<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jabung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jabung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 11:52:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jabung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan Penanganan Jalan, Bupati Malang Tinjau Lokasi Longsor di  Desa Beji Jabung</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-penanganan-jalan-bupati-malang-tinjau-lokasi-longsor-di-desa-beji-jabung</link>
					<comments>https://memontum.com/pastikan-penanganan-jalan-bupati-malang-tinjau-lokasi-longsor-di-desa-beji-jabung#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Jabung]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230635</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau secara langsung laporan bencana alam tanah longsor yang menjadi akses jalan Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Senin (02/03/2026) tadi. Diketahui, bahwa sebelumnya, sempat terjadi hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Jabung dan sekitarnya, hingga mengakibatkan akses jalan menuju Desa Taji, Kecamatan Jabung, hingga mengakibatkan longsor,&#160; Sabtu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau secara langsung laporan bencana alam tanah longsor yang menjadi akses jalan Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Senin (02/03/2026) tadi.</p>



<p>Diketahui, bahwa sebelumnya, sempat terjadi hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Jabung dan sekitarnya, hingga mengakibatkan akses jalan menuju Desa Taji, Kecamatan Jabung, hingga mengakibatkan longsor,&nbsp; Sabtu (28/02/2026) sekitar pukul 21.30. Akibatnya longsor itu, badan jalan sepanjang kurang lebih 15 meter, menjadi tergerus. Sementara akibat musibah itu, lebar jalan menjadi tersisa sekitar 2 meter. Sedangkan untuk penanganan awal, telah dilakukan pelebaran darurat agar dapat dilewati akses kendaraan roda empat.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Bupati Sanusi menyampaikan jika saat ini musibah longsor sudah di tangani Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang. Dengan penanganan yang sudah dilakukan, harapkan bisa segera rampung.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="446" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Pastikan-Penanganan-Jalan-Bupati-Malang-Tinjau-Lokasi-Longsor-di-Desa-Beji-Jabung-3.jpg?resize=600%2C446&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-230668" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Pastikan-Penanganan-Jalan-Bupati-Malang-Tinjau-Lokasi-Longsor-di-Desa-Beji-Jabung-3.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Pastikan-Penanganan-Jalan-Bupati-Malang-Tinjau-Lokasi-Longsor-di-Desa-Beji-Jabung-3.jpg?resize=300%2C223&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">CEK: Peninjau awal oleh Bupati Sanusi di lokasi kejadian jalan longsor. (pemkab for memontum)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>&#8220;Sebenarnya jalan menuju Desa Taji ini sudah masuk dalam penganggaran Dinas PU Bina Marga tahun 2026. Untuk anggaran sudah ada dan tinggal pelaksanaannya. Anggaran yang disiapkan adalah sebesar Rp 300 juta untuk plengsengan dan Rp 500 juta untuk jalan,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Selain jalan yang longsor di Desa Taji, ujarnya, Pemerintah Kabupaten Malang juga akan membenahi jalan rusak di Desa Sukopuro dan Desa Taji Kecamatan Jabung. &#8220;Kedua jalan tersebut juga akan segera dibenahi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnadi Kusuma, menjelaskan bahwa musibah ini akibat dari adanya longsor yang terjadi di atas jalan. Sehingga, menutup jalur drainase yang mengakibatkan air hujan menggerus badan jalan.</p>



<p>“Kita akan menangani dengan segera. Mulai hari ini sudah mulai bekerja dan minimal besok sudah mulai terpasang sesek bambu terlebih dahulu. Diperkiraan, waktu pekerjaan akan selesai dalam waktu sekitar lima bulanan” ujarnya. <strong>(pro/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pastikan-penanganan-jalan-bupati-malang-tinjau-lokasi-longsor-di-desa-beji-jabung/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230635</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Curi dan Gadai BPKB Motor Majikan, ART Asal Jabung Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/curi-dan-gadai-bpkb-motor-majikan-art-asal-jabung-ditangkap-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[Jabung]]></category>
		<category><![CDATA[majikan,]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang perempuan berinisial Zl (28), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, ditangkap petugas Polsek Blimbing Kota Malang, Selasa (16/04/2024) lalu. Dirinya ditangkap, karena diduga telah mencuri BPKB motor Honda Beat milik DS (43), majikannya, warga Perum Sulfat Garden, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Bahkan, Zl juga telah mengadaikan BPKB tersebut senilai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang perempuan berinisial Zl (28), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, ditangkap petugas Polsek Blimbing Kota Malang, Selasa (16/04/2024) lalu. Dirinya ditangkap, karena diduga telah mencuri BPKB motor Honda Beat milik DS (43), majikannya, warga Perum Sulfat Garden, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Bahkan, Zl juga telah mengadaikan BPKB tersebut senilai Rp 4 juta.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, Zl menjadi asisten rumah tangga (ART) di rumah DS. Saat bekerja, Zl sering memakai motor Honda Beat milik DS untuk keperluan antar jemput anak sekolah.</p>



