahan atas kebijakan Pemkot [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Spanduk penolakan atas nama warga terpasang di Jalan Barata Jaya RT 03 RW 05, Kota Surabaya. Mereka melakukan penolakan, karena Sekolah Dasar Negeri (SDN) Barata Jaya, dijadikan tempat isolasi mandiri (Isoman) bagi penderita Covid-19.</p>



<p>SDN Barata Jaya sendiri, merupakan salah satu tempat untuk penanganan Covid-19 dan ditunjuk oleh Kelurahan atas kebijakan Pemkot Surabaya. Spanduk berwarna kuning tersebut, dipasang di depan pagar gang jalan menuju SDN Brata Jaya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Seluruh warga Barata Jaya menolak keras SDN Barata Jaya dijadikan tempat Isoman Covid &#8211; 19,&#8221; bunyi tulisan spanduk yang dipasang warga, Jumat (23/07).</p>



<p>Saat dikonfirmasi, Ketua RT 03 Barata Jaya, Imam Setiono, mengatakan bahwa pemasangan spanduk itu, merupakan sebuah bentuk penolakan warga terhadap kebijakan Pemkot Surabaya. Di mana, menjadikan sekolah tersebut menjadi tempat Isoman.</p>



<p>&#8220;Kami pasang poster dan spanduk ini sebagai bentuk aspirasi dan penolakan kami, karena informasi yang kami dapatkan sangat mendadak,&#8221; kata Imam, Jumat (23/07).</p>



<p>Selain itu, kata Imam, baru mendapat informasi yang mendadak dari pihak Sekolah SDN Barata Jaya yang dijadikan tempat Isoman. &#8220;Saya baru dapat infonya kemarin dari Pak Bon (penjaga sekolah) dan kami sangat kaget,&#8221; terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut Imam berharap, dengan pemasangan poster tersebut, pihak Pemkot Surabaya mempertimbangkan lagi. Sebab, lokasi wilayah SDN tersebut merupakan tempat perumahan warga yang banyak Lansia.</p>



<p>&#8220;Pemilihannya juga harus mempertimbangkan lokasi, disini kan banyak lansia, serta daerah perumahan juga, lalu akses menuju jalan besar juga sulit,&#8221; terang Imam.<strong> (ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepala Puskesmas Gending Meninggal Akibat Covid, Bupati Probolinggo dan Dinkes Lepas Kepergian Almarhum</title>
		<link>https://memontum.com/kepala-puskesmas-gending-meninggal-akibat-covid-bupati-probolinggo-dan-dinkes-lepas-kepergian-almarhum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 17:31:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Isolasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[memontum]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134478</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Bupati Probolinggo, Hj P Tantriana Sari, SE didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, dr Shodiq Tjahjono dan sejumlah pejabat, melepas jenazah Kepala Puskesmas Gending, Kabupaten Probolinggo, dr. Syaiful Bahri ke tempat peristirahatan terakhir, Rabu (10/02) sore di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo. Sebelum prosesi pelepasan dimulai, para tenaga medis di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Bupati Probolinggo, Hj P Tantriana Sari, SE didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, dr Shodiq Tjahjono dan sejumlah pejabat, melepas jenazah Kepala Puskesmas Gending, Kabupaten Probolinggo, dr. Syaiful Bahri ke tempat peristirahatan terakhir, Rabu (10/02) sore di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Sebelum prosesi pelepasan dimulai, para tenaga medis di Kabupaten Probolinggo, menyambut kedatangan jenazah dr. Syaiful Bahri, yang diantarkan dengan mobil Jenazah dari RS Lavalette Malang.</p>



<p>Mantan Kepala Puskesmas Pajarakan tersebut, meninggal dunia pada Rabu pukul 09.45 WIB, karena positif terkonfirmasi Covid-19.</p>



<p>Seperti diketahui, dr Syaiful Bahri merupakan seorang pejuang kesehatan yang diberikan amanah sebagai Kepala Puskesmas Gending, untuk mengikhtiarkan kesehatan dan diamanahi sebagai Koordinator PIC Rumah Isolasi Covid-19 Sari Indah atau Rumah Sehat Satgas Penanganan Covid-19, yang berada di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending sejak 5 (lima) bulan terakhir.</p>



<p>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/134457-disasar-ppkm-skala-mikro-kelurahan-dawuhan-situbondo-bentuk-posko-tanggap-covid-19" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/134457-disasar-ppkm-skala-mikro-kelurahan-dawuhan-situbondo-bentuk-posko-tanggap-covid-19" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Disasar PPKM Skala Mikro, Kelurahan Dawuhan Situbondo Bentuk Posko Tanggap Covid-19</a></p>



<p>Pria berusia 54 tahun ini, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Lavalette-Kota Malang. Sebelum dirujuk ke RS Lavalette, almarhum sempat dirawat di RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.</p>



<p>Dokter Syaiful Bahri sendiri, belum sempat menerima vaksin. Sebab, yang bersangkutan terpapar Covid-19 terlebih dahulu, sebelum akhirnya vaksin Sinovac datang di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Bupati Probolinggo, Hj. P. Tantriana Sari, SE, mengaku sangat kehilangan seorang tenaga kesehatan yang memiliki semangat, memiliki komitmen dan berintegritas terhadap kesehatan dalam melaksanakan program visi misi Bupati Probolinggo dalam hal penanganan Covid-19.</p>



