<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>istana gebang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/istana-gebang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Dec 2018 12:41:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>istana gebang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mbak Puti Bernostalgia di Istana Gebang Kota Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/mbak-puti-bernostalgia-di-istana-gebang-kota-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2018 12:41:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[istana gebang]]></category>
		<category><![CDATA[Puti Guntur Soekarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=66631</guid>

					<description><![CDATA[* Kamar Bung Karno Menjadi Tempat Favorit Menginap &#160; Blitar, Memontum &#8211; Puti Guntur Soekarno melawati rumah masa kecilnya di Istana Gebang Kota Blitar. Cucu sang proklamator ini beberapa kali bernostalgia melihati beberapa foto jadulnya. Sesaat perempuan yang lekat disapa Mbak Puti tersebut menyempatkan sholat di sudut ruangan favoritnya. “Itu kamar Bung Karno, dulu setiap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* Kamar Bung Karno Menjadi Tempat Favorit Menginap</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Blitar, Memontum</strong> &#8211; Puti Guntur Soekarno melawati rumah masa kecilnya di Istana Gebang Kota Blitar. Cucu sang proklamator ini beberapa kali bernostalgia melihati beberapa foto jadulnya. Sesaat perempuan yang lekat disapa Mbak Puti tersebut menyempatkan sholat di sudut ruangan favoritnya.</p>
<p>“Itu kamar Bung Karno, dulu setiap saya menginap di sini, saya selalu tidur dan sholat di situ,” ucapnya, Minggu (2/12/2018) sore.</p>
<p>Sebagai keluarga besar Soekarno, ia mengakui jika dirinya sangat jarang mampir di sini. Bahkan terakhir kali dirinya berkunjung beberapa tahun yang lalu.</p>
<p>Mbak Puti dibesarkan di istana ini, sembari melihati beberapa benda-banda peninggalan Bung Karno, perempuan yang maju sebagai Caleg DPR RI Dapil 1 (Surabya-Sidoarjo) ini lanjut menceritakan momen, ketika dirinya masih menginjak usia kanak-kanak.</p>
<p>“Nostalgia ingat dulu waktu kecil, kalau diajak oleh bapak ibu saya, pasti menginapnya di sini. Dan saya biasa tidur di kamarnya bung karno yang paling ujung itu. Yang paling saya ingat ketika pagi, saya duduk di ruangan belakang terus bapak saya memanggil mbokpecel pincuk dan duduk di tangganya itu,” ceritanya sembari menunjuk ruang tengah yang ia maksud.</p>
<p>Mbak Puti pun berharap Rumah Gebang, menjadi bagian untuk mengenal sosok Soekarno secara utuh. Dari proses tumbuhnya Bung Karno, hingga menjadi tokoh pendiri bangsa.</p>
<p>Tidak hanya warga Blitar, tentunya masyarakat Jatim dan Indonesia bisa melihat bagaimana Bung Karno dibesarkan di rumah tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">66631</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawasan Wisata Istana Gebang Bakal Tambah 15 Kios</title>
		<link>https://memontum.com/kawasan-wisata-istana-gebang-bakal-tambah-15-kios</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2017 13:18:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[istana gebang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/2063-kawasan-wisata-istana-gebang-bakal-tambah-15-kios</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, berencana akan membangun 15 kios lagi untuk pedagang di kawasan wisata Istana Gebang. Kios tersebut, natinyauntuk merelokasi pedagang yang masih berjualan di sisi Timur area perkir Istana Gebang. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengelola Kawasan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Heru Santoso. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8212; Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, berencana akan membangun 15 kios lagi untuk pedagang di kawasan wisata Istana Gebang. Kios tersebut, natinyauntuk merelokasi pedagang yang masih berjualan di sisi Timur area perkir Istana Gebang. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengelola Kawasan Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Heru Santoso.</p>
<p>Pantauan di lokasi, saat ini pedagang di area parkir Istana Gebang belum tertata rapi. Sebagian pedagang sudah berjualan di sisi Barat. Sedangkan sebagian pedagang lainnya, masih berjualan di sisi Timur, diantaranya pedagang souvenir dan kaus Bung Karno.</p>
<p>Menurut Heru Santoso, pembangunan 15 kios tersebut akan direalisasikan pada 2018 mendatang. Saat ini pihaknya sudah mengusulkan anggaran pembangunan 15 kios pada APBD 2018.</p>
<p>“Para pedagang di Istana Gebang akan kami tata. Semua pedagang kami buatkan kios di sisi Barat, biar rapi”, kata Heru Santoso, Rabu (25/10/2017).</p>
<p>Rencananya, para pedagang yang masih berjualan di sisi Timur dipindah ke sisi Barat, dengan membangun sejumlah kios di sisi Barat. Sedangkan di sisi Timur , nantinya akan ditambah fasilitas toilet dan Mushola  untuk pengunjung.</p>
<p>“Biasanya pengunjung begitu tiba di lokasi yang dicari toilet. Kami juga akan menambah toilet juga Mushola di sana”, tandas Heru.</p>
<p>Nantinya sebelum masuk ke Istana Gebang, dari lokasi parkir, pengunjung bisa langsung mampir ke toilet atau istirah di kios-kios milik pedagang. “Pengunjung bisa membeli makananan dan minuman atau belanja souvenir di kios para pedagang”, jelasnya.</p>
<p>Selain itu pada 2018, Dinas Pariwisata juga akan memasang paving di area parkir. Pembangunan atau pemasangan paving tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Anggaran yang sudah diajukan sekitar Rp 2 miliar. Selain paving, anggaran tersebut juga untuk pembangunan saluran air di area parkir.</p>
<p>“Selama ini, area parkir masih sering tergenang saat hujan, karena saluran airnya juga belum memadai, dan masih sering banjir saat hujan”, ungakap Heru Santoso. Sementara hingga saat ini, menurut Heru Santoso, jumlah pengunjung di Istana Gebang lumayan tinggi, yaitu rata-rata tiap hari mencapai 2.000 orang. Untuk menarik pengunjung, tiap Minggu dan akhir pekan, pihaknya menyediakan pertunjukkan kuda lumping dan pemutaran film tentang Bung Karno di Istana Gebang. <strong>(fjr/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2063</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