<p>Pada 28 September 2023 sekira pukul 10.00, Zl masuk ke dalam kamar DS dan mengambil BPKB sepeda motor di dalam almari pakaian. Setelah berhasil mengambil BPKB tersebut, selanjutnya Zl membawa motor Honda Beat milik DS untuk pulang ke Jabung.</p>



<p>Dirinya selanjutnya meminta tolong kepada mantan pacarnya, Dik, untuk dicarikan pinjaman uang sebesar Rp 4 juta. Kemudian, Dik minta tolong kepada saudaranya yang bernama St untuk menjaminkan BPKB tersebut. Selanjutnya, BPKB tersebut oleh St digadaikan di sebuah koperasi di kawasan Singosari, Kabupaten Malang. Saat itu, St tidak mengetahui kalau BPKB tersebut adalah hasil curian. Sebab, selain membawa BPKB, Zl juga bisa menunjukan motor Honda Beat tersebut sehingga proses penjaminan BPKB tersebut berjalan lancar sebesar Rp 4 juta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah proses penjaminan BPKB tersebut, Zl kembali pulang ke rumah majikannya mengembalikan motor Honda Beat tersebut. Saat itu majikannya belum mengetahui kalau BPKB motor yang disimpan di dalam kamar telah hilang.</p>



<p>Berjalannya waktu, Zl sudah tidak bekerja di rumah DS, majikannya. Sementara itu, Zl juga tidak mengangsur pinjamannya ke koperasi. Karena tidak ada angsuran, pihak koperasi akhirnya mendatangi rumah DS pada Jumat (23/02/2024) petang.</p>



<p>Terang saja, DS kaget karena tidak pernah menggadaikan BPKB motor Honda Beat miliknya. Dia kemudian melakukan pengecekan di dalam almari dan baru mengetahui, kalau BPKB miliknya telah hilang. Karena telah menjadi korban pencurian, DS pun melapor ke Polsek Blimbing.</p>



<p>Pada Selasa (16/04/2024), petugas kepolisian akhirnya mengetahui keberadaan Zl, sosok yang diduga telah mencuri BPKB tersebut. Saat itu, Zl berada di seputaran Perumahan Tirtasani, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Saat dilakukan pencarian, Zl akhirnya berhasil diamankan.</p>



<p>&#8220;Hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Uang Rp 4 juta hasil jaminan BPKB, digunakan tersangka untuk kebutuhan sehari-hari. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP,&#8221; kata Kapolsek Blimbing, Kompol Octa Panjaitan, Kamis (18/04/2024) tadi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Terima Dituding sebagai Mafia Tanah, Kades Jabung Candi Probolinggo Lapor Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/tak-terima-dituding-sebagai-mafia-tanah-kades-jabung-candi-probolinggo-lapor-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[candi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dituding]]></category>
		<category><![CDATA[Jabung]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kades]]></category>
		<category><![CDATA[lapor]]></category>
		<category><![CDATA[mafia]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194694</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kepala Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Duralim (43), membuat laporan pengaduan ke Polres Probolinggo, Senin (31/07/2023) tadi. Yang bersangkutan, melaporkan Mustofa warga Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, atas dugaan pencemaran nama baik serta fitnah. Kuasa Hukum Duralim, Husnan Taufik, mengatakan bahwa kliennya melaporkan Mustofa, karena menyebut kliennya di media [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Kepala Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Duralim (43), membuat laporan pengaduan ke Polres Probolinggo, Senin (31/07/2023) tadi. Yang bersangkutan, melaporkan Mustofa warga Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, atas dugaan pencemaran nama baik serta fitnah.</p>



<p>Kuasa Hukum Duralim, Husnan Taufik, mengatakan bahwa kliennya melaporkan Mustofa, karena menyebut kliennya di media sosial (Medsos) sebagai mafia tanah atas sengketan tanah yang terjadi di Desa Jabung Candi. Tidak hanya itu, kliennya tersebut juga dituduh telah menerima sejumlah uang dari sengketa tanah.</p>