<p>“Semangat dan ikhtiar dr. Syaiful Bahri patutlah kita tiru dalam mengawal seluruh program kegiatan, khususnya penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Semoga, amal ibadah selama hidupnya diterima oleh Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya. Untuk keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan dan kekuatan dalam hidupnya,” harapnya. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134478</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Batu Ajukan Hotel Jadi Shelter Baru Untuk Antisipasi Penanganan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-batu-ajukan-hotel-jadi-shelter-baru-untuk-antisipasi-penanganan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2021 04:37:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Isolasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133647</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Angka penyebaran Covid-19 di Kota Batu, mulai mengkhawatirkan. Meski sempat berada di zona kuning selama tiga pekan, namun penambahan pasien positif Covid-19 setiap harinya masih sekitar lima orang. Terus bertambahnya angka pasien positif Covid-19, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, pun melakukan antisipasi. Misalnya, seperti mengantisipasi membeludaknya pasien Covid-19 dengan gejala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Angka penyebaran Covid-19 di Kota Batu, mulai mengkhawatirkan. Meski sempat berada di <a href="https://memontum.com/132147-dinkes-batu-sosialisasikan-pelaksanaan-vaksinasi-covid-19">zona kuning selama tiga pekan</a>, namun penambahan pasien positif Covid-19 setiap harinya masih sekitar lima orang.</p>



<p>Terus bertambahnya angka pasien positif Covid-19, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, pun melakukan antisipasi.</p>



<p>Misalnya, seperti mengantisipasi membeludaknya pasien Covid-19 dengan gejala sedang, dinas telah mengajukan tambahan shelter sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, drg. Kartika Trisulandari, mengatakan bahwa langkah yang dilakukannya bukan melakukan antisipasi penambahan. Namun, lebih tepatnya sebagai antisipasi untuk memback up apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.</p>



<p>&#8220;Walaupun sebenarnya satu shelter saja, itu sudah dirasa cukup. Tapi kami wajib selalu membuat back up,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Meski ada penambahan shelter, kata Kartika, dirinya berharap keberadaan shelter baru itu tidak terpakai. Yang mana, shelter cadangan itu merupakan salah satu bentuk atau wujud dari keberlanjutan penanganan Covid-19 di tahun 2021.</p>



<p>Dijelaskan Kartika, tambahan shelter itu rencananya akan berada di Aram YPPI dan El Hotel Kartika Wijaya.</p>



<p>&#8220;Untuk El Hotel telah diinfokan ke pusat. Dan sudah mendapatkan izin. Sehingga, tinggal menunggu persetujuan Satgas, tentang disetujui atau tidaknya menjadi shelter,&#8221; jelas Kartika.</p>



<p>Ditambahkan, jika nantinya pengajuan itu benar-benar telah disetujui, maka tinggal menunggu SK penunjukkan shelter.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/132199-beda-metode-perhitungan-covid-19-penularan-di-batu-tergolong-masif">Baca Juga: Beda Metode Perhitungan Covid-19, Penularan di Batu Tergolong Masif</a></strong></p>



<p>Sementara itu, mengenai akomodasi, nantinya setiap pasien yang masuk akan dianggarkan Rp 300 ribu per hari. Diwujudkan dengan berbentuk fasilitas tiga kali makan dan dua kali snack.</p>



<p>Sekedar diketahui, saat ini Kota Batu telah memiliki satu shelter untuk tempat isolasi pasien Covid-19. Ada pun lokasinya, di Hotel Mutiara Baru.</p>



<p>&#8220;Untuk saat ini, di shelter hotel Mutiara Baru terdapat 18 penghuni yang melakukan isolasi. Dari total kamar yang tersedia sebanyak 90 kamar,&#8221; paparnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133647</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolresta Malang Kota Tekankan KTS Miliki Ruang Isolasi</title>
		<link>https://memontum.com/kapolresta-malang-kota-tekankan-kts-miliki-ruang-isolasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2021 11:42:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Isolasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tangguh Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[KTS]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131836</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, terus menggelorakan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Kota Malang. Bahkan sejak seminggu ini pihaknya terus berkunjung ke beberapa KTS di Kota Malang. Pihaknya mengoptimalisasikan fungsi KTS dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bahwa positif Covid-19 semakin naik, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, terus menggelorakan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Kota Malang. Bahkan sejak seminggu ini pihaknya terus berkunjung ke beberapa KTS di Kota Malang.</p>



<p>Pihaknya mengoptimalisasikan fungsi KTS dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bahwa positif Covid-19 semakin naik, ditekankan adanya penambahan ruang isolasi di setiap KTS.</p>



<p>&#8220;Kita tekankan adanya ruang isolasi. Nanti kita lihat ketersediaan bed dan ruangannya, diperhatikan pula sembako dan lain-lainnya seperti obat-obatan,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>



<p>Namun kendala yang dikeluhkan saat ini kurangnya tenaga dari puskesmas karena banyaknya yang terpapar Covid-19.</p>



<p>&#8220;Obat-obatan itu ada di Puskesmas. Namun kesulitan mendistribusikannya, karena tenaganya kurang. Sebab banyak yang terpapar di Puskesmas,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus, Senin (11/1/2021) siang.</p>



<p>Pihaknya akan mengupayakan bahwa pendistribusian obat-obatan akan diambil oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk dibagikan.</p>



<p>&#8220;Nanti akan diambil oleh Bhabinkamtibmas untuk didistribusikan. Adanya ruang isolasi khusus lebih baik daripada isolasi mandiri di rumah untuk mengantisipasi klaster keluarga,&#8221; ujar Kombes Pol Dr Leonardus. <strong>(gie)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131836</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