<p>&#8220;Kami melaporkam terkait fitnah dan pencemaran nama baik Kades Jabung Candi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Atas pernyataan Mustofa terhadap kliennya di media sosial tersebut, ujarnya, maka sangat merugikan dan mencoreng nama baiknya sebagai kepala desa. &#8220;Dia berstatement di Medsos, menuduh Pak Kades sebagai mafia tanah karena diduga memungut biaya akte tanah dari masyarakat. Sedangkan Pak Kades, sama sekali tidak merasa dengan apa yang dituduhkan itu,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Husnan mengatakan, Mustofa merupakan kuasa khusus dari salah satu warga yang terlibat dalam sengketa tanah dan belum terselesaikan sampai saat ini. &#8220;Dia (berbicara, red) sebagai apa, advokat atau apa. Jadi, kami laporkan apa maksud dan statement beliau itu,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Mustofa mengatakan bahwa sejatinya sengketa tanah yang diprosesnya sudah menemukan titik temu. Bahkan, kedua belah pihak yang terlibat sengketa telah bermediasi pada Juni lalu.</p>



<p>&#8220;Klien kami ini sudah mempunyai akta tanahnya. Namun, muncul orang yang namanya Pak Sur dan dibekingi oleh Pak Kades, untuk menghalang-halangi terus,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebab itulah, tambahnya, dengan adanya bekingan tersebut pihaknya menyebut Kades Duralim sebagai mafia tanah. &#8220;Iya, karena bagi saya, mafia ini adalah segerombolan orang yang tidak mengakui kebenaran sebuah dokumen. Kalau mereka sadar, silakan digugat. Tetapikan tidak digugat, malah intimidasi,&#8221; ujarnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194694</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jabung Segera Jadi Transit Menuju Bromo</title>
		<link>https://memontum.com/jabung-segera-jadi-transit-menuju-bromo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Sep 2018 13:33:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Jabung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54756-jabung-segera-jadi-transit-menuju-bromo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dipersiapkan sebagai tempat singgah bagi wisatawan yang akan berwisata menuju ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Bupati Malang Dr.RendraKresna mengatakan,untuk menuju kearah tersebut, saat ini yang perlu diperkuat adalah akomodasi di Desa Jabung. Rendra menilai bahwa Jabung bukan lagi desa tertinggal tapi sudah termasuk desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang dipersiapkan sebagai tempat singgah bagi wisatawan yang akan berwisata menuju ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Bupati Malang Dr.RendraKresna mengatakan,untuk menuju kearah tersebut, saat ini yang perlu diperkuat adalah akomodasi di Desa Jabung. Rendra menilai bahwa Jabung bukan lagi desa tertinggal tapi sudah termasuk desa maju. </p>
<p>&#8220;Kondisi Desa Jabung ini bukan desa yang berpredikat tertinggal, karena termasuk desa yang maju. Bahkan nanti menuju sebagai Desa Mandiri. Desa Jabung ini akan menjadi salah satu pusat pengembangan jalan lintas antara (bandara) Abdul Rachman Saleh ke tempat wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Disini akan menjadi kota, pertemuan dan tempat transit jalur tersebut,&#8221; kata Rendra, Kamis (6/9/2018).</p>
<p>Lanjut dia,di Desa Jabung nantinya juga akan dilengkapi fasilitas penunjang wisatawan seperti rest area, homestay, pusat oleh-oleh dan sebagainya. Jadi, sebelum menuju Bromo, wisatawan bisa singgah lebih dulu di Jabung. Untuk perencanaan akses dari Bandara Abdul Rachman Saleh, kemudian dapat diarahkan lewat Dengkol, lanjut Gunung Jati, kemudian masuk Desa Jabung. Setelah singgah di Jabung, perjalanan bisa dilanjutkan melalui Slampar, lanjut Kemiri kemudian langsung naik ke kawasan Bromo. </p>
<p>Ada banyak keuntungan yang bisa didapat dengan adanya tempat transit di Desa Jabung tersebut. Selain wisatawan bisa beristirahat sejenak, kondisi perekonomian masyarakat juga akan lebih terangkat. </p>
<p>&#8220;Di dalam desa ini sudah bagus inventasinya. Banyak potensi yang bagus di dalam desa ini. Contohnya, ibu-ibunya juga sudah terampil, juga dengan pemudanya, ada kampung seni dan kampung topeng, seperti sanggar seni Gunungsari,&#8221; pungkas Rendra <strong>(Sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54756</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
